Bawa K-9, Kapolresta Tangerang Pimpin Pasukan Pengamanan Cegah Sweeping

whatsapp-image-2017-12-21-at-16-12-35

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolres Kota Tangerang AKBP M Sabilul Alif memimpin penempatan personel pengamanan di pusat perbelanjaan, kafe, dan restoran pada Kamis (21/12). Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi unsur TNI dan unsur pemerintah daerah.

Kapolres terpantau membawa beberapa personel bersenjata laras panjang. Tidak hanya itu, Kapolres juga turut membawa K-9 atau anjing pelacak.

“Hari ini kita tempatkan personel di pusat-pusat keramaian untuk mengantisipasi adanya aksi sweeping terkait penggunaan atribut keagamaan,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan, dirinya turun langsung memimpin karena turut memberikan sosialisasi kepada para pengelola usaha. Sosialisasi yang disampaikan, kata Kapolres, adalah agar para pengelola usaha tidak memaksa pekerjanya untuk menggunakan atribut tertentu.

“Jika memang penggunaan atribut itu berdasarkan kerelaan atau tidak atas paksaan, maka hal itu silakan saja dilakukan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, kepolisian tidak dalam konteks melarang atau tidak melarang soal penggunaan atribut keagamaan. Hal itu, menurut Kapolres, bukan kewenangan kepolisian. Dikatakannya, kepolisian hanya mengimbau agar tidak ada pemaksaan yang bisa mengakibatkan adanya gesekkan.

“Jadi fokusnya bukan soal boleh atau tidak boleh. Kami hanya mengajak agar saling menghormati sehingga tercipta kerukunan dan harmonisasi. Seperti yang sudah saya sampaikan, jika memang sukarela maka tidak ada masalah,” terangnya.

Terkait sweeping, Kapolres menyatakan, tidak boleh ada siapa pun dan dengan alasan apa pun melakukan sweeping. Segala bentuk keberatan atau hal lainya, kata Kapolres, harus segera dikomunikasikan kepada kepolisian agar segera mendapat penanganan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kepada pengelola usaha, saya menyampaikan untuk segera melaporkan apabila ada indikasi sweeping dari kelompok mana pun,” ungkap Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, Polresta Tangerang sudah melaksanakan konsep personal aproaching atau pendekatan personal bahkan emosional kepada kelompok atau individu yang berpotensi melakukan atau menggerakkan aksi sweeping.

Dengan pendekatan lunak itu, kata Kapolres, beberapa pihak yang berpotensi melakukan sweeping sudah menyatakan tidak akan melakukan aksi itu dan bahkan menyatakan siap untuk turut membantu mengamankan.

“Sejauh ini, situasi dalam keadaan kondusif dan kami siap bekerja keras untuk memelihara situasi aman dan nyaman ini,” tandasnya.

…………………………….
Penulis : andriatna
Editor   : Muridi
Publish : iman

About

Check Also

Tinjau Vaksinasi di Bandung, Panglima dan Kapolri Berharap Program Vaksinasi Presiden 1 Juta 1 Hari Tercapai

BANDUNG- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehtan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *