Home / News / Mengaku Anggota Intel, Kawanan Bawa Kabur Puluhan Juta Rupiah

Mengaku Anggota Intel, Kawanan Bawa Kabur Puluhan Juta Rupiah

20180517_114157-1032x581


|
TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN,
Kota Serang – Penculikan serta pemerasan terhadap pengepul benur (benih lobster) di Bayah, Kabupaten Pandeglang oleh oknum yang mengaku-ngaku sebagai anggota Polisi akhirnya tertangkap. Tiga dari lima tersangka kini sedang ditangani Ditreskrimum Polda Banten untuk melakukan pendalaman kasus tersebut.

Pengerusakan kendaraan operasional roda 4 dan Mapolsek Bayah, Resor Pandeglang, Banten, Sabtu (12/05), sekitar pukul 09.00 wib lalu, dipicu oleh lima oknum masyarakat yang mengaku-ngaku sebagai anggota Polisi yang melakukan penangkapan H. Anwar dan Bubun (Pengepul Benur/Korban).

Kemudian korban dibawa kedalam mobil salah satu tersangka. Saat dalam perjalanan, beberapa nelayan teman korban berusaha untuk menghalangi mobil. Namun setelah sempat dihalangi, mobil menerobos dan melukai nelayan yang mencoba menghalau laju mobil.

“Kejadian inilah yang memicu kemarahan nelayan serta warga. Kemudian mereka bergerak ke Mapolsek Bayah meminta H. Anwar dan Bubun untuk dikeluarkan,” kata Kapolda Banten saat menggelar Press Release di ruang Press Room Mapolda Banten, Selasa (16/05).

Saat pihak Polsek Bayah menerangkan bahwa tidak adanya penangkapan, lanjutnya, masyarakat dan kelompok nelayanan tidak serta merta percaya. Tak lama berselang terjadilah ketegangan yang berujung pembakaran kendaraan operasional dan Mapolsek Bayah.

“Pihak Polsek menjelaskan bahwa memang tidak ada penangkapan, masyarakat nelayan tidak percaya, mereka marah. Timbul ketegangan, kemudian meningkat akhirnya terjadilah pengerusakan Mapolsek Bayah dan juga terjadi pembakaran terhadap kendaraan-kendaraan dinas,” lanjut Kapolda.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian bergerak dengan cepat melakukan pengusutan pelaku yang mengaku sebagai anggota Polisi dan mengumpulkan informasi serta keterangan dari korban.

Dari informasi yang didapat, saat itu korban sedang melakukan transaksi kepada pihak pembeli. Tak lama, ada empat orang yang mengaku dari intel Polsek Bayah kemudian membawa korban kedalam mobil. Sempat dibawa berputar-putar kemudian merka diturunkan dijalan, uang hasil penjualan benur diambil.

“Ada kurang lebih 6.000 bibit benur yang dibawa oleh mobil tersebut, mereka diturunkan dengan ancaman jangan pergi kemana-mana, nanti klo sampe kemana-mana nanti akan ditangkap,” ujarnya.

Pelaku dapat dijerat Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, Pasal 33 tentang perampasan kemerdekaan, dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 buah kendaraan roda 4, 2 handpone, 2 pucuk senjata air softgun jenis revolver, 2 unit motor, uang tunai hasil penjualan benur, dan uang rampasan sebesar Rp.23.550.000,-

……………………………………
Kontributor : Tim
Editor           : Rusnata
Publish         : iman

About admin

Check Also

whatsapp-image-2018-07-19-at-00-14-21

Film 22 Menit Mengingatkan Masyarakat, Untuk Tidak Takut dengan Terorisme

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Hari Pertama Pemutaran film #22 Menit, Kepolisian Daerah Banten,  Jajaran Polres, bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *