AUDIENSI DENGAN PWI, KAPOLRES KERJASAMA LAWAN BERITA HOAX

whatsapp-image-2017-03-24-at-11-11-00

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Asep Edi Suheri menyambut baik kedatangan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang di Mapolres Kota Tangerang, Jumat (24/03).

Kedatangan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang ini, dalam rangka menjalin silaturahmi dan sinergitas antara Media dengan Kepolisian.

Dalam pertemuan tersebut ,Kapolres Kota Tangerang menyampaikan kepada senegap pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, untuk netral dalam menyajikan pemberitaan, dan berharap media dapat mengimbangi pemberitaan berkaitan dengan informasi bohong atau hoax yang saat ini sedang ramai.

“Saya harap kita dapat bekerjasama dalam melawan berita-berita hoax,” ujar Kapolres Kombes Pol asep Edi Suheri.

Dilanjutkannya, kapolres juga menegaskan akan menindak tegas pelaku yang menyebarluaskan berita bohong atau hoax dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Seperti halnya kejadian tawuran antar warga yang terjadi di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu. Menurutnya, tawuran pecah akibat ada salah satu warga yang diduga mengunggah video provokatif ke You Tube. Meski video yang diunggah bukan hoax, lanjut Kapolres, namun konten itu adalah konten negatif.

“Menyebarkan berita bohong itu ada undang-undang ITE. Baik mengunggah, termasuk membagikan berita bohong sebetulnya bisa dikenakan pidana,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin mengatakan, Keberadaan hoax harus menjadi perhatian insan jurnalis. Sebab, berita hoax bisa merugikan kaum jurnalis karena bisa saja hoax mencatut nama wartawan atau media tertentu.

“Untuk itu saya mengajak kepada teman-teman wartawan agar menjadi tameng utama dalam memberikan informasi yang akurat dan aktual sehingga bisa memerangi hoax,” terangnya.

Jurnalis harus memberikan edukasi agar warga menjadi komponen yang melek informasi. Artinya, warga yang memiliki nalar kritis dalam mencerna tujuan dari disampaikannya informasi. Dengan begitu, warga akan memiliki kapasitas untuk menganalisis berita yang diterimanya hoax atau fakta.

About

Check Also

Cegah Covid 19, Ditpolairud Polda Banten Semprot Disinfektan Kantor dan Lingkungan

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN,BANTEN – Dalam mencegah penyebaran covid 19, Direktorat Kepolisian Air dan Udara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *