Home / BAHARKAM / Polair

Polair

DITPOLAIR GELAR PRESS RELEASE HASIL PENANGKAPAN TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN BAHAN PELEDAK

whatsapp-image-2017-10-27-at-15-57-02

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Pada hari jumat, tanggal 27 Oktober 2017, sekira pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan PRESS RELEASE di Aula Ditpolair Polda Banten dengan Awak Media Pokja Cilegon sebanyak 15 orang/media terkait penangkapan tersangka yang diduga telah memasok bahan peledak lintas propinsi. Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Banten, AKBP Tri Panungko mengungkapkan bahwa pelaku M (35) disergap oleh Tim Hiu dari Ditpolair Polda Banten pada 23 Oktober 2017 lalu saat handak baru diperoleh dari daerah asalnya di Indramayu dengan menggunakan bus, pelaku M (35) di tangkap di wilayah  kampung Cilincing, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti diantaranya berupa : 1. Potasium – 100 kg / 1 kwintal. 2. Belerang – 4 kg. 3. Brown – 2 kg 4. Sumbu – 200 buah 5. Spd Mtr Beat Nopol : E 3328 QA AKBP Tri Panungko mengungkapkan bahwa “Rata-rata nelayan yang biasa menggunakan bom ikan di perairan Banten itu memperoleh bahan peledak dari pelaku yang berhasil kita tangkap,” katanya. Dijelaskan, pelaku akan dijerat dengan pasal 1 Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Bahan Peledak tanpa ijin. Dalam keterangannya, M mengaku baru menggeluti usaha itu selama dua bulan terakhir dari profesi kuli bangunan yang sebelumnya ia geluti. “Barang ini saya beli Rp3 juta, terus saya jual mentahan seperti ini (belum dirakit) Rp5 juta. Sudah ada yang pesan. Yang pesan dua orang, dia perakit (handak),” katanya. (Idn/Red)  

Read More »

CEGAH KEJAHATAN DI PERAIRAN POL AIR POLRESTA TANGERANG LAKSANKAN PATROLI RUTIN

whatsapp-image-2017-04-26-at-12-35-42

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Polres Kota Tangerang – Sat Polair Polres Kota Tangerang, menggelar  Patroli Perairan dengan menggunakan kapal patroli di sekitaran kepulauan seribu, tepatnya di pulau bokor, Rabu (26/4). “Kegiatan patroli ini rutin dilaksanakan untuk mengantisipasi tindak pidana di wilayah perairan Kepulauan Seribu,” terang Kasat Polair Polres Kota Tangerang Kompol Slamet. Selain melakulan patroli perairan, Anggota juga melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal nelayan yang ditemuinya saat berpatroli. Seperti halnya dilakukan pemerikaaan terhadap salah satu kapal, yakni Nelayan Jaring Cantrang KM. Putra Jaya GT. 6. “Pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen yang dimiliki kapal. Seperti Pas Kecil, Sertifikat Kelaiakan Siup, Sipi dan SKK Nahkoda,” kata Kompol Slamet. Lanjut, Kasat Polair juga menerangkan bahwa anggota juga selalu menghimbau kepada Nahkoda untuk tidak menggunakan bahan pengawet ikan pada hasil tangkapannya. Serta selalu mengutamakan keselamatan di laut.

Read More »

Kapal Terbakar Di Perairan Pulau Tuna, Polisi Bentuk Tim Selidiki Penyebabnya

KMP PERSADA III

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Kapal Roro KMP Mutiara Persada III yang mengalami kebakaran diperairan Pulau Tuna, Merak – Banten, bersama dengan 70 orang dan 24 kru kapal pada Minggu malam (09/04) telah bersandar didermaga Pelabuhan Panjang (11/04) sekitar pukul 19.15 WIB. Tim dari Ditpolair Polda Banten bekerjasama dengan Polda Lampung dan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) melaksanakan pengecekan awal TKP (Tempat Kejadian Perkara), dan melakukan koordinasi dengan nakhoda kapal untuk mengetahui kronologis terjadinya kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran, masih menunggu proses olah dari tim forensik Mabes Polri, dan kendaraan yang dimiliki oleh penumpang masih berada di dalam kapal, untuk sementara barang tersebut belum bisa diambil karena masih menjadi bagian dari proses penyelidikan. (vi/id)

Read More »

EVAKUASI KM MUTIARA PERSADA III DI PERAIRAN PULAU TUNDA

Evakuasi KMP Persada III

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – MENERIMA INFORMASI DARI MMASYARAKAT TELAH TERJADI KEBAKARAN KAPAL KM. MUTIARA PERSADA III DISEKITAR PERAIRAN PULAU TUNDA PADA HARI SENIN SEKITAR PUKUL 03.30 WIB DENGAN MEMBAWA 130 PENUMPANG. BERDASARKAN INFORMASI TERSEBUT TIM GABUNGAN YANG TERDIRI DARI DITPOLAIRUD POLDA BANTEN, KAPAL MABES POLRI, KPLP DAN BASARNAS MELAKSANAKAN EVAKUASI. ADAPUN KORBAN YANG BERHASIL DI EVAKUASI BERJUMALAH 70 ORANG DAN 24 KRU KAPAL YANG SELANJUTNYA DIEVAKUASI KE PULAU PANJANG. GIAT SELANJUTNYA CREW KAPAL KMP. PERSADA III BERJUMLAH 11 ORANG MASIH STANDBY BESERTA KAPAL KN. KALIMASADHA P-115 DAN TB. TIRTAYASA V MASIH STANDBY DI ATAS KAPAL UNTUK MELAKUKAN PENJAGAAN KAPAL DAN MEMASTIKAN API TIDAK MENYALA LAGI.

Read More »

Sat Polair Polresta Tangerang Menyampaikanpesan Kamtibmas Melalui Sambang Pesisir

whatsapp-image-2017-02-28-at-10-49-56

  TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Personil Satuan Polisi Perairan (Sat Pol Air) Polres Kota Tangerang di bawah pimpinan Kompol Slamet,  melakukan kegiatan sambang pesisir di Kali adem, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Kasat Pol Air Polres Kota Tangerang Kompol Slamet, sambang yang dilakukan Sat Pol Air Polres Kota Tangerang ini dalam rangka menjalin komunikasi dengan warga masyarakat pesisir, terutama para nelayan yang biasa mencari nafkah di lautan,  Senin (27/02). Pesan Kamtibmas disampaikan kepada 50 orang nelayan yang tergabung dalam kelompok Nelayan Kali Adem, Brigadir Ilyas beserta Bharatu Pebria  Dwi Priatma memberikan penyuluhan berupa bahaya penggunaan alat pengawet terhadap ikan hasil tangkapan dan penggunaan bom saat mencari ikan. Pada kesempatan tersebut, Personel Sat Pol Air juga mengajak para nelayan kali adem untuk ikut serta mengamankan pesisir pantai, dengan memberikan informasi kepada kepolisian bila menemui ataupun barang yang mencurigakan, Dengan harapan wilayaj pesisir di bawah naungan Polres Kota Tangerang tetap dalam keadaan aman dan kondusif, selain melakukan sambang, Kasat Pol Air juga memerintahkan personilnya untuk meningkatkan kegiatan patroli perairan.

Read More »

1 dari 6 Korban Terseret Ombak Di Pulau Oar Belum Ditemukan

whatsapp-image-2016-12-12-at-18-09-42

Tribratanews.banten.polri.go.id – Seorang Mahasiswa dari Universitas Serang (UNSERA) terseret ombak di Pulau Oar, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, yang hingga saat ini belum ditemukan setelah 2 (dua) hari pencarian oleh Sat Polair Polres Pandeglang, BASARNAS dan BPBD Padeglang. Kejadian tersebut bermula saat beberapa mahasiswa Unsera tiba di Pulau Oar, Sabtu (10/12) sore, untuk melaksanakan kegiatan camping di Pulau Oar pada sabtu 10 Desember 2016. Pada hari minggu (11/12) sekitar jam tujuh pagi, 11 mahasiswa bermain futsal dan 6 orang lainnya memilih untuk berenang. Saat asik berenang, tiba-tiba ombak besar menghantam ke 6 mahasiswa tersebut hingga dan terseret derasnya ombak yang pada saat itu cuaca di wilyaha Banten sedang tidak bersahabat. Dari ke 6 korban, 3 diantaranya dapat menyelamatkan diri dan 2 dapat diselamatkan, sedangkan 1 orang sampai saat ini belum ditemukan. Satu orang mahasiswa yang belum ditemukan adalah Diki Dwi Chandra berumur 20 tahun asal Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon, Banten. Ciri-ciri korban sebagai berikut, tinggi badan 167 cm, kulit kuning langsat, rambut hitam lurus. Sesaat sebelum terseret derasnya arus ombak, terakhir korban menggunakan kaos hitam zero, celana pendek putih.

Read More »

Lomba Mancing Mania HUT POLAIRUD ke-66 Tahun 2016

img-20161127-wa0121

Hari Minggu, 27 Nopember 2016 di Mao Dit Polair Polda Banten diadakan giat lomba mancing dalam rangka HUT Polairud Ke-66 Tahun 2016, Adapun Jumlah Peserta yang mengikuti lomba sebanyak 174 orang, lokasi pemancingan tersebar di 4 (empat) tempat yaitu Jetty Mako DitPolair, Jetty PT. BULK BARIA TANK, Jetty Batu Berlin, Jetty Posa Bara Indonesia. Adapun pemenang dari giat mancing yaitu : Sdr Andri – Merak mendapatkan hadiah Rp. 3jt + Piala + Sertifikat Sdr Roni – Bojonegara mendapatkan hadiah Rp. 2jt + Piala + Sertifikat Sdr Yani – Serang  mendapatkan hadiah Rp 1jt + Piala + Sertifikat Juara 4 s/d 10 mendapatkan hadiah hiburan

Read More »

Team Gabungan Sat Polair Polres Pandeglang Bantu Evakuasi Mayat Tanpa Identitas

img-20160919-wa0018

Team gabungan Satpolair Polres Pandeglang, Polda Banten, Polsek Sumur, BPBD Kab. Pandeglang dan Basarnas telah berhasil mengevakuasi mayat tanpa identitas di Pulau Handeuleum Desa Tamanjaya Kecamatan Sumur Pandeglang Banten, Jumat (30/09). Berawal dari laporan nelayan setempat, encu (30th) pada hari Rabu tanggal 28 September 2016 pukul 10.30 wib yang melihat mayat terapung di perairan Pulau Handeuleum. Sekitar pukul 14.00 wib anggota gabungan dari Satpolair Polres Pandeglang dan BPBD Kab.Pandeglang melakukan pencarian di sekitar perairan handeuleum namun tidak di temukan dikarenakan cuaca yang tidak bersahabat dan team kembali ke tamanjaya pukul 17.30 wib, selanjutnya pencarian di lanjutkan pada esok harinya. Pada hari kamis tanggal 29 September 2016 team di bagi 2 (dua) untuk menyusuri pantai dan sekitar pulau handeuleum menggunakan perahu. sekira pukul 12.45 wib team menemukan mayat tersebut yang menyangkut di dalam akar pohon di pulau pemanggang, dikarenakan cuaca masih tidak mendukung evakuasi dilanjutkan esok harinya. Sesuai direktif kapolres Pandegalng AKBP ARY SATRIYAN, S.I.K., M.H. pada hari jumat tanggal 30 September 2016 team gabungan Basarnas, BPBD Kab Pandeglang, Satpolair Polres Pandeglang dan Polsek Sumur kembali mendatangi TKP. Setelah berjam-jam melakukan pencarian, akhirnya team gabungan menemukan jenazah korban pada pukul 15.00 wib, kemudian langsung di evakusi ke pesisir desa tamanjaya menggunakan rubber boat milik BPBD Kab Pandeglang dan tiba di darat sekitar pukul 16.00 wib. selanjutnya korban di semayamakan di tanah wakaf desa tamanjaya di bantu oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. [Humas Polres Pandeglang – Editor : Iman Humas Polda Banten]

Read More »

PENEMUAN MAYAT DI PULAU ULAR

img-20160927-wa0039

Markas Unit Patroli Anyer Direktorat Kepolisian Perairan Polda Banten pada hari Selasa tanggal 27 September 2016 sekitar pukul 11.00 wib telah menerima laporan diduga orang hilang pada saat melaut, yang memberikan laporan tidak lain adalah anak korban. diketahui identitas Korban hilang bernama Santaf berumur 55 tahun beralamat di kampung setu kidul kelurahan kosambi ronyok rt.002/006 Ciwandan-Cilegon Provinsi Banten. diduga korban hilang setelah berangkat dari pelabuhan paku anyer pada hari minggu pada tanggal 25 September 2016, adapun jenis anggkutan yang digunakan oleh korban untuk berlayar adalah perahu dengan jenis katir Jenis perahu berukuran kecil dan menggunakan cadik bambu. Korban yang berprofesi sebagai Nelayan berlayar (Berlayar adalahmengarungi lautan; bepergian dengan kapal (perahu)) dengan tujuan perairan pulau ular dan perairan PT. Krakatau Stell Cilegon, Setelah 2 hari melaut namun tak ada kabar dan takunjung pulang membuat pihak keluarga korban akhirnya melapor ke Markas Unit Patroli Anyer Ditpolair Polda Banten, dan langusng di respon dengan menerjukan TIM SAR terbaiknya. Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Ditpolair Polda Banten dengan menggunakan Kapal Patroli Polisi 1009 selama kurang lebih 4 jam, akhirnya korban ditemukan disekitar bibir pulau ular dalam keadaan meninggal dunia, sebagaimana ciri – ciri korban yang telah disebutkan oleh terlapor (anak korban). korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Ditpolair Polda Banten ke Markas Unit Patroli Anyer dengan menggunakan Kapal Patroli Polisi 1009 untuk dibawa kerumah duka oleh pihak keluarga.

Read More »

LAUT MENGAMUK, CUACA BURUK NELAYAN HANYUT.

Evakuasi Korban diatas Kapal Ikan

tribratanewsbanten.com – Cuaca buruk melanda perairan banten, Sabtu 17 September 2016 Anggota SAR Ditpolair Polda Banten melaksanakan pencarian kapal nelayan yang hanyut terbawa arus di sekitar 10 mil arah utara perairan PLTU Suralaya, kejadian bermula pada saat adanya laporan dari para nelayan bahwa ada kapal nelayan yang hanyut terbawa arus,dengan adanya laporankejadian tersebutAnggota SAR Ditpolair Polda Banten dengan menggunakan Kapal Polisi XXIII – 1003 melakukan pencarian, setelah melakukan upaya pencarian selama berjam-jam akhirnya tim SAR Ditpolair Polda Banten berhasil menemukan kapal hanyut tersebutdisekitar 10 mil arah utara perairan PLTU Suralaya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, jumlah 4 awak kapal yangtelah ditemukanberhasil di evakuasidengan selamat. mengingat luasnya wilayah pesisir dan laut Provinsi Banten dengan luas perairan 11.134,22 km2 (belum termasuk perairan nusantara/teritorial dan ZEEI yang dapat dimanfaatkan), dengan panjang garis pantai 509 km, serta 55 pulau-pulau kecil dan pulau terluar menyimpan kekayaan dan keragaman sumberdaya pesisir dan laut, membuat para masyarakat di sekitar pesisir pantai perairan banten menggantungkan hidupnya di laut begitupun halnya dengan masyarakat pesisir laut yang berada diCilegon tepatnya di desa suralaya, hampir seluruh masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan, cuaca buruk yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah perairan banten khususnya di wilayah perairan suralaya tidak menyurutkan niat para nelayan untuk mencari ikan di laut, walupunDitpolair Polda Banten sudah menghimbau dan memberikan peringatan kepada para masyarakat nelayan untuk tidak melaut ketika cuaca sendang buruk sampai cuaca membaik, tetapi masih ada sebagian nelayan yang tidak mematuhi peringatan tersebut, Ditpolair Polda Banten, dalam melaksanakan tugasnya, yaitu menyelenggarakan fungsi kepolisian perairan yang mencakup patroli termasuk penanganan pertama terhadap tindak pidana dan pencarian dan penyelamatan kecelakaan di wilayah perairan, sertapembinaan masyarakat pantai/perairan jugapembinaan fungsi kepolisian perairan dalam lingkungan polda. tentu saja dalam hal ini memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat baik diminta atau tidak diminta dalam bidang SAR (Search And Rescue) di wilayah perairan ataupun memback up satuan wilayah ( Polda ) dalam kegiatan SAR. -DITPOLAIR POLDA BANTEN-  

Read More »