Home / RESKRIM / Reskrimum

Reskrimum

Januari, 2019

  • 18 Januari

    Penemuan Mayat Di Sungai Cidurian, Polres Serang Akan Tes DNA Keluarga

    mayat59

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Polres Serang – Satuan Reserse Kriminal Polres Serang Polda Banten akan melakukan tes DNA terhadap keluarga yang mengakui mayat yang ditemukan di pinggir Sungai Cidurian, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, identik dengan Aldi (14). “Akan kita lakukan tes DNA dulu, walaupun ada pihak keluarga yang mengakui bahwa mayat itu adalah Aldi melihat dari ciri-ciri yang ada,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H, Jumat (18/1/2019). AKBP Indra Gunawan menjelaskan, Aldi (14) dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 6 Januari 2019 ke Mapolsek Tanara. Namun, saat ini pihaknya masih fokus untuk mengungkap identitas mayat yang sudah menjadi tengkorak. . “Kita masih tunggu hasil autopsi dari forensik. Nanti, kalau salah (bukan Aldi) kan repot,” ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Babega, S.I.K. Sebelumnya, warga Kampung Rancalang Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, digegerkan penemuan sesosok mayat di pinggir Sungai Cidurian pada Rabu 16 Januari 2019. Mayat yang ditemukan oleh warga tersebut sudah menjadi tengkorak.

  • 12 Januari

    Gagalkan Aksi Pencurian Sepeda Motor, Polisi Ini Tuai Pujian Dari Warga

    beni-1

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Brigadir Polisi (Brig Pol) Beni Martin tuai pujian dari warga usai menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor di Wanayasa, Kecamatan Pontan, Kabupaten Serang, Jum’at (11/01/2019) siang. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, Brig Pol beni Martin berhasil meringkus kedua pelaku yang tersungkur di area pesawahan milik warga. Singkat cerita, Yadi (18) dan Bayu (18) melihat sepeda motor Honda yang terparkir di Kantor Kelurahan Wanayasa, Kecamatan Pontang. Tanpa pikir panjang, dua pemuda yang baru menginjak dewasa ini membobolnya dengan kunci T. kemudian 2 pelaku membawa motor hasil curian dan 1 moto sebagai sarana melakukan aksinya. “Kebetulan lagi ngobrol sama Pak Lurah di dalam, tiba-tiba Pak Rojak (pemilik motor-red) teriak maling. Spontan saya kejar bersama Pa Rojak, sempat tertinggal, pelaku masuk ke sebuah gang rumah warga. Disitu mulai terkejar dan menyuruh pelaku untuk berhenti,” ujar Brig Pol Beni Martin. Tidak mengindahkan peringatan, motor pelaku pertama di tendang oleh Brig Pol beni Martin dan tersungkur di pesawah warga. Kemudian ia mengejar pelaku kedua dan berhasil menyusulnya. “Saya tendang di bagian belakang motor, pelaku pertama tersungkur ke pesawahan warga. Tak berselang lama, motor kedua berhasil saya kejar dan meringkus pelaku di bantu oleh warga setempat,” Sementara itu Rojak, seorang petugas Kelurahan Wanayasa yang tak lain adalah pemilik motor tersebut mengucapkan rasa syukurnya dan berterimakasih kepada Brig Pol Beni. “Makasih banyak sama Pak Beni, berkat dia motor saya bisa kembali,” kata Rojak saat dihubungi. Ditempat terpisah, Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan sosok Polisi seperti anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pontang Brig Pol Beni Martin inilah yang dibutuhkan masyarakat. “Sosok polisi seperti Brig Pol Beni Martin ini yang dibutuhkan oleh masyarakat. Selain menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, ia juga mampu berperan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ujar Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi. Saat ini untuk mempertanggungjawabkan atas aksi kejahatan kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dan barang bukti berupa kunci T dan motor sebagai saran dalam melakukan aksinya di Mako Polsek Pontang

  • 10 Januari

    Direktorat Reserse Kriminal Polda Banten Teken Fakta Integritas Reskrim Rasa Baru “Rakyat Menunggu”

    whatsapp-image-2019-01-10-at-12-58-23

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten melakukan penandatanganan Fakta Integritas Reskrim Rasa Baru yang bertema ‘Reskrim Rasa Baru’ melalui penyidikan yang cepat, tepat, dan tuntas “RAKYAT MENUNGGU” di Rupatama Polda Banten. Kamis (10/01/2019). Kegiatan penandatanganan pakta integritas tersebut dihadiri oleh, Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol. Yohanes Hernowo. S.I.K., M.H, Dirreskrimum Polda Banten Kompes Pol. Novri Turangga. S.I.K., M.H., M.Si , Dirreskrimsus Polda Banten kombes pol Abdul Karim S.I.K ., M.Si , para kasat reskrim jajaran Polda Banten dan personil Reskrim Polda Banten sebanyak 100 orang. Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol. Yohanes Hernowo. S.I.K., M.H. mengatakan, pihaknya akan terus membenahi dan sistem management penyidikan berbasis IT untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang nyaman, mudah, murah dan berkualitas. “Hilangkan budaya koruptif, arogansi kekuasaan, dan kekerasan eksesif yang dapat menurunkan Citra Polri, bangun budaya gakkum yang semakin humanis dan melayani,” tegasnya. Kepada seluruh personel pengemban fungsi Reskrim, ia menekankan agar melaksanakan penegakkan hukum sesuai dengan ketetapan dan peraturan yang berlaku. “Segera ungkap kasus-kasus yang meresahkan masyarakat dan menjadi sorotan publik, laksanakan gakkum yang selaras dengan kebijakan pemerintah, serta hindari upaya gakkum yang kontra produktif dan tingkatkan koordinasi dan solidaritas dengan CJS,baik melalui kegiatan formal maupun informal,” pungkasnya. (op/id)

November, 2018

  • 16 November

    Miris, Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Ternyata Kakak-Beradik

    img-20181116-wa0005

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Satuan Reserse Kriminial Polres Kota Tangerang meringkus pelaku ketiga tersangka pembunuh Jap Son Tauw (68), seorang sopir taksi online yang jasadnya ditemukan mengambang di Kali Cadas Kukun Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada (7/11/18) lalu. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pelaku ketiga yang dibekuk berinisial RLP (18). Dikatakan Sabilul, RLP ditangkap di Kampung Ngemplak, Desa Kedunggong, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (15/11/18). “RLP ini tak lain merupakan adik dari tersangka REH (22) yang telah ditangkap beberapa hari sebelumnya,” kata Sabilul, Jumat (16/11/18). Sabilul menerangkan, ketiga tersangka yang dua diantaranya kakak-beradik merupakan satu teman bergaul di lingkungannya di daerah Teluk Gong, Jakarta Utara. Ketiganya, kata Sabilul, sempat mengonsumsi narkoba jenis sabu sebelum melancarkan aksinya. Polisi, Sabilul menambahkan, juga turut mengamankan sepeda motor yang digunakan tersangka untuk melarikan diri. Dikatakan Sabilul, kepada polisi, para pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana Pembunuhan dan/atau pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP dan/atau 365 KUHP. Selanjutnya, kata Sabilul, tersangka dibawa dan diamankan ke Polres Kota Tangerang guna proses penyidikan lebih lanjut. “Saat ini kita intensifkan pemeriksaan saksi-saksi dan para tersangka, melaksanakan gelar perkara, dan segera mengirim berkas ke jaksa penuntut umum,” tandas Sabilul.

  • 12 November

    Kapolresta Tangerang Bersama Penyedia Layanan Rumuskan Sistem Keamanan Taksi Online

    whatsapp-image-2018-11-12-at-15-47-34

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif bersama penyedia layanan merumuskan sistem keamanan di transportasi taksi online. Hal itu menyusul beberapa peristiwa pidana baik yang dialami penumpang ataupun pengemudi taksi online. “Kami mendorong agar pengelola jasa taksi online meningkatkan sistem pengamanan baik untuk penumpang ataupun pengemudi. Hal itu agar peristiwa nahas dapat diminimalisir. Dan, penumpang dan pengemudi merasa nyaman,” kata Sabilul, Senin (12/11/18). Menurutnya, sistem keamanan yang dirumuskan di antaranya adalah dengan memasang semacam pembatas antara kursi penumpang dan pengemudi. Pembatas, kata Sabilul, didesain senyaman mungkin namun tetap aman agar tidak mengganggu interaksi sosial antara pengendara dan penumpang. “Selain itu, kami juga mengusulkan dipasangnya tombol darurat atau panic button yang terhubung ke Grab dan ke aparat keamanan,” ujarnya. Selain itu, Sabilul juga mengusulkan dipasangnya kamera pengawas di dalam kendaraan. Hal itu, kata dia, untuk memantau dan merekam agar segala aktivitas di dalam kendaraan. Keberadaan kamera, lanjut dia, juga dapat membantu kepolisian mengusut saat terjadi peristiwa pidana. “Rekaman kamera dapat dijadikan bukti petunjuk,” terangnya. Bukan hanya itu, Sabilul turut mengusulkan pemasangan voice recorder (perekam suara) di dalam kendaraan. Agar percakapan antara pengemudi dan penumpang dapat terdokumentasi. “Hal ini selain untuk membantu pengungkapan apabila terjadi kasus pidana. Juga dapat dimanfaatkan untuk menginvestigasi apabila terjadi kecelakaan,” tandasnya. Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno menyambut baik usulan itu. Menurutnya, beberapa fitur pengaman seperti panic button sudah terpasang di beberapa kendaraan. Ke depan, kata dia, semua kendaraan akan dipasang sistem pengamanan termasuk kamera pengawas. “Kami ucapkan terima kasih atau kerja sama dari kepolisian dan tentu kami akan terus tingkatkan sistem keamanan kami,” tukasnya. (ian/id/am)

  • 9 November

    Polresta Tangerang Bekuk Pembunuh Driver Transportasi Daring

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Hanya dalam waktu beberapa hari, Unit Jatanras Satreskim Polresta Tangerang berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap Jap Son Tauw (68), seorang pengemudi taksi online yang jasadnya ditemukan mengambang di Kali Cadas Kukun Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang pada (7/11/18) lalu. Petugas kepolisian yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung meringkus pelaku pembunuhan berinisial FF yang baru berusia 17 tahun. FF ditangkap di daerah Sunter, Tanjung Priuk Jakarta Utara pada Jumat (9/11/18). Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, berdasarkan penyelidikan, anggota menemukan lokasi terakhir titik saat tersangka memesan taksi onlinbe pada (5/11/18) sekitar pukul 10 malam. Dari titik itu, kata Sabilul, polisi melakukan penelusuran hingga berhasil menemukan keberadaan pelaku. “Berdasarkan interogasi, tersangka mengakui telah melakukan pembunuhan,” kata Sabilul. Sabilul menambahkan, tersangka melakukan aksi itu bersama kedua rekannya berinisial REH dan RLP yang kini sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Kedua rekan tersangka, lanjut Sabilul, berhasil melarikan diri saat dilakukan penangkapan. “Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan untuk mendalami kasus pembunuhan itu,” terang Sabilul. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung menjelaskan, selain mobil korban, dari penangkapan itu polisi berhasil menyita beberapa barang bukti. Di antaranya, 2 buah celana dan baju yang digunakan tersangka, 1 buah Grab Card milik korban, sebilah pisau, 1 buah batu berukuran besar, selembar karung, dan pakaian milik korban. Gogo memastikan, polisi akan terus mengejar pelaku lain dan melakukan penyelidikan mendalam atas kasus itu untuk mengungkap kemungkinan adanya sindikat. “Saat ini, tim masih melakukan perburuan dan mohon doanya agar semua pelaku tertangkap dan kasus segera terungkap tuntas,” tukasnya. (ian/id)

  • 9 November

    Jasad Pria Yang Ditemukan Di Sungai Ciracap Sudah Diketahui Identitasnya

    whatsapp-image-2018-07-26-at-11-38-35

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Penemuan jasad pria ditemukan oleh warga di Sungai Ciracap, Kecamatan Pasarkemis, Tangerang-Banten, akhirnya menemukan titik terang. Jasad seorang pria naas itu pertama kali ditemukan warga pada hari Rabu (07/11/2018) lalu adalah Jap So Tauw (68). Diketahui Jap So seorang warga Cluster Semara Village, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Jap So Tauw ternyata dikenal mempunyai profesi sebagai pengemudi transportasi taksi online. Hal ini terungkap setelah Pihak Kepolisian Resor Kota Tangerang mengunggah foto berikut ciri-ciri korban ke media sosial. Sebagaimana yang di terangkankan oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, berselang beberapa jam setelah diunggah, ada seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarga korban. “Beberapa jam usai membuat postingan, sekitar jam 21.00 WIB, keluarga korban atas nama Hedrison menghubungi kami dan mengonfirmasi bahwa ia adalah keluarga korban,” ujar Sabilul, Kamis (8/11/2018). Kapolresta Tangerang menerangkan, Hedrison didampingi pihak kepolisian mendatangi RSUD Tangerang. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah yang bersangkutan mengenali jasad korban. Usai melihat secara langsung, jasad tersebut dipastikan adalah anak kandungnya. (id/am)

September, 2018

  • 10 September

    AKBP Novri Turangga Jabat Dirreskrimum Polda Banten Gantikan Kombes Pol H. Onny Trimurti

    whatsapp-image-2018-09-09-at-14-21-26

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Kepala Kepolisian Daerah Banten (Kapolda) Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra Memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) Dir Reskrimum Polda Banten, Jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Banten diserahterimakan dari Kombes Pol H. Onny Trimurti N kepada AKBP  Novri Turangga E. Acara sertijab digelar di Aula serbaguna Polda Banten , Senin (10/9/2018). Upacara sertijab turut dihadiri oleh Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Armawan Suwasono, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, dan Kapolres Jajaran di wilayah Polda Banten Kapolda Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra  mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kombes Pol H. Onny Trimurti N yang telah bertugas di Polda Banten selama 8 bulan, dan menyampaikan ucapkan selamat datang kepada AKBP  Novri Turangga E “Kami berharap ditempat yang baru pak onny bisa menerapkan hal hal yang baik selama di Polda Banten, bisa jadi agen perubahan dan cepat beradaptasi, Demikian juga dengan pejabat yang baru Pak Novri, diharapkan bisa memberikan angin segar, energi baru, serta menjadi agen perubahan untuk Polda Banten dalam menangani kejahatan kejahatan yang sifatnya Umum,” kata Kapolda Banten (am/id/rus)  

Agustus, 2018

  • 28 Agustus

    Polres Serang Sita 198 Karung Ketumbar Bercampur Bahan Kimia

    whatsapp-image-2018-08-27-at-18-38-35

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Polres Serang menyita 198 karung ketumbar bercampur bahan kimia dari pelaku KS di Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Ketumbar itu dicampur dengan bahan kimia hidrogen peroksida atau H2O2 agar terlihat mengkilap dan laku di pasaran. “Kami menggagalkan daripada peredaran ketumbar yang mana dari hasil informasi kemudian dikembangkan ke penyelidikan didapati di daerah Tanara dengan tersangka KS,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat menggelar jumpa pers di Mapolres Serang, Senin (27/8/2018). Selain menyita ratusan karung, polisi juga mengamankan 27 jerigen bahan kimia. Tujuh jerigen saat dilakukan penyitaan masih tampak penuh, sedangkan 20 jerigen bahan kimia lainnya sudah dipakai untuk dicampur ke ketumbar. Ketumbar itu diamankan sebelum diedarkan. Indra mengatakan pelaku awalnya mencampur ketumbar dengan bahan kimia dalam sebuah wadah besar Setelah itu ketumbar dijemur dan warnanya jadi lebih cerah dibanding aslinya. “Untuk bahan kimia didapat dari Jakarta Barat dari saudara TS kemudian dibawa angsung ke Tanara,” ujarnya. Indra menerangkan ketumbar bercampur bahan kimia itu biasa dipasarkan ke Tangerang dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Tersangka menjual seharga Rp 12.000/kg. “Sedangkan dampaknya kalau digunakan akan menimbulkan kerugian kesehatan bahkan apabila dosisnya melebihi kapasitas tertentu itu menyebabkan kematian,” tuturnya. Akibat perbuatannya, tersangka KS dijerat pasal 136 huruf b UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (am/id/rus)

  • 3 Agustus

    Amin Sumringah Motornya Kembali Setelah Tiga Bulan Hilang Saat Mengajar

    |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang –  Raut wajah Amin Saripudin (69), warga yang tinggal di Kampung Kebon Jeruk, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang terlihat sumringah setelah menerima motornya yang hilang dari Kapolres Serang. Motor Suzuki Satria milik guru mengaji ini hilang tiga bulan lalu saat mengajar di sebuah pondok pesantren di perbatasan Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang – Kabupaten Tangerang. “Alhamdulillah bisa ditemukan kembali, senang sekali rasanya. Padahal sepeda motor itu hilang sekitar tiga bulan yang lalu,” tutur Amin Saripudin setelah menerima motor dari Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Senin (30/7/2018). Dikatakan Kapolres,  penyerahan motor hasil pencurian kepada pemiliknya ini setelah tim reskrim berhasil membongkar dan meringkus jaringan komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Serang Timur. “Dalam pengungkapan itu, enam pelaku dan penadah berhasil ditangkap. Dari pengungkapan ini, tim reskrim mengamankan 14 unit sepeda motor berbagai merk jenis matic,” kata Kapolres. Kapolres menerangkan dari 14 barang bukti yang disita dari komplotan curanmor ini, baru satu unit yang sudah diserahkan kepada pemiliknya. Karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor agar mengecek ke Polres Serang. . “Silahkan dilihat, jika sepeda motor yang hilang ada di antara barang bukti, beritahu anggota kami dengan menunjukan bukti kepemilikan yang sah,” tandasnya. AKBP Indra Gunawan menambahkan penyerahan motor ini sifatnya hanya rawat pakai, karena barang bukti ini, sewaktu-waktu dibutuhkan di persidangan. “Nanti hakim yang memutuskan mengembalikan kepada yang berhak,” kata Kapolres. (gz/id/rus)