Home / Tag Archives: Tangerang Jawara

Tag Archives: Tangerang Jawara

Polsek Cisoka dan Muspika bersihkan Stadion Mini Solear

whatsapp-image-2018-07-17-at-18-57-17

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kepolisian Sektor Cisoka bersama Muspika dan warga sekitar, bergotong royong membersihkan Stadion Mini Solear dari coretan vandalisme di Kampung Lengsir, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Tangerang. Tulisan-tulisan cat semprot yang ada di panggung dan tempat duduk penonton stadion mini tersebut, dihapus dengan cara dilapisi dengan cat baru. “Aksi membersikan stadion mini dari coretan ini tak lain adalah upaya agar citra kebersihan tetap terjaga, apalagi kita menjelang menjadi tuan rumah Asian Games 2018 . Namun yang paling penting kami berusaha menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan fasilitas umum,” ungkap Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, Selasa (17/07/18). Melalui gerakan pembersihan vandalisme ini, Kapolsek berharap ada kesadaran dan tanggung jawab kepada semua pihak untuk menjaga kebersihan. Jangan sampai fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah malah disalahgunakan dengan dicoreti menggunakan cat semprot. Disisi lain, Kepolisian juga telah membentuk tim khusus untuk mengusut hal itu. “Polisi telah membentuk tim dan akan mencari siapa pelaku yang membuat coretan-coretan tersebut, kita akan mencari siapa pelakunya,” ujarnya. …………………………………………………………. Kontributor  : Humas Polresta Tangerang Editor            : Rusnata Publish          : iman

Read More »

Amankan Pilkada, Polresta Tangerang Terjunkan Ribuan Personel Gabungan

whatsapp-image-2018-06-25-at-19-31-37

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Polres Kota Tangerang menerjunkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan Pilkada Kabupaten Tangerang tahun 2018. Sedikitnya, 1189 personel dikerahkan yang terdiri dari 300 personel polsek, 350 personel polres, 439 BKO Polda Banten, dan 100 personil Brimob Polda Banten. Kekuatan itu akan didukung dengan bantuan 800 perkutan personel TNI, 464 Satpol PP, dan 5606 linmas. Sehingga jumlah total pasukan pengamanan sebanyak 8059 personel. “Pasukan itu dikerahkan untuk mengamankan 2801 tempat pungutan suara di wilayah hukum Polresta Tangerang,” kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada di Lapangan Maulana Yudhanegara, Senin (25/6/18). Kapolres menambahkan, apel dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan pasukan serta sarana dan prasarana pengamanan Pilkada Kabupaten Tangerang 2018. Dikatakan Kapolres, pengamanan pilkada merupakan tugas mulia karena merupakan bentuk penghormatan atas kedaulatan rakyat. “Kami memberikan penekanan agar anggota menjaga netralitas dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas,” ujarnya. Kapolres juga melarang anggotanya menonton pertandingan Piala Dunia. Hal itu, kata Kapolres, semata-mata untuk menjaga stamina dan konsentrasi anggota dalam melaksanakan tugas negara mengamankan pilkada. Menurutnya, menonton pertandingan sepakbola kerap hingga larut malam. Tugas negara, lanjutnya, harus diutamakan. “Semoga segala tahapan pilkada berlangsung aman dan lancar serta menghasilkan pemimpin yang dikehendaki rakyat,” tukasnya. Pada apel itu, turut hadir unsur TNI, Dan Sat Radar Tanjung Kait, PJU Polda Banten, BKO Polda Banten, Brimob Polda Banten, unsur Satpol PP, Damkar, Linmas, dan Senkom Pokdar Kamtibmas. ………………………………………………………… Kontributor   : Humas Polresta Tangerang Editor            : Rusnata Publish          : Aam

Read More »

Program Tangerang Jawara Dipaparkan di Forum JICA

whatsapp-image-2018-03-02-at-14-01-52

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Wakapolres Kota Tangerang AKBP Oki Waskita menjadi salah satu panelis atau pemateri pada kegiatan Working Group Meeting Japan International Cooperation Agency (JICA)-Polri di Hotel Grandhika, Jakarta, Jumat (2/3/18). Dalam kesempatan itu, Wakapolres memaparkan program Tangerang Jawara dan berbagai inovasi Polres Kota Tangerang sebagai implementasi pelaksanaan konsep pemolisian masyarakat (polmas). “Kami di Polresta Tangerang merumuskan konsep polmas ke dalam Astha Karya Tama Program Tangerang Jawara dan inovasi berbasis teknologi informasi,” kata Wakapolres. Wakapolres melanjutkan, beberapa program dalam Tangerang Jawara seperti Polisi Ceramah Kamtibmas sebelum/sesudah Salat Jumat/kepada Jemaat (Pos Khidmat) dan Polisi Ngobrol Koordinasi bersama Warga Jaga Kampung (Pos Ngariung) menekankan aspek pendekatan sosial anggota polisi dengan masyarakat. “Program dirancang agar interaksi dan komunikasi antara polisi dan masyarakat terjalin dengan baik dan berkesinambungan,” terang Wakapolres. “Dengam begitu, bukan hanya polisi yang memberikan imbauan, tapi polisi pun selalu terbuka menerima aspirasi dan saran dari masyarakat,” sambungnya. Terkait inovasi berbasis IT, Wakapolres menjelaskan bahwa Polres Kota Tangerang sudah memiliki aplikasi E-Binmas. Aplikasi itu, kata Wakapolres, memungkinkan bhabinkamtibmas melaksanakan tugas dengan terukur dan terdata dengan baik. “Aplikasi E-Binmas juga memudahkan bhabinkamtibmas mendata dan deteksi dini serta basis solusi di tengah masyarakat,” tandasnya. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Sepuluh Penderita Gangguan Jiwa Di Tangerang Diserahkan Ke Dinas Sosial

whatsapp-image-2018-02-14-at-13-20-44-1

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif kembali menunjukkan kerja nyata untuk menjawab keresahan masyarakat terkait isu penyerangan kepada pemuka agama yang diduga dilakukan orang dengan gangguan jiwa. Setelah memerintahkan bhabinkamtibmas menginap di rumah kiai, siang ini Kapolress memimpin razia pengamanan orang gila atau orang yang mengalami gangguan jiwa di wilayah hukum Polresta Tangerang, Rabu (14/2/18). Dalam pelaksanannya, kepolisian bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Tangerang dan Dinas Sosial Kabupten Tangerang. Pelaksanaan razia pengamanan kepada orang gangguan jiwa itu untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri kepada orang gangguan jiwa. Selain itu, pelaksanaan razia pengamanan juga untuk mengurangi tensi keresahan masyarakat. Serta untuk membuktikan bahwa isu yang beredar adalah informasi yang tidak benar (hoax). “Orang dengan gangguan jiwa kita amankan di Dinsos. Bukan berarti mereka berbuat kekerasan, namun untuk mengamankan mereka dari kemungkinan amuk warga,” kata Kapolres. Kapolres menambahkan, isu akan adanya penyerangan kepada pemuka agama mencuat akhir-akhir ini. Isu itu, kata Kapolres, membuat sebagian masyarakat paranoid sehingga berpotensi melakukan aksi main hakim sendiri kepada orang yang dicurigai termasuk kepada orang dengan gangguan jiwa. Padahal, lanjut Kapolres, isu itu sengaja dihembuskan untuk membuat resah masyarakat dan mengganggu keamanan dan ketertiban. “Meski mengalami gangguan jiwa, mereka tetap manusia, harus kita perlakukan layak,” ujarnya. Kapolres berharap, masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi atau isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kapolres juga akan dengan tegas menindak siapa saja yang menyebarkan informasi tidak benar itu. Kapolres mengimbau, agar masyarakat segera melapor apabila mengetahui atau menemukan hal-hal yang mencurigakan. “Kita bersama instansi terkait senantiasa berusaha untuk meningkatkan patroli dan pengawasan. Masyarakat kami imbau tetap tenang,” terang Kapolres. Sedikitnya, ada 10 orang terdiri dari 6 pria dan 4 perempuan yang diduga menderita gangguan kejiwaan. Kemudian, mereka didata dan diserahkan ke Dinas Sosial agar memperoleh pembinaan dan memastikan status kejiwaan mereka. “Operasi ini masih berlangsung dan akan terus dilaksanakan guna menghalau isu yang berkembang saat ini,” lanjut Kapolres. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Redam Isu Penyerangan Pemuka Agama, TNI-Polri Sowan ke Kiai

img-20180212-wa0052

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Untuk meredam maraknya isu ancaman penganiayaan terhadap para ustad/ulama, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol M Sabilul Alif dan Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Inf Yogi Muhammanto bersilaturahmi ke pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqlaliyyah KH. Uci Turtusi di Desa Cilongok, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (12/2/18). “Silaturahmi ini untuk membangun komunikasi dengan unsur masyarakat agar dampak negatif dari isu yang beredar bisa diminimalisir,” kata Kapolres. Silaturahmi itu pun, lanjut Kapolres, meunjukkan bahwa TNI dan Polri selalu bersinergi dan selalu ada untuk masyarakat. Ditambahkan Kapolres, peran pemuka agama sangat penting untuk mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. “Bila mendapatkan informasi atau berita, baiknya diklarifikasi, bisa ke MUI, ke TNI, atau ke polisi. Semua agar situasi tetap kondusif dan validitas berita atau informasi yang beredar bisa dipertanggungjawabkan,” terang Kapolres. Pernyataan senada juga disampaikan Dandim. Menurutnya, isu akan adanya serangan kepada para ustad atau ulama membuat resah masyarakat. Dampaknya, kata Dandim, masyarakat menjadi paranoid dan ulama atau ustad bisa menjadi tidak nyaman saat melakukan aktivitas ibadah dan pengajian. Untuk itu, Dandim meminta agar masyarakat proaktif membangun komunikasi dengan aparat keamanan. Segala persoalan sensitif, kata Dandim, harus dikoordinasikan agar tidak menimbulkan dampak negatif. “Percayakan kepada kami, TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Yang penting kita sama-sama waspada termasuk mewaspadai informasi palsu dan provokatif yang beredar,” tukas Dandim. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Kapolri Apresiasi Smart Building Dan gelaran inovasi IT Polresta Tangerang dan Polda Banten

whatsapp-image-2018-02-07-at-13-31-11

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolri Jendral Prof. Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi konsep smart building (bangunan pintar) yang akan diterapkan untuk gedung baru Polresta Tangerang. Menurutnya, Polresta Tangerang menjadi yang pertama menerapkan smart building di institusi kepolisian. “Saya sangat mengapresiasi smart building Polresta Tangerang. Saya minta konsepnya, nanti akan saya sebarkan ke seluruh polda dan polres agar ditiru,” kata Kapolri saat memberikan sambutan pada acara Groundbreaking Gedung Baru Polresta Tangerang dan Launching Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi, di Mapolresta Tangerang, Rabu (7/2/18). Kapolri menambahkan, konsep smart building yang diterapkan Polresta Tangerang merupakan jawaban institusi kepolisian atas kemajuan zaman khususnya di bidang teknologi. Dikatakannya, kemajuan teknologi informasi harus direspons dengan inovasi yang mengusung semangat peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat. “Saya juga apresiasi gelaran inovasi aplikasi. Semoga dengan aplikasi yang dirilis dapat membuat institusi kepolisian semakin mendapat tempat dihati masyarakat,” ujarnya. Secara khusus, Kapolri menyoroti aplikasi elektronik Monitoring Anggaran Dana Desa (e-MADD). Menurut Kapolri, aplikasi itu dapat turut membantu menyukseskan program pemerintah untuk membangun Indonesia mulai dari desa. Aplikasi e-MADD, kata Kapolri, merupakan pengejewantahan Nawacita dan tindaklanjut Nota Kesepahaman antara Polri, Kemendagri, dan Kemendes PDTT. Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo, pelaksanaan groundbreaking atau peletakan batu pertama merupakan momen yang patut dikenang. Sebab, kata Kapolda, peletakan batu pertama menandai dimulainya proses pembangunan gedung Polresta Tangerang. “Pembangunan ini tidak akan terlaksana tanpa adanya dukungan dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Untuk itu kami mengucapkan banyak terimakasih,” kata Kapolda. Kapolda melanjutkan, dukungan dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang harus dijawab dengan pelaksanaan tugas yang akuntabel dan berpelayanan publik. Kapolda mengajak jajarannya untuk meningkatkan pengadian kepada masyarakat. “Semoga dukungan yang diberikan dapat memacu seluruh jajaran Polda Banten dan Polresta Tangerang untuk menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai wilayah yang aman, nyaman, dan kreatif,” terang Kapolda. Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dibaginya Kabupaten Tangerang ke dalam beberapa wilayah hukum membuat proses koordinasi kerap mengalami hambatan. Dikatakan Bupati, pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang masuk ke wilayah hukum Polresta Tangerang, Polda Banten. Namun, beberapa kecamatan dan beberapa desa justru berada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang dan Polres Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya. “Untuk itu, kami meminta Bapak Kapolri mempertimbangkan untuk menggabungkan Kabupaten Tangerang dalam satu wilayah hukum saja,” kata Bupati. Sedangkan, Kapolresta Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif berharap proses pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kapolres juga mengatakan, konsep smart building yang diterapkan dilatarbelakangi keinginan institusi kepolisian memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Empat Institusi Tandatangani MoU Aplikasi e-CJS Plus

whatsapp-image-2018-02-02-at-19-08-42

|TRIBRATANEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Guna meningkatkan efektivitas sistem peradilan pidana (criminal justice system/CJS), Polres Kota Tangerang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, dan Rutan Klas 1 Tangerang menandatangi nota kesepahan (memorandum of understanding/MoU) tentang electronic CJS (e-CJS) Plus. Penandatanganan MoU dilaksanakan di Ruang Rupatama, Mapolresta Tangerang, Jumat (2/2/18). Usai penandatanganan, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif mengatakan, aplikasi e-CJS Plus merupakan momentum untuk memperkuat supremasi hukum. Menurutnya, aplikasi e-CJS Plus dapat mendorong terciptanya proses hukum yang berkeadilan, berkemanfaatan, dan berkepastian hukum. “Ini bisa jadi merupakan inovasi tertinggi di bidang penegakan hukum karena dengan aplikasi ini tercipta transparansi,” ujarnya. Menurut Kapolres, dengan aplikasi e-CJS, polisi sudah bisa mengetahui siapa jaksa yang akan menangani perkara. Dengan aplikasi e-CJS Plus, lanjut Kapolres, masing-masing institusi dapat mengikuti perkembanngan sehingga masing-masing bisa mengawal. “Kita sudah tahu kapan sidangnya, siapa hakimnya, siapa lawyer-nya, siapa jaksanya, apa putusannya, dan kapan keluarnya,” terang Kapolres. Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Firdaus menyambut baik inovasi yang dinisiasi Kapolresta Tangerang itu. Menurutnya, aplikasi e-CJS Plus akan sangat membantu dalam pelaksanaan tugas. “Masing-masing dari kita bisa mengontrol progres, sejak SPDP (surat pemberitahuan dimulainya penyidikan-red), pengadilan sudah bisa mengetahui,” ungkapnya. Menurut Kajari, aplikasi e-CJS Plus dapat membantu kejaksaan untuk mengakses data-data perkara sehingga diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan tugas. Ditambahkannya, aplikasi e-CJS Plus juga sejalan dengan semangat reformasi birokrasi khususnya di bidang teknologi informasi. “Selama ini kita manual dan itu harus kita akui lambat dan cenderung sulit untuk melakukan kontrol. Misalnya terjadi penahanan yang tidak diperpanjang atau surat perpanjangan sudah keluar tapi belum sampai,” tutur Kajari. Sementara itu, Ketua PN Tangerang Muhammad Damis menyebut, inovasi aplikasi e-CJS Plus lebih maju dibandingkan dengan aplikasi lain khususnya di bidang hukum. menurutnya, di lingkungan pengadilan, ada aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara. Namun, lanjutnya, aplikasi e-CJS Plus lebih bagus karena memiliki berbagai macam fitur yang dapat memudahkan pelaksanaan tugas. “Atas nama pimpinan PN Tangerang, kami menyambut baik MoU aplikasi ini,” ujarnya. Ketua PN melanjutkan, aplikasi e-CJS Plus dapat meringankan beban tugas di pengadilan. Setidaknya, lanjut dia, akan memudahkan petugas dalam mengeluarkan penetepan karena sudah disiapkan template. Hal itu pun, ia menambahkan, dapat mengeliminir tahanan yang keluar demi hukum karena proses administratif yang terhambat. “Kami akan sampaikan aplikasi ini pimpinan agar bisa disinkronkan dengan sistem informasi sehingga memudahkan publik untuk mengakses dan mudah-mudahan bisa kita tularkan ke wilayah hukum lain,” tukasnya. Sedangkan Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Dedi Cahyadi mengatakan, aplikasi e-CJS Plus merupakan jawaban atas permasalahan yang selama ini terjadi. Ia menyebut, proses administrasi yang memakan waktu dan jarak menjadi salah satu kendala pelaksanaan tugas. “Oleh pimpinan kami juga memang diperintah untuk menerapkan electronic government sehingga mudah-mudahan aplikasi ini bisa membantu pelaksanaan tugas sehingga tidak ada lagi kesalahan prosedur,” tandasnya. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta  Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Rotasi Ditubuh Polresta Tangerang, Kapolres Ambil Sumpah Pejabat Baru

whatsapp-image-2018-01-23-at-14-35-43

  TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolresta Tangerang memimpin jalannya serah terima jabatan (Sertijab) dan pengambilan sumpah kepada 5 perwira Polresta Tangerang di lapangan apel Mapolresta Tangerang. Selasa (23/01). Disaksikan personel Polresta Tangerang, Kompol Tosriadi Jamal yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kragilan Polres Serang, resmi menjabat sebagai Kasat Narkoba Polresta Tangerang menggantikan Kompol Sukardi yang kini menjabat sebagai Kasubbagrenops Bagbinops Roops Polda Banten. Kompol Sukirto yang sebelumnya Kasubbagrenops Bagbinops Roops Polda Banten, menjabat sebagai menjabat Kasat Binmas menggantikan Kompol Aan Nurhasanah yang kini pensiun. Kemudian Kompol Ari Satmoko yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi STNK Subditregident Ditlantas Polda Banten, juga dilantik sebagai Kasat Lantas Polresta Tangerang menggantikan Kompol Eko Bagus Riyadi yang kini menjabat sebagai pamen Polda Metro Jaya. Kasat Pol Air AKP Lis Handayana yang sebelumnya menjabat sebagai Sitindak Sunditgakkum Polair Polda Banten menggantikan Kompol Slamet yang kini menjabat sebagai Kasubbagminopsnal Bagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Banten dan yang terakhir, AKP Bambang Supeno yang sebelumnya sebagai Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Banten dilantik sebagai Kapolsek Rajeg menggantikan AKP DP Ambarita. Dalam amanatnya Kapolresta Tangerang Kombes Pol M. Sabilul Alif mengatakan bahwa kegaiatan mutasi ini merupakan hal yang biasa dilakukan organisasi Polri yang bertujuan menjaga dinamika operasional dalam melaksanakan misi dan mencapai visi yang telah ditetapkan. “Dengan adanya mutasi jabatan maka kontinutas terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dirumuskan akan berjalan efektif dan terjadi peningkatan kualitas kinerja kesatuan baik dalam bidang pembinaan maupun operasional,” ujar Kapolresta Tangerang. Lanjut Kapolres, dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan mengucapakan selamat bertugas kepada pejabat yang baru. “Saya berpesan kepada pejabat yang lama untuk menyampaikan semua apa yang menjadi arahan-arahan yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Kapolres. Di sisi lain Kapolres juga menekankan agar seluruh personel Polri untuk menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilukada 2018. “Jangan memihak pada kelompok manapun, siapapun yang melakukan pelanggaran agar ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres. Setelah serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan lepas sambut yang diikuti oleh Kapolres dan seluruh pejabat Polres, personil, dan Bhayangkari yang digelar di Gedung Serba Guna Pemkab Tangerang.

Read More »

Upacara Kesadaran Nasional, Begini Pesan Wakapolres Kepada Anggotanya

whatsapp-image-2018-01-17-at-12-38-36

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Polresta Tangerang melaksanakan Upacara Kesadaran Nasional di Halaman Mpolresta Tangerang, Rabu (17/01) pagi. Upacara dihadiri oleh seluruh anggota Polresta Tangerang, baik pejabat utama Polresta Tangerang, Bintara maupun PNS Polri. Dalam amanat Kapolresta Tangerang yang dibacakan Wakapolresta Tangerang AKBP Oki Waskito, dirinya mengungkapkan bahwa Gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kota Tangerang periode Triwulan pertama tahun 2017. Dibandingkan dengan periode Triwulan ke II tahun 2017, secara kwantitas menurun. Namun demikian dirinya mengimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Tetap waspada dan jaga selalu keamanan dan ketertiban,” ungkap Oki Waskito. Disamping itu, lanjut Oki Waskito, saat ini berbagai persiapan dan tahapan pilkada sudah berjalan, tugas tersebut merupakan tantangan yang harus dijawab melalui bekerja lebih keras dan sungguh-sungguh, guna memantapkan langkah-langkah pengamanan Polres Kota Tangerang dalam mengantisipasi kerawanan dan potensi gangguan yang dimungkinkan akan terjadi. “Saya berharap semua bekerja lebih fokus dan optimal dalam pelaksanaannya,” ujar Oki. Di akhir amanatnya, Oki juga berpesan agar seluruh anggota Polri, khusunya Polresta Tangerang tetap menjaga netralitas. Hal tersebut senada dnegan arahan Kapolresta Tangerang, bahwa setiap Anggota Polresta Tangerang dilarang berfoto bersama pasangan calon Bupati Tangerang 2018. …………………………………………………………. Kontributor : Septian Editor : Rusnata Publish : iman

Read More »

Motor Dikembalikan, Air Mata Ace Tumpah

whatsapp-image-2017-12-28-at-17-02-50

  TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif mengusap air mata Ace, warga Kampung Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (28/12/17). Ace tak kuasa membendung air mata karena terharu dan tidak percaya sepeda motornya yang sudah 3 bulan hilang bisa kembali kepadanya, “Terima kasih, Pak, terima kasih. Saya tidak menyangka motor saya bisa kembali lagi. Terima kasih, bapak-bapak polisi,” kata Ace sambil terus mencium tangan Kapolres. Pengembalian sepeda motor itu merupakan bagian dari pengembalian barang bukti hasil ungkap kasus curanmor selama 3 bulan terakhir. Dari ungkap kasus itu, jajaran Sat Reskirm Polresta Tangerang berhasil mengamankan 23 unit sepeda motor dan 1 unit mobil. “Semua kendaraan setelah kita verifikasi pemiliknya, kita kembalikan hari ini,” kata Kapolres. Kapolres menambahkan, pengungkapan, di samping melaksanakan tupoksi juga untuk membantu meringankan beban masyarakat yang merasa dirugikan akibat harta bendanya hilang oleh pelaku kriminal. Berkat pengungkapan, kata Kapolres, kepolisian bisa mengembalika harta benda masyarakat yang sempat hilang. “Saya perintahkan Sat Reskirm untuk gigih mengungkap curas, curat, dan curanmor. Kejar pelaku kejahatan kemana pun mereka menghindar. Kembalikan kendaraan yang penjahat larikan dan kembalikan kepada pemiliknya. Semoga itu bisa memberikan kebahagiaan,” terang Kapolres. Kapolres melanjutkan, kerja keras adalah adalah implementasi dari tekad anggota Polri untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas, ujar Kapolres, dirinya selalu mengingatkan 3 hal kepada anggotanya yaitu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. “Terima kasih saya sampaikan kepada jajaran Sat Reskrim Polresta Tangerang atas kerja kerasnya mengungkap kasus curanmor. Alhamdulillah, kerja keras bisa membantu masyarakat,” tandasnya. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor : Muridi Publish : Irwan Nova. A

Read More »