Home / RESKRIM

RESKRIM

Lakukan Transaksi di Tempat Pemakaman Umum, Satresnarkoba Polres Serang Sergap Dua Pelaku

whatsapp-image-2018-09-11-at-01-19-11

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Serang – Dinilai aman karena jarang dilintasi warga, tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Banjar, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang dijadikan tempat pembuangan narkotika. Hal ini terungkap setelah dua tersangka pengguna narkoba berhasil diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Serang, Sabtu malam kemarin. Kedua tersangka disergap di Kawasan Industri Modern Cikande usai mengambil sabu pesanan di areal pemakaman. Dari para tersangka ini petugas berhasil mengamankan barang bukti 5 paket sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok. Kedua tersangka yang diamankan yaitu Aris Rusidi (23) dan Ahmad Rifai (30) keduanya warga Desa Leuwi Limus, Kecamatan Cikande. Dari tangan Aris Rusdi diamankan barang bukti satu paket sabu, sedangkan dari saku celana Ahmad Rifai ditemukan empat paket sabu. “Keduanya kami tangkap di lokasi berbeda tapi masih di Kawasan Industri Modern Cikande usai mengambil sabu pesanan di lokasi TPU di Desa Banjar,” ungkap Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Serang saat menggelar ekspose, Senin (10/9/2018). Kasat menjelaskan penangkapan para pengguna narkoba ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat. Berbekal dari informasi tersebut tim anti narkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka beberapa saat setelah keluar dari areal pemakaman pada malam hari karena diduga membawa narkoba. “Awalnya kita mendapat informasi dari masyarakat yang curiga karena TPU kerap didatangi orang tak dikenal pada malam hari. Setelah diselidiki, diketahui areal pemakaman ini dijadikan tempat penyimpanan pesanan barang terlarang oleh kawanan pengedar narkoba,” terang Kasat didampingi Kanit II Iptu Ma’mur dan Kanit Opsnal, Ipda Surya Sabanusa. Kasat menambahkan dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengakui tidak mengenal identitas bandarnya karena pemesanan dilakukan melalui telepon dan pembayaran dilakukan melalui transfer bank. “Pengambilan barang pesanan juga dilakukan sesuai lokasi yang ditunjuk  bandar. Tapi kita akan terus melakukan pengembangan, mudah-mudahan dapat kami tangkap,” tambahnya.

Read More »

AKBP Novri Turangga Jabat Dirreskrimum Polda Banten Gantikan Kombes Pol H. Onny Trimurti

whatsapp-image-2018-09-09-at-14-21-26

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Kepala Kepolisian Daerah Banten (Kapolda) Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra Memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) Dir Reskrimum Polda Banten, Jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Banten diserahterimakan dari Kombes Pol H. Onny Trimurti N kepada AKBP  Novri Turangga E. Acara sertijab digelar di Aula serbaguna Polda Banten , Senin (10/9/2018). Upacara sertijab turut dihadiri oleh Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Armawan Suwasono, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, dan Kapolres Jajaran di wilayah Polda Banten Kapolda Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra  mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kombes Pol H. Onny Trimurti N yang telah bertugas di Polda Banten selama 8 bulan, dan menyampaikan ucapkan selamat datang kepada AKBP  Novri Turangga E “Kami berharap ditempat yang baru pak onny bisa menerapkan hal hal yang baik selama di Polda Banten, bisa jadi agen perubahan dan cepat beradaptasi, Demikian juga dengan pejabat yang baru Pak Novri, diharapkan bisa memberikan angin segar, energi baru, serta menjadi agen perubahan untuk Polda Banten dalam menangani kejahatan kejahatan yang sifatnya Umum,” kata Kapolda Banten (am/id/rus)  

Read More »

Dulu Pemakai, Kini Yogi Terjerat Kasus Narkoba Sebagai Pengedar

whatsapp-image-2018-08-29-at-13-38-05

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang –  Pengalaman hidup sepuluh bulan mendekam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Serang tak membuat Yogi Irawan menjauh dari narkoba. Bahkan residivis kelahiran Lampung Tengah 1977 meningkat status dari semula hanya pemakai kini diketahui sebagai pengedar. Tersangka Yogi ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Serang di rumah kontrakannya di Kampung Pasir Ketos, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (25/8/2018). Saat ditangkap, pria yang mengaku sebagai karyawan perusahaan urugan ini sedang menunggu telepon dari pelanggannya. “Dari tersangka YI, 41, petugas mengamankan barang bukti puluhan paket plastik bening yang diduga sabu dengan berbagai ukuran, 1 paket besar, 4 paket sedang dan 19 kecil, timbangan elektronik serta sebungkus plastik bening,” ungkap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat ekspose di Mapolres Serang, Selasa (28/8/2018). “Pada Sabtu siang petugas melakukan penyergapan di rumah kontrakannya. Dalam penggeladahan ditemukan puluhan paket sabu yang disembunyikan di dalam mobil mainan. Tersangka berikut barang bukti langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan,” terang Kapolres Serang di dampingi Kasat Resnarkoba AKP Nana Supriyatna dan Kaur Satresnarkoba Iptu Suheryanto. . Dalam pemeriksaan, residivis yang baru setahun bebas dari Rutan Serang mengakui jika barang bukti sabu yang ditemukan adalah miliknya. Tersangka juga mengakui barang haram tersebut didapat dari seorang bandar yang ditemui di Jakarta. Tersangka mengakui sudah kali ketiga mendapatkan paket sabu dari bandar dan bertugas membantu mengedarkan. “Dari setiap paket yang terjual, tersangka mendapat upah Rp 25 ribu untuk paket kecil dan Rp 50 ribu, paket sedang. Jika barang titipan itu terjual seluruhnya, tersangka mendapatkan bonus 2 paket kecil sabu, ” kata Kapolres Serang. Sementara itu, tersangka Yogi mengakui jika mengedarkan sabu hanya untuk mendapatkan uang tambahan. Tersangka yang bekerja sebagai karyawan ini mengaku tergiur ikut berbisnis narkoba karena tak perlu modal dan mendapatkan keuntungan yang besar. (gz/id/rus)

Read More »

Polres Serang Sita 198 Karung Ketumbar Bercampur Bahan Kimia

whatsapp-image-2018-08-27-at-18-38-35

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Polres Serang menyita 198 karung ketumbar bercampur bahan kimia dari pelaku KS di Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Ketumbar itu dicampur dengan bahan kimia hidrogen peroksida atau H2O2 agar terlihat mengkilap dan laku di pasaran. “Kami menggagalkan daripada peredaran ketumbar yang mana dari hasil informasi kemudian dikembangkan ke penyelidikan didapati di daerah Tanara dengan tersangka KS,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat menggelar jumpa pers di Mapolres Serang, Senin (27/8/2018). Selain menyita ratusan karung, polisi juga mengamankan 27 jerigen bahan kimia. Tujuh jerigen saat dilakukan penyitaan masih tampak penuh, sedangkan 20 jerigen bahan kimia lainnya sudah dipakai untuk dicampur ke ketumbar. Ketumbar itu diamankan sebelum diedarkan. Indra mengatakan pelaku awalnya mencampur ketumbar dengan bahan kimia dalam sebuah wadah besar Setelah itu ketumbar dijemur dan warnanya jadi lebih cerah dibanding aslinya. “Untuk bahan kimia didapat dari Jakarta Barat dari saudara TS kemudian dibawa angsung ke Tanara,” ujarnya. Indra menerangkan ketumbar bercampur bahan kimia itu biasa dipasarkan ke Tangerang dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Tersangka menjual seharga Rp 12.000/kg. “Sedangkan dampaknya kalau digunakan akan menimbulkan kerugian kesehatan bahkan apabila dosisnya melebihi kapasitas tertentu itu menyebabkan kematian,” tuturnya. Akibat perbuatannya, tersangka KS dijerat pasal 136 huruf b UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (am/id/rus)

Read More »

Satuan Resnarkoba Polres Pandeglang Amankan 9 Orang Tersangka Tindak Pidana Narkoba

img-20180827-wa0114

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Pandeglang –  9 (Sembilan) orang tersangka kasus tindak pidana narkotika diamankan Satuan Resnarkoba Polres Pandeglang diantaranya 8 orang laki-laki dan 1 orang wanita sebagaimana diatur dalam pasal 112 ayat (1) dengan penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. (Senin, 27/08) Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menyebutkan bahwa 9 orang tersangka tersebut didapat dari beberapa TKP di wilayah hukum Polres Pandeglang, kami mendapat informasi dan langsung dikembangkan oleh satnarkoba Polres Pandeglang maka dari itu di dapatlah sekitar 224 pil ekstasi dan 3,5 gram shabu-shabu. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada satnarkoba Polres Pandeglang karena telah dapat mengungkap kasus narkoba di wilayah hukum Polres Pandeglang,” kata Kapolres Pandeglang. Kapolres Pandeglang juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mari kita bersama-sama menjauhi Narkoba, mari lindungi dan jaga keluarga kita dari bahaya dan dampak negatif narkoba. (pg/id/rus)

Read More »

Amin Sumringah Motornya Kembali Setelah Tiga Bulan Hilang Saat Mengajar

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang –  Raut wajah Amin Saripudin (69), warga yang tinggal di Kampung Kebon Jeruk, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang terlihat sumringah setelah menerima motornya yang hilang dari Kapolres Serang. Motor Suzuki Satria milik guru mengaji ini hilang tiga bulan lalu saat mengajar di sebuah pondok pesantren di perbatasan Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang – Kabupaten Tangerang. “Alhamdulillah bisa ditemukan kembali, senang sekali rasanya. Padahal sepeda motor itu hilang sekitar tiga bulan yang lalu,” tutur Amin Saripudin setelah menerima motor dari Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Senin (30/7/2018). Dikatakan Kapolres,  penyerahan motor hasil pencurian kepada pemiliknya ini setelah tim reskrim berhasil membongkar dan meringkus jaringan komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Serang Timur. “Dalam pengungkapan itu, enam pelaku dan penadah berhasil ditangkap. Dari pengungkapan ini, tim reskrim mengamankan 14 unit sepeda motor berbagai merk jenis matic,” kata Kapolres. Kapolres menerangkan dari 14 barang bukti yang disita dari komplotan curanmor ini, baru satu unit yang sudah diserahkan kepada pemiliknya. Karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor agar mengecek ke Polres Serang. . “Silahkan dilihat, jika sepeda motor yang hilang ada di antara barang bukti, beritahu anggota kami dengan menunjukan bukti kepemilikan yang sah,” tandasnya. AKBP Indra Gunawan menambahkan penyerahan motor ini sifatnya hanya rawat pakai, karena barang bukti ini, sewaktu-waktu dibutuhkan di persidangan. “Nanti hakim yang memutuskan mengembalikan kepada yang berhak,” kata Kapolres. (gz/id/rus)

Read More »

Satuan Reserse Narkoba Polres Serang meringkus tiga pengguna sabu-sabu

whatsapp-image-2018-08-02-at-18-37-13

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Serang meringkus tiga pengguna sabu-sabu, satu diantara seorang janda. Ketiganya diringkus tim anti narkotika di 3 lokasi berbeda di Kabupaten Serang. Dari ketiga tersangka, petugas mengamankan barang bukti 3 kantong plastik berisi sabu, 3 handphone serta alat hisap sabu. Tersangka yaitu Rum, 39, warga Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, ditangkap di Jalan Raya Serang-Jakarta, Desa/Kecamatan Cikande, Senin (30/7/2018) malam. Tersangka MU, 29, juga warga Kecamatan Jayanti, ditangkap di rumahnya, Selasa (31/7/2018) sore dan HY, 24, warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, ditangkap dipinggir jalan tak jauh dari rumahnya pada Senin (30/7/2018) sekitar pukul 22.00 WIB. “Ketiga tersangka diamankan dari 3 lokasi berbeda, namun tersangka Rum dan Mad merupakan satu rangkaian dalam kasus penyalahgunaan narkoba ini,” ungkap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat konferensi pers di Mapolres Serang, Kamis (2/8/2018). Dijelaskan Kapolres, tersangka Rum ditangkap setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat. Berbekal dari informasi tersebut tim anti narkotika mengamankan tersangka saat berada di depan dealer motor di Jalan Raya Serang Jakarta di Kecamatan Cikande. Dari tersangka Rum didapati barang bukti satu paket sabu dan HP. “Dari pemeriksaan, tersangka mengakui jika barang bukti sabu didapat dari MU pacarnya seharga Rp 1,5 juta. Berbekal dari pengakuan, petugas menangkap MU di rumahnya. Barang bukti yang disembunyikan dalam bungkus rokok serta alat hisap berhasil diamankan,” terang Kapolres didampingi Kasat Resnarkoba AKP Nana Supriyatna dan Kaur Satresnarkoba Iptu Suheryanto. Kapolres juga menerangkan petugas Satresnarkoba juga menangkap pengguna narkoba lainnya. Tersangka HY, 24, warga Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, ditangkap saat nongkrong dipinggir jalan tak jauh dari rumahnya pada Senin (30/7/2018) sekitar pukul 22.00 WIB. Dari tersangka HY, petugas satu bungkus plastik bening yang berisikan kristal putih yang diduga sabu serta handphone. “Tersangka mengaku sudah sering menggunakan sabu. Barang yang kita amankan diakui dibeli seharga Rp 300.000 dari seorang yang biasa dipanggil Abang”. (am/id/rus)

Read More »

Polres Serang Tangkap Pelaku Pembunuh Bocah 3 Tahun Dalam Ember

whatsapp-image-2018-08-01-at-05-43-54

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Kepolisian Resor Serang menggelar Konferensi Pers terkait Tindak Pidana atau Kasus Pembunuhan Balita Berusia 3 Tahun yang dilakukan oleh pembantu rumah tangga (PRT) di aula mapolres Serang, Rabu (01/8/18). Ratifah Rafsani, bocah berusia 3 tahun ditemukan tewas dalam kamar mandi di rumahnya di Perum Griya Asri Cluster Mahoni B 14 No 30, Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (31/7/2018) malam. Belakangan diketahui, bocah balita anak dari Ahmad Rojali dan Sutihati ini tewas dianiaya SA (25) pengasuhnya. Ratifah sebelum meninggal ditinggal oleh kedua orang tua nya kerja disalah satu perusahaan yang ada di Cikande. Saat orang tua korban bekerja, Rafitah di asuh oleh Sani, 25, warga Kampung Pabuaran, Desa/Kecamatan Cikande. Diperoleh keterangan, peristiwa penganiayaan balita yang berujung maut ini terjadi Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB, setelah pulang kerja. Sutihati tidak mendapati buah hatinya dan pembantunya di rumah. Pada saat itu Sutihati mengira anaknya sedang keluar rumah dibawa pembantunya. Namun, ketika hendak mencuci kaki di kamar mandi, Sutihati melihat anak kesayangannya berada dalam ember dalam kondisi tidak bernyawa. Melihat pemandangan yang mengerikan ini, Sutihati kontan berteriak histeris hingga mengundang tetangga rumahnya. Setelah tetangga berdatangan, warga langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cikande. Mendapat laporan dari warga, petugas mendatangi lokasi kejadian. Tak lama kemudian, petugas forensik dari RSUD dr Drajat Prawiranegara juga tiba di lokasi. Petugas Polsek Cikande dibantu personil Reskrim Polres Serang segera melakukan pengamanan lokasi dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP serta informasi dari warga, pelaku penganiayaan mengarah kepada tersangka Sani yang tidak berada di rumah. Berbekal dari informasi, tim reskrim segera melakukan pengejaran. Tidak membutuhkan waktu lama, dalam waktu kurang dari 6 jam, perempuan pembantu rumah tangga (PRT) ini ditangkap petugas. PRT warga Kampung Pabuaran, Desa/Kecamatan Cikande ini ditangkap saat bersembunyi dalam saung di sebuah kebun di Kampung Baluk, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Cikande, Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. (am/id/rus)

Read More »

Polisi Ungkap Ketumbar Berbahan Kimia di Kabupaten Serang

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Petugas Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Serang membongkar pencucian rempah-rempah jenis ketumbar dengan cairan kimia berbahaya di Kampung/Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Minggu (29/7/2018). Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan SI alias DG (39) dan KN yang diduga sebagai pelaku pencucian. Sementara barang bukti yang diamankan sebanyak 170 karung ketumbar dengan berat 25 kg/karung serta ratusan drum plastik cairan H2O2 yang ditaksir sebanyak 2 ton. SI terancam dijerat Pasal 163 Undang-Undang No 18 Tahun 1995 tentang tindak pidana pangan. Bahan bumbu dapur tersebut adalah milik MI, warga Pesing, Jakarta Barat, yang dikirim oleh KN. Pelaku KN diamankan petugas Krimsus Polres Serang di rumahnya, Minggu (29/7/2018). Sedangkan MI saat ini masih dalam pencarian. Ketiganya sudah beroperasi selama 1 tahun, Pencucian dilakukan pelaku dengan mencampurkan bahan makanan berupa bumbu dapur jenis ketumbar dengan campuran kimia berbahaya berupa H2O2 (hidrogen peroksida) yang biasa digunakan untuk tekstil. Ketumbar yang sudah dijemur dimasukkan ke karung lalu dikirim kembali ke Pesing untuk dipasarkan. Tersangka SI mendapatkan bahan kimia tersebut dari KN. Ia mendapatkan upah mencuci ketumbar sebesar Rp8.000/karung. Alasan mencuci dengan menggunakan kimia agar ketumbar terlihat lebih bersih hingga harga pun lebih mahal. (am/id/rus)

Read More »

Polsek Cisoka Amankan Pengendara Ojol, Yang Nyambi Jadi Pelaku Pencurian

whatsapp-image-2018-07-30-at-15-50-22

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang, Dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam B 6467 GVF, Eko Yusni Wahyudi (20) tahun (Pelaku), warga  Perumahan Taman Kirana Surya, Blok H.20/21 Rt. 08/12  Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kios pertamini milik Saudara Muhamad Ardian (23) pada Jum’at (27/7/2018), sekitar pukul 17.30 wib. Pada saat itu pelaku yang tak lain salah satu pengemudi Ojek Online (Ojol)  ternama ini sedang mengisi bensin di TKP kemudian korban melayaninya dengan sebagaimana mestinya, ketika korban lengah pelaku langsung mengambil Handphone milik korban yang sedang di Charger didalam toko, setelah berhasil mengambil Handphone tersebut kemudian pelaku kabur dan korban yang melihat pelaku mengambil Handphonenya tersebut kemudian korban spontan berteriak Maling-maling. Namun, saat pelaku melarikan diri, korban langsung berteriak dan mengerjar pelaku dengan sepeda motor, Sambil berteriak minta tolong, korban menarik sepeda motor pelaku, namun naas malah korban yang terjatuh dan korban mengalami luka parah dibagian kaki. Saat itu, pelaku masih mencoba melarikan diri sambil mengendarai kendaraannya dengan kecepatan penuh, Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar yang kemudian ikut mengejar pelaku. Melihat adanya keramaaian warga,  Unit Reskrim Polsek Cisoka yang dipimpin langsung oleh IPTU. Sitta Madongan Sagal SH, yang sedang berpatroli wilayah, langsung bergabung dengan warga. Kanit Reskrim Polsek Cisoka, IPTU Sitta Madongan Sagala SH langsung mengejar pelaku, dan menurut keterangan saksi serta korban bahwa pelaku kabur dengan menggunakan sepeda motornya ke daerah Perumahan Batara Desa Pasanggrahan Solear, mendengar Informasi tersebut kemudian team reskrim beserta kanit dengan dibantu Masyarakat, korban dan saksi mengejar pelaku. Hingga akhirnya pelaku diamankan di Perumahan Kota Batara, Desa Pasanggrahan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang pelaku dapat ditangkap dan diamankan, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Cisoka guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Dari hasil interogasi, pelaku mengaku juga pernah melakukan hal yang sama. Untuk TKP lainnya masih kita kembangkan,” ucap Kanit Reskrim Polsek Cisoka. Sementara itu, Kapolsek Cisoka AKP. Uka Subakti mengatakan, pelaku telah diamankan di Polsek Cisoka, Pelaku merupakan seorang pengendara ojek online (grab), yang baru bekerja 3 bulan. “Pelaku dan barang bukti berupa handphone serta kendaraan yang digunakan pelaku telah kita amankan di Polsek dan akan kita proses lebih lanjut, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara, atau dengan denda 900 juta, “katanya. Untuk diketahui, Korban Muhamad Ardian (23) tahun, saat ini dalam perawat di RSUD Balaraja, dengan luka parah dibagian kaki kiri. Kapolsek juga menghimbau agar masyarakat lebih berwaspada saat berada diluar rumah. Terlebih saat melalui jalan yang sepi, dan berbincang dengan orang yang belum dikenal. “Kepada masyarakat agar lebih wasapada, terutama saat keluar rumah, usahakan jangan sendirian. Jangan juga membawa barang-barang berharga yang dapat mengundang tindak kriminal,” ujar Kapolsek Cisoka AKP.Uka Subakti SH. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »