Home / Tag Archives: Tawuran pelajar

Tag Archives: Tawuran pelajar

Terlibat Tawuran, Puluhan Pelajar Diciduk Polisi

whatsapp-image-2017-11-30-at-15-02-22-300x225

TRIBRATANEWS POLDA BANTEN – Tangerang, Puluhan pelajar diamankan jajaran Polresta Tangerang pada Rabu (29/11/17) sore. Puluhan pelajar yang berasal dari SMK Korpri 02 Balaraja dan SMK Yupentek 03 Balaraja itu diciduk karena terlibat tawuran di Jalan Raya Serang KM. 15, Pasar Cikupa. “Ada 21 pelajar yang kita amankan dan mereka akan mendapat pembinaan,” kata Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif. Kapolres menambahkan, dari tangan para pelajar yang diamankan, polisi menyita barang bukti berupa 4 bilah cerulit kecil dan 3 bilah celurit besar. “Kita akan panggil orang tua dan pihak sekolah,” ujar Kapolres. Kapolres melanjutkan, peristiwa tawuran itu bukanlah kejadian pertama. Untuk itu, kata Kapolres, harus ada langkah tegas dan serius dalam menyikapi fenomena kenakalan pelajar itu. Semua unsur, lanjut Kapolres, harus terlibat dalam upaya penanganam agar kejadian tidak terulang. “Ini harus menjadi atensi semua pihak. Polisi, pemerintah daerah, dan masyarakat harus bersama menyikapi fenomena tawuran ini. Langkah tegas juga pada prinsipnya untuk kebaikan para pelajar sendiri,” tandas Kapolres. Penulis : Opr. Polresta Tangerang Editor : Muridi Publish : Syarif. H

Read More »

Kapolresta Tangerang: Tawuran Pelajar Rusak Generasi Muda

whatsapp-image-2017-11-30-at-16-22-32

TRIBRATANEWS POLDA BANTEN – Tangerang, Puluhan pelajar yang diamankan Polresta Tangerang karena terlibat tawuran di Jalan Raya Serang KM. 15, Pasar Cikupa menangis bersujud di kaki orang tua mereka. Sebelumnya, 21 pelajar itu mendapat arahan dari Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif. “Pada prinsipnya, tupoksi kepolisian adalah pada tatanan penegakkan hukum. Namun, mengingat para pelaku tawuran adalah pelajar yang artinya masih di bawah umur, maka harus ada penanganan khusus. Untuk itu, saya mengajak semua pihak agar sama-sama serius menyikapi persoalan tawuran pelajar ini,” kata Kapolres di hadapan para pelajar, orang tua, dan guru, Kamis (30/11/17). Kapolres mengatakan, persoalan tawuran pelajar adalah persoalan bangsa. Sebab, kata Kapolres, pelajar atau generasi muda adalah tulang punggung bangsa. “Apa jadinya bila tulang punggung bangsa justru berperilaku tidak terpuji? Untuk itulah, kita semua harus serius dalam menyikapi persoalan tawuran ini. Agar tidak ada korban jiwa melayang dan generasi bangsa bisa terselamatkan,” ujar Kapolres. Kapolres meminta, Dinas Pendidikan mengambil langkah tegas dan terukur dengan mengevaluasi pihak sekolah. Hal itu, kata Kapolres, karena peristiwa tawuran sudah berkali-kali terjadi. Di samping itu, lanjut Kapolres, kewenangan memberikan sanksi dan pembinaan kepada pihak sekolah merupakan domain Dinas Pendidikan. “Kepolisian siap membantu usaha-usaha baik preemtif, preventif, dan bahkan represif sebagai bentuk antisipasi tawuran,” ujar Kapolres. Kapolres juga meminta orang tua agar memantau aktivitas anaknya. Dikatakan Kapolres, biar bagaimana pun, orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak. Kepada para guru, Kapolres meminta untuk lebih aware dalam mengelola pendidikan. Kapolres juga mengatakan, harus ada introspeksi dari pihak sekolah atas peristiwa tawuran itu. Kapolres lalu meminta para pelajar itu untuk sujud meminta maaf kepada orang tua mereka. Menurut Kapolres, dirinya melihat raut kesedihan dari orang tua saat anak mereka bersujud memohon maaf. Dikatakan Kapolres, orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. “Semoga, maaf yang disampaikan para pelajar ke orang tuanya bukan sekadar lip service. Semoga itu dari nurani para pelajar yang menyesali perbuatannya,” terang Kapolres. Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Lukman mengaku sangat terpukul dengan adanya tawuran pelajar. Menurutnya, Dinas Pendidikan malu dan merasa bersalah karena peristiwa tawuran pelajar masih terjadi. Dia pun mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk bersungguh-sungguh mendidik pelajar. “Ini pukulan telak bagi kami. Sedih dan kecewa karena pendidikan kita seperti ini,” ujarnya. Lukman mengaku akan memanggil kepala sekolah bersangkutan untuk memintai pertanggungjawaban. Menurutnya, pihak sekolah tidak bisa begitu saja lepas tangan atas peristiwa itu. “Kita akan tegas. Kalau perlu kita akan rekomendasikan pencabutan izin memimpin atau bahkan izin operasional sekolah itu,” tandas Lukman. Penulis : Opr. Polres Tangerang Editor : Muridi Publish : Syarif. H

Read More »

Aksi Tawuran Digagalkan Polsek Balaraja, Pelajar Yang Diamankan Cium Kaki Ibunya

img-20170830-wa0045

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Empat orang pelajar yang diamankan Polsek Balaraja, Resor Kota Tangerang, kemarin siang, Selasa (29/08) karena hendak melakukan aksi tawuran akhirnya diperbolehkan pulang. Namun, sebelumnya, keempat pelajar tersebut harus sungkem meminta maaf dan mencium kaki orangtuanya masing-masing di Mapolsek Balaraja. Suasana sempat mengharu biru, saat keempat pelajar tersebut dipertemukan dengan orangtua mereka masing-masing. Para orangtua nampak bersedih saat mendapati anaknya berada di kantor Polisi. Namun, para orangtua itu bersyukur karena polisi berhasil menggagalkan aksi tawuran pelajar. Para orangtua juga berterimakasih kepada polisi karena sudah memberikan pembinaan kepada anak mereka. Kapolsek Balaraja Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, keempat pelajar itu diamankan pada hari sebelumnya di wilayah Balaraja. Dari keempat pelajar itu turut diamankan barang bukti senajata tajam celurit. “Para pelajar kita berikan pembinaan dan kita panggil orangtua mereka masing-masing,” kata Kapolsek, Rabu (30/08). Dipanggilnya orangtua dari keempat pelajar itu, kata Kapolsek, agar bisa memberikan arahan dan pembinaan secara langsung. Proses pembinaan ditujukan baik kepada orangtua maupun kepada para pelajarnya. “Para orangtua hendaknya senantiasa memantau aktivitas anaknya meski pun saat anak bersekolah. Pemantauan atau pengawasan bisa dilakukan dengan meningkatkan komunikasi antara orangtua dan pihak sekolah,” ujarnya. Para pelajar kemudian diminta membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi perbuatan. Apabila di kemudian hari kembali melakukan perbuatan serupa maka bersedia diproses hukum. “Pembinaan memang kita utamakan, karena mereka masih pelajar dan memiliki harapan masa depan. Kita semua sebagai orangtua harus terlibat dalam membina mereka,” tukas Kapolsek. Penulis : Fariz Editor   : P Winoto Publish : iman

Read More »