Bubarkan Massa, Polisi Tembakan Gas Air Mata

screenshot_2017-03-11-21-54-23_1

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Ratusan massa dari salah satu desa di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yakni, Desa Tegal Kunir Lor, terlibat aksi bentrok dengan kepolisian di jalan Raya Mauk, Sabtu sore (11/3/2017).

Aksi tersebut terjadi setelah masa dari Desa Tegal Kunir Lor, bergerak menuju desa Kosambi dengan membawa bambu dan batu sehingga terjadi aksi saling lempar batu, menyebabkan satu orang anggota TNI terluka dibagian pelipis.

“Kami bergerak cepat sehingga masa dapat kami halau,” terang Kapolres.

Guna meredam suasana, pihak kepolisian yang dibantu oleh 2 kompi TNI dan 2 Kompi Brimob Polda banten, menembakan gas air mata kepada massa untuk membubarkan masa yang mulai melakukan pembakaran ban dan puing-puing di sepanjang Jalan Raya Mauk.

Sampai dengan malam ini, kondisi kembali kondusif setelah pihak kepolisian segera melakukan mediasi terhadp warga desa Tegal Kunir Lor.

“Kita lakukan mediasi dan meminta agar warga tidak ada yang melakukan penyerangan lagi,” ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Asep Edi Suheri.

Diketahui, aksi tersebut bermula saat seorang warga di Desa Tegal Kunir Lor yakni, R dihakimi massa di Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri hingga meninggal dunia.

R dihakimi massa lantaran kedapatan menjambret telepon genggam milik salah seorang wanita yang tengah melalui kawasan Jalan Raya Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Dalam hal tersebut pun nyatanya, terdapat oknum yang menyebarluaskan video amatir berjudul “Jambret Hp, Orang Tegal Kunir Matiin Aja”. Adanya video tersebut nyatanya, menyulut emosi warga Tegal Kunir hingga terjadi aksi bentrok.

“Malam ini, pihak kepolisian pun kembali menerjunkan 800 personil gabunhan untuk melakukan pengamanan di dua Desa tersebut,” tutup Kapolres.

About

Check Also

Polda Banten Gelar Analisa dan Evaluasi Gangguan Kamtibmas Triwulan ke III

Serang–Polda Banten melakukan analisa dan evaluasi Triwulan ke III tentang gangguan Kamtibmas yang terjadi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *