DIR RESKRIMSUS POLDA BANTEN UNGKAP TAHU MENGGUNAKAN KAPORIT

img-20160825-wa0239
Sub Dit 1 Direktorat Reserse Kriminal Khusus bersama penyidik PPNS dan Lab BPOM berhasil mengungkap industri rumah tangga yang memproduksi tahu yang diduga menggunakan bahan campuran Peroxide. Rumah Tangga tersebut berada di Kp. Julang, Desa Julang Kec. Cikande. Pemilik bernama Sdr. Wahyu langsung diamankan untuk kemudian dimintai keterangannya di Polda Banten. Dari hasil kegiatan tersebut Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa tahu mentah berwarna putih, tahu yang telah di goreng, serta cairan Peroxide. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan pengecekan oleh petugas Lab BPOM Kab. Serang.

Berikut ini adalah bahaya mengkonsumsi peroxide:

1. Luka Bakar
Ketika hidrogen peroxide terkena luka atau bagian kulit yang luas maka juga bisa menyebabkan luka bakar yang serius. Pada awalnya memang hanya terasa perih dan kurang nyaman.
2. Muntah
Hidrogen peroxide yang tertelan juga bisa menyebabkan muntah dan nyeri perut yang sangat kuat. Hal ini terjadi ketika bahan peroxide bisa menyebabkan terbentuknya gelembung yang berada di dalam perut. Hasilnya maka orang yang menelan bahan ini akan muntah.
3. Luka Lambung.
Ketika Hidrogen peroxide tertelan maka juga bisa menyebabkan nyeri dan luka lambung. Luka lambung terjadi sebab ada bagian selaput tipis pada lambung yang tidak tahan terhadap luka bakar dari hidrogen peroxide.
4. Kerusakan Fungsi Hati dan Ginjal.
(Menurut kepala BPOM) ketika peroxide dikonsumsi terus menerus maka akan mempengaruhi kerja fungsi hati dan ginjal.

About

Check Also

Kapolda Banten: Aparat Sehat Prima, Warga akan Terlindungi

SERANG — Warga akan terlindungi dari ancaman Covid-19 jika selama operasi Peniadaan Mudik Idul Fitri, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *