Resmikan Sarpras Kepolisian dan Solo Smart City, Kapolri: Pelayanan Publik Mudah dan Tak Berbelit-Belit

Jawa Tengah – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Gedung Mako Polresta Surakarta, Gedung Satpas SIM Polres Sukoharjo, Gedung Satpas SIM Polres Wonogiri, Rusun Polresta Banyumas, Rusun Polres
Demak, hingga me-launching Solo Smart City.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit berharap, diresmikannya sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) kepolisian dan Solo Smart City tersebut sejalan dengan semangat konsep Presisi terkait transformasi pelayanan publik.

Sigit berharap, dengan dilakukannya hal tersebut, pelayanan terhadap masyarakat akan berjalan semakin optimal. Yang paling terpenting adalah, kata Sigit, masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dan tidak berbelit-belit.

“Jadi, dari rangkaian, peresmian yang kita laksanakan tadi, tentunya adalah, bagaimana tujuan kita, khususnya kami di Polri untuk wujudkan transformasi pelayanan publik. Sehingga pelayanan semakin baik dirasakan oleh Masyarakat dengan pelayanan yang tidak berbelit-belit dan dirasakan mudah. Ini tentunya hal-hal yang kita harapkan. Kedepan, bisa betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” kata Sigit dalam kegiatan tersebut di Polresta Surakarta, Jumat (18/2/2022).

Terkait Solo Smart City, mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan bahwa, konsep tersebut merupakan perpaduan antara pihak Kepolisian dengan seluruh stakeholder di Pemerintah Kota Solo.

Menurutnya, kedepan Polri dan Pemkot Solo akan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada.

“Untuk kemudian bersama-sama bisa memberikan pelayanan yang bersifat Command Center, Emergency Command Center terhadap peristiwa yang terjadi dan kemudian membutuhkan pelayanan cepat,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Dengan sistem integrasi ini, kata Sigit, nantinya akan saling mengisi untuk segera memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan cepat. Dicontohkan apabila terjadinya aksi kriminalitas, kebakaran, dan kecelakaan.

“Dimana masing-masing fungsi dengan satu sistem pelayanan yang ada ini kemudian terkoneksi dengan cepat. Anggota-anggota yang di lapangan melakukan langkah mulai dari mencari, mengamankan, menangkap pelaku dan secara cepat melakukan pemadaman. Ini bisa kita laksanakan dengan baik dan itu semua karena adanya kolaborasi dan integrasi yang kita laksanakan,” ucap Sigit.

Sigit berharap, Solo Smart City ini kedepannya akan terus ditingkatkan untuk menjadi semakin lebih baik. Serta dilakukan evaluasi dengan melakukan perbandingan konsep smart city yang ada di dunia.

“Kita harapkan, Solo Smart city ini bisa menjadi role model yang kemudian kita replikasi, untuk kita kembangkan di kota lain. Bukan hanya tingkat kabupaten, namun juga kita kembangkan di tingkat provinsi. Nanti kedepan kita bisa kembangkan di tingkat nasional atau tingkat lebih besar. Itu tentu menjadi harapan kita. Kita mulai dari Solo Smart City,” papar Sigit.

Sigit menuturkan, konsep integrasi ini dilakukan di Solo, lantaran seluruh stakeholdernya telah siap untuk berkolaborasi serta bersinergi guna memberikan pelayanan masyarakat yang jauh lebih baik lagi.

“Yang paling penting adalah bagaimana kemudian Solo Smart City betul-betul sebagai bentuk pelayanan publik yang dirasakan masyarakat Solo. Sehingga membuat Solo semakin nyaman, aman dan ngangenin, sebagai destinasi wisata dan destinasi-destinasi lain yang akan memanfaatkan Kota Solo yang telah memiliki konsep ini,” tutup Sigit.

Wakapolda Banten Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak di Kabupaten Pandeglang



Pandeglang – Dalam rangka akselerasi vaksinasi, Wakapolda Banten BJP Drs. Ery Nursatari didampingi Pejabat Utama Polda Banten mengikuti pelaksanaan Zoom Meeting Vaksinasi Serentak Pimpinan Kapolri di Puskesmas Cipeucang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang pada Jumat (18/02).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten BJP Drs. Ery Nursatari didampingi Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah, Wadanyon 320/Badak Putih Mayor Inf Era, Kejari Pandeglang Suwarno, Setda Pandeglang Taufik, Kapolsek Cimanuk AKP Apuy, Danramil Cimanuk Kapten Inf Kasimun, Camat Cipeucang Yayat Hidayat serta Kepala Puskesmas Cipeucang H. Baehaki.

Wakapolda Banten merespons positif terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak di Puskesmas Cipeucang Pandeglang dan mendukung akselerasi vaksinasi Covid-19. “Terimakasih atas pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak di Pandeglang saat ini, diadakan serentak diseluruh Polda untuk akselerasi vaksinasi bagi masyarakat,” ujar Kapolda.

Adapun peserta dalam vaksinasi ini adalah masyarakat sekitar dengan jumlah sebanyak 1000 dosis vaksin jenis Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer dosis kesatu, kedua serta dosis ketiga Booster didukung 25 tim vaksinator dari Puskesmas Cipeucang, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang dan Sie Dokkes Polres Pandeglang. “Saya melihat masyarakat antusias untuk divaksin hari ini, meskipun cuaca hujan, namun tidak menyurutkan animo masyarakat,” Ery Nursatari.

Selain melaksanakan vaksinasi, Wakapolda Banten pada acara yang sama juga memberikan sejumlah paket sembako. “Selain vaksinasi, kami mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19,” tambah Ery Nursatari.

Wakapolda Banten berharap dengan dilaksanakannya Program Vaksinasi Covid-19 Serentak ini dapat mencegah peningkatan jumlah kasus Covid-19 dan mereduksi fatalitas dampak Covid-19. “Vaksinasi Covid-19 serentak ini, kami berharap tidak muncul peningkatan angka konfirmasi Covid-19 dan mereduksi fatalitas Covid-19,” tegas Ery.

Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi dan memberikan paket sembako kepada warga, Kapolda Banten langsung mengikuti zoom meeting vaksinasi Covid-19 serentak yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. (Bidhumas)

Gelar Vaksinasi di Candi Borobudur, Kapolri: Percepatan di Tempat Wisata yang Interaksi Tinggi


Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak di 34 provinsi di Indonesia. Kali ini, Kapolri meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/2/2022).

Sigit mengatakan, kegiatan vaksinasi massal pada hari ini digelar di 5.107 titik di 34 provinsi dengan target sasaran vaksinasi dengan jumlah 1.114.750 dosis. Sebanyak 834.474 untuk dosis pertama dan kedua dan 280.276 untuk dosis ketiga atau booster.

“Di Jawa Tengah dilaksanakan di 71 titik dengan target minimal 35 ribu dan kita harapkan bisa 38 ribu dengan prioritas kita gunakan vaksin AstraZeneca,” kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pemilihan Museum Borobudur sebagai tempat peninjauan vaksinasi massal di Jawa Tengah lantaran wilayah Borobudur sebagai destinasi wisata dengan interaksi yang tinggi.

“Sehingga kita harus mendorong percepatan vaksinasi dilaksanakan dengan baik,” ujar Sigit.

Pelaksanaan akselerasi vaksinasi, kata Sigit, dilakukan untuk menghadapi Covid-19 varian omicron yang saat ini terus meningkat. Untuk wilayah Jawa Tengah, terjadi peningkatan angka Covid-19 varian Omicron. Dimana pada minggu lalu angkanya sekitar 2 ribu kasus harian dan pada tanggal 17 Februari masuk diangka 4 ribu kasus harian.

“Jadi ini tentunya menjadi perhatian kita semua sesuai dengan arahan Pak Presiden, kita harus melakukan akselerasi vaksinasi dan tentunya penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan,” ucap Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini menuturkan, akselerasi vaksinasi penting dilakukan khususnya untuk anak-anak dan masyarakat usia lansia. Sebab angka kematian tertinggi terjadi pada usia lansia.

Ia pun memerintahkan jajarannya bekerja sama dengan forkopimda melakukan strategi-strategi percepatan vaksinasi, mulai dari vaksinasi mobile hingga door to door.

“Dalam kesempatan ini tolong dibantu disosialisasikan bagi masyarakat yang sudah dosis pertama tapi belum dosis kedua segera datang ke gerai yang ada. Dan bagi yang sudah dosis kedua dan sudah enam bulan silahkan untuk melaksanakan vaksinasi booster sehingga kita semua memiliki keyakinan untuk siap untuk menghadapi omicron,” papar Sigit.

Vaksinasi, lanjut Sigit, dilakukan agar masyarakat bisa memiliki kekebalan imunitas menghadapi Omicron. Sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dan perekonomian di setiap wilayah bisa bertumbuh dengan baik.

Penguatan Ketahanan Nasional, Polda Banten Terima Kunjungan Kerja Kemenko Polhukam


Serang – Polda Banten terima kunjungan kerja Kementerian  Koordinasi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia dalam rangka Penguatan Ketahanan Nasional (PKN) melalui penguatan sistem keamanan laut di Traffic Separation Scheme (TSS) dan Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Wilmar Serang.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari didampingi Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom menyambut kedatangan dari Staf Ahli Bidang Ketahanan Nasional Kemenko Polhukam Marsekal Muda TNI Achmad Sajili bersama Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Kemenko Polhukam Laksamana Muda TNI Antongan Simatupang di Ruang Kerja Wakapolda Banten pada Rabu (26/02).

“Benar, Hari ini Polda Banten menerima kunjungan kerja dari Kemenko Polhukam dalam rangka penguatan ketahanan nasional melalui penguatan sistem keamanan laut di TSS dan Kawasan Industri Terpadu Wilmar Serang,” ujar Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari.

Sementara itu, Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom dalam paparannya menyampaikan TSS di Selat Sunda telah diimplementasikan sejak tanggal 1 Juli 2020. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai Negara kepulauan pertama di dunia
yang memiliki TSS melalui pengesahan oleh International
Maritime Organization (IMO) yang berada di dalam ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) I dan ALKI II.

“Ini merupakan prestasi Indonesia khusunya Provinsi Banten yang telah berjuang mengusulkan proposal TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok selama lebih dari 2 tahun agar dapat diterima oleh negara-negara anggota IMO,” kata Gieuseppe.

Gieuseppe mengatakan Polda Banten dimotori oleh Ditpolairud Pomda Banten melakukan kegiatan koordinasi dalam rangka upaya sinergitas pengawasan bersama TSS.

“Adapun upaya-upaya yang kami lakukan diantaranya melakukan monitoring dan penindakan langsung pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di jalur TSS yang dilaporkan oleh VTS melalui data pelanggaran dan melakukan patroli bersama unsur maritim disekitar perairan Selat Sunda atau ALKI 1,” jelas Gieuseppe.

Tak hanya itu, Gieuseppe menambahkan Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Wilmar Serang merupakan salah satu kawasan industri yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), kehadiran Kawasan Industri Terpadu Wilmar Serang sangat penting untuk menunjang kebangkitan perekonomian Nasional di masa pandemi Covid-19.

“Kolaborasi dan dukungan seluruh pihak harus dilakukan untum mewujudkan Kawasan Industri Wilmar Serang yang cerdas, berkelanjutan dan berdampak positid bagi masyarakat, serta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kawasan Industri Wilmar Serang harus dijaga kondusifitasnya karena lingkungan yang aman dapat menumbuhkan investasi yang nyaman,” ucap Gieuseppe.

Diakhir, Gieuseppe mengatakan untuk mengatisipasi berbagai potensi gangguan Ditpolairud Polda Banten melalukan berbagai upaya. “Dalam rangka tercipatanya keamanan dan ketertiban Ditpolairud Polda Banten melalukan upaya pengungkapan sindikat spesialis pencurian Jetty-Jetty, patroli di perairan dan Polmas perairan terhadap masyarakat pesisir dan nelayan,” tandasnya. (Bidhumas).

Tinjau Vaksinasi Serentak, Kapolri Ingatkan Pentingnya Vaksin untuk Hadapi Omicron



Bali – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak di Discovery Mall Bali, Rabu (16/2/2022). Dalam kesempatan ini, Kapolri juga meninjau secara virtual pelaksanaan vaksinasi serentak pada 4.831 titik di 34 Provinsi Indonesia.

Adapun target vaksinasi serentak di 34 provinsi pada hari ini yakni sebanyak 1,1 juta masyarakat tervaksin mulai dari dosis satu dan dua hingga dosis ketiga atau booster.

Sigit menuturkan, akselerasi vaksinasi saat ini penting dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 khususnya varian Omicron yang saat ini angkanya sudah melebihi varian Delta.

“Kenapa vaksinasi kita lakukan tentunya kita tahu bahwa varian omicron saat ini sudah meningkat jauh di atas varian delta. Jadi angkanya sudah di atas puncak tertinggi varian delta. Sehingga tentunya kita harus lakukan langkah dan strategi dalam rangka menghadapi varian tersebut,” kata Sigit.

Akselerasi vaksinasi booster, kata Sigit, juga dilakukan untuk masyarakat yang sudah melewati enam bulan dari vaksinasi dosis satu dan kedua. Selain vaksinasi booster, mantan Kabareskrim Polri juga menuturkan, vaksinasi untuk kelompok lansia juga penting dilakukan karena rentan terpapar Covid-19.

“Kita juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan RS khususnya ruang ICU, sehingga pada saat ada masyarakat yang dirawat masyarakat tersebut bisa sembuh,” ujar Sigit.

Tak hanya kesiapan Rumah Sakit, Sigit juga meminta kesiapan tempat isolasi terpusat (isoter) untuk merawat masyarakat yang bergejala ringan, yang rumahnya tidak memenuhi syarat untuk melakukan isolasi mandiri (isoman). 

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten tak hentinya mengimbau bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera divaksin. Kemudian bagi masyarakat yang sudah tervaksin sebanyak dua kali agar mendatangi gerai-gerai vaksin untuk mendapatkan booster.

“Sehingga imunitas kita betul-betul bisa terjaga. Lalu gunakan masker tentunya menjadi salah satu prioritas juga yang selalu kita ingatkan karena ini juga untuk menjaga agar kita bisa terlindungi dari transmisi penularan varian omicron,” ucap Sigit.

Vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan (prokes), lanjut Sigit penting dilakukan agar masyarakat tetap bisa melakukan aktivitas sehingga pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan meningkat, di tengah penyebaran Covid-19 varian Omicron.

“Kita tentunya ingin menjaga agar di satu sisi aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan yang berkontribusi dalam hal pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga. Namun disisi lain masyarakat kita juga bisa terbebas dari penularan varian baru omicron, sehingga antara pertumbuhan ekonomi dan bagaimana kita menjaga kesehatan masyarakat bisa dilaksanakan secara bersama-sama. Jadi itu yang tentunya kami selalu ingatkan agar vaksinasi bagi yang belum dan jaga prokes pakai masker,” papar Sigit.

Dalam peninjauan vaksinasi di Bali tersebut, Sigit juga memberikan pengarahan secara virtual kepada seluruh jajarannya di Provinsi Indonesia.

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Kapolri juga meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) di Bakung Beach Resort. Dalam kesempatan ini, Sigit melakukan dialog dengan beberapa masyarakat yang berada di tempat isoter.

Ia pun menanyakan kondisi kesehatan dan fasilitas yang didapatkan masyarakat yang saat ini berada di tempat isoter. Beberapa masyarakat pun mengaku hanya memiliki gejala ringan dan saat ini sudah membaik lantaran fasilitas kesehatan dan pengobatan yang baik dari tempat isoter.

“Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan rekan-rekan untuk bisa dirawat di isoter daripada harus dirawat di rumah masing-masing. Saya doakan semuanya cepat sehat dan beraktivitas serta berkumpul dengan keluarga dan teman-teman semua,” tutup Sigit.

Kapolda Banten Tinjau Vaksinasi Massal Booster Serentak di Cikande Kabupaten Serang



Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto meninjau vaksinasi massal booster serentak di Hotel Swiss Belinn Cikande Kabupaten Serang pada Rabu (16/02).

Kegiatan vaksinasi massal booster serentak ini digelar Polda Banten dalam rangka percepatan vaksinasi menuju Herd Immunity Nasional.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pejabat Utama Polda Banten, Dandim 0602/Serang Kolonel Inf Susilo, Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, Kadinkes Kabupaten Serang dr. Agus, Asda 1 Kabupaten Serang Nana Supriatna beserta Forkopimda Kabupaten Serang.

Rudy menyampaikan pelaksanaan vaksinasi massal booster serentak ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI agar mencapai target 70 persen vaksinasi guna terbentuknya Herd Immunity untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron. “Hari ini saya meninjau pelaksanaan vaksinasi massal booster serentak di Hotel Swiss Belinn Cikande Kabupaten Serang,” ujar Rudy.

Rudy menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi serentak ini juga dilaksakan oleh seluruh Polda seluruh Indonesia. “Dalam kegiatan ini juga digelar zoom meeting vaksinasi massal booster serentak yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan diikuti Polda seluruh Indonesia,” kata Rudy.

Sementara itu Kapolres Serang AKBP Yudha Satria menyampaikan vaksinasi massal booster serentak kali ini sasarannya adalah buruh. “Sasaran vaksinasi booster serentak hari ini adalah rekan-rekan buruh, karena rekan-rekan buruh sudah banyak yang melaksanakan vaksin dosis kedua dan sudah enam bulan sehingga sudah waktunya divaksin booster,” ujar Yudha.

Yudha menambahkan vaksinasi massal booster ini untuk melindungi buruh yang ada di Kabupaten Serang. “Karena banyaknya Covid-19 varian Omicron saat ini tentunya kami ingin melindungi rekan-rekan buruh dengan vaksinasi booster ini,” tambah Yudha.

Yudha juga menjelaskan kegiatan vaksinasi massal booster serentak yang digelar di wilayah hukum Polres Serang sebanyak 1000 vaksin telah disiapkan bagi masyarakat. “Polda Banten dan Polres Serang telah menyiapkan sebanyak 1000 dosis vaksin dengan rincian 600 dosis vaksin booster dan 400 vaksin dosis kedua. Kemudian ada juga pemberian paket sembako yang diberikan secara simbolis kepada 5 orang,” terang Yudha.

Diakhir Yudha berharap seluruh warga dapat berpartisipasi menggiatkan vaksinasi booster. “Mudah-mudahan semua masyarakat Kabupaten Serang bisa mendapatkan vaksin booster tujuannya dengan meningkatnya Covid-19 varian Omicron ini tidak ada masyarakat Kabupaten Serang yang terinfeksi Covid-19 varian Omicron,” tutup Yudha.

Dalam kegiatan vaksinasi massal booster serentak kali ini diterjunkan 15 vaksinator dari Polres Serang. (Bidhumas)

Hadiri Senior Level Meeting, Kapolri Tekankan Densus 88 Kembangkan Kemampuan Hadapi Tantangan


Bali – Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan pengarahan di acara Senior Level Meeting Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Bali. Sigit berbicara soal optimalisasi peran stakeholders dan Counterparts yang sinergis dalam rangka penanganan terorisme di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyebut bahwa, akan mengembangkan struktur organisasi Densus 88 Antiteror Polri dalam rangka semakin mengoptimalkan peran dari pencegahan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana kejahatan terorisme di Indonesia.

“Sejalan dengan tantangan yang meningkat dan semakin kompleks, maka Pemerintah setuju terhadap usulan kita pengembangan struktur Densus 88 Antireror Polri. Alhamdulilah Perpres ditandatangani dan saat ini kita memiliki lima bintang satu. Dan harapan kita tak berhenti dan kita akan kembangkan. Jumlah personel 3.701, saya harapkan berkembang dan bisa dua kali lipat. Sehingga rekan-rekan memiliki kekuatan yang cukup termasuk anggaran, sarana dan prasarana juga ditingkatkan, demikian juga kemampuan yang dimiliki rekan-rekan,” kata Sigit dalam kegiatan itu, Rabu (16/2/2022).

Lebih dalam, selain di skala nasional, Sigit meminta Densus 88 Antiteror Polri juga harus melakukan pemantauan perkembangan terorisme Internasional. Sehingga, lanjut Sigit, kedepannya detasemen berlambang burung hantu itu akan bisa beradaptasi dan mengembangkan kemampuan untuk menghadapi segala bentuk tantangan yang ada kedepannya.

Tantangan yang harus segera dijawab, menurut Sigit adalah beradaptasi dengan pesatnya kemajuan perkembangan teknologi informasi (TI). Meskipun hal itu disatu sisi positif, namun di bagian lain, terkadang dapat dimanfaatkan oleh para kelompok terorisme.

Oleh karenanya, Sigit mengungkapkan, Densus 88 Antiteror Polri harus bisa bersinergi serta bekerjasama dengan seluruh institusi terkait di dalam negeri, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun dengan negara lain. Menurutnya, hal tersebut semakin memaksimalkan pencegahan dan penindakan terhadap seluruh jaringan terorisme.

“Rekan-rekan harus siap menghadapi perubahan. Dan kuncinya belajar meningkatkan kemampuan rekan-rekan, mengembangkan organisasi Densus 88, menambah kapasitas personel. Dan saya yakin sejarah membuktikan rekan-rekan mampu walaupun dinamika terjadi,” tutur Sigit.

Terkait kinerja Densus 88 Antireror Polri selama ini, Sigit memaparkan bahwa, hal itu telah memengaruhi penurunan indeks terorisme sebanyak 52,22 persen yang dimana target dari RPJMN sebesar 54,36 persen. Tak hanya itu, hal itu juga berdampak pada indeks risiko pelaku terorisme yang saat ini berada di angka 30,29 persen dari target RPJMN 2020-2024 senilai 38,14 persen.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga menyatakan, kerja keras dari Densus 88 telah memberikan Multiplier Effect untuk Bangsa Indonesia. Dimana, hal itu berdampak pada meningkatnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Tentunya stabilitas kamtibmas ini menjadi modal dasar dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Karena salah satu modal investasi baik asing dan dalam negeri. Ini melihat paramater salah satunya bagaimana suatu negara menjaga stabilitas kamtibmasnya,” ujar eks Kapolda Banten tersebut.

Diketahui, di tahun 2020 Densus 88 telah menangkap 232 tersangka kasus terorisme. Sementara, sepanjang tahun 2021 setidaknya sudah ada penangkapan tersangka terorisme sebanyak 370 orang. Tak hanya itu, Densus 88 Antiteror Polri juga telah melakukan penegakan hukum terhadap kelompok teroris di Poso, saat ini kelompok tersebut tersisa tiga orang DPO dan masih terus dilakukan pengejaran.

Dihadapan personel Densus 88, Sigit juga menyampaikan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan menjaga stabilitas kamtibmas di tahun 2022. Mengingat, tahun ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam berbagai macam agenda nasional maupun internasional. Diantaranya, adalah MotoGP di Sirkuit Mandalika, NTB hingga rangkaian Presidensi G20.

Presiden Jokowi, kata Sigit, telah menekankan bahwa event internasional dan nasional harus dipastikan berjalan dengan aman dan lancar. Mengingat, hal itu untuk menjaga kehormatan dan kepercayaan Bangsa Indonesia di mata dunia. Sehingga, Sigit menegaskan, dalam seluruh perhelatan harus dipastikan tidak terjadi aksi teror sekecil apapun.

“Jadi ini arahan Bapak Presiden yang tentunya pesan ini amanah bagi institusi Polri dan secara khusus untuk rekan-rekan yang tergabung dalam Densus 88 Antiteror Polri untuk menjaga agar selama proses event tersebut tidak ada serangan teror sekecil apapun. Karena ini menyangkut kesuksesan Indonesia di dalam menyelenggarakan event internasional. Dimana kalau aman dan lancar akan mengharumkan nama Indonesia di mata internasional,” ucap Sigit.

Pada kesempatan ini, Sigit juga menyebut telah memberikan reward kepada jajaram Densus 88 Antiteror Polri yang telah memberikan kontribusi terbaiknya untuk bangsa ini. Di tahun 2020 penghargaan dalam bentuk KPLB diberikan kepada 47 personel. Sementara satu orang KPLBA.

Sedangkan di tahun 2021, terdapat 53 personel yang mendapat KPLB. Disisi lain, pada tahun 2020, 45 personel mendapatkan penghargaan untuk mengikuti berbagai macam pendidikan. Sedangkan, di tahun 2021, 63 jajaran berkesempatan mengikuti pendidikan. Untuk tahun 2022, ada 22 personel yang meraih pendidikan. Lalu, 74 pin emas telah diberikan Kapolri sepanjang tahun 2021.

“Saya terus berkomitmen untuk memberikan apresiasi dan reward kepada personel yang telah meraih banyak prestasi dan menjadi kebanggaan institusi, masyarakat, negara dan kebanggaan Indonesia di mata internasional,” tutup Sigit.

Polres Serang Kota Naik Tipe, Ini Penjelasan Polda Banten

Serang – Polres Serang Kota dalam waktu dekat akan mengalami peningkatan tipe dari Tipe D (Polres) menjadi Tipe C (Polresta), sesuai dengan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/42/M.KT.01/2022 tanggal 11 Januari 2022 yang ditandatangani Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo. Bersamaan dengan surat tersebut, terdapat 4 Polres lainnya yang juga naik tipe, dari Kapolres berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).

Berkaitan dengan kenaikan tipe tersebut, Kapolda Banten melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menyampaikan bahwa kenaikan tipe Polresta Serang Kota tersebut merupakan upaya Polri untuk memenuhi dinamika ekspektasi masyarakat dalam hal pelayanan kepolisian.

“Seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, maka Polda Banten telah mengusulkan peningkatan tipe Polresta Serang Kota yang sejak awal tahun 2022 telah mendapat persetujuan sesuai Surat Menteri PAN-RB tersebut,” kata Shinto Silitonga dalam keterangannya pada Rabu (16/02).

Polda Banten tentu saja segera menyusun komposisi personel dan mempersiapkan perencanaan sumber daya organisasi lainnya seperti sarana dan prasarana juga anggaran yang dibutuhkan untuk mendukung operasionalisasi Polresta Serang Kota.

“Dengan kenaikan tipe Polresta Serang Kota, tentu saja dibutuhkan penambahan personel, sarana dan prasarana dan anggaran, sehingga perlu dipersiapkan dengan matang perencanannya,” kata Shinto Silitonga.

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Hutapea baru-baru ini telah memasang tulisan Polresta Serang Kota di bawah patung Maung yang diresmikan bertepatan dengan HUT Polres Serang Kota, 13 Desember lalu.

“Kami masih menunggu petunjuk operasionalisasi resmi Polresta Serang Kota dari Mabes Polri. Peningkatan tipe ini memberi motivasi lebih bagi kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepolisian yang lebih optimal kepada masyarakat terutama di Kota Serang,” terang Maruli. (Bidhumas).

Arahan Kapolri ke Jajaran: Lakukan Evaluasi dan Tingkatkan Akselerasi Vaksinasi



Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk terus melakukan evaluasi penyebab meningkatnya angka harian Covid-19 di Indonesia, belakangan ini. Menurutnya, hal itu perlu dijadikan perhatian untuk menyiapkan antisipasi dan strategi dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

“Ini menjadi perhatian kita semua walaupun di satu sisi, hal yang membedakan adalah keterisian tempat tidur, angka kematian, yang apabila dibandingkan varian Delta, maka angkanya saat ini masih berada jauh,” kata Sigit saat memimpin rapat Vicon ke seluruh jajaran di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/2/2022).

Meskipun ada perbedaan angka BOR Rumah Sakit dan angka kematian, Sigit menegaskan saat ini Indonesia belum dalam kondisi aman dari ancaman penyebaran Covid-19. Fakta di lapangan, kata Sigit, tetap ada peningkatan terhadap angka kematian, walaupun tingkat peningkatannya tidak seperti pada saat varian Delta.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, peningkatan angka Covid-19 harus dijadikan evaluasi dan pemetaan apa yang menjadi penyebabnya. Apakah karena kedisiplinan warga pakai masker berkurang atau interaksi sosial masyarakat yang tinggi tanpa aturan protokol kesehatan (prokes).

“Tentunya harus dikelola disesuaikan dengan SE Mendagri kemudian semua harus dilakukan untuk menekan agar laju pertumbuhan Omicron bisa kita kendalikan,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini pun membeberkan angka-angka Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Secara umum angka kesembuhan Indonesia saat ini sebesar 92 persen atau di atas WHO yaitu 75 persen. Kemudian angka kematian di bawah standar WHO.

Untuk positivity rate, Indonesia berada di angka 16,5 persen atau di atas standar WHO yaitu 5 persen. Tingkat keterisian rumah sakit sebesar 31 persen atau di bawah standar WHO yaitu 60 persen. Keterisian isoter di wilayah DKI Jakarta secara umum berada di rata-rata 28,93 persen.

“Rekan-rekan terkait angka tersebut kita lakukan rapat terbatas evaluasi PPKM. Pak Presiden memberikan perhatian khusus. Beliau ingin ada peningkatan terkait akselerasi vaksinasi yang sudah kita laksanakan dalam waktu 1-2 minggu ke depan,” jelas Sigit.

Akselerasi vaksinasi, kata Sigit, penting dilakukan untuk menghadapi berbagai event baik nasional maupun internasional yang akan digelar. Beberapa agenda diantaranya adalah, perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika, NTB hingga rangkaian acara Presidensi G20 di Bali.

“Ini pertaruhan kita apakah ini bisa berjalan dengan baik atau justru dikurangi atau ditunda kegiatannya karena laju pertumbuhan Covid-19 yang tak bisa kita kendalikan,” tutur Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kadiv Propam Polri ini menyampaikan terima kasih kepada jajarannya yang telah melaksanakan akselerasi vaksinasi. Tercatat dalam waktu satu minggu kemarin, angka vaksinasi nasional rata-rata berada di angka 1.177.497.

Ia pun meminta jajaran untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian angka vaksinasi dalam waktu beberapa minggu ke depan.

Disisi lain, Sigit menuturkan, terkait dengan pendisiplinan warga dalam penggunaan masker sudah mulai menurun. Padahal, kata Sigit, penggunaan masker adalah salah satu upaya untuk melindungi diri dan orang lain agar tak terpapar Covid-19, disamping vaksinasi.

Untuk itu, ia meminta jajaranya di wilayah untuk berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat untuk terus menyosialisasikan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker.

“Kunjungan saya kemarin banyak sekali masyarakat yang tidak pakai masker. Untuk itu perlu kegiatan atau langkah-langkah sosialisasi prokes dan penggunaan masker,” tutup Sigit.

Kapolri: Dimasa Sulit Pandemi Covid-19, Pers Garda Terdepan Menjaga Optimisme dan Harapan



Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan selamat memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022. Menurutnya, insan media, terus hadir memberikan informasi meskipun di tengah Pandemi Covid-19.

Di tengah situasi sulit Pandemi Covid-19, Sigit menyebut, Pers menjadi salah satu elemen yang berada di lini terdepan untuk menyajikan informasi yang menjaga optimisme dan harapan bagi masyarakat luas.

“Selamat Hari Pers Nasional. Dimasa sulit Pandemi Covid-19 ini, Pers senantiasa berperan sebagai garda terdepan untuk memberikan setiap perkembangan situasi dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, menjaga optimisme, serta menjaga harapan,” kata Sigit dalam akun Instagram resminya @kepalakepolisian_ri sebagaimana dilihat, Rabu (9/2/2022).

Menurut Sigit, Pers juga telah ikut membantu Pemerintah terkait dengan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Diantaranya adalah ikut berperan menyampaikan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes).

Lebih dalam, kata Sigit, Pers juga telah ikut berperan serta aktif dalam meluruskan informasi-informasi palsu atau hoaks yang merugikan masyarakat banyak.

“Pers juga membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” ujar Sigit.

Dimomentum ini, Sigit juga berharap, Pers yang merupakan pilar keempat demokrasi tersebut untuk terus memberikan informasi yang aktual, terpercaya, serta berkualitas.

“Sehingga dapat mempersatukan dan mencerdaskan bangsa guna mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” tutup Sigit.

Exit mobile version