KAPOLSEK PASARKEMIS HADIRI TALKSHOW INSPIRATIF TENTANG BAHAYA NARKOBA

whatsapp-image-2016-09-18-at-08-22-29

Sosialisasi serta imbauan tentang bahaya Narkoba dan obat-obatan terlarang bagi generasi muda maupun orang tua terus dilakukan oleh sejumlah pihak termasuk oleh jajaran Polda Banten. Konsep terbaru ialah melalui talk show Inspriratif dengan tema “Remaja Tanpa Narkoba Cerdas Dengan Islam” yang melibatkan puluhan Pemuda dan orang tua Perum Pondok Indah Kuta bumi. Kegiatan talk show yang terselenggara berkat kerjasama Polaek Pasarkemis bersama DPC HTI Kec. Sepatan dan mauk di Masjid Nurul Ilmi Perum Pondok Indah Kuta Bumi Kec. Pasarkemis Kab. Tangerang. Di ikuti kurang lebih 150 peserta yang terdiri dari remaja dan orang tua. Sabtu malam (17/09/2016). Pukul 20.00 Wib.

Narasumber dalam acara Talkshow Inspriratif ini adalah Kapolsek Pasarkemis Kompol Kosasih dan Ust Padhil Yusuf (Humas DPD II HTI Tangerang  dengan duo host   Tri Widodo, S.Pd dan Prio Agung, SH.

Kapaolsek Pasarkemis Kompol Kosasih  mengatakan, konsep talk show Inspiratif hanya sebagai perubahan bentuk penyampaian materi semata. Agar terlihat segar dan berbeda serta tidak membosankan.

“Namun hal terpentingnya adalah agar apa yang disampaikan oleh para nara sumber dapat memperbaharui ilmu terkait bahaya narkoba. Selanjutnya meningkatkan kesadaran yang baik untuk para remaja maupun orang tua, terutama tentang besarnya efek negatif dari narkoba itu sendiri,” jelas Kapolsek.

Dia meyakini keikutsertaan orang tua dalam acara dimaksud sangatlah penting. Terlebih orang tua memiliki peran utama untuk menjaga dan mengedukasi anak-anak di rumah. Melalui acara Talkshow Inspiratif berharap para peserta khususnya generasi muda dapat meningkatkan kewaspadaan pada narkoba. Menurut Kapolsek Kompol Kosasih usia remaja rentan terhadap pengaruh lingkungan yang menjadi jalur aktif narkoba.

Untuk diketahui, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Narkoba jenis sabu-sabu, ganja, double L, nipam, extasi adalah yang santer beredar di tanah air. Namun kini generasi muda yang salah bergaul juga menghisap uap lem untuk mabuk. Padahal fungsi asli lem dimaksud sebagai perekat kayu. Selain itu penyalahgunaan lainnya mengonsumsi obat bantuk komix melebihi dosis normal agar dapat sensasi mabuk. Penggunaan barang yang tidak semestinya itu sudah menelan korban, baik dilevel kerusakan organ tubuh maupun kematian.

“Pentingnya mengetahui perkembangan terkait hal-hal negatif seperti itu. Karena kini banyak barang-barang disekitar lingkungan yang  disalah gunakan. Untuk itu tingkatkan kewaspadaan ! Orang tua harus terus waspada, berikan perhatian dan pengawasan terhadap buah hati, terutama perubahan prilaku pada anak yang tidak seperti biasanya,” tandas Kapolsek Kompol Kosasih.

About

Check Also

Pasca Pilkades di Darkum Polres Lebak Polda Banten, Personil laksanakan Apel Konsolidasi dan kembali ke Kesatuannya

Lebak. Pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara serentak tahun 2021 di daerah hukum Polres Lebak, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *