Home / BAHARKAM / Polairud (page 3)

Polairud

PENEMUAN MAYAT DI PULAU ULAR

img-20160927-wa0039

Markas Unit Patroli Anyer Direktorat Kepolisian Perairan Polda Banten pada hari Selasa tanggal 27 September 2016 sekitar pukul 11.00 wib telah menerima laporan diduga orang hilang pada saat melaut, yang memberikan laporan tidak lain adalah anak korban. diketahui identitas Korban hilang bernama Santaf berumur 55 tahun beralamat di kampung setu kidul kelurahan kosambi ronyok rt.002/006 Ciwandan-Cilegon Provinsi Banten. diduga korban hilang setelah berangkat dari pelabuhan paku anyer pada hari minggu pada tanggal 25 September 2016, adapun jenis anggkutan yang digunakan oleh korban untuk berlayar adalah perahu dengan jenis katir Jenis perahu berukuran kecil dan menggunakan cadik bambu. Korban yang berprofesi sebagai Nelayan berlayar (Berlayar adalahmengarungi lautan; bepergian dengan kapal (perahu)) dengan tujuan perairan pulau ular dan perairan PT. Krakatau Stell Cilegon, Setelah 2 hari melaut namun tak ada kabar dan takunjung pulang membuat pihak keluarga korban akhirnya melapor ke Markas Unit Patroli Anyer Ditpolair Polda Banten, dan langusng di respon dengan menerjukan TIM SAR terbaiknya. Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Ditpolair Polda Banten dengan menggunakan Kapal Patroli Polisi 1009 selama kurang lebih 4 jam, akhirnya korban ditemukan disekitar bibir pulau ular dalam keadaan meninggal dunia, sebagaimana ciri – ciri korban yang telah disebutkan oleh terlapor (anak korban). korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Ditpolair Polda Banten ke Markas Unit Patroli Anyer dengan menggunakan Kapal Patroli Polisi 1009 untuk dibawa kerumah duka oleh pihak keluarga.

Read More »

LAUT MENGAMUK, CUACA BURUK NELAYAN HANYUT.

Evakuasi Korban diatas Kapal Ikan

tribratanewsbanten.com – Cuaca buruk melanda perairan banten, Sabtu 17 September 2016 Anggota SAR Ditpolair Polda Banten melaksanakan pencarian kapal nelayan yang hanyut terbawa arus di sekitar 10 mil arah utara perairan PLTU Suralaya, kejadian bermula pada saat adanya laporan dari para nelayan bahwa ada kapal nelayan yang hanyut terbawa arus,dengan adanya laporankejadian tersebutAnggota SAR Ditpolair Polda Banten dengan menggunakan Kapal Polisi XXIII – 1003 melakukan pencarian, setelah melakukan upaya pencarian selama berjam-jam akhirnya tim SAR Ditpolair Polda Banten berhasil menemukan kapal hanyut tersebutdisekitar 10 mil arah utara perairan PLTU Suralaya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, jumlah 4 awak kapal yangtelah ditemukanberhasil di evakuasidengan selamat. mengingat luasnya wilayah pesisir dan laut Provinsi Banten dengan luas perairan 11.134,22 km2 (belum termasuk perairan nusantara/teritorial dan ZEEI yang dapat dimanfaatkan), dengan panjang garis pantai 509 km, serta 55 pulau-pulau kecil dan pulau terluar menyimpan kekayaan dan keragaman sumberdaya pesisir dan laut, membuat para masyarakat di sekitar pesisir pantai perairan banten menggantungkan hidupnya di laut begitupun halnya dengan masyarakat pesisir laut yang berada diCilegon tepatnya di desa suralaya, hampir seluruh masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan, cuaca buruk yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah perairan banten khususnya di wilayah perairan suralaya tidak menyurutkan niat para nelayan untuk mencari ikan di laut, walupunDitpolair Polda Banten sudah menghimbau dan memberikan peringatan kepada para masyarakat nelayan untuk tidak melaut ketika cuaca sendang buruk sampai cuaca membaik, tetapi masih ada sebagian nelayan yang tidak mematuhi peringatan tersebut, Ditpolair Polda Banten, dalam melaksanakan tugasnya, yaitu menyelenggarakan fungsi kepolisian perairan yang mencakup patroli termasuk penanganan pertama terhadap tindak pidana dan pencarian dan penyelamatan kecelakaan di wilayah perairan, sertapembinaan masyarakat pantai/perairan jugapembinaan fungsi kepolisian perairan dalam lingkungan polda. tentu saja dalam hal ini memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat baik diminta atau tidak diminta dalam bidang SAR (Search And Rescue) di wilayah perairan ataupun memback up satuan wilayah ( Polda ) dalam kegiatan SAR. -DITPOLAIR POLDA BANTEN-  

Read More »

TIM SAR DITPOLAIR POLDA BANTEN SELAMATKAN PELAJAR SMP TENGGELAM DI LAUT

img-20160918-wa0040

  Tribratanewsbanten.com – Saat berenang di laut bersama teman temannya, Aziz (12) tengelam di laut pelabuhan paku – Anyer kab serangCilegon, korban yang merupakan pelajar SMP ini diduga kelelahan sehingga tidak kuat berenang dan tenggelam minggu (18/9). Brigadir Wawan Irawan anggota jaga tim Sar Dit polair Polda Banten yang mendapat laporan dari masyarakat segera melakukan penyelamatan dan membawa korban ke puskesmas untuk mendapat pertolongan lebih lanjut, jelas Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin kepada tribratanewsbanten.com Petugas menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap gelombang pasang air laut, dan tidak berenang saat cuaca kurang bagus untuk menghindari hal hal yang membahayakan. -humas ditpolair Polda Banten-

Read More »

Kapal Penjual BBM Ilegal di tangkap di Pulao Ampel

Polda Banten Berhasil Tangkap Kapal Diduga Jual-Beli 400 Ribu Liter Premium Ilegal di Tengah Laut Jawa Kepolisian Daerah Banten, akhirnya mengamankan Kapal MT Elektra, yang bermuatan BBM jenis premium sebanyak 400 ribu liter. Kapal jenis tangker ini, didapati telah melakukan kegiatan niaga atau jual beli BBM jenis premium tanpa dilengkapi dengan perijinan dan dokumen yang sah, serta mencari keuntungan dari hasil usaha niaga BBM tersebut. Kepala Kepolisian Daerah Banten, Brigjen Pol Drs Ahmad Dofiri yang langsung datang ke lokasi tempat pengamanan kapal ini, mengungkapkan bahwa BBM yang berada di kapal MT Elektra diketahui berasal dari kapal tangker yang diperoleh dari tengah laut Jawa. BBM itu diperoleh dengan cara membeli sisa dari muatan kapal tangker. Kapal tersebut tertangkap pada hari Jumat tanggal 26 Agustus 2016 sekitar pukul 11.00 Wib di saat kapal sedang sandar di jetty Pelabuhan Pelindo II Cabang Banten, di Desa Pulo Ampel Kabupaten Serang. Untuk yang mengangkut, kemudian meniagakan atau memperdagangkan bahan bakar berupa minyak maupun gas yang tidak ada izin itu jelas ada sanksinya, tegas Kapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri. Tersangka dijerat Pasal 323 ayat 1 UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 600.000.000, (enam ratus juta rupiah), Pasal 53 huruf b dan d UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang pengangkutan dan niaga BBM tanpa izin.

Read More »

DITPOLAIR POLDA BANTEN AMANKAN PENJUAL BOM IKAN

tribratanewsbanten.com – Pada hari Selasa tanggal 16 Agustus 2016 sekira jam 21.15 Wib pihak Kepolisian Perairan Polda Banten berhasil mengamankan seorang tersangka Sdr. Hendra yang diduga menjual bahan peledak (bom ikan) dikontrakannyadi Kp. Cigondang Desa Cigondang Kec, Labuan Pandeglang Banten. Dari penangkapan terhadap Pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa bahan peledak 4 Kg, selanjutnya Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako untuk penyelidikan lebih lanjut.

Read More »

WASPADA! BERENANG DI PERAIRAN BANTEN

tewas-tenggelam-17-07-2016

tribratanewsbanten.com – Tiga warga Kabupaten Tangerang yang berwisata ke Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Minggu (17/) tenggelam akibat terseret arus air laut. Dua diantaranya berhasil diselamatkan sementara satu orang lainnya hingga saat ini belum ditemukan. Kejadian tenggelamnya tiga pemuda tersebut terjadi Minggu (17/7) sekitar pukul 09.45 WIB. Kejadian berawal saat ketiga korban sedang asyik mandi di Pantai Ambon, Desa Bandulu Anyer. Ketiganya adalah Rizki (23), Cecep (29) warga Tangerang Permai dan Agung Priyanto (20) warga Kampung Pasrandu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Tiba-tiba ombak besar menghantam ketiganya sehingga langsung terseret arus. Rizki dan Cecep berhasil diselamatkan petugas Search and Rescue (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serang. Sementara Agung Priyanto belum ditemukan, hilang tergulung ombak “Pencarian terhadap korban tenggelam masih dilakukan oleh Tim SAR BPBD Kabupaten Serang dan masyarakat setempat di lokasi kejadian,” ujar Kepala Sub Bagian Penanggulangan Bencana BPBD Serang, Hotman Siregar. Hingga Minggu (17/7) malam, tim masih menyisir perairan Pantai Anyer untuk mencari korban Agus Priyanto. Sementara itu, pada hari yang sama, Minggu (17/7) sebanyak 5 warga Kota Cilegon terseret ombak di Pantai Tanjung Peni, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Dua orang diantaranya berhasil ditemukan, yakni Yanti (15) warga Kelurahan Dringo, Kecamatan Citangkil dalam kondisi tewas dan Edi Bejo, warga Bebulak Barat, Kelurahan Kebon Dalam, Kecamatan Purwakarta dalam kondisi selamat namun tubuhnya dipenuhi luka akibat terkena karang. Salah satu petugas dari Polair Polda Banten, Kompol Abdul Majid, membenarkan adanya kecelakaan laut di Pantai Tanjung Peni, dengan korban lima orang. “Yang tenggelam sebanyak lima orang, satu diantaranya selamat dan satu lagi dalam kondisi tewas. Sementara 3 orang lainnya masih dalam pencarian,” ujarnya.

Read More »