Home / RESKRIM

RESKRIM

Polisi Masih Menunggu Hasil Uji Forensik Terkait Temuan Tulang Belulang Di Persawahan

15-polisi-masih-menunggu-hasil-uji-forensik-terkait-temuan-tulang-belulang-di-persawahan

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kepolisian Sektor Panongan masih menyelidik tulang belulang yang ditemukan salah seorang warga di lokasi persawahan, tepatnya di Jawaringin, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (13/01). Kapolsek Panongan AKP Trisno T Uji mengungkapkan, tulang belulang ditemukan pertama kali oleh Madun (45) yang tengah mengembala sapi di sekitaran persawahan. Merasa terkejut, Madun langsung melaporkannya kepada Muhidin ketua RT setempat dan segera menghubungi Mapolsek Panongan. “Ya, memang telah ditemukan tulang belulang di persawahan Jawaringin. Setelah mendapatkan laporan dari warga, saya dan anggota yang piket bergegas ke lokasi,” ungkap Kapolsek Panongan saat dikonfirmasi, Minggu (14/01). Setibanya di lokasi, lanjut Kapolsek, ia bersama anggotanya memastikan temuan yang didapat dan menyisir lokasi. Dari dugaan sementara saat itu memang terlihat mirip sekali dengan tengkorak manusia. Kemudian, temuan tersebut oleh pihaknya di bawa ke RSUD Tangerang untuk di uji di laboratorium forensik. “Memang mirip seperti tengkorak manusia pada umumnya, tetapi saya belum bisa memastikan. Dari lokasi, langsung kita bawa ke laboratorium untuk dilakukan uji forensik,” ……………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Polres Serang Siagakan Petugas di Lokasi Kebakaran Pasar Ciruas

Personil Polres Serang masih terus berjaga di lokasi kebakaran Pasar Ciruas

  TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Kepolisian Resort Serang Daerah Banten masih terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Pasar Ciruas Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Provinsi Banten, yang terjadi Rabu (10/1) dini hari. Kapolres Serang AKBP Wibowo mengungkapkan, Sat Reskrim Polres Serang semenjak kejadian tersebut terjadi bekerja keras menemukan penyebab pasti kebakaran dengan memeriksa saksi-saksi. “Sampai dengan saat ini kami masih terus menyelidiki penyebab pasti dari terbakarnya Pasar Ciruas ini, apakah ada unsur kesengajaan atau memang karena penyebab lain,” ungkap Kapolres. Agar tidak mempersulit proses penyidikan, Polres Serang menyiagakan personel nya untuk melaksanakan pengamanan di lokasi kebakaran. “Kami menyiagakan personel di lokasi kebakaran guna mensterilkan tempat kejadian perkara sepanjang tahap penyelidikan ini guna menemukan penyebab pasti terbakarnya Pasar Ciruas ini”, ujar Kapolres Serang. Sebelumnya, Pasar Ciruas terbakar hebat Rabu, dini hari sekitar pukul 01.45 wib. Api sempat terlihat menjulur tinggi melalap lapak pedagang yang sebagian besar menjual sayuran dan bahan makanan. Api baru bisa dipadamkan empat jam kemudian sekitar pukul 05.45 wib, setelah sebelumhya Kepolisian Sektor Ciruas menerima laporan dari masyarakat bahwa terlihat api dari dalam Pasar Ciruas. Kemudian personil piket Jaga Polsek Ciruas dibantu warga setempat berusaha mengevakuasi barang barang dan memadamkan api dengan alat seadanya, selang tidak berapa lama regu pemadam kebakaran Kabupaten Serang datang ke lokasi dan menjinakan api. Ditemui di tempat yang berbeda Kapolsek Ciruas Kompol Nono Karsono membenarkan bahwa, pada saat terjadinya kebakaran pasar ciruas, sekira jam 02.00 Wib datang masyarakat melaporkan bahwa melihat api dari dalam pasar ciruas. Mendengar laporan tersebut, petugas piket jaga langsung bergerak untuk mengamankan lokasi kebakaran dan menghubungi regu pemadam kebakaran. ”Selain sibuk membantu memadamkan api dengan warga dan regu pemadam kebakaran, kami pun disibukan menjaga masyarakat yang antusias menonoton dan merekam kejadian kebakaran itu “, tutup Kapolsek Ciruas. ……………………………………. Penulis : ganzar Editor   : Muridi Publish : iman  

Read More »

Tiga Pemuda Dicokok Polisi Jelang Malam Pergantian Tahun

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Kota Serang – 3 (tiga) pemuda diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Serang Kota menjelang malam pergantian tahun baru. Ketiga pemuda ini adalah, FP (27), MR (17), dan AS (25), masing-masing ditangkap dilokasi yang berbeda terkait penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Mereka diamankan di 3 lokasi berbeda, berawal dari penangkapan FP di sebuah Perumahan miliknya di Perum Graha Walantaka, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (31/12) malam. “Ketiga tersangka ditangkap di 3 lokasi terpisah di Kota Serang. Namun ketiga tersangka saling berkaitan dalam kasus narkotika ini,” ungkap Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin saat memberikan keterangan pers. Dari informasi yang didapat, kata Kapolres, usai penangkapan tersangka pertama FP dirumahnya, petugas mendapatkan informasi bahwa ia mendapatkan ganja dari  seseorang yang berinisial MR di Jalan Veteran, Kelurahan Cipare, Kota Serang. “Berbekal informasi dari tersangka pertama, kemudian tim kita bergerak untuk membuktikan keterangannya,” kata Kapolres Ketika petugas melakukan pemeriksaan terhadap MR, lantas ia mengaku masih memiliki beberapa bungkus ganja yang diamankan di rumah seorang temannya yang berinisial AS (25) warga Bhayangkara Baru, Kota Serang. “Setelah mendapatkan informasi tersangka MR bahwa barang lainnya disimpan oleh seorang temannya. Benar saja, di bawah kasur dalam kamar AS ditemukan dua linting ganja,” terangnya. Kapolres mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih mendalami kasus tersebut. ………………………………… Kontributor : Tim Editor          : Muridi Publish        : iman

Read More »

Motor Dikembalikan, Air Mata Ace Tumpah

whatsapp-image-2017-12-28-at-17-02-50

  TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif mengusap air mata Ace, warga Kampung Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (28/12/17). Ace tak kuasa membendung air mata karena terharu dan tidak percaya sepeda motornya yang sudah 3 bulan hilang bisa kembali kepadanya, “Terima kasih, Pak, terima kasih. Saya tidak menyangka motor saya bisa kembali lagi. Terima kasih, bapak-bapak polisi,” kata Ace sambil terus mencium tangan Kapolres. Pengembalian sepeda motor itu merupakan bagian dari pengembalian barang bukti hasil ungkap kasus curanmor selama 3 bulan terakhir. Dari ungkap kasus itu, jajaran Sat Reskirm Polresta Tangerang berhasil mengamankan 23 unit sepeda motor dan 1 unit mobil. “Semua kendaraan setelah kita verifikasi pemiliknya, kita kembalikan hari ini,” kata Kapolres. Kapolres menambahkan, pengungkapan, di samping melaksanakan tupoksi juga untuk membantu meringankan beban masyarakat yang merasa dirugikan akibat harta bendanya hilang oleh pelaku kriminal. Berkat pengungkapan, kata Kapolres, kepolisian bisa mengembalika harta benda masyarakat yang sempat hilang. “Saya perintahkan Sat Reskirm untuk gigih mengungkap curas, curat, dan curanmor. Kejar pelaku kejahatan kemana pun mereka menghindar. Kembalikan kendaraan yang penjahat larikan dan kembalikan kepada pemiliknya. Semoga itu bisa memberikan kebahagiaan,” terang Kapolres. Kapolres melanjutkan, kerja keras adalah adalah implementasi dari tekad anggota Polri untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas, ujar Kapolres, dirinya selalu mengingatkan 3 hal kepada anggotanya yaitu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. “Terima kasih saya sampaikan kepada jajaran Sat Reskrim Polresta Tangerang atas kerja kerasnya mengungkap kasus curanmor. Alhamdulillah, kerja keras bisa membantu masyarakat,” tandasnya. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor : Muridi Publish : Irwan Nova. A

Read More »

Curi Uang Dan Perhiasan Seorang Kakek, Pria Ini Ditangkap Polsek Jawilan

picsart_12-27-08-28-23

  TRIBRATANEWS POLDA BANTEN – Serang, Budi Bin Heri Sunarto (35) warga bekasi ini berhasil ditangkap Kepolisian Sektor Jawilan Resort Serang Daerah Banten setelah melakukan aksi pencurian di Mess PB Naga Sakti yang beralamat di Kampung Harendong Bihun Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang milik tetangga tempatnya bekerja, Budi berhasil ditangkap setelah ciri-cirinya dikenali oleh Polisi. Kapolsek Jawilan AKP Try Wilarno, S.I.K menuturkan, terbongkarnya aksi pencurian ini berawal dari seorang kakek Abdul Karim (75), warga RT 013/04, Pagintungan, Jawilan, melaporkan rumahnya kemalingan, Senin (25/12). Abdul yang saat itu baru saja kembali dari bekerja itu kaget rumahnya sudah dalam keadaan terbuka. “Korban lalu masuk ke Mess tempatnya bekerja dan ternyata sejumlah barang miliknya berupa 25 Gram Perhiasan emas dan uang tunai Rp 10,000,000.- (sepuluh juta rupiah) telah raib. Pelaku diperkirakan melakukan aksinya ketika korban sedang bekerja, ” ujar Try. Setelah mengecek, korban lalu bertanya kepada tetangga mess tempatnya bekerja untuk menanyakan apa yang terjadi. Setelah itu dirinya baru melaporkan kejadian ke kantor polisi. “Tetangga mess tempat korban bekerja kebetulan saat kejadian ada yang melihat seorang pria mencurigakan mondar-mandir di lokasi. Tetangganya itu kenal dengan ciri-cirinya,” ujar Try. Try mengutarakan, setelah mendapat laporan dan mengetahui ciri-ciri pelaku, anggota langsung memburu pelaku yang tidak mengetahui bahwa aksinya telah diketahui oleh polisi. Dan pelaku Budi Bin Heri Sunarto (35) asal Bekasi ini berhasil ditangkap, Senin (25/12) Malam di Mess tempatnya bekerja PB Naga Sakti Jawilan Kabupaten Serang dengan sejumlah barang bukti. “Setelah kami melakukan olah TKP dan memeriksa saksi saksi di TKP, pelaku akhirnya berhasil kami tangkap. Dari tangan pelaku disita uang dan perhiasan hasil pencurian pelaku, ” kata Try. Pelaku mengatakan rencananya perhiasan emas dan uang hasil pencurian pelaku akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari anak dan istri nya dikampung pada saat libur tahub baru 2018, namun sudah tertangkap dahulu oleh polisi. “Kita bingung Bang abis mau libur tahun baru gak punya uang bang,” kata Budi lesu. Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal 363 KUHP dengan ancama hukuman 5 tahun penjara. Penulis : Ganzar. u Editor : Muridi Publish : Syarif. H

Read More »

Kapolres Serang Release Kasus Pembunuhan di Cikeusal

Kapolres Serang AKBP Wibowo, S.I.K, M.Hum (tengah), menggelar Ekspose pengungkapan kasus Pembunuhan.

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Kepala Kepolisian Resort Serang AKBP Wibowo menggelar Press Release pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Jumat (15/12). Kurang dari 24 Jam, Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Serang dibawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Gogo Galesung, S.I.K berhasil menangkap 4 (Empat) Pelaku pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang, Keempatnya nya berinisial ER (17), DS (23), RD (28) dan R (30). Dalam kesempatannya Kapolres Serang AKBP Wibowo menuturkan bahwa, pelaku ER rupanya menaruh hati kepada korban Siti Marhatusolihat (18), warga Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Pembunuhan itu bermula pada Kamis 30 November 2017 sekira pukul 20.30 WIB korban bertemu dengan pelaku. Malam kejadian pelaku ditemani dua orang rekannya berisial DS (23) dan R (30). Pelaku ER menyatakan cintanya kepada korban saat itu. ”Mendengar ucapan pelaku, korban menolak cinta pelaku. Merasa patah hati dan malu, pelaku langsung naik pitam dengan menarik korban, Pelaku dan dua rekannya menyeret korban ke pinggir sungai. Di sana korban diperkosa oleh pelaku ER. Dua orang rekannya yakni DS (23) dan R (30) memegangi tangan dan kaki korban,” kata Kapolres Serang AKBP Wibowo saat ekspose di Mapolres Serang, Jumat (15/12). Kemudian di tempat yang sama Wakapolres Serang Kompol Heri Sugeng menambahkan, korban sempat berontak dan mencoba berteriak meminta pertolongan warga. Pelaku ER kemudian membenturkan kepala korban ke batu yang ada di pinggir sungai. Tidak hanya itu, kepala korban pun sempat ditenggelamkan ke dalam sungai hingga meninggal dunia oleh pelaku. ”Korban mengalami retak pada tengkorak belakang, patah pada rahang dan tulang hidung. Tidak berhenti di situ, pelaku lagi-lagi menyetubuhi jasad korban yang sudah tak bernyawa. Padahal korban sudah meninggal tapi pelaku masih menyetubuhi korban,” sambungnya. Untuk menghilangkan jejak kejahatan, para pelaku dibantu RD (28) yang baru datang kemudian berupaya mengubur korban dengan cara menenggelamkan tubuh korban ke dalam sungai Cibongor. Tubuh korban ditelentangkan ke dalam air kemudian dipalang dengan bambu supaya jasad tidak menyembul ke permukaan air. Sejak saat itu korban tidak pulang ke rumah. Keluarga korban sudah melaporkan kejadian kehilangan anggota keluarganya sejak tanggal 01 Desember 2017 lalu kepada pihak Polsek Cikeusal. Berbekal informasi yang ada, Tim Opsnal Polres Serang yang langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung dapat meringkus Keempat pelaku pembunuhan tersebut. ”Pelaku sebelumnya sempat membawa kendaraan roda dua dan ponsel milik korban. Pelaku ER sempat melarikan diri setelah warga geger ada penemuan mayat. Pelaku sempat melarikan diri ke Jakarta. Namun dapat kita amankan di Terminal Pipitan, Serang,” imbuh Kapolres Serang. Sementara tiga pelaku lain diamankan di tempat berbeda di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya keempat pelaku dijerat dengan Pasal 338 dan Pasal 339 dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun sampai seumur hidup. (gan/id) ……………………………………… Penulis : ganzar Editor : Muridi Publish : iman

Read More »

Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres Serang Tangkap 7 Pelaku Curanmor Dan Jambret

photo_2017-12-15_15-43-42

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Satuan Tugas Anti Curanmor dan Premanisme Polres Serang yang dibentuk Kapolres Serang AKBP Wibowo kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penjambretan yang terjadi di wilayah hukum Polres Serang. Kali ini Satgas Anti Curanmor dan Premanisme yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung berhasil menangkap 7 (Tujuh) orang pelaku. “tujuh pelaku curanmor telah ditangkap beserta 6 (enam) unit sepeda motor dan 1 (satu) unit Handphone hasil kejahatan ketujuh pelaku,” kata Kapolres Serang, , Jumat (15/12). Dari ke tujuh pelaku, ungkap Wibowo, lima diantaranya merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). “AS, BS , SI, SM, dan AY pelaku curas, sedangkan dua orang lainnya merupakan pelaku curanmor yang berhasil kita amankan,” ungkap AKBP Wibowo. Dari hasil penyidikan, diketahui para pelaku dengan inisial SI, AY dan SM melakukan aksi pencurian dengan kekerasan dengan cara mendatangi korbannya kemudian memaksa langsung kepada korbannya untuk menyerahkan barang – barang milik korban berupa Handphone dan uang tunai dengan ancaman. ”ini tergolong tindakan berani melakukan hal tersebut ditempat umum sehingga masyarakat merasa resah akan hal tersebut, kami Polres Serang berusaha memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Serang dengan menerjunkan Satgas Anti Curanmor dan Premanisme jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 agar nantinya tidak ada lagi kejadian kejadian seperti itu di wilayah hukum Polres Serang,“ Ujar Kapolres Serang saat ekspos kasus di Mapolres Serang. (gan/id) ……………………………………… Penulis : ganzar Editor : Muridi Publish : iman

Read More »

Pemberian SP2HP Wujud Transparasi Penyidikan Polsek Banjar

img-20171213-wa0016

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Satuan Reserse Kriminal Polsek Banjar Polres Pandeglang dalam penanganan perkara wajib mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) karena merupakan hak bagi pelapor, Hal ini juga menjamin akuntabilitas dan transparansi penyelidikan /penyidikan, penyidik wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta atau tidak diminta secara berkala. Dalam hal ini Personil polsek banjar polres pandeglang Bripka Cecep Koswara menyambangi saksi korban pencurian sdr.Sadim di kp.pasirtenggek Rt 012 Rw 004 DS.Kadubelang untuk menyerahkan SP2HP ,dan menjelaskan tentang isi pada surat SP2HP “bahwa perkara curi hewan ternak kerbau ini belum bisa ditindak lanjut karena masih kurangnya saksi dan alat bukti”Pungkasnya. 13/12. Kapolsek AKP Reni Widowati, selalu menekankan dan mewajibkan kepada para penyidik untuk pemberian SP2HP kepada pelapor, Pemberian SP2HP, merupakan bentuk transparansi penyidikan bagi pelapor. Tanpa transparansi, maka dapat memunculkan penyimpangan penegakan hukum. “SP2HP adalah hak bagi pelapor. Sampai dimana perkembangan penyidikan, pelapor berhak untuk tahu. Seperti apapun perkaranya, maka siapapun yang melaporkannya, dia mendapatkan SP2HP,” ucap Akp Reni. Kontributor : Humas Polres Pandeglang Editor : Muridi Publish : irwan Nova. A

Read More »

Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Kragilan Sita Ribuan Botol Miras

img-20171212-wa0100

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Ribuan botol Minuman Keras (Miras) berbagai merk berhasil disita Kepolisian Sektor (Polsek) Kragilan bersama unsur muspika dan tokoh masyarakat Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang Banten, dari sejumlah warung di wilayah Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Selasa (12/12). Ribuan botol Miras tersebut adalah hasil dari operasi Pekat Kalimaya 2017 yang digelar selama 10 hari sejak tanggal 1 hingga 10 Desember 2017 kemarin. Kapolse Kragilan Kompol Tosriadi Jamal menjelaskan, ribuan botol miras tersebut diamankan dari puluhan pedagang yang mayoritas berkedok sebagai penjual jamu untuk mengelabui petugas. “Modusnya jualan jamu, kalau malam jual Miras. Namun berkat dukungan masyarakat akhirnya bisa kita ungkap itu,” ujar Tosriadi saat merilis hasil operasi Pekat Kalimaya 2017. Selain mengamankan ribuan botol Miras, petugas juga mengamankan sejumlah botol berisi miras oplosan. Kandungan miras tersebut dinilai lebih berbahaya dari miras bermerk yang mempunyai izin produksi. “Karena diracik, dan takarannya pun semaunya, jadi saya kira lebih bahaya dari yang bermerk”Jelasnya. Operasi Pekat sendiri merupakan operasi rutin yang dilakukan secara serentak oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Selain memberi efek jera terhadap penyakit masyarakat, hal ini juga dimaksud untuk meminimalisir tindak kriminalitas menjelang Hari Raya Natal dan malam pergantian Tahun yang sering kali terjadi akibat pengaruh minuman keras. Dalam memberantas miras, sebetulnya selain saat operasi, pada setiap bulannya ada giat bersama masyarakat. “Untuk yang oplosan akan kami tindak lanjuti bersama Satuan Narkoba dimana tempat meraciknya. Kita (Muspika dan masyarakat) sepakat menjadikan Kecamatan Kragilan zero miras. Dan secara global miras hasil operasi ini nanti akan dimusnahkan di Polres Serang,” pungkasnya. Untuk para pedagang yang terbukti menjual miras akan ditindak lanjuti dengan tindak pidana ringan (tipiring) sesuai Perda Nomor 5/2006. Sedangkan miras oplosan, pihak kepolisian akan menindaki lebih lanjut karena bisa dikenakan undang-undang kesehatan.

Read More »

Polisi Masih Telusuri Penemuan Bayi di Kebun Warga

picsart_12-12-08-00-29

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Lebak – Penemuan Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan ari-ari yang masih menempel mengejutkan warga Kampung Cemplang Rt 006/Rw 002, Desa Cempaka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Pasalnya, warga menemukan bayi tersebut dalam posisi kedinginan dan hanya terbalut oleh daun pisang, Senin (11/12). Dari keterangan warga bayi laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh Lilis (40) warga Kampung Cemplang, Desa Cempaka ketika dirinya hendak menuju petak sawah. Saat ditemukan, Lilis tak menyangka tumpukan sampah yang berada di kebun milik salah seorang warga terdapat bayi mungil yang tak berdosa dengan kondisi ari-ari yang masih menempel. Karena merasa takut, Lilis pun langsung berteriak. Hingga mengundang warga lain yang mendengar kelokasi ditemukannya bayi. Guna melaporkan penemuan bayi tersebut, para warga berinisiatif membawa sang bayi ke rumah Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk selanjutnya diteruskan ke petugas Kepolisian. Saat dikonfirmai, Kapolsek Warunggunung Kompol Dzulfakar juga membenarkan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut. “Iya benar, bayi itu saat ini dalam penanganan tim medis di Puskesmas Warunggunung karena kedinginan, tapi kondisinya sekarang sehat wal’afiat,” ujar Dzulfakar. Kini Petugas Kepolisian Sektor Warunggunung masih memburu orang tua bayi, yang diduga sebagai tersangka  yang membuang bayi tersebut. (tbn/red) ………………………… Penulis : red Editor : Muridi Publish : iman

Read More »