Home / RESKRIM / Reskrimum

Reskrimum

Miris, Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Ternyata Kakak-Beradik

img-20181116-wa0005

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Satuan Reserse Kriminial Polres Kota Tangerang meringkus pelaku ketiga tersangka pembunuh Jap Son Tauw (68), seorang sopir taksi online yang jasadnya ditemukan mengambang di Kali Cadas Kukun Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada (7/11/18) lalu. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pelaku ketiga yang dibekuk berinisial RLP (18). Dikatakan Sabilul, RLP ditangkap di Kampung Ngemplak, Desa Kedunggong, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (15/11/18). “RLP ini tak lain merupakan adik dari tersangka REH (22) yang telah ditangkap beberapa hari sebelumnya,” kata Sabilul, Jumat (16/11/18). Sabilul menerangkan, ketiga tersangka yang dua diantaranya kakak-beradik merupakan satu teman bergaul di lingkungannya di daerah Teluk Gong, Jakarta Utara. Ketiganya, kata Sabilul, sempat mengonsumsi narkoba jenis sabu sebelum melancarkan aksinya. Polisi, Sabilul menambahkan, juga turut mengamankan sepeda motor yang digunakan tersangka untuk melarikan diri. Dikatakan Sabilul, kepada polisi, para pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana Pembunuhan dan/atau pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP dan/atau 365 KUHP. Selanjutnya, kata Sabilul, tersangka dibawa dan diamankan ke Polres Kota Tangerang guna proses penyidikan lebih lanjut. “Saat ini kita intensifkan pemeriksaan saksi-saksi dan para tersangka, melaksanakan gelar perkara, dan segera mengirim berkas ke jaksa penuntut umum,” tandas Sabilul.

Read More »

Kapolresta Tangerang Bersama Penyedia Layanan Rumuskan Sistem Keamanan Taksi Online

whatsapp-image-2018-11-12-at-15-47-34

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif bersama penyedia layanan merumuskan sistem keamanan di transportasi taksi online. Hal itu menyusul beberapa peristiwa pidana baik yang dialami penumpang ataupun pengemudi taksi online. “Kami mendorong agar pengelola jasa taksi online meningkatkan sistem pengamanan baik untuk penumpang ataupun pengemudi. Hal itu agar peristiwa nahas dapat diminimalisir. Dan, penumpang dan pengemudi merasa nyaman,” kata Sabilul, Senin (12/11/18). Menurutnya, sistem keamanan yang dirumuskan di antaranya adalah dengan memasang semacam pembatas antara kursi penumpang dan pengemudi. Pembatas, kata Sabilul, didesain senyaman mungkin namun tetap aman agar tidak mengganggu interaksi sosial antara pengendara dan penumpang. “Selain itu, kami juga mengusulkan dipasangnya tombol darurat atau panic button yang terhubung ke Grab dan ke aparat keamanan,” ujarnya. Selain itu, Sabilul juga mengusulkan dipasangnya kamera pengawas di dalam kendaraan. Hal itu, kata dia, untuk memantau dan merekam agar segala aktivitas di dalam kendaraan. Keberadaan kamera, lanjut dia, juga dapat membantu kepolisian mengusut saat terjadi peristiwa pidana. “Rekaman kamera dapat dijadikan bukti petunjuk,” terangnya. Bukan hanya itu, Sabilul turut mengusulkan pemasangan voice recorder (perekam suara) di dalam kendaraan. Agar percakapan antara pengemudi dan penumpang dapat terdokumentasi. “Hal ini selain untuk membantu pengungkapan apabila terjadi kasus pidana. Juga dapat dimanfaatkan untuk menginvestigasi apabila terjadi kecelakaan,” tandasnya. Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno menyambut baik usulan itu. Menurutnya, beberapa fitur pengaman seperti panic button sudah terpasang di beberapa kendaraan. Ke depan, kata dia, semua kendaraan akan dipasang sistem pengamanan termasuk kamera pengawas. “Kami ucapkan terima kasih atau kerja sama dari kepolisian dan tentu kami akan terus tingkatkan sistem keamanan kami,” tukasnya. (ian/id/am)

Read More »

Polresta Tangerang Bekuk Pembunuh Driver Transportasi Daring

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Hanya dalam waktu beberapa hari, Unit Jatanras Satreskim Polresta Tangerang berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap Jap Son Tauw (68), seorang pengemudi taksi online yang jasadnya ditemukan mengambang di Kali Cadas Kukun Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang pada (7/11/18) lalu. Petugas kepolisian yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung meringkus pelaku pembunuhan berinisial FF yang baru berusia 17 tahun. FF ditangkap di daerah Sunter, Tanjung Priuk Jakarta Utara pada Jumat (9/11/18). Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, berdasarkan penyelidikan, anggota menemukan lokasi terakhir titik saat tersangka memesan taksi onlinbe pada (5/11/18) sekitar pukul 10 malam. Dari titik itu, kata Sabilul, polisi melakukan penelusuran hingga berhasil menemukan keberadaan pelaku. “Berdasarkan interogasi, tersangka mengakui telah melakukan pembunuhan,” kata Sabilul. Sabilul menambahkan, tersangka melakukan aksi itu bersama kedua rekannya berinisial REH dan RLP yang kini sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Kedua rekan tersangka, lanjut Sabilul, berhasil melarikan diri saat dilakukan penangkapan. “Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan untuk mendalami kasus pembunuhan itu,” terang Sabilul. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung menjelaskan, selain mobil korban, dari penangkapan itu polisi berhasil menyita beberapa barang bukti. Di antaranya, 2 buah celana dan baju yang digunakan tersangka, 1 buah Grab Card milik korban, sebilah pisau, 1 buah batu berukuran besar, selembar karung, dan pakaian milik korban. Gogo memastikan, polisi akan terus mengejar pelaku lain dan melakukan penyelidikan mendalam atas kasus itu untuk mengungkap kemungkinan adanya sindikat. “Saat ini, tim masih melakukan perburuan dan mohon doanya agar semua pelaku tertangkap dan kasus segera terungkap tuntas,” tukasnya. (ian/id)

Read More »

Jasad Pria Yang Ditemukan Di Sungai Ciracap Sudah Diketahui Identitasnya

whatsapp-image-2018-07-26-at-11-38-35

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Penemuan jasad pria ditemukan oleh warga di Sungai Ciracap, Kecamatan Pasarkemis, Tangerang-Banten, akhirnya menemukan titik terang. Jasad seorang pria naas itu pertama kali ditemukan warga pada hari Rabu (07/11/2018) lalu adalah Jap So Tauw (68). Diketahui Jap So seorang warga Cluster Semara Village, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Jap So Tauw ternyata dikenal mempunyai profesi sebagai pengemudi transportasi taksi online. Hal ini terungkap setelah Pihak Kepolisian Resor Kota Tangerang mengunggah foto berikut ciri-ciri korban ke media sosial. Sebagaimana yang di terangkankan oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, berselang beberapa jam setelah diunggah, ada seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarga korban. “Beberapa jam usai membuat postingan, sekitar jam 21.00 WIB, keluarga korban atas nama Hedrison menghubungi kami dan mengonfirmasi bahwa ia adalah keluarga korban,” ujar Sabilul, Kamis (8/11/2018). Kapolresta Tangerang menerangkan, Hedrison didampingi pihak kepolisian mendatangi RSUD Tangerang. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah yang bersangkutan mengenali jasad korban. Usai melihat secara langsung, jasad tersebut dipastikan adalah anak kandungnya. (id/am)

Read More »

AKBP Novri Turangga Jabat Dirreskrimum Polda Banten Gantikan Kombes Pol H. Onny Trimurti

whatsapp-image-2018-09-09-at-14-21-26

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Kepala Kepolisian Daerah Banten (Kapolda) Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra Memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) Dir Reskrimum Polda Banten, Jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Banten diserahterimakan dari Kombes Pol H. Onny Trimurti N kepada AKBP  Novri Turangga E. Acara sertijab digelar di Aula serbaguna Polda Banten , Senin (10/9/2018). Upacara sertijab turut dihadiri oleh Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Armawan Suwasono, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, dan Kapolres Jajaran di wilayah Polda Banten Kapolda Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra  mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kombes Pol H. Onny Trimurti N yang telah bertugas di Polda Banten selama 8 bulan, dan menyampaikan ucapkan selamat datang kepada AKBP  Novri Turangga E “Kami berharap ditempat yang baru pak onny bisa menerapkan hal hal yang baik selama di Polda Banten, bisa jadi agen perubahan dan cepat beradaptasi, Demikian juga dengan pejabat yang baru Pak Novri, diharapkan bisa memberikan angin segar, energi baru, serta menjadi agen perubahan untuk Polda Banten dalam menangani kejahatan kejahatan yang sifatnya Umum,” kata Kapolda Banten (am/id/rus)  

Read More »

Polres Serang Sita 198 Karung Ketumbar Bercampur Bahan Kimia

whatsapp-image-2018-08-27-at-18-38-35

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Polres Serang menyita 198 karung ketumbar bercampur bahan kimia dari pelaku KS di Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Ketumbar itu dicampur dengan bahan kimia hidrogen peroksida atau H2O2 agar terlihat mengkilap dan laku di pasaran. “Kami menggagalkan daripada peredaran ketumbar yang mana dari hasil informasi kemudian dikembangkan ke penyelidikan didapati di daerah Tanara dengan tersangka KS,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat menggelar jumpa pers di Mapolres Serang, Senin (27/8/2018). Selain menyita ratusan karung, polisi juga mengamankan 27 jerigen bahan kimia. Tujuh jerigen saat dilakukan penyitaan masih tampak penuh, sedangkan 20 jerigen bahan kimia lainnya sudah dipakai untuk dicampur ke ketumbar. Ketumbar itu diamankan sebelum diedarkan. Indra mengatakan pelaku awalnya mencampur ketumbar dengan bahan kimia dalam sebuah wadah besar Setelah itu ketumbar dijemur dan warnanya jadi lebih cerah dibanding aslinya. “Untuk bahan kimia didapat dari Jakarta Barat dari saudara TS kemudian dibawa angsung ke Tanara,” ujarnya. Indra menerangkan ketumbar bercampur bahan kimia itu biasa dipasarkan ke Tangerang dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Tersangka menjual seharga Rp 12.000/kg. “Sedangkan dampaknya kalau digunakan akan menimbulkan kerugian kesehatan bahkan apabila dosisnya melebihi kapasitas tertentu itu menyebabkan kematian,” tuturnya. Akibat perbuatannya, tersangka KS dijerat pasal 136 huruf b UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (am/id/rus)

Read More »

Amin Sumringah Motornya Kembali Setelah Tiga Bulan Hilang Saat Mengajar

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang –  Raut wajah Amin Saripudin (69), warga yang tinggal di Kampung Kebon Jeruk, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang terlihat sumringah setelah menerima motornya yang hilang dari Kapolres Serang. Motor Suzuki Satria milik guru mengaji ini hilang tiga bulan lalu saat mengajar di sebuah pondok pesantren di perbatasan Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang – Kabupaten Tangerang. “Alhamdulillah bisa ditemukan kembali, senang sekali rasanya. Padahal sepeda motor itu hilang sekitar tiga bulan yang lalu,” tutur Amin Saripudin setelah menerima motor dari Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Senin (30/7/2018). Dikatakan Kapolres,  penyerahan motor hasil pencurian kepada pemiliknya ini setelah tim reskrim berhasil membongkar dan meringkus jaringan komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Serang Timur. “Dalam pengungkapan itu, enam pelaku dan penadah berhasil ditangkap. Dari pengungkapan ini, tim reskrim mengamankan 14 unit sepeda motor berbagai merk jenis matic,” kata Kapolres. Kapolres menerangkan dari 14 barang bukti yang disita dari komplotan curanmor ini, baru satu unit yang sudah diserahkan kepada pemiliknya. Karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor agar mengecek ke Polres Serang. . “Silahkan dilihat, jika sepeda motor yang hilang ada di antara barang bukti, beritahu anggota kami dengan menunjukan bukti kepemilikan yang sah,” tandasnya. AKBP Indra Gunawan menambahkan penyerahan motor ini sifatnya hanya rawat pakai, karena barang bukti ini, sewaktu-waktu dibutuhkan di persidangan. “Nanti hakim yang memutuskan mengembalikan kepada yang berhak,” kata Kapolres. (gz/id/rus)

Read More »

Polres Serang Tangkap Pelaku Pembunuh Bocah 3 Tahun Dalam Ember

whatsapp-image-2018-08-01-at-05-43-54

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Kepolisian Resor Serang menggelar Konferensi Pers terkait Tindak Pidana atau Kasus Pembunuhan Balita Berusia 3 Tahun yang dilakukan oleh pembantu rumah tangga (PRT) di aula mapolres Serang, Rabu (01/8/18). Ratifah Rafsani, bocah berusia 3 tahun ditemukan tewas dalam kamar mandi di rumahnya di Perum Griya Asri Cluster Mahoni B 14 No 30, Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (31/7/2018) malam. Belakangan diketahui, bocah balita anak dari Ahmad Rojali dan Sutihati ini tewas dianiaya SA (25) pengasuhnya. Ratifah sebelum meninggal ditinggal oleh kedua orang tua nya kerja disalah satu perusahaan yang ada di Cikande. Saat orang tua korban bekerja, Rafitah di asuh oleh Sani, 25, warga Kampung Pabuaran, Desa/Kecamatan Cikande. Diperoleh keterangan, peristiwa penganiayaan balita yang berujung maut ini terjadi Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB, setelah pulang kerja. Sutihati tidak mendapati buah hatinya dan pembantunya di rumah. Pada saat itu Sutihati mengira anaknya sedang keluar rumah dibawa pembantunya. Namun, ketika hendak mencuci kaki di kamar mandi, Sutihati melihat anak kesayangannya berada dalam ember dalam kondisi tidak bernyawa. Melihat pemandangan yang mengerikan ini, Sutihati kontan berteriak histeris hingga mengundang tetangga rumahnya. Setelah tetangga berdatangan, warga langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cikande. Mendapat laporan dari warga, petugas mendatangi lokasi kejadian. Tak lama kemudian, petugas forensik dari RSUD dr Drajat Prawiranegara juga tiba di lokasi. Petugas Polsek Cikande dibantu personil Reskrim Polres Serang segera melakukan pengamanan lokasi dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP serta informasi dari warga, pelaku penganiayaan mengarah kepada tersangka Sani yang tidak berada di rumah. Berbekal dari informasi, tim reskrim segera melakukan pengejaran. Tidak membutuhkan waktu lama, dalam waktu kurang dari 6 jam, perempuan pembantu rumah tangga (PRT) ini ditangkap petugas. PRT warga Kampung Pabuaran, Desa/Kecamatan Cikande ini ditangkap saat bersembunyi dalam saung di sebuah kebun di Kampung Baluk, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Cikande, Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. (am/id/rus)

Read More »

Polsek Cisoka Amankan Pengendara Ojol, Yang Nyambi Jadi Pelaku Pencurian

whatsapp-image-2018-07-30-at-15-50-22

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang, Dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam B 6467 GVF, Eko Yusni Wahyudi (20) tahun (Pelaku), warga  Perumahan Taman Kirana Surya, Blok H.20/21 Rt. 08/12  Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kios pertamini milik Saudara Muhamad Ardian (23) pada Jum’at (27/7/2018), sekitar pukul 17.30 wib. Pada saat itu pelaku yang tak lain salah satu pengemudi Ojek Online (Ojol)  ternama ini sedang mengisi bensin di TKP kemudian korban melayaninya dengan sebagaimana mestinya, ketika korban lengah pelaku langsung mengambil Handphone milik korban yang sedang di Charger didalam toko, setelah berhasil mengambil Handphone tersebut kemudian pelaku kabur dan korban yang melihat pelaku mengambil Handphonenya tersebut kemudian korban spontan berteriak Maling-maling. Namun, saat pelaku melarikan diri, korban langsung berteriak dan mengerjar pelaku dengan sepeda motor, Sambil berteriak minta tolong, korban menarik sepeda motor pelaku, namun naas malah korban yang terjatuh dan korban mengalami luka parah dibagian kaki. Saat itu, pelaku masih mencoba melarikan diri sambil mengendarai kendaraannya dengan kecepatan penuh, Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar yang kemudian ikut mengejar pelaku. Melihat adanya keramaaian warga,  Unit Reskrim Polsek Cisoka yang dipimpin langsung oleh IPTU. Sitta Madongan Sagal SH, yang sedang berpatroli wilayah, langsung bergabung dengan warga. Kanit Reskrim Polsek Cisoka, IPTU Sitta Madongan Sagala SH langsung mengejar pelaku, dan menurut keterangan saksi serta korban bahwa pelaku kabur dengan menggunakan sepeda motornya ke daerah Perumahan Batara Desa Pasanggrahan Solear, mendengar Informasi tersebut kemudian team reskrim beserta kanit dengan dibantu Masyarakat, korban dan saksi mengejar pelaku. Hingga akhirnya pelaku diamankan di Perumahan Kota Batara, Desa Pasanggrahan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang pelaku dapat ditangkap dan diamankan, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Cisoka guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Dari hasil interogasi, pelaku mengaku juga pernah melakukan hal yang sama. Untuk TKP lainnya masih kita kembangkan,” ucap Kanit Reskrim Polsek Cisoka. Sementara itu, Kapolsek Cisoka AKP. Uka Subakti mengatakan, pelaku telah diamankan di Polsek Cisoka, Pelaku merupakan seorang pengendara ojek online (grab), yang baru bekerja 3 bulan. “Pelaku dan barang bukti berupa handphone serta kendaraan yang digunakan pelaku telah kita amankan di Polsek dan akan kita proses lebih lanjut, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara, atau dengan denda 900 juta, “katanya. Untuk diketahui, Korban Muhamad Ardian (23) tahun, saat ini dalam perawat di RSUD Balaraja, dengan luka parah dibagian kaki kiri. Kapolsek juga menghimbau agar masyarakat lebih berwaspada saat berada diluar rumah. Terlebih saat melalui jalan yang sepi, dan berbincang dengan orang yang belum dikenal. “Kepada masyarakat agar lebih wasapada, terutama saat keluar rumah, usahakan jangan sendirian. Jangan juga membawa barang-barang berharga yang dapat mengundang tindak kriminal,” ujar Kapolsek Cisoka AKP.Uka Subakti SH. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Tersangka Pencurian Diserahkan ke Kejari Pandeglang

whatsapp-image-2018-05-03-at-16-31-22-225x300

| TRIBRATA NEWS POLDA BANTTEN, Cikedal,- Unit Reskrim Polsek Cikedal telah melimpahkan dua orang tersangka dan Barang bukti (Tahap II) dengan perkara pencurian  pemberatan dan perkara penadahan ke kantor kejaksaan negeri pandeglang,penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Cikedal Aipda Iwan Hermawan,SH kamis (3/5/2018). Sementara itu ditempat terpisah Kapolsek Cikedal Iptu M.Samsuri menyatakan bahwa kedua tersangka berinisial “O” dan “S” berikut dengan barang bukti hasil kejahatannya telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pandeglang. “Tersangka telah diserahkan ke Kejari Pandeglang dan diterima langsung oleh Jaksa Farid Yuni K, SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau Jaksa Fungsional, dan alhamdulilah ke dua perkara tersebut telah dinyatakan lengkap atu P21  oleh pihak kejaksaan dengan no: B-856/0.6.12/Epp.1/04/2018 dan B-857/0.6.12/Epp.1/04/2018 ” jelasnya. Jaksa Farid Yuni K,SH selaku Jaksa Penuntut Umum ketika memintai keterangan kepada saudara. “S” selaku tersangka penadahan, ia mengalami kesulitan komunikasi dengan tersangka, karena “S” mengalami gangguan fisik yaitu tuna rungu dan tuna wicara, kemudian jaksa farid meminta bantuan ahli bahasa isyarat yang sebelumnya telah disiapkan dan dihadirkan oleh penyidik polsek untuk memudahkan komunikasi. Sebelumnya penyidik unit reskrim polsek cikedal telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dengan modus operandi bongkar rumah, pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan anggota dengan cara melacak  terhadap salah satu barang milik korban  yang diambil oleh pelaku (handphone) didalam rumah tersebut, dari hasil penyelidikan tersebut membuahkan hasil dan mengarah kepada saudara.”O” sebagai pelaku pencurian barang-barang milik korban sdri.Nurhasanah. Dari keterangan “O” sebagai pelaku, penyidik melakukan pengembangan dengan mencari barang yang telah dijual oleh pelaku, dan dari hasil pengembangan tersebut mengarah kepada “S” selaku penadah barang curian. Setelah “S” dilakukan penangkapan, penyidik mengalami kesulitan komunikasi dengan tersangka karena tersangka menderita gangguan fisik dari lahir berupa tuna rungu dan tuna wicara, namun hal tersebut tidak menjadi hambatan dalam proses penyidikan, kemudian penyidik meminta saksi ahli bahasa isyarat. ……………………………. Kontributor  : Humas Polsek Cikedal Editor           : Rusnata Publish         : Aam

Read More »