Kapolda Banten Buka Rakornas II Workshop Kaderisasi dan Paradigma PB-PMII : Mengenal Republik dengan Islam Indonesia

img-20170111-wa0010

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Workshop Kaderisasi dan Paradigma Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB-PMII) di Pondok Pesantren Al-Fatoniyah Sempu Serang, Banten.

Tepat pukul 15.00 WIB, Rabu (11/01), Rakornas II PB-PMII yang dibuka oleh Kapolda Banten ini mengangkat tema “Mengenal Republik dengan Islam Indonesia”. Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin turut mendampingi kegiatan pembukaan tersebut yang diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen mahasiswa, tokoh agama dan masyarakat.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau yang disingkat dengan PMII adalah sebuah organisasi kemahasiswaan yang berdiri pada tanggal 17 April tahun 1960 di Surabaya. Adapun ketua umum pertama PMII bernama Mahbub Djunaedi.

Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyambut baik kegiatan PMII ini. Ia berharap dapat menjadikan kader PMII yang berjiwa islam dan nasionalis.

“Indonesia akan menjadi negara produsen apabila anak muda sekarang mempunyai arah yang baik” ujar Listyo Sigit Prabowo.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) lahir karena menjadi suatu kebutuhan dalam menjawab tantangan zaman. Berdirinya organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia bermula dengan adanya hasrat kuat para mahasiswa NU untuk mendirikan organisasi mahasiswa yang berideologi Ahlusssunnah wal Jama’ah.

Acara yang sejatinya dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo hanya diwakilkan Sekertaris Kemendagri Budi Prasetyo.

Selain Budi Prasetyo, dihadiri pula Asda 1 Provinsi Banten H Anwar Mas’ud, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, Setda 1 Kota Serang, Pimpinan Ponpes Al-Fatoniyah, Ketua PB-PMII Amirudin Ma’ruf, dan Ketua PKC PMII Banten Muktar Ansori Arijani.

About

Check Also

Kapolres Cilegon : Wisatawan Selain Warga Banten Akan diputer Balik

Cilegon- Saat ini Pandemi Covid19 masih berlangsung di Negara Kita sehingga pencegahan kerumunan, Pencegahan untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *