179 Desa Di Banten Rawan Banjir Dan Longsor, Disampaikan Wakapolda Banten Saat Apel Pagi

Sampaikan atensi pimpinan, Wakapolda Banten Brigjen Pol H. M. Sabilul Alif pimpin apel pagi pada Senin (13/11).

Kegiatan diikuti Pejabat Utama Polda Banten dan seluruh personel Polda Banten.

Dalam arahannya Wakapolda Banten menjelaskan bahwa menjelang masa Pemilu tantangan tugas Polri semakin banyak. “Dimasa menjelang pemilihan umum serentak akan semakin banyak kegiatan aksi masyarakat yang perlu untuk kita amankan, maka dari itu kita tetap melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.

Sabilul mengatakan bahwa sebentar lagi pengumuman Calon Capres dan Cawapres dan kita perlu memantau dinamika yang akan terjadi. “Perlu diketahui bersama bahwa tanggal 14 besok adalah pengumuman pasangan Capres dan Cawapres tentunya dinamika akan terus berkembang, dan kita perlu mengamankan objek yang ditempati oleh anggota,” ucap Sabilul.

Sabilul berkata bahwa kita sudah memasuki pergantian musim dan memasuki masa rawan bencana alam. “Memasuki pergantian musim, BPBD Banten memprediksi bahwa wilayah Banten akan memasuki masa rawan bencana banjir dan longsor untuk beberapa waktu kedepan terdapat sekitar 179 desa yang rawan banjir dan 402 desa yang longsor,” ujarnya.

“Banjir dan longsor pernah terjadi di tahun sebelumnya di beberapa wilayah hukum Polres Lebak dan Polres Pandeglang. Oleh karena, itu sudah harus ada langkah-langkah antisipasi sudah harus dilaksanakan dan kesiapan perlengkapan pendukung sudah siap,” tambah Sabilul.

Kepada personel diharapkan memahami tentang TR Kapolri terkait tugas dan kewajiban personel dalam rangka tahapan pemilu. “Kepada personel agar memahami tentang TR Kapolri, pedomani petunjuk dan arahan tersebut, dan kepada personel yang bertugas dalam patroli, dan lakukan kegiatan patroli yang sifatnya hanya memantau situasi, tidak melakukan dialog, dan tidak masuk ke dalam kantor parpol, DPC, rumah kemenangan dan posko kemenangan dan tempat yang berkaitan dengan partai politik,” harapnya.

Wakapolda menghimbau kepada personel agar mengantisipasi terbentuknya opini masyarakat kepada Polri. “Kita harus mengantisipasi terbentuknya opini masyarakat kepada Polri, dan patroli rutin yang dilaksanakan adalah dalam rangka pelaksanaan tugas pokok kita sebagai anggota Polri dalam pelaksanaan kegiatan Pemilu,” himbaunya.

Sabilul juga menjelaskan bahwa Polda Banten sudah melakukan pengecekan terhadap beberapa Posko OMB yang berada di Polda Banten. “Polda Banten sudah melaksanakan pengecekan posko Operasi Mantap Brata dalam bentuk asistensi dan pengendalian kegiatan operasi, pengecekan dilakukan pada posko inteligen, posko command center, posko crisis center, posko gakkumdu, dan posko digital,” jelas Sabilul.

Sabilul mengatakan bahwa personel harus mengamankan beberapa objek yang ada. “Kepada seluruh personel yang melaksanakan OMB bahwa harus mengamankan orang, barang, kegiatan yang dilakukan, kami juga melakukan pengecekan ke kantor KPU dan Bawaslu Banten,” tegas Sabilul.

Sabilul juga meminta kepada seluruh Kapolres jajaran Polda Banten untuk melakukan apa yang sudah dilakukan Kapolda Banten di wilayah masing-masing. “Dan untuk Kapolres agar melakukan kegiatan yang dilakukan oleh Kapolda dan PJU dilakukan di wilayah masing-masing, hal ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan pengamanan sudah berjalan sesuai peraturan yang berlaku,” harap Wakapolda.

Terakhir Sabilul berharap pelaksanaan Pemilu di diwilayah Banten dapat berjalan aman. “Kita harus pastikan setiap tahapan Pemilu diwilayah Banten berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Sabilul (Bidhumas).

About admin

Check Also

Personil Polsek Panggarangan Polres Lebak melaksanakan giat sambang Ke Kantor Desa Cihara

Guna mendukung program Kapolda Banten “Cooling Sistem” dan memelihara harkamtibmas yang sudah terjaga aman dan …