Home / News

News

Bukber di Tangerang, Kapolda Banten Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

img-20180522-wa0008-01

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolda Banten Brigadir Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan buka puasa bersama di Mesjid Al-Amjad, Puspemkab Tangerang, Senin (21/5/18). Kegiatan bertajuk Safari Ramadan itu turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Tangerang, kalangan ulama, dan unsur masyarakat lainnya. Dalam kesempatan itu, Listyo mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan. Menurutnya, dalam buka puasa bersama terkandung semangat kesetaraan dan kebersamaan. “Bahwa Ramadan sebagai bulan suci harus kita maknai sebagai sarana membersihkan hati dan menjauhi perilaku emosi,” ujarnya. Listyo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengokohkan persaudaraan sesama Islam (ukhuwah Islamiyyah), persaudaraan sesama anal bangsa (ukhuwah wathaniyyah), dan persaudaraan sesama manusia (ukhuwah insaniyyah). Dikatakannya, di Kabupaten Tangerang akan digelar agenda pilkada dan Kabupaten Tangerang juga menjadi salah satu daerah tempat dilaksanakannya perhelatan Asian Games 2018. Sehingga, kata Listyo, kekompakaan seluruh unsur masyarakat harus ada agar agenda-agenda itu dapat berjalan dengan baik. “Kami juga menyampaikan agar masyarakat, dari berbagai latar belakang meneguhkan semangat persatuan Indonesia,” terangnya. Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Polisi H.M. Sabilul Alif berharap, kebersamaan Ramadan mengekalkan persatuan, meneguhkan semangat kesetaraan, dan mengokohkan komitmen bergandeng tangan untuk Indonesia dalam bingkai kebhinekaan. “Dan menu yang paling istimewa untuk berbuka puasa yaitu kehangatan kebersamaan telah tersaji yakni buka puasa dalam balutan silaturahmi,” tukasnya. ………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Asean Games 2018, Kapolda Soroti Segi Keamanan Harus Diperkuat

img-20180517-wa0040

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – 520 personel siap mengamankan gelaran Asean Games 2018 cabang olahraga pentathlon di Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Pelaksanaan dimulai sejak tanggal 29 Agustus s.d 02 September 2018. Kapolda Banten BrigjenPol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, demi kesuksesan serta kelancaran gelaran Asean Games 2018 di Tangerang, dirinya akan menerjunkan ratusan personel gabungan. TNI, Polri, dan kemudian ada juga dari Dinas Perhubungan dipersiapkan. “Untuk Polri sendiri, kita siapkan rekan-rekan dari Brimob, Jihandak, Gegana untuk antsipasi manakala ada ancaman yang terkait dengan aksi teror ataupun Bom, Densus pun juga ikut turun memantau,” kata Kapolda saat pengecekan kesiapan tempat pelaksanaan Asean Games 2018 di Tigaraksa, Tangerang, Kamis (17/05). Dari segi keamanan Kapolda menuturkan ada beberapa segi keamanan yang perlu ditingkatkan. Fasilitas pembatas antara tempat pertandingan dengan area penonton dirasa harus segera dilakukan perbaikan. Untuk jalur masuk bagi masyarakat yang ingin menonton, pihak Kepolisian akan menyediakan pos-pos pemeriksaan. Keperluan personel akan disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan nanti. “Paling tidak ada jalur khusus, dimana masyarakat yang masuk untuk menonton ada area pemeriksaan,” ungkapnya. Pentathlon adalah cabang olahraga yang terdiri dari lima pertandingan yang berbeda. Yang termasuk dari cabang olahraga pentathlon ini antara lain, Berkuda, Lari, Anggar, Renang dan Menembak. (aim) …………………………………………….. Kontributor : Tim Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

520 Personel Gabungan Diterjunkan Untuk Mengamankan Asean Games di Tigaraksa

img-20180517-wa0046-01

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kabupaten Tangerang yang diberi kesempatan menjadi wilayah penyelenggara Sea Games pada bulan Agustus mendatang. Demi menjaga perhelatan Sea Games kondusif, Polda Banten akan menerjundangan 520 personel disetiap titik Venue. Venue Pentatlon yang ditunjuk Pemerintah Pusat di Kabupaten Tangerang merupakan sebuah amanah yang harus dijaga oleh seluruh pihak. Pada tinjauan kali ini, menurut Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, ia akan mengintruksikan sebanyak 520 personel untuk menjaga dan mengamankan penggelaran Sea Games 2018. “520 personel akan kami terjunnya untuk memastikan keamanan Venue yang digunakan dalam cabang olahraga (Cabor) Pentatlon ini,” terang Kapolda, Kamis (17/5/2018). Sebanyak 520 personel yang akan pihaknya terjunkan berupa, anggota Brimob dan Gegana di lokasi pelaksanaan Asian Games di Tigaraksa. “Pengamanan lokasi akan kami fokuskan dengan menerjunkan sebanyak 520 personil dan bekerja sama dengan unsur TNI dan Dishub,” beber Kapolda. Lebih lanjutnya, Brigjen Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, Pengamanan personil akan dimulai sejak tanggal 29 Agustus sampai dengan 2 September 2018. “Terkait adanya aksi teror Polda Banten akan berkoordinasi dengan pihak Densus 88 dalam membantu mengantisipasi jangan sampai terjadinya aksi teror dalam pelaksanaan Asian Games,” jelasnya. Dapat diketahui cabang olahraga pentatlon akan mempertandikan sebanyak lima cabang menjadi satu yaitu Berkuda, Lari, Anggar, Renang dan Menembak, dan saat ini sebanyak enam atlit nasional sudah melakukan latihan bersama sejak 1 Mei 2018. (Yan) ……………………………………………. Kontributor : Tim Editor            : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Hari Pertama Ramadan, Kapolres Bukber Bareng Seniman dan Pegiat Literasi

img-20180517-wa0031-01

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Hari pertama bulan suci Ramadan, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif melaksanakan buka puasa bersama komunitas seniman dan pegiat literasi di Taman Baca Baleraja, kolong Flyover Balaraja, Kamis (17/5/18). Kegiatan yang disebut dengan istilah “Bukber Ngemper” itu merupakan salah satu kegiatan turunan dari Program Ramadan Tangerang Taat (Tertib, Aman, dan Terkendali) Polresta Tangerang. “Selain untuk mendekatkan diri dengan seluruh elemen masyarakat, kegiatan Bukber Ngemper juga sebagai sarana untuk bertukar pikiran, menerima masukan, dan memberikan imbauan,” kata Kapolres. Kapolres menjelaskan, komunitas seniman dan pegiat literasi adalah kelompok masyarakat yang banyak berkontribusi pada perkembangan masyarakat. Kapolres pun mendorong agar orang-orang yang aktif di komunitas seni dan literasi tetap meneruskan pendidikan agar segala cita-cita tercapai. “Semoga dengan kedekatan bersama masyarakat, suasana Ramadan tetap aman dan masyarakat tenang beribadah puasa,” ujarnya. Kapolres memaparkan, selain melaksanakan Bukber Ngemper, segenap jajaran Polresta Tangerang juga melaksanakan program Ramadan lain. Program itu di antaranya Ngabuburit (Ngobrol Bareng Warga Bangun Kemitraan), Timun Suri (Antisipasi Kerumunan Supaya Aman Terkendali), bagi-bagi takjil, dan pengamanan tarawih. “Berbagai program yang dilaksanakan terhimpun dalam Tangerang Taat akronim dari Tangerang Tertib, Aman, dan Terkendali,” terangnya. Program bagi-bagi takjil, kata Kapolres dilaksanakan di seluruh Polsek. Menurutnya, takjil dibagikan kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas. Dikatakan Kapolres, kegiatan Timun Suri dilaksanakan di titik-titik keramaian seperti pusat jajanan takjil. Sedangkan kegiatan Ngabuburit dilaksanakan bersama warga jelang berbuka puasa. “Usai buka puasa, kami membagi pasukan untuk mengamankan tarawih warga,” tukasnya. Ketua Taman Baca Baleraja Erik Kusuma mengapresiasi program Ramadan Polresta Tangerang. Menurutnya, inisiatif Kapolres buka puasa di hari pertama Ramadan bersama komunitas seniman dan pegiat literasi menunjukkan Kapolres memiliki kepekaan mendekatkan diri dengan masyarakat. “Kami merasa terhormat sebab di buka puasa pertama, beliau berkenan melewatinya bersama kami,” terang Erik. …………………….…………………………………… Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Naik Trail, Kapolresta Tangerang Pimpin Patroli Show of Force

img-20180516-wa0018

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif memimpin langsung patroli show of force atau patroli skala besar, Rabu (16/5/18). Patroli itu guna memastikan situasi wilayah dalam keadaan aman dan terkendali. “Kami berpatroli menggunakan motor trail serta kendaraan taktis dilengkapi senjata,” kata Kapolres. Kapolres mengatakan, patroli dilakukan dengan berkeliling wilayah termasuk memantau pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan kantor instansi/perusahaan. Tidak hanya itu, lanjut Kapolres, patroli juga memantau fasilitas rumah ibadah mesjid dan gereja. “Patroli juga masuk ke kawasan-kawasan permukiman serta gang-gang namun tetap mengutamakan kenyamanan dan ketenangan masyarakat,” ujarnya. Kapolres melanjutkan, patroli dilaksanakan sebagai bagian dari operasi pengamanan bulan Ramadan. Selain itu, kata Kapolres, patroli juga untuk mencegah terjadinya aksi-aksi dari kelompok radikal. “Mudah-mudahan denga kerja sama dengan unsur TNI, pemerintah daerah, dan segenap elemen masyarakat, wilayah kita aman dan masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang,” tandasnya. ………………………………………………………….. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Penangkapan Pelaku Pengerusakan Mapolsek Bayah Telah Dapat Restu Dari Toga dan Tomas

640x400_polsek_byh_gotong_j-01

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Kota Serang – Tiga belas pelaku pengerusakan Mapolsek dan aksi pembakaran kendaraan operasional Polsek Bayah kini menempati sel tahanan Mapolda Banten. Penangkapan ke tiga belas pelaku ini telah mendapatkan dukungan dari tokoh agama serta masyarakat setempat. “Kita meminta dukungan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat meminta restu untuk menindak secara hukum para pelaku perusakan. Kami membagi anggota baik Polda dan Polres (Lebak) melakukan penangkapan terhadap pelaku pengrusakan,” ujar Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, di Mapolda Banten, Rabu (16/05) pagi. Menurut Kapolda, kemarahan serta aksi pengerusakan Mapolsek Bayah ini ditengarai dugaan masyarakat dan kelompok nelayanan setempat telah terjadi penangkapan dua nelayan di kawasan pesisir. Sempat mencari tak kunjung ditemukan, akhirnya ramai-ramai warga kunjungi Mapolsek Bayah. “Pihak Polsek menerangkan bahwa tidak adanya penangkapan, warga merasa tidak percaya. Disaat itulah timbul ketegangan dan kemudian mulai melakukan aksi pengrusakan Mapolsek,” tuturnya. Pihak kepolisian mengumpulkan anggota operasional yang bertugas dilapangan untuk melihat satu-persatu anggota kepada kedua korban. Dari sekian anggota, korban mengaku tidak ada mengenali wajah anggota yang melakukan penangkapan terhadap mereka. “Seluruh anggota operasional Reserse, Intel, kita tunjukan satu-satu kami kehadapkan H. Anwar dan Bubun untuk mengetahui apakah benar apa ada anggota yang melakukan penangkapan. Sampai akhir pemeriksaan, korban tidak ada yang mengenali wajah-wajah yang kita tunjukan,” terangnya. Pihak Kepolisian bergerak cepat dengan mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat untuk menjelaskan situasi sebenarnya. Dihadapan mereka, pihaknya menjelaskan terjadi kekeliruan bahwa tidak adanya anggota Polsek Bayah maupun anggota lainnya yang melakukan penangkapan. Untuk mencegah terjadinya hal serupa terhadap pengrusakan Mapolsek dan kendaraan operasional Kepolisian. Kapolda serta jajarannya menjalin komunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat sekitar. “Terkait dengan perisitiwa pengrusakannya sendiri, kami meminta dukungan kepada tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada hal ini tidak bisa dibiarkan. Apabila ini dibiarkan akan menjadi hal yang buruk dan kemungkinan terulang dikemudian hari,” ungkapnya. Sampai saat ini, jajaran Ditreskrimum Polda Banten masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang saat ini tengah dalam pengejaran. Terkait pengrusakan Mapolsek Bayah, 16 orang diamankan untuk menjalani proses hukum. “Dari 16 orang, tiga orang kita kembalikan. Karena memang belum ditemukan adanya alat bukti. Kita lebih pertajam kepada 13 orang yang sudah kita amankan. Tiga orang terkait pembakaran mobil dinas, sisanya 10 orang para pelaku pengrusakan dengan menggunakan kayu dan batu bersama melakukan pengrusakan Mapolsek Bayah,” kata Kapolda. …………………………. Kontributor : Tim Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Mengaku Anggota Intel, Kawanan Bawa Kabur Puluhan Juta Rupiah

20180517_114157-1032x581

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Kota Serang – Penculikan serta pemerasan terhadap pengepul benur (benih lobster) di Bayah, Kabupaten Pandeglang oleh oknum yang mengaku-ngaku sebagai anggota Polisi akhirnya tertangkap. Tiga dari lima tersangka kini sedang ditangani Ditreskrimum Polda Banten untuk melakukan pendalaman kasus tersebut. Pengerusakan kendaraan operasional roda 4 dan Mapolsek Bayah, Resor Pandeglang, Banten, Sabtu (12/05), sekitar pukul 09.00 wib lalu, dipicu oleh lima oknum masyarakat yang mengaku-ngaku sebagai anggota Polisi yang melakukan penangkapan H. Anwar dan Bubun (Pengepul Benur/Korban). Kemudian korban dibawa kedalam mobil salah satu tersangka. Saat dalam perjalanan, beberapa nelayan teman korban berusaha untuk menghalangi mobil. Namun setelah sempat dihalangi, mobil menerobos dan melukai nelayan yang mencoba menghalau laju mobil. “Kejadian inilah yang memicu kemarahan nelayan serta warga. Kemudian mereka bergerak ke Mapolsek Bayah meminta H. Anwar dan Bubun untuk dikeluarkan,” kata Kapolda Banten saat menggelar Press Release di ruang Press Room Mapolda Banten, Selasa (16/05). Saat pihak Polsek Bayah menerangkan bahwa tidak adanya penangkapan, lanjutnya, masyarakat dan kelompok nelayanan tidak serta merta percaya. Tak lama berselang terjadilah ketegangan yang berujung pembakaran kendaraan operasional dan Mapolsek Bayah. “Pihak Polsek menjelaskan bahwa memang tidak ada penangkapan, masyarakat nelayan tidak percaya, mereka marah. Timbul ketegangan, kemudian meningkat akhirnya terjadilah pengerusakan Mapolsek Bayah dan juga terjadi pembakaran terhadap kendaraan-kendaraan dinas,” lanjut Kapolda. Dengan adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian bergerak dengan cepat melakukan pengusutan pelaku yang mengaku sebagai anggota Polisi dan mengumpulkan informasi serta keterangan dari korban. Dari informasi yang didapat, saat itu korban sedang melakukan transaksi kepada pihak pembeli. Tak lama, ada empat orang yang mengaku dari intel Polsek Bayah kemudian membawa korban kedalam mobil. Sempat dibawa berputar-putar kemudian merka diturunkan dijalan, uang hasil penjualan benur diambil. “Ada kurang lebih 6.000 bibit benur yang dibawa oleh mobil tersebut, mereka diturunkan dengan ancaman jangan pergi kemana-mana, nanti klo sampe kemana-mana nanti akan ditangkap,” ujarnya. Pelaku dapat dijerat Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, Pasal 33 tentang perampasan kemerdekaan, dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Barang bukti yang berhasil diamankan 1 buah kendaraan roda 4, 2 handpone, 2 pucuk senjata air softgun jenis revolver, 2 unit motor, uang tunai hasil penjualan benur, dan uang rampasan sebesar Rp.23.550.000,- …………………………………… Kontributor : Tim Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Ribuan Botol Miras Dimusnakan Polres Serang

whatsapp-image-2018-05-14-at-18-00-44

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Polres Serang memusnahkan ribuan miras berbagai merek dan miras jenis oplosan. Miras ini adalah hasil Operasi periode Januari-Mei 2018. Pemusnahan minuman beralkohol ini dilakukan di Depan halaman Sat. Reskrim Polres Serang dipimpin langsung oleh Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K.,M.H. bersama Dandim 0602 Serang, PJU Polres Serang, Kejari Serang,  Ketua DPRD Kabupaten. Serang, Pengadilan Negri (PN) Serang, MUI Kabupaten. Serang, Kapolsek Jajaran Polres Serang, Sat Pol-PP Kabupaten. Serang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat. dan Undangan Lainnya, Selasa (15/5/2018). Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan mengatakan, miras yang dimusnahkan sebanyak 5.410 berbagai merek, 72 botol dan 19 jeriken jenis tradisional dan 956 botol jenis oplosan. Miras ini, menjamur di wilayahnya karena belum ada Perda pelarangan miras. “Jenis minuman miras yang dimusnahkan hari ini adalah Angker bir, Tuak, Ciu,  Anggur Merah,  Kolesom , Mansion, Prost, Rajawali , Stout, dan Intisari, Sebelum dan pada saat Bulan Suci Ramadhan Polres Serang akan senantiasa mempersempit ruang serta membasmi penyakit masyarakat seperti minuman keras (Miras) maupun penyakit masyarakat lainnya dikarenakan dapat berdampak negatif di masyarakat kita.” Kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan. AKBP Indra Gunawan juga mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kestabilan keamanan di wilayah Kabupaten Serang. “Dengan adanya penyebaran radikalisme dan kejadian di wilayah Surabaya, Mapoltestabes Surabaya kita harus bersama-sama menjaga kestabilan keamanan di wilayah Kabupaten Serang agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi dan kita harus bersama-sama untuk mencegah penyebaran paham atau ajaran radikal di wilayah kita.” Ungkapnya. Selain itu, Dandim 0602 Serang, Letkol Czi Harry Praptomo juga mengapresiasi Polres Serang dalam memberantas penyebab penyakit masyarakat yang akan merusak generasi muda di wilayah Kabupaten. Serang sehingga wajib dimusnahkan ” Kami Mengajak semua element masyarakat dan Tokoh agama untuk membantu TNI dan Polri dalam memberantas penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Serang.,” Kata Letkol Czi Harry Praptomo. Sementara, Wakil Ketua MUI Kabupaten Serang Fuad Damanhuri menyampaikan Perihatin atas kejadian di Surabaya mudah-mudahan tidak terjadi di wilayah Banten serta kita harus tetap waspada dan melawan paham atau ajaran radikal diwilayah Kabupaten. Serang secara bersama-sama. “Saya dari MUI mengutuk keras atas kejadian tersebut tidak ada aturan maupun dalil apapun yang mengajarkan kekerasan, apabila kejadian diwilayah Surabaya tersebut terjadi diwilayah Banten yang dikenal oleh wilayah-wilayah lainnya  bahwa Banten adalah sejuta santri seribu ulama maka kita akan malu, oleh karenanya mari bersama sama kepolisian dan aparat lain untuk memberantas paham paham radikalisme.”Ujarnya. …………………………………………………… Kontributor : Humas Polres Serang Editor           : Rusnata Publish         : Aam

Read More »

Polres Pandeglang Gelar Istighosah, Doakan Anggota Polri yang Gugur

whatsapp-image-2018-05-14-at-00-34-02

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Pandeglang- Dalam rangka Mendoakan 6 (enam) Personil Polri yang gugur insiden Mako Brimob Kelapa dua dan Keprihatinan atas kejadian Pengeboman di Surabaya serta menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H, Kapolres Pandeglang AKBP INDRA LUTRIANTO AMSTONO SH., M.Si bersama unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang, MUI Kabupaten Pandeglang, dan kodim 0601 Melaksanakan Kegiatan Istigosah dan dzikir bersama ABUYA MUHTADI. Senin (14/5/2018). Kegiatan yang bertempat di Masjid Agung Ar- Rahman Kab. Pandeglang turut dihadiri oleh HJ. IRNA NARULITA, SE MM (Bupati Pandeglang), H. FERY HASANUDIN, SH,MH (Sekda Kab. Pandeglang), AKBP INDRA LUTRIANTO AMSTONO SH., M.Si (Kapolres Pandeglang), NINA KARTIKA SH.,MH (Kejari Pandeglang), MAYOR SURASA (Perwakilan kodim 0601 Pandeglang), KOMPOL WINARNO (Kabag Ops Polres Pandeglang), KOMPOL ANSORI (Kabag Sumda Polres Pandeglang). AKP SUTOYO (Kasat Intelkam Polres Pandeglang), AKP TESYAR RHOFALDI PRAYITNO (Kasat lantas Polres Pandeglang), AKP SUYANA (Kasat Sabhara Polres Pandeglang), AKP PUPU SYARIPUDIN (Kasat Binmas Polres Pandeglang),  H. AGUS PRIYADI (Asda II Kab. Pandeglang, HJ. IDA (Asda II Kab. Pandeglang), H. SALMAN (Kadis Parawisata Kab. Pandeglang), FAHMI (Kepala BKD Kab. Pandeglang), KH. TB HAMDI MA’ANI (Ketua MUI Kab. Pandeglang), Para Kapolsek Jajaran Polres Pandeglang,  Para Tokoh Agama Kab. Pandeglang, Personil Polres Pandeglang, Personil Yonif 320/BP Pandeglang, Personil Kodim 0601 Pandeglang, dan Para Santri/Santriwati Kab.Pandeglang. Kapolres Pandeglang AKBP INDRA LUTRIANTO AMSTONO SH., M.Si menuturkan istighosah tersebut digelar untuk mendoakan lima anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror yang meninggal pada saat kerusuhan di Rumah Tahanan Teroris Markas Komando Brigade Mobile (Mako Brimob) Kelapa Dua, dan Keprihatinan atas kejadian Pengeboman di Surabaya Depok, Senin (14/5/2018). Sore. ” Terkait kejadian di mako brimob Kelapa 2 ( dua ) ,Tujuan POLRI Adalah bukan untuk menghabisi para Narapidana Terorisme melainkan menyadarkan mereka untuk kembali ke jalan yang benar karena kami telah membentuk Satgas Deradikalisme yang bertujuan memulihkan Ideologi yang dianut oleh para Teroris agar kembali seperti semula. senantiasa kegiatan ini diselenggarakan untuk mendoakan para Arwah Alm. Prajurit Bhayangkara yang meninggal dalam Pelaksanaan tugas akibat Kekejaman Aksi Terorisme. ” kata AKBP INDRA LUTRIANTO AMSTONO. Dalam lanjutannya Kapolres Pandeglang Mengharapkan dukungan dari masyarakat dalam menjaga kamtibmas serta pengawasan terhadap orang yang mencurigakan “Saya akan meningkatkan kembali Pengamanan di Mako Polres Pandeglang, serta mengharapkan dukungan oleh berbagai Intansi maupun masyarakat untuk sama-sama menjaga Kamtibmas merespon setiap Permasalahan serta melaporkan setiap ada Kegiatan yang mencurigakan untuk ditindaklanjuti.” Ungkapnya. Sementara itu, Bupati Pandeglang HJ. IRNA NARULITA, SE MM Mengucapkan Belasungkawa terhadap para anggota bhayangkara yang telah gugur “Saya secara pribadi sangat berduka terkait kejadian di mako brimob kelapa dua, kejadian di Polrestabes Surabaya atas aksi terorisme. Mari kita bersama sama menjaga keamanan khususnya di kab. pandeglang. Mari kita doakan kepada 6 (enam)  anggota POLRI yang gugur atas Kejadian di Mako Brimob kelapa dua, semoga para Alm. Prajurit Bhayangkara diterima iman Islamnya, serta para Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.” Kata Bupati Pandeglang. Kegiatan yang dihadiri oleh 200 (Dua Ratus) Orang Jamaah berjalan dengan aman dan kondusif serta diakhir kegiatan dilaksanakan tanda tangan bersama sebagai pernyataan sikap melawan segala bentuk teror yang meresahkan masyarakat. …………………………………………………… Kontributor : Humas Polres Pandeglang Editor           : Rusnata Publish         : Aam

Read More »

Jelang Ramadan, Polresta Tangerang memusnahkan barang bukti Hasil Operasi Cipkon

whatsapp-image-2018-05-14-at-00-47-54

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang-  Polresta Tangerang memusnahkan barang bukti botol minuman keras (Miras), petasan, dan narkoba Pemusnahan minuman beralkohol, petasan, dan narkoba ini dilakukan di Mapolresta Tangerang, dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. H. M. Sabilul Alif bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, Ketua MUI, perwakilan ormas, dan unsur masyarakat lainnya. Senin (14/5/2018). Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. H. M. Sabilul Alif berharap dengan diadakannya pemusnahan barang bukti botol minuman keras (Miras), petasan, dan narkoba angka kejahatan dapat berkurang. “Semoga dengan dimusnahkannya barang bukti dapat menekan angka kejahatan dan semoga komitmen anti terorisme dapat memperkuat persatuan masyarakat melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme.,” ujar Kapolres. …………………………………………………… Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : Aam

Read More »