Home / News

News

Desember, 2018

  • 12 Desember

    Polresta Tangerang Berhasil Amankan Pengedar 1 Kg Sabu, Kapolda Banten Siap Perketat Pengawasan Narkoba Di Banten

    img-20181212-wa0095

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Miliki narkotika jenis sabu seberat seberat 1.139,9 Gram (1KG Lebih) dua tersangka berinisial EF (49) dan AP (24) diamankan oleh kepolisian Polres Kota Tangerang. Dua diantaranya LW dan DN masih dalam daftar pencarian orang (DPO) Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir menjelaskan kronologi singkat berawal dari tersangka EF di hubungi LW (DPO) untuk mengantarkan sabu kepada DN (DPO). “DN kemudian menghubungi tersangka EF agar barang sabu diserahkan kepada tersangka AP,” ujarnya saat Press Confrense di Polresta Tangerang, 12 Desember 2018. Saat kedua tersangka EF dan AP melakukan transaksi pada Rabu 5 Desember 2018, diparkiran basement B1 C17 Bintaro Jaya Exchange mall tepatnya di Boulevard Bintaro Jaya Sektor VII Kelurahan Pondok Jaya Kecamatan Pondok Aren Kabupaten Tangerang, polisi langsung melakukan penangkapan. Polisi juga berhasil mengamankan satu kilo lebih Sabu dan Narkoba jenis Ekstasi sebanyak 51 Butir, 1 unit timbangan elektrik, 1 buah bong atau alat penghisap sabu, 1 unit mobil merk daihatsu ayla, 1 Unit HP Merk Samsung J7. Kedua tersangka kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan di kenakan pasal ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Guna menangkal penyelundupan narkotika di wilayah banten, Kapolda mengatakan segera memperkuat jalur tikus yang ada di pesisir banten. “Kita perkuat pengawasan di situ sebagai bentuk pencegahan pengawasan dari pada narkotika itu di wilayah banten untuk koordinasi sendiri kita sudah dilakukan berikut juga sudah bekerja sama dengan direktorat empat bareskrim,” paparnya. “Kalau tindakan tegas jelas tindakan tegas terukur kita lakukan itu, karna pengembangan itu kita agar bisa lakukan pencegahan dan penangkapan khasus yang lebih besar,” pungkasnya. (Adm)

  • 12 Desember

    Kapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomsi Tohir, Msi Laksanakan Press Conference Jaringan Pembobol ATM Lintas Daerah.

    whatsapp-image-2018-12-12-at-12-13-56

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi bersama Kapolresta Tangerang beserta jajaran melaksanakan kegiatan Press Conference terkait pengungkapan kasus pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di ruang serbaguna lantai 3 Mapolresta Tangerang, Rabu (12/12/2018) . Kapolda Banten menyampaikan bahwa pengungkapan kasusnya tak lepas dari Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif SIK serta Kasat Reskrim AKP Gogo Galesung dan Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega membekuk 3 tersangka dan masih memburu 3 tersangka lainnya dari kasus yang meresahkan masyarakat itu. Ketiga tersangka yang sudah dibekuk adalah MJS (51) warga Kampung Kebon Kalapa, Kecamatan Psarkemis, Kabupaten Tangerang, IZ (25) warga Kelurahan Bailangu, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, UN (47) warga Keluarahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Sedangkan 3 tersangka lain yakni ER, RD alias Joko, dan Oyok ditetapkan sebagai daftar pencarian orang. Adapun kronologis peristiwa pidana itu berawal dari laporan Masyarakat. Tim Satreskrim Polresta Tangerang kemudian melakukan pendalaman atas laporan itu. Pada tanggal 2 Desember 2018, Tim Satreskrim Polresta Tangerang berkoordinasi dengan tim dari Polres Serang. Koordinasi itu dilakukan agar upaya penangkapan para pelaku bobol ATM lintas daerah itu dapat berjalan dengan baik. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa komplotan ini telah beraksi di beberapa daerah di Indonesia seperti di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dan berhasil membawa lari uang sebesar Rp220 juta. Kemudian di daerah Salatiga berhasil menggondol sekitar Rp60 juta. Di wilayah Banten yakni Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. Di wilayah Serang dan Kabupaten Tangerang, komplotan ini diperkirakan berhasil meraup uang kejahatan sebesar hampir Rp1 miliar. Dari informasi yang didapat, komplotan ini 3 kali melakukan aksinya di wilayah Banten yaitu tanggal 19 dan 27 Oktober 2018 serta 6 November 2018. Setelah berhasil mengidentifikasi para tersangka, polisi langsung melakukan penangkapan kepada tersangka MJS di persembunyiannya di Perumahan Flamboyan, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang pada 3 Desember 2018. Keterangan yang diberikan MJS mengarahkan polisi untuk meringkus tersangka lain yaitu IZ yang diciduk di daerah Tanah Abang, Jakarta. Tersangka IZ kemudian memberi keterangan bahwa tersangka UN bersembunyi di kediaman saudaranya di daerah Priuk Gembor, Kota Tangerang. Pada saat para tersangka diminta menunjukkan lokasi disembunyikannya alat-alat yang digunakan untuk aksi kejahatan, ketiga tersangka mencoba melawan dan melarikan diri. Polisi pun mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki ketiga tersangka. Kepada polisi, para tersangka mengaku membobol mesin ATM dengan modus menjebol atap plafon dan membobol mesin ATM dengan alat las. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan alat-alat yang diduga digunakan para tersangka saat melancarkan aksi jahatnya. Alat-alat itu diantaranya 1 buah tabung oksigen, gergaji, tang, kunci pas, kunci inggris, dan blender potong. “Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka kini harus mendekam di tahanan Polresta Tangerang. Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara itu, polisi memastikan akan terus mengepung tersangka lain yang sudah menjadi DPO,”tutup Kapolda (adm)

  • 12 Desember

    Wakapolda Banten, Pimpin Gelar Rapat Kordinasi Eksternal Operasi Lilin Kalimaya 2018

    whatsapp-image-2018-12-12-at-16-13-16

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Guna mempersiapkan pengamanan Natal dan malam pergantian Tahun Baru 2018/2019, Polda Banten menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (RAKOR) Eksternal Operasi Lilin Kalimaya 2018. Selain dihadiri para Pejabat Utama Polda Banten dan TNI, kegiatan yang digelar di gedung serbaguna Mapolda Banten tersebut, turut dihadiri oleh perwakilan stakholder terkait, seperti dari Dishub, ASDP, BPBD, dan lainnya. Ditemui usai kegiatan, Wakpolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan dalam keterangannya menyampaikan, bahwa kegiatan Rakor tersebut untuk menjadi bahan evaluasi bagi para personel dalam mengamankan berlangsungnya  Natal dan Tahun Baru. “Hari ini kita lakukan rapat koordinasi dengan para pemangku kepetingan guna mempersiapkan pengamanan Natal dan Tahun Baru mendatang. Sebagaimana lazimnya beberapa tahun lalu kita lakukan kegiatan tentu kita awali dengan evaluasi, untuk melihat kekurangan dari tahun sebelumnya, supaya bisa kita antisipasi. Dan kita tadi sudah sepaham bahwa, beberapa permasalahan yang harus kita antisipasi adalah berkaitan dengan pengamanan seperti tempat-tempat ibadah, pengamanan baik rute maupun tempat yang menjadi lokasi keramaian malam tahun baru. Sebab, Banten merupakan potensi wilayah wisata. Untuk itu kita perlu mengamankan masyarakat Banten maupun dari wilayah lain,” ujar Wakapolda Banten. Wakapolda kembali menjelaskan, bahwa kekuatan personel yang akan disiapkan Polda Banten untuk lakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru nanti berjumlah 1.534 personel. “Jumlah personel tersebut  belum ditambah dari personil TNI dan para stakholder lain, dan kita akan kerahkan untuk menjaga tempat-tempat ibadah serta area wisata yang menjadi tempat favorit masyarakat merayakan malam pergantian tahun baru,” katanya. Wakapolda menambahkan, selain tempat ibadah dan wisata, dirinya juga mengintruksikan para personel gabungan nanti untuk mengamankan wilayah yang rentan terjadi bencana. “Kita pun juga akan mengantisipasi bila terjadi bencana. Dimana kita telah berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sehingga sedini mungkin kita bisa mengantisipasi menimbulkan korban. Serta kita akan menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan yang akan kita sebar di titik-titik terkait ,” pungkas Wakapolda. (adm)

  • 11 Desember

    19 Peserta CPNS Polri di Banten Ikuti Seleksi Kompetensi Bidang

    whatsapp-image-2018-12-11-at-14-26-27-1

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Kota Serang – Biro SDM Polda Banten kembali menggelar Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polri tahun 2018. Peserta CPNS Polri yang saat ini tersisa 19 dari 83 orang pagi tadi usai mengikuti ujian SKB aspek pengetahuan dengan Computer Assisted Tes (CAT) di UPT BKN Kota Serang, Selasa (11/12/2018). “Tujuan dari pelaksanaan SKB aspek pengetahuan adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan peserta sesuai bidangnya masing-masing,” ungkap Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Langgeng Purnomo saat meninjau kesiapan pelaksanaan tes CAT. Menurutnya, pelaksanaan tes dengan CAT ini lebih mudah. Hasil atau nilai dapat diketahui secara real time ketika ujian selesai. Dengan begitu, tidak ada celah bagi pelaku untuk melakukan praktek KKN. “SKB menggunakan CAT, untuk menghilangkan praktek KKN dalam pengadaan CPNS. Sehingga peserta langsung berinteraksi dengan sistem komputer, bukan lagi dengan manusia. Kemudian hasilnyapun langsung diketahui oleh peserta (real time) setelah pelaksanaan ujian selesa,” kata Karo SDM Polda Banten. Kasubbagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Banten Kompol Mujib menambahkan bahwa hasil tes SKB aspek pengetahuan saat ini tidak menggugurkan. “Masih ada uji aspek lanjutan, nanti diadakan tes kembali hari senin depan (17 Desember 2018-red). Aspek perilaku dan praktek yang akan diujikan nantinya akan diakumulasi untuk mendapatkan nilai keseluruhan,” terang Kompol Mujib. Kepala UPT BKN Serang Juardi mengungkapkan, ketentuan kelulusan pada tahun 2018 berbeda jika dibandingkan pada tahun sebelumnya. Jika tahun lalu kelulusan CPNS ditentukan nilai batas minimum, tahun ini peserta harus berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai tertinggi dan menempati ranking 1 sampai 3. “Ketentuan kelulusan adalah ranking, sekarang persaingannya di angka. Angka atau nilai yang tertinggi ketika diranking itulah yang berhak untuk menjadi CPNS,” ujar Kepala UPT BKN Serang Juardi.

  • 11 Desember

    Ratusan Penyidik Polri dan PPNS Ikuti Pelatihan, Jangan Beri Celah Pelaku Kejahatan Di Tanah Banten

    img-20181211-wa0046

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang, – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Banten menggelar pembinaan dan pelatihan peningkatan kemampuan penyidik Polri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Hotel Ledian Kota Serang Banten, Selasa (11/12/2018). Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan yang didampingi Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Abdul Karim bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang tindak pidana khusus di Wilayah Hukum Polda Banten. Dalam seminar tersebut Wakapolda banten Kombes Pol Tomex Korniawan mengatakan, jika modus kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku telah semakin canggih dan terorginasir. Maka dari itu Polri dituntut untuk melakukan penegakan hukum secara profesional dan tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta memperkuat harkamtibmas dengan mengikuti perkembangan zaman dan tekhnologi di tanah air. “saat ini masyarakat memiliki stigma negatif dengan proses penegakan hukum yang dilakukan oleh polri, masyarakat menganggap penyidikan belum maksimal, maka diharapkan Penyidik Polri dan PPNS dapat memaksimalkan pelatihan ini, dan dapat melaksanakan penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel serta saling berkoordinasi,”Kata Wakapolda Banten. Dengan melakukan pembinaan dan pelatihan peningkatan kemampuan penyidik polri dan PPNS tindak pidana khusus wilayah hukum Polda Banten, diharapkan ratusan peserta yang merupakan penyidik dari fungsi reserse seluruh jajaran Polda Banten dapat mewujudkan penegakan hukum yang promoter demi stabilitas Kamtibmas menjelang pilpres tahun 2019. “Setelah mendapatkan pembekalan disini, kami berharap rekan-rekan penyidik Polri maupun PPNS yang hadir dikesempatan ini dapat melakukan tugas dan fungsi nya lebih baik lagi dalam mengungkap sebuah kasus, ikuti perkembangan zaman dan tekhnologi dan jangan beri celah pelaku kejahatan untuk tumbuh di Wilkum Polda Banten,”Pungkas Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan.

  • 10 Desember

    Unit Reskrim Polsek Tigaraksa Amankan Dua pelaku Narkoba

    img_20181210_202412

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Tim unit Reskrim Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, dengan menangkap dua pelaku yang bernama RK (30) dan YD (27) di Jalan Aria Jaya Santika, Kampung. Pasurnangka, Desa. Pasurnangka, Kec. Tigaraksa, Kab. Tangerang, Kamis (06/12/2018) sekira jam 11.30 WIB Dari penyelidikan dan penggeledahan terhadap tersangka RK (30) dan YD (27) Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu plastik bening berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu, seberat 0,20 Gram. Kapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK ,Senin Pagi (10/12/2018) membenarkan atas penangkapan tersangka pidana Narkoba jenis Shabu berdasarkan Nomor LP.A / 10 / XII / 2018 / Sek-Tgrs tanggal 06 Desember 2018. “Penyidik Polsek Tigakarsa Polresta Tangerang, sedang melakukan penyidikan terhadap asal usul barang haram tersebut, dan akan terus memberantas peredaran narkoba di wilayah banten. Dengan Pengungkapan ini, selain menunjukkan komitment Polri dalam menegakkan hukum bagi setiap pelaku peredaran narkoba, juga terus berupaya untuk melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap peredaran narkoba,”Kata Kabid Humas Polda Banten Pengungkapan kasus ini berawal Kamis (06/12/2018) sekira pukul 11.00 wib, petugas mendapatkan informasi dari warga bahwa di Kampung Pasirnangka Kecamatan tigaraksa Kabupaten Tangerang sering terjadi transaksi narkotika. Selanjutnya anggota opsnal dari polsek Tigaraksa melakukan penyelidikan dan di perjalanan di jalan raya Aria jaya Santika melihat dua orang yang mengendarai sepeda motor berboncengan satu orang laki-laki dan satu orang perempuan sesuai dengan ciri-ciri yang di informasikan dan dilaksanakan penggeledahan terhadap tersangka. Saat penggledahan pada RK (30) dan YD (27), ditemukan 1 bungkus plastik bening yang berisi kristal yang di duga narkotika jenis sabu. “Saat ini tersangka bersama barang bukti kita amankan ke Polsek Tigaraksa untuk proses hukum lebih lanjut,” Ujar Kabid Humas. Para pelaku dapat dijerat pasal 114 ayat 2 dan 111 ayat 2 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara. (adm)

  • 10 Desember

    Polres Serang Kota Laksanakan Giat Safari Religi Bersama Masyarakat 

    img-20181210-wa0025

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Kota Serang – Memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terus dilaksanakan oleh anggota Kepolisian yang bertugas dibagian Satbinmas dan Bhabinkhantibmas Polres Serang Kota. Tim mengunjungi serta melakukan kegiatan bersama masyarakat ditempat Ibadah. Kenaikan dari Type B ke Type A Polda Banten oleh Kapolri beberapa hari yang lalu, membuat anggota Satbinmas Polres Serang Kota berusaha agar selalu menjalankan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK Senin pagi (10/12/2018) pukul 06.00 WIB menyebutkan bahwa sebagaimana intruksi pimpinan untuk selalu menekankan agar selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya yang ada di wilayah hukum Polres Serang Kota Polda Banten. Ditambahkan Edy, dalam memberikan pelayanan yang terbaik tersebut, salah satunya dilakukan oleh anggota Satbinmas dan Bhabinkamtibmas Polres Serang Kota dengan kegiatan sambang, anjangsana serta kunjungan kepada masyarakat dengan memberikan pesan-pesan Kamtibmas. Selanjutnya, memberikan pesan jangan sampai terprovokasi berita HOAX di medsos agar disikapi dengan bijak dan menyampaikan pesan bahwa Polri turut mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 yang Aman, Damai Sejuk Selain kegiatan tersebut, Kabid Humas menjelaskan bahwa masih ada program yang lainnya yang dilakukan oleh Satbinmas Polres Serang Kota yaitu dinamakan Safari Religi. Yang mana pada kegiatan ini, anggota melaksanakan kegiatan bersama warga ditempat Ibadah, seperti subuh berjemaah, menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW serta mengunjungi ulama di ponpes yang ada di wilayah mereka.

  • 9 Desember

    Hadiri Peringatan Maulid Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolres Serang Ajak Masyarakat Mengawal Jalannya pemilu 2019

    img-20181209-wa0049

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Majelis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran menggelar Peringatan Maulid Maulid Nabi Muhammad SAW dan istigosah kebangsaan yang dilaksanakan di Majelis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran Kampung Cijungjang Desa Cikeusal Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan S.IK didampingi Waka Polres Serang, Kapolsek Cikeusal bersama TNI, Ulama dan Masyarakat , menghadiri Peringatan Maulid Maulid Nabi Muhammad SAW dan istigosah kebangsaan yang mengusung tema berani bersatu untuk Indonesia , Minggu (09/12/2018) KH. Elang Mangkubumi selaku penanggung jawab acara menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga Cikeusal yang sudah hadir dalam kegitan acara Maulid Nabi ini “Mari kita disini bersama-sama saling memperjuangkan bangsa ini dengan menjaga tanah air kita dan jangan pernah terprovokasi terhadap orang-orang yang ingin menghancurkan pancasila, ” Ujar KH. Elang Mangkubumi Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan S.IK mengatakan kepada warga harus saling dapat bekerja sama agar dapat berkehidupan baik dan berbangsa bertanah air Indonesia, serta warga dapat bijak dalam menanggapi pemberitaan di media sosial “Saya mengajak kepada masyarakat disini ikut mengawal berjalannya pemilu yang akan kita hadapi serta jangan pernah langsung menanggapi adanya pemberitaan yang belum tentu benar kebenarannya lewat media sosial, Bilamana kita mendapatkan informasi lewat media sosial maka janganlah pernah langsung membenarkan informasi tersebut tetapi cobalah cari kebenarannya terlebih dahulu agar informasi yang kita sebarkan kembali tersebut benar adanya, ” Kata Kapolres Serang. Kemudian acara dilanjutkan dengan Ikrar Berani Bersatu Untuk Indonesia yang dipimpin oleh KH. Elang Mangkubumi dan dilanjutkan kembali dengan Pembacaan Maulid Nabi oleh Habib Noval Alkaff. (Am/id)  

  • 9 Desember

    Patroli R4 Sebagai Wujud Memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat

    img-20181209-wa0045

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Cilegon- Personil Direktorat Samapta Polda Banten di Bawah Komando Kombes Pol Jondrial SiK, sangat aktif dalam melaksanakan kegiatan Patroli Roda Empat di wilayah hukum Polda Banten. Pada Hari Sabtu, 08 Desember 2018 Personil Direktorat Samapta Polda Banten menyisir Area Jalan PT.MITSUBISHI (LINGKAR SELATAN), PERUMNAS CIRACAS (SERANG), KANTOR DEPARTEMEN AGAMA (KP3B) Dengan Menghampiri beberapa petugas keamanan yang sedang berjaga, warga, dan pemuda sekitar, lalu personil Memberikan himbauan untuk selalu berhati hati dan selalu waspada. Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardy menjelaskan Dengan dilaksanakannya Patroli R4 Bertujuan untuk Memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sehingga situasi keamanan di wilayah banten menjadi kondusif. “Jadi dengan dilaksanakannya Patroli R4 ini diharapkan kami dari kepolisian dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat,” Kata Kabidhumas Polda Banten, Minggu (09/12/208) Dalam kegiatan ini, Lanjut Kabidhumas Polda Banten mengatakan Personil Direktorat Samapta Polda Banten Berdialog dan menghimbau kepada petugas keamanan selama Patroli R4 “Kami Berdialog dengan Security PT.Mitsubishi motor (KRAMATWATU) dan dengan SECURITY kantor departemen Agama provinsi Banten, kami menanyakan situasi Kamtibmas saat berjaga malam hari,dan menghimbau agar jika terjadi aksi balap liar dapat langsung menghubungi Pihak yg berwenang, serta menghimbau agar selalu mengontrol daerah Dealer, dan kantor departemen guna mengantisipasi aksi pencurian., ” ujarnya. Selama pelaksanaan Patroli Roda Empat Situasi jalur yang di lewati Personil Direktorat Samapta Polda Banten Patroli dalam keadaan aman dan kondusif, tidak ditemukan adanya laka lantas maupun kriminalitas.(am/id/rus)

  • 9 Desember

    Antisipasi Pelaku Kejahatan, Personil Polsek Cikedal Gelar operasi cipta kondisi

    img-20181209-wa0040

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Lebak- dalam rangka antisipasi adanya kejahatan jalanan, Kepolisian Sektor (Polsek) Cikedal Polres Pandeglang menggelar operasi cipta kondisi (Ops Cipkon) dengan sasaran Pelaku kejahatan jalanan atau premanisme yang meresahkan masyarakat. di Kampung Bojong Canar Desa Cipicung dan di Kampung Kadusuluh Desa Karyasari Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang minggu (9/12/18). Operasi Cipta kondisi Dipimpin Oleh dipimpin oleh Iptu M. Samsuri dan tiga anggota Bripka Ervan Alfian Pratama, Brigadir Masudin, Brigadir Andi Nasrul Hajir. Kapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK, mengatakan bahwa kegiatan Operasi Cipta kondisi digelar sesuai dengan Comander wish kapolda banten tentang implementasi Peningkatan Type Polda Banten yang saat ini menjadi Type A dan komitmen Polda Banten untuk wujudkan kamtibmas dengan hadirkan polisi dimana-dimana dan dimana-dimana ada polisi “kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan target sasaran Operasi Kejahatan Jalanan ini yaitu para pelaku kejahatan jalanan atau peremanisme yang meresahkan masyarakat yang berada di Kampung Bojong Canar Desa Cipicung dan di Kampung Kadusuluh Desa Karyasari Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten dapat berjalan aman dan kondusif, “Kata Kabidhumas Polda Banten Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono melalui Iptu M. Samsuri yang memimpin jalannya operasi cipta kondisi mengatakan personil Polsek Cikedal Polres Pandeglang Melakukan pemeriksaan terhadap warung warung yang diduga melakukan penjualan minum minuman keras, dan Memeriksa kelengkapan para pengendara sepeda motor yang sedang nongkrong nongkrong dipinggir jalan baik kelengkapan kendaraannya maupun kelengkapan pribadinya, termasuk barang bawaannya. “Hasil dari Kegiatan operasi cipta kondisi (Ops Cipkon) tidak didapati minum minuman keras, dan tidak ditemukan benda benda yang diduga untuk digunakan untuk melakukan kejahatan, ” Ujarnya (am/id)