211 BAYI DI BANTEN DIDUGA MENJADI KORBAN VAKSIN PALSU

Hasil gambar untuk VAKSIN PALSU

tribratanewsbanten.com - Sebanyak 1.500 bayi menjadi korban vaksin palsu yang dilakukan oleh 14 rumah sakit dan enam klinik sepanjang 2014-2016. Mereka tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek merinci 915 bayi ada di Provinsi DKI Jakarta, 374 bayi di Provinsi Jawa Barat dan 211 bayi di Provinsi Banten. Nila mengatakan pihaknya akan memberikan vaksin ulang kepada ribuan bayi atau anak-anak tersebut berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

“Imunisasi sudah diberi, yang penting kita memberikan kekebalan kembali tubuhnya untuk imunisasi wajib. Ini berkoordinasi dengan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia),” ujar Nila di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Dia juga mengungkap jumlah bayi yang sudah divaksin ulang baru 975 bayi atau anak-anak. “Sisanya tidak diberikan vaksin ulang adalah karena tak ditemukan masalah kesehatan akibat vaksin palsu sebanyak 303, menolak sebanyak 31 keluarga,” katanya.

Kata dia dari 303 yang belum diberi vaksin ulang, karena terkendala, seperti bayi atau anak tidak bisa dihubungi sebanyak 113, kemudian bayi dan anak sedang berada di luar kota sebanyak 10, lalu tidak hadir saat vaksin ulang berjumlah 21, dan alasan lainnya sebanyak 10 anak.

About

Check Also

Polres Cilegon Terapkan Rekayasa One Way untuk Kelancaran Arus Wisata di Anyer

Dalam upaya mengoptimalkan kelancaran lalu lintas menuju kawasan wisata Anyer, Polres Cilegon Polda Banten menerapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *