Home / RESKRIM / Reskrimum

Reskrimum

AKBP Novri Turangga Jabat Dirreskrimum Polda Banten Gantikan Kombes Pol H. Onny Trimurti

whatsapp-image-2018-09-09-at-14-21-26

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Kepala Kepolisian Daerah Banten (Kapolda) Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra Memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) Dir Reskrimum Polda Banten, Jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Banten diserahterimakan dari Kombes Pol H. Onny Trimurti N kepada AKBP  Novri Turangga E. Acara sertijab digelar di Aula serbaguna Polda Banten , Senin (10/9/2018). Upacara sertijab turut dihadiri oleh Wakapolda Banten Kombes Pol Tomex Korniawan, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Armawan Suwasono, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, dan Kapolres Jajaran di wilayah Polda Banten Kapolda Banten Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra  mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kombes Pol H. Onny Trimurti N yang telah bertugas di Polda Banten selama 8 bulan, dan menyampaikan ucapkan selamat datang kepada AKBP  Novri Turangga E “Kami berharap ditempat yang baru pak onny bisa menerapkan hal hal yang baik selama di Polda Banten, bisa jadi agen perubahan dan cepat beradaptasi, Demikian juga dengan pejabat yang baru Pak Novri, diharapkan bisa memberikan angin segar, energi baru, serta menjadi agen perubahan untuk Polda Banten dalam menangani kejahatan kejahatan yang sifatnya Umum,” kata Kapolda Banten (am/id/rus)  

Read More »

Polres Serang Sita 198 Karung Ketumbar Bercampur Bahan Kimia

whatsapp-image-2018-08-27-at-18-38-35

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang- Polres Serang menyita 198 karung ketumbar bercampur bahan kimia dari pelaku KS di Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Ketumbar itu dicampur dengan bahan kimia hidrogen peroksida atau H2O2 agar terlihat mengkilap dan laku di pasaran. “Kami menggagalkan daripada peredaran ketumbar yang mana dari hasil informasi kemudian dikembangkan ke penyelidikan didapati di daerah Tanara dengan tersangka KS,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat menggelar jumpa pers di Mapolres Serang, Senin (27/8/2018). Selain menyita ratusan karung, polisi juga mengamankan 27 jerigen bahan kimia. Tujuh jerigen saat dilakukan penyitaan masih tampak penuh, sedangkan 20 jerigen bahan kimia lainnya sudah dipakai untuk dicampur ke ketumbar. Ketumbar itu diamankan sebelum diedarkan. Indra mengatakan pelaku awalnya mencampur ketumbar dengan bahan kimia dalam sebuah wadah besar Setelah itu ketumbar dijemur dan warnanya jadi lebih cerah dibanding aslinya. “Untuk bahan kimia didapat dari Jakarta Barat dari saudara TS kemudian dibawa angsung ke Tanara,” ujarnya. Indra menerangkan ketumbar bercampur bahan kimia itu biasa dipasarkan ke Tangerang dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Tersangka menjual seharga Rp 12.000/kg. “Sedangkan dampaknya kalau digunakan akan menimbulkan kerugian kesehatan bahkan apabila dosisnya melebihi kapasitas tertentu itu menyebabkan kematian,” tuturnya. Akibat perbuatannya, tersangka KS dijerat pasal 136 huruf b UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (am/id/rus)

Read More »

Amin Sumringah Motornya Kembali Setelah Tiga Bulan Hilang Saat Mengajar

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang –  Raut wajah Amin Saripudin (69), warga yang tinggal di Kampung Kebon Jeruk, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang terlihat sumringah setelah menerima motornya yang hilang dari Kapolres Serang. Motor Suzuki Satria milik guru mengaji ini hilang tiga bulan lalu saat mengajar di sebuah pondok pesantren di perbatasan Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang – Kabupaten Tangerang. “Alhamdulillah bisa ditemukan kembali, senang sekali rasanya. Padahal sepeda motor itu hilang sekitar tiga bulan yang lalu,” tutur Amin Saripudin setelah menerima motor dari Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Senin (30/7/2018). Dikatakan Kapolres,  penyerahan motor hasil pencurian kepada pemiliknya ini setelah tim reskrim berhasil membongkar dan meringkus jaringan komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Serang Timur. “Dalam pengungkapan itu, enam pelaku dan penadah berhasil ditangkap. Dari pengungkapan ini, tim reskrim mengamankan 14 unit sepeda motor berbagai merk jenis matic,” kata Kapolres. Kapolres menerangkan dari 14 barang bukti yang disita dari komplotan curanmor ini, baru satu unit yang sudah diserahkan kepada pemiliknya. Karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor agar mengecek ke Polres Serang. . “Silahkan dilihat, jika sepeda motor yang hilang ada di antara barang bukti, beritahu anggota kami dengan menunjukan bukti kepemilikan yang sah,” tandasnya. AKBP Indra Gunawan menambahkan penyerahan motor ini sifatnya hanya rawat pakai, karena barang bukti ini, sewaktu-waktu dibutuhkan di persidangan. “Nanti hakim yang memutuskan mengembalikan kepada yang berhak,” kata Kapolres. (gz/id/rus)

Read More »

Polres Serang Tangkap Pelaku Pembunuh Bocah 3 Tahun Dalam Ember

whatsapp-image-2018-08-01-at-05-43-54

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Kepolisian Resor Serang menggelar Konferensi Pers terkait Tindak Pidana atau Kasus Pembunuhan Balita Berusia 3 Tahun yang dilakukan oleh pembantu rumah tangga (PRT) di aula mapolres Serang, Rabu (01/8/18). Ratifah Rafsani, bocah berusia 3 tahun ditemukan tewas dalam kamar mandi di rumahnya di Perum Griya Asri Cluster Mahoni B 14 No 30, Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (31/7/2018) malam. Belakangan diketahui, bocah balita anak dari Ahmad Rojali dan Sutihati ini tewas dianiaya SA (25) pengasuhnya. Ratifah sebelum meninggal ditinggal oleh kedua orang tua nya kerja disalah satu perusahaan yang ada di Cikande. Saat orang tua korban bekerja, Rafitah di asuh oleh Sani, 25, warga Kampung Pabuaran, Desa/Kecamatan Cikande. Diperoleh keterangan, peristiwa penganiayaan balita yang berujung maut ini terjadi Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB, setelah pulang kerja. Sutihati tidak mendapati buah hatinya dan pembantunya di rumah. Pada saat itu Sutihati mengira anaknya sedang keluar rumah dibawa pembantunya. Namun, ketika hendak mencuci kaki di kamar mandi, Sutihati melihat anak kesayangannya berada dalam ember dalam kondisi tidak bernyawa. Melihat pemandangan yang mengerikan ini, Sutihati kontan berteriak histeris hingga mengundang tetangga rumahnya. Setelah tetangga berdatangan, warga langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cikande. Mendapat laporan dari warga, petugas mendatangi lokasi kejadian. Tak lama kemudian, petugas forensik dari RSUD dr Drajat Prawiranegara juga tiba di lokasi. Petugas Polsek Cikande dibantu personil Reskrim Polres Serang segera melakukan pengamanan lokasi dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP serta informasi dari warga, pelaku penganiayaan mengarah kepada tersangka Sani yang tidak berada di rumah. Berbekal dari informasi, tim reskrim segera melakukan pengejaran. Tidak membutuhkan waktu lama, dalam waktu kurang dari 6 jam, perempuan pembantu rumah tangga (PRT) ini ditangkap petugas. PRT warga Kampung Pabuaran, Desa/Kecamatan Cikande ini ditangkap saat bersembunyi dalam saung di sebuah kebun di Kampung Baluk, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Cikande, Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. (am/id/rus)

Read More »

Polsek Cisoka Amankan Pengendara Ojol, Yang Nyambi Jadi Pelaku Pencurian

whatsapp-image-2018-07-30-at-15-50-22

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang, Dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam B 6467 GVF, Eko Yusni Wahyudi (20) tahun (Pelaku), warga  Perumahan Taman Kirana Surya, Blok H.20/21 Rt. 08/12  Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kios pertamini milik Saudara Muhamad Ardian (23) pada Jum’at (27/7/2018), sekitar pukul 17.30 wib. Pada saat itu pelaku yang tak lain salah satu pengemudi Ojek Online (Ojol)  ternama ini sedang mengisi bensin di TKP kemudian korban melayaninya dengan sebagaimana mestinya, ketika korban lengah pelaku langsung mengambil Handphone milik korban yang sedang di Charger didalam toko, setelah berhasil mengambil Handphone tersebut kemudian pelaku kabur dan korban yang melihat pelaku mengambil Handphonenya tersebut kemudian korban spontan berteriak Maling-maling. Namun, saat pelaku melarikan diri, korban langsung berteriak dan mengerjar pelaku dengan sepeda motor, Sambil berteriak minta tolong, korban menarik sepeda motor pelaku, namun naas malah korban yang terjatuh dan korban mengalami luka parah dibagian kaki. Saat itu, pelaku masih mencoba melarikan diri sambil mengendarai kendaraannya dengan kecepatan penuh, Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar yang kemudian ikut mengejar pelaku. Melihat adanya keramaaian warga,  Unit Reskrim Polsek Cisoka yang dipimpin langsung oleh IPTU. Sitta Madongan Sagal SH, yang sedang berpatroli wilayah, langsung bergabung dengan warga. Kanit Reskrim Polsek Cisoka, IPTU Sitta Madongan Sagala SH langsung mengejar pelaku, dan menurut keterangan saksi serta korban bahwa pelaku kabur dengan menggunakan sepeda motornya ke daerah Perumahan Batara Desa Pasanggrahan Solear, mendengar Informasi tersebut kemudian team reskrim beserta kanit dengan dibantu Masyarakat, korban dan saksi mengejar pelaku. Hingga akhirnya pelaku diamankan di Perumahan Kota Batara, Desa Pasanggrahan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang pelaku dapat ditangkap dan diamankan, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Cisoka guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Dari hasil interogasi, pelaku mengaku juga pernah melakukan hal yang sama. Untuk TKP lainnya masih kita kembangkan,” ucap Kanit Reskrim Polsek Cisoka. Sementara itu, Kapolsek Cisoka AKP. Uka Subakti mengatakan, pelaku telah diamankan di Polsek Cisoka, Pelaku merupakan seorang pengendara ojek online (grab), yang baru bekerja 3 bulan. “Pelaku dan barang bukti berupa handphone serta kendaraan yang digunakan pelaku telah kita amankan di Polsek dan akan kita proses lebih lanjut, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara, atau dengan denda 900 juta, “katanya. Untuk diketahui, Korban Muhamad Ardian (23) tahun, saat ini dalam perawat di RSUD Balaraja, dengan luka parah dibagian kaki kiri. Kapolsek juga menghimbau agar masyarakat lebih berwaspada saat berada diluar rumah. Terlebih saat melalui jalan yang sepi, dan berbincang dengan orang yang belum dikenal. “Kepada masyarakat agar lebih wasapada, terutama saat keluar rumah, usahakan jangan sendirian. Jangan juga membawa barang-barang berharga yang dapat mengundang tindak kriminal,” ujar Kapolsek Cisoka AKP.Uka Subakti SH. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Tersangka Pencurian Diserahkan ke Kejari Pandeglang

whatsapp-image-2018-05-03-at-16-31-22-225x300

| TRIBRATA NEWS POLDA BANTTEN, Cikedal,- Unit Reskrim Polsek Cikedal telah melimpahkan dua orang tersangka dan Barang bukti (Tahap II) dengan perkara pencurian  pemberatan dan perkara penadahan ke kantor kejaksaan negeri pandeglang,penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Cikedal Aipda Iwan Hermawan,SH kamis (3/5/2018). Sementara itu ditempat terpisah Kapolsek Cikedal Iptu M.Samsuri menyatakan bahwa kedua tersangka berinisial “O” dan “S” berikut dengan barang bukti hasil kejahatannya telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pandeglang. “Tersangka telah diserahkan ke Kejari Pandeglang dan diterima langsung oleh Jaksa Farid Yuni K, SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau Jaksa Fungsional, dan alhamdulilah ke dua perkara tersebut telah dinyatakan lengkap atu P21  oleh pihak kejaksaan dengan no: B-856/0.6.12/Epp.1/04/2018 dan B-857/0.6.12/Epp.1/04/2018 ” jelasnya. Jaksa Farid Yuni K,SH selaku Jaksa Penuntut Umum ketika memintai keterangan kepada saudara. “S” selaku tersangka penadahan, ia mengalami kesulitan komunikasi dengan tersangka, karena “S” mengalami gangguan fisik yaitu tuna rungu dan tuna wicara, kemudian jaksa farid meminta bantuan ahli bahasa isyarat yang sebelumnya telah disiapkan dan dihadirkan oleh penyidik polsek untuk memudahkan komunikasi. Sebelumnya penyidik unit reskrim polsek cikedal telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dengan modus operandi bongkar rumah, pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan anggota dengan cara melacak  terhadap salah satu barang milik korban  yang diambil oleh pelaku (handphone) didalam rumah tersebut, dari hasil penyelidikan tersebut membuahkan hasil dan mengarah kepada saudara.”O” sebagai pelaku pencurian barang-barang milik korban sdri.Nurhasanah. Dari keterangan “O” sebagai pelaku, penyidik melakukan pengembangan dengan mencari barang yang telah dijual oleh pelaku, dan dari hasil pengembangan tersebut mengarah kepada “S” selaku penadah barang curian. Setelah “S” dilakukan penangkapan, penyidik mengalami kesulitan komunikasi dengan tersangka karena tersangka menderita gangguan fisik dari lahir berupa tuna rungu dan tuna wicara, namun hal tersebut tidak menjadi hambatan dalam proses penyidikan, kemudian penyidik meminta saksi ahli bahasa isyarat. ……………………………. Kontributor  : Humas Polsek Cikedal Editor           : Rusnata Publish         : Aam

Read More »

Polsek Pasarkemis Amankan Ratusan Botol Miras

Tribratanews Polda Banten, Pasarkemis – Ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai merk diamankan Polsek Pasarkemis dalam operasi cipta kondisi di kawasan Perkotaan Pasarkemis, Selasa (10/4). Miras tersebut diamankan sedikitnya dari warung jamu di wilayah kuta bumi, kecamatan Pasarkemis. Kapolsek PasarKemis, Kompol Kosasih mengatakan, pihaknya sering menerima masukan dari masyarakat terkait peredaran miras dilokasi tersebut. “Atas dasar itu kami hari ini mengadakan penggerebekan. Ya itu hasilnya ada ratusan botol miras dari berbagai merek yang kami amankan. Kegiatan ini dalam rangka cipta kondisi dan antisipasi miras oplosan menjelang menghadapi bulan Ramadhan. Adapun hasil yang diamankan,” katanya. Selain itu Kapolsek menyampaikan, “operasi yang dilaksanakan sebagai upaya menciptakan PasarKemis bebas dari pekat, kegiatan itu dilaksanakan tanpa batas waktu, dan Selain melakukan operasi miras, Polsek juga menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mencegah penyebaran miras di kalangan remaja.”Ujarnya. (Aam)

Read More »

Polsek Mauk Amankan Puluhan Botol Miras

Tribratanews Polda Banten- Polsek Mauk menggelar razia peredaran minuman keras (miras) di sebuah toko jamu yang berada di wilayah Mauk. Rabu (11/4) sore. Hasilnya diamankan puluhan botol miras berbagai merk. Data dari Polsek Mauk menyebutkan, jumlah miras yang diamankan Sebanyak 60 (enam puluh botol) minuman keras atau minuman beralkohol golongan B merek Rajawali. Kapolsek Mauk Akp Teguh Kuslantoro,S.H mengatakan, puluhan botol miras ini merupakan hasil operasi cipta kondisi Kamtibmas di wilayah Polres Mauk. ” Kami laksanakan operasi tersebut bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang penyebabnya dari dampak minuman keras tersebut selain itu kami juga mencegah adanya minuman oplosan yang sudah memakan jiwa di wilayah lain ” kata kapolsek Mauk Kapolsek Mauk menambahkan, ” semua minuman keras tersebut kami bawa ke markas Polsek Mauk untuk di amankan dan yang menjualnya kami data “ujarnya. (Aam)  

Read More »

Polres Kota Tangerang Ungkap Berbagai Tindak Kejahatan

vcsvcsvchs

Tribratanews Polda Banten, Tigaraksa – Jajaran Sat Reskrim Polresta Tangerang, ungkap berbagai kasus tindak kriminal. Mulai perdagangan manusia hingga pencurian kendaraan bermotor. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat ungkap kasus pencurian di wilkum polsek Balaraja menjelaskan, terjadi kasus pencurian dengan pemberatan di daerah hukum polsek balaraja pada Senin, 26 Maret 2018 sekira jam 06.00 Wib di PT. Swarna Baja Pasific yang beralamat di Jalan Raya Serang Km.28 Kpciapus Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. “Pelaku tiga orang yakni Siswanto alias Sis, Mardiyono dan Alam Achmana. Korbannya Mudjoko,” kata Kapolres, saat release, Selasa, (10/4/18). Pelaku melakukan pencurian besi plat sebanyak 38 potong dengan berat 580 kg. Caranya, sewaktu pulang kerja shift malam, pelaku mengambil plat baja dan di masukan  ke dalam mobil. Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini STNK asli mobil merk Toyota Avanza No.Po|: A-1472-ZK, No.Rangka: MHKMSEA’N HK073415, No.Mesin : 1NRF295370, tahun 2017, warna hitam, atas nama SISWANTO. Satu sepeda motor merk Yamaha Vixion, No.Pol : B-6404-ZFX, 27 potongan plat besi ukuran besar seberat 580 kg, 11 potongan plat besi ukuran kecil, satu tas wama hitam. “Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, terkait pencurian dengan kekerasan,” tandasnya. Pada kesempatan itu, direlease pula hasil ungkap kejahatan lain yang dilakukan Polresta Tangerang.  

Read More »

Bekuk Pelaku Pencuri Mobil, Kapolresta Jamin Para Pengemudi Online Aman Bekerja

dbfdhthhtg

Tribratanews Polda Banten, Tangerang- Berhasilnya Polresta Tangerang membekuk jaringan pencurian dengan kekerasan yang terjadi dua minggu lalu, dan pada akhirnya Tim Sat Reskrim Polresta Tangerang beserta Tim Opsnal Ranmor selama 5 hari melakukan penyelidikan dan observasi di wilayah Tanggamus Provinsi Lampung. Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Sabilul Alif mengatakan bahwa telah mendapat apresiasi dari Polda Banten karena telah berhasil menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan, “alhamdulillah kami telah mendapatkan apresiasi oleh Polda Banten serta jajaran Polri atas berhasilnya menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di wilayah Tanggamus, Lampung dan Lampung Utara, dan juga kami mendapat apresiasi pula dari para pengemudi online. “Bermula pada hari Sabtu (24/3/2018) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 44  Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan 1 (satu) unit Mobil Merk Suzuki Ertiga, warna putih, tahun 2016, No.Pol : B 2925 BKT, 1 (satu) unit HP merk Xiaomi Redmi 3X warna gold, 1 (satu) unit HP merk Nokia dan 1 (satu) buah dompet yang berisikan uang tunai dan kartu ATM milik korban,” kata Kapolresta, Selasa (10/04/2018). Sabilul menjelaskan kronologi kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut. “Awal mula kejadian pada hari Sabtu (24/3/2018) sekitar pukul 21.30 WIB, korban selaku driver taksi online GRAB mendapat order penumpang di daerah Jelambar Jakarta Barat dari 2 (dua) orang tersangka YS dan SY, dan pada saat itu kedua tersangka memesan GRAB dengan tujuan Merak Banten. Setelah korban bertemu dengan kedua orang tersangka YS dan SY tersebut selanjutnya kedua orang tersangka menawari korban akan melakukan pembayaran secara tunai dengan uang tarif ongkos lebih besar dari tarif resmi aplikasi GRAB, dengan syarat korban harus membatalkan pesanan di Aplikasi GRAB, pada saat itu kedua tersangka berjanji akan membayar ongkos GRAB sebesar Rp. 450.000 (empat ratus ribu rupiah), dan setelah ada penawaran pembayaran secara tunai/cash dari tersangka akhirnya korban sepakat dan langsung mengantarkan kedua tersangka menuju Merak, Banten tanpa menggunakan aplikasi GRAB,” ujarnya. Sabilul melanjutkan “Namun berselang sekitar 1 (satu) jam perjalanan dari Jelambar Jakarta Barat, sekitar di Jalan Tol Merak Jakarta KM 44 korban tiba-tiba ditodong pada bagian lehernya dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau, yang disertai dengan ancaman kekerasan oleh tersangka SY, karena korban ketakutan dan merasa terancam keselamatannya ,akhirnya korban menghentikan Iaju kendaraannya dan selanjutnya oleh kedua tersangka korban dilakban pada bagian tangan, mata, dan mulutnya, setelah dilakban selanjutnya korban dipindahkan ke kursi penumpang bagian belakang. Sesampainya di pinggir Jalan Tol dekat pintu keluar Cilegon Timur, kedua tersangka menurunkan korban di pinggir Jalan Tol dalam keadaan terikat lakban,” jelasnya. “Selanjutnya pada Hari Senin (26/3/2018) sekitar pukul 19.00 WIB anggota tim Opsnal Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka mendapat informasi dari masyarakat yang tidak ingin disebutkan identitasnya bahwa didaerah Tanggamus Provinsi Lampung ada sekelompok orang yang melakukan transaksi jual beli 1 (satu) unit mobil merk Suzuki Ertiga, warna putih, tahun 2016, No.Pol : B 2925 BKT yang diduga hasil kejahatan pencurian dengan kekerasan yang terjadi  di Jalan Tol Jakarta Merak KM 44 Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Atas dasar informasi tersebut selanjutnya sekitar  pukul  21.00 WIB anggota tim Opsnal Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka berangkat menuju ke Tanggamus Provinsi Lampung. Sesampainya di Tanggamus Provinsi Lampung anggota tim Opsnal Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka langsung melakukan  penyelidikan dan observasi daerah Tanggamus selama kurang Iebih 5 (hari) dan kemudian pada hari Jumat (30/3/2018) tim Opsnal  Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka berhasil membekuk kawanan pencuri tersebut,” ujarnya.  

Read More »