Home / RESKRIM

RESKRIM

Januari, 2019

  • 20 Januari

    Ditresnarkoba Polda Banten, Ringkus 2 Pelaku Saat Transaksi Narkoba Jenis Sabu

    img-20190120-wa0015

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Narkoba telah menjadi permasalahan yang sangat serius di berbagai negara di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Kali ini, seorang oknum Lurah, di salah satu Kecamatan Petir dan se orang pengedar ditangkap Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten yang diduga sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu. Keduanya yakni D (34) Yang bekerja sebagai seorang Lurah (Kades) dan temannya F (31) pekerjaan swasta. Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan 1 (satu) paket klip bening berisikan sabu-sabu. Kapolda Banten Irjen Pol Drs Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo SIK MH, membenarkan penangkapan oleh jajaran Subdit III Ditresnarkoba Polda Banten di pinggir jalan Penancangan Pipa Gas Kota Serang, Jumat, (18/01/2019) sekira pukul 15.30 wib. Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi Minggu, (20/01/2019) menjelaskan penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi peredaran gelap dan penyalahgunaaan Tindak Pidana Narkotika jenis sabu-sabu di sekitar jalan Penancangan Pipa Gas Kota Serang. Atas informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan alhamdulillah berhasil mengamankan 2 (dua) orang yang diduga sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu, selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan, alhasil, ditemukan 1 paket klip bening berisikan sabu-sabu yang dibungkus dalam kemasan coklat chocolatos, terang AKBP Edy. Selanjutnya, tim melakukan interogasi terhadap tersangka F (31) dan membenarkan bahwa barang haram tersebut merupakan pesanan D (34), yang ternyata bekerja sebagai Se orang Lurah (Kades), di salah satu kecamatan Petir, Kab. Serang, ungkap AKBP Edy kepada awak media. Untuk kepentingan penyidikan, saat ini tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polda Banten untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) lebih Sub Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda di atas Rp 10 miliar. Edy Juga Menambahkan, dengan keberhasilan Ditresnarkoba Polda Banten mengungkap pelaku peredaran narkob ini, maka polri khususnya polda banten, telah mencegah peredaran barang haram tersebut di masyarakat dan polri telah berhasil selamatkan ratusan jiwa manusia dari upaya peredaran tersebut.

  • 19 Januari

    Ciptakan Rasa Aman Polsek Cisoka Gencar Operasi Premanisme

    img-20190119-wa0055

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman, personil Polsek Cisoka menggelar operasi premanisme di sejumlah tempat di wilayah hukum Polsek Cisoka. Sabtu (19/1/2019). Kapolsek Cisoka melalui Pawas IPDA Madsari mengatakan dalam operasi tersebut Polsek Cisoka berhasil mengamankan, dua orang laki –l aki yang mengganggu ketertiban masyarakat. “Operasi premanisme ini merupakan langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas jalanan,” katanya. Dijelaskan Madsari untuk pelaku yang berhasil kami tangkap kami data terlebih dahulu selanjutnya kami beri pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya,apabila kedapatan melakukan tindak kejahatan akan kami tindak sesuai hukum. “Selama dilakukan operasi tersebut kondisi aman dan kondusif dari segala tindak kejahatan, apabila ada masyarakat yang mengalami segala bentuk tindak kejahatan jalanan jangan ragu untuk lapor ke polisi,” jelasnya.

  • 18 Januari

    Miliki Ganja Jenis Gorila, WJ Ditangkap Satnarkoba Polres Lebak

    ungkap-kasus-narakoba

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Lebak – Satnarkoba Polres Lebak mengamankan seorang pemuda asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. WJ (21) diamankan petugas di halaman parkir sebuah kantor ekspedisi, tepatnya di Jl. Soekarno Hatta, Cijoro, Kabupaten Rangkasbitung, Jumat (18/01/2019). Kabidumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi membenarkan bahwa telah terjadi tindak pidana penyalagunaan narkotika berbahaya (Narkoba) terhadap WJ yang diduga atas kepemilikan 5 (lima) bungkus plastik bening berisikan daun kering narkotika golongan 1 (Gorila). “Ya, memang ada penangkapan terhadap WJ oleh Satnarkoba Polres Lebak. Saat ditangkap oleh petugas, WJ didapati membawa Narkotika golongan 1 atau yang biasa kami sebut Gorila. Barang tersebut disimpan dalam lipatan kaos warna hitam pada paket jasa pengiriman barang,” kata Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi. Penangkapan WJ beradasarkan info dari masyarakat, lanjut Edy Sumardi, laporan informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh Satnarkoba Polres Lebak dan melakukan penyelidikan. “Dari informasi yang didapat dari masyarakat kemudian kita lakukan penyelidikan. Dan ternyata saat petugas mengamankan pelaku tidak menemukan apa yang dicari. Kemudian petugas membuka sebuah kotak paketan ekspedisi, disitu tim menemukan 5 bungkus plastik bening yang kami duga adalah narkoba jenis gorila,” ungkap AKBP Edy Sumardi. (id)

  • 18 Januari

    Penemuan Mayat Di Sungai Cidurian, Polres Serang Akan Tes DNA Keluarga

    mayat59

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Polres Serang – Satuan Reserse Kriminal Polres Serang Polda Banten akan melakukan tes DNA terhadap keluarga yang mengakui mayat yang ditemukan di pinggir Sungai Cidurian, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, identik dengan Aldi (14). “Akan kita lakukan tes DNA dulu, walaupun ada pihak keluarga yang mengakui bahwa mayat itu adalah Aldi melihat dari ciri-ciri yang ada,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H, Jumat (18/1/2019). AKBP Indra Gunawan menjelaskan, Aldi (14) dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 6 Januari 2019 ke Mapolsek Tanara. Namun, saat ini pihaknya masih fokus untuk mengungkap identitas mayat yang sudah menjadi tengkorak. . “Kita masih tunggu hasil autopsi dari forensik. Nanti, kalau salah (bukan Aldi) kan repot,” ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Babega, S.I.K. Sebelumnya, warga Kampung Rancalang Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, digegerkan penemuan sesosok mayat di pinggir Sungai Cidurian pada Rabu 16 Januari 2019. Mayat yang ditemukan oleh warga tersebut sudah menjadi tengkorak.

  • 17 Januari

    4 Orang Pemain Judi Remi Diamankan Reskrim Polresta Tangerang

    whatsapp-image-2019-01-17-at-20-03-52

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Unit IV Ranmor Satreskrim Polreta Tangerang berhasil ungkap kasus tindak pidana perjudian Kecamatan Kronjo, Tangerang, Rabu (16/01/2019) pukul 18.30 WIB. Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK kepada awak media, kamis (17/01/2019) membenarkan tentang adanya keberhasilan anggota Unit Reskrim Polresta Tangerang dalam pengungkapan kasus tindak pidana perjudian seperti hal yang dimaksud pasal 363 KUHP. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / A / / I/2019/Resta Tangerang, Tanggal (16/01/2019) pelaku yang diamankan HL (54), SH (41), AG (65) dan PN (40).”Barang Bukti yang berhasil kuta amankan 1 set kartu remi isi 52 dan uang tunai sebesar Rp.6.970.000,”ungkap Edy Mantan Wakapolresta Pekanbaru ini menjelaskan Kronologi atas penangkapan tersangka berdasarkan adanya laporan dari masyarakat bahwa seringnya dilokasi tersebut dijadikan tempat ajang perjudian. Tanpa waktu lama tim Opsnal Polresta Tangerang lansung bergerak cepat dan mengamankan 4 orang tersangka teraebut. “Saat ini ke empat orang tersangka beserta barang bukti kita amankan di Mapolresta Tangerang untuk proses lebih lanjut,”tutup Edy

  • 17 Januari

    Ditresnarkoba Polda Banten Ajak Remaja Utamakan Prestasi Bukan Narkoba

    img_20190117_131000

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan Pelajar dan Remaja, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten melakukan pembinaan dan penyuluhan ke Siswa/Siswi dan mahasiswa di SMK Al-husen Tunjung Teja Serang, Rabu (16/01/2019). Puluhan Siswa/Siswi dan mahasiswa sangat Antusias mengikuti sosialisasi penyuluhan tentang penyalahgunaan narkotika dan Upaya penegakan hukum yang di sampaikan oleh Kasubag Anev Binops Narkoba Kompol Jamaludin Chaniago, SH “Sosialisai kali ini di ikuti sebanyak 86 orang Siswa/Siswi dan mahasiswa baru sebanyak , siswa sangat antusias untuk mengenal berbagai jenis obat terlarang, bahaya narkoba, sehingga dalam pergaulan bisa membedakan mana jenis obat terlarang tidak bisa ditipu ketika di luar lingkungan sekolah ”ujar Kompol Jamaludin Chaniago, SH Lebih Lanjut, Kompol Jamaludin Chaniago, SH mengatakan bahwa Ditresnarkoba Polda Banten akan selalu memberikan himbauan kepada para remaja khususnya para pelajar untuk menghindari narkoba. “Kami akan selalu melakukan Sosialisasi kepada para siswa dan mahasiswa, karena usia remaja tergolong dalam usia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di usia ini sedang tumbuh kembang dan proses pencarian jati diri, diharapkan para siswa dan mahasiswa dapat menjauhi dan dapat mengetahui cara menghindari narkoba, ” Katanya Sementara itu Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir, Msi melalui Kabid humas Polda Banten Akbp Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba sangat meresahkan bagi generasi muda diwilayah Indonesia, Kepolisian Daerah Banten akan selalu mengajak para remaja untuk mengutamakan prestasi tidak mudah untuk ikut-ikutan mengkonsumsi narkoba “Dengan memberikan materi mengenai cara mencegah penyalahgunaan narkoba supaya anak-anak muda yang merupakan aset bangsa, harapan bangsa ini tidak mudah dengan bujukan oknum- oknum tertentu yang dengan sengajah merusak generasi muda, serta tidak ikut-ikutan untuk mengkonsumsi Narkoba, dan Utamakan Prestasi, ” Ujar Kabid Humas Polda Banten Kamis (17/01/2019). (Adm)

  • 17 Januari

    Demi Beli Susu Anak, Perempuan di Tigaraksa Jual Narkoba

    whatsapp-image-1

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Polresta Tangerang, Polda Banten, mengamankan seorang perempuan berinisial DJ, 33, karena kedapatan mengendarkan narkoba jenis sabu-sabu. Perempuan berkulit sawo matang itu diamankan petugas di rumahnya di Kampung Bidara, Desa Pamatang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/1/2019). “Tersangka kami amankan sekitar pukul 22.35 WIB di rumahnya. Saat itu, tersangka baru mendapatkan dua paket sabu-sabu dari seseorang yang sedang kami kejar,” ungkap Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti, Rabu (16/1/2019). Lanjut Kapolsek, tersangka berperan sebagai pengecer barang haram tersebut kepada seseorang yang telah memesannya terlebih dahulu. Sementara, barang bukti yang diamankan, yaitu dua bungkus plastik bening yang diduga sabu-sabu. Masih kata Kapolsek, setiap satu paket yang berhasil dijual, tersangka mendapatkan imbalan sebesar Rp100 ribu. Sementara, motif yang menjerumuskan tersangka dalam peredaran barang terlarang itu karena desakan ekonomi. “Ketika kami gali keterangan, uang sebesar Rp200 ribu itu digunakan untuk membeli susu anaknya yang masih berusia 2 tahun. Namun, meski ironis, tersangka tetap salah karena mengedarkan barang terlarang,” beber Kapolsek. Kini, perempuan kelahiran kota kembang Bandung itu pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena penyidik menjeratnya dengan Pasal 114 dan 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” tukas Kapolsek. Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi, Saat di konfirmasi awak media melalui Pesan WA nya, membenarkan adanya penangkapan wanita penjual narkoba tersebut. Edy menjelaskan, bahwa upaya kapolsek tersebut, untuk menyelamatkan anak bangsa dari peredaran barang haram tersebut, dan kita sangat serius untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum polda banten dan jajaran.

  • 16 Januari

    Miliki Shabu, Seorang IRT Diciduk Tim Opsnal Narkoba Polda Banten

    img-20190116-wa0043

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Tim Opsnal Subdit 3 Ditnarkoba Polda Banten berhasil meringkus seorang pelaku tindak pidana Narkoba jenis Shabu di perumahan Bukit Tirta Nirmala, Kuranji Cikulur, Kota Serang, Selasa malam (15/01/2019) Pukul 23.30 WIB. Pelaku yang berhasil diamankan merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) atas nama YN (47) warga Kecamatan Taktakan, Kota Serang – Banten. “Ya, tim Opsnal Narkoba Polda Banten berhasil amankan seorang diduga pelaku tindak Narkoba jenis Shabu tadi malam,”terang Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P SIK Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Dirnarkoba Kombes Pol Johanes Hernowo Rabu (16/12/2019) menyebutkan penangkapan YN berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa sering terjadi peredaran gelap dan penyalahgunaaan Tindakan Pidana Narkotika jenis shabu-shabu di Perumagan Bukit Tirta Nirmala, Kuranji Cikulur Kota Serang. Kemudian tim Opsnal Subdit 3 melakukan penggerebekan yang dilakukan di rumah tersangka, sehingga mendapatkan barang bukti 2 paket klip bening berisikan shabu-shabu. Terus, didapatkan shabu yang disimpan didalam kotak perhiasan warna merah dan Alat hisab shabu (bong). “Dalam kasus seperti ini, kita dari Kepolisian akan mengamankan barang bukti pemeriksaan saksi dan tersangka, kembangkan jaringan dan kita akan melakukan proses penyidikan lebih lanjut,”terang Dirnakoba Polda Banten

  • 15 Januari

    Ditresnarkoba Polda Banten Laksanakan Anev dan Rapat Koordinasi Satker

    img-20190116-wa0030

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Direktur Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo SIK MH mewakili Kapolda untuk membuka kegiatan pelaksanaan Anev sekaligus rapat koordinasi dengan satker funsi Harkam dan Operasi/Razia terhadap pelaku penyalahgunaan Narkoba di ruang rapat Ditresnarkoba, Selasa (15/01/2019) pukul 08.30 WIB Peserta yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari 30 orang terdiri dari, Dirresnarkoba Polda Banten, Wadiresnarkoba Polda Banten, Para kabag, Kasubdit, Kasubag beserta Kasatresnarkoba di wilayah hukum jajaran Polda Banten. Serta hadir dihadiri dari para Kabagbinopsnal Direktorat (Binmas, Intel, Sabhara, Lantas, Krimum dan Polairud). Agenda yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah sambutan sekaligus pembukaan oleh Diresnarkoba Polda Banten KBP Yohanes Hernowo, Sik, M.H. Diteruskan penyampaian paparan Anev hasil ungkap penyalahgunaan Narkoba tahun 2018. Terus, rapat koordinasi rencana operasi/ Razia tahun 2019 yang dipimpin oleh Kabagbinops Ditresnarkoba AKBP Ade Kusnadi, S.H, M.Si. “Ya, hari ini kita melaksanakan Anev sekaligus rapat koordinasi dengan satker funsi Harkam dan Operasi/Razia terhadap pelaku penyalahgunaan Narkoba,”terang Yohanes Dirnarkoba Polda Banten memberikan apreasi dan penghargaan kepada seluruh anggota Resnarkoba Jajaran Polda Banten atas beberapa pengungkapan kasus. Yohanes berharap agar kinerja lebih baik lagi serta bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa Resnarkoba Polda Banten bisa. “Mari kita tingkatkan kinerja, supaya kita bisa bersaing dengan Polda lain. Kesuksesan adalah kejujuran, oleh sebab itu, bekerjalah dengan jujur. Anev ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai dan bentuk diskusi, tukar informasi dalam penanganan kasus yang dihadapi kedepan. Kita harus berani Out Of The Box bekerja sesuai dengan tuntutan Zaman, Transparan, Akuntabel dan Humanis,”Imbuh Dirnarkoba Polda Banten

  • 15 Januari

    Amankan Dua Pelaku, Polda Banten Gencar Berantas Penyalahgunaan Narkoba

    whatsapp-image-2019-01-15-at-06-05-54

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Pandeglang – tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Pandeglang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, dengan menangkap dua pelaku SP (50) dan HS (44) di kampung Cimuara Rt 04/02 Ds. Talaga sari kec Saketi kab Pandeglang , Minggu (13/01/2019) sekira pukul 21.30 WIB Dari penyelidikan dan penggeledahan terhadap tersangka SP (50) dan HS (44) Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Bungkus plastik Bening berisi narkotika jenis shabu seberat 0.31 gram, seperangkat alat isap (bong), 1 buah korek api warna merah muda , 1 buah hp mrek maxtron type c22 dan Nokia. Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK ,Selasa Pagi (15/12/2019) membenarkan atas penangkapan tersangka pidana Narkoba jenis Shabu SP (50) dan HS (44) warga Kecamatan Saketi kabupaten Pandeglang, Provinsi banten Pengungkapan kasus ini berawal Kamis (13/01/2019) petugas mendapatkan informasi dari warga bahwa Di dalam rumah milik saudara SP (50) kp. Cimuara Rt 04/02 Ds. Talaga sari kec Saketi kab Pandeglang sering terjadi hal yang mencurigakan Selanjutnya anggota tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Pandeglang melakukan penyelidikan dan Saat penggledahan di dalam rumah diamankan SP (50) dan HS (44) dan barang bukti 1 Bungkus plastik Bening berisi narkotika jenis shabu seberat 0.31 gram, seperangkat alat isap (bong), 1 buah korek api warna merah muda , 1 buah hp mrek maxtron type c22 dan Nokia. “Saat ini tersangka bersama barang bukti kita amankan ke kantor Sat Resnarkoba Polres Pandeglang guna penyidikan lebih lanjut.,” Ujar Kabid Humas Polda Banten, Selasa (15/01/2019) Para pelaku dapat dijerat pasal 114 ayat 2 dan 111 ayat 2 KUHP UU RI No 35th 2009. “Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana denganpidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah),” Terang AKBP Edy Sumardi. (adm)