Home / RESKRIM / Reskrimum

Reskrimum

Tersangka Pencurian Diserahkan ke Kejari Pandeglang

whatsapp-image-2018-05-03-at-16-31-22-225x300

| TRIBRATA NEWS POLDA BANTTEN, Cikedal,- Unit Reskrim Polsek Cikedal telah melimpahkan dua orang tersangka dan Barang bukti (Tahap II) dengan perkara pencurian  pemberatan dan perkara penadahan ke kantor kejaksaan negeri pandeglang,penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Cikedal Aipda Iwan Hermawan,SH kamis (3/5/2018). Sementara itu ditempat terpisah Kapolsek Cikedal Iptu M.Samsuri menyatakan bahwa kedua tersangka berinisial “O” dan “S” berikut dengan barang bukti hasil kejahatannya telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pandeglang. “Tersangka telah diserahkan ke Kejari Pandeglang dan diterima langsung oleh Jaksa Farid Yuni K, SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau Jaksa Fungsional, dan alhamdulilah ke dua perkara tersebut telah dinyatakan lengkap atu P21  oleh pihak kejaksaan dengan no: B-856/0.6.12/Epp.1/04/2018 dan B-857/0.6.12/Epp.1/04/2018 ” jelasnya. Jaksa Farid Yuni K,SH selaku Jaksa Penuntut Umum ketika memintai keterangan kepada saudara. “S” selaku tersangka penadahan, ia mengalami kesulitan komunikasi dengan tersangka, karena “S” mengalami gangguan fisik yaitu tuna rungu dan tuna wicara, kemudian jaksa farid meminta bantuan ahli bahasa isyarat yang sebelumnya telah disiapkan dan dihadirkan oleh penyidik polsek untuk memudahkan komunikasi. Sebelumnya penyidik unit reskrim polsek cikedal telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dengan modus operandi bongkar rumah, pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan anggota dengan cara melacak  terhadap salah satu barang milik korban  yang diambil oleh pelaku (handphone) didalam rumah tersebut, dari hasil penyelidikan tersebut membuahkan hasil dan mengarah kepada saudara.”O” sebagai pelaku pencurian barang-barang milik korban sdri.Nurhasanah. Dari keterangan “O” sebagai pelaku, penyidik melakukan pengembangan dengan mencari barang yang telah dijual oleh pelaku, dan dari hasil pengembangan tersebut mengarah kepada “S” selaku penadah barang curian. Setelah “S” dilakukan penangkapan, penyidik mengalami kesulitan komunikasi dengan tersangka karena tersangka menderita gangguan fisik dari lahir berupa tuna rungu dan tuna wicara, namun hal tersebut tidak menjadi hambatan dalam proses penyidikan, kemudian penyidik meminta saksi ahli bahasa isyarat. ……………………………. Kontributor  : Humas Polsek Cikedal Editor           : Rusnata Publish         : Aam

Read More »

Polsek Pasarkemis Amankan Ratusan Botol Miras

Tribratanews Polda Banten, Pasarkemis – Ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai merk diamankan Polsek Pasarkemis dalam operasi cipta kondisi di kawasan Perkotaan Pasarkemis, Selasa (10/4). Miras tersebut diamankan sedikitnya dari warung jamu di wilayah kuta bumi, kecamatan Pasarkemis. Kapolsek PasarKemis, Kompol Kosasih mengatakan, pihaknya sering menerima masukan dari masyarakat terkait peredaran miras dilokasi tersebut. “Atas dasar itu kami hari ini mengadakan penggerebekan. Ya itu hasilnya ada ratusan botol miras dari berbagai merek yang kami amankan. Kegiatan ini dalam rangka cipta kondisi dan antisipasi miras oplosan menjelang menghadapi bulan Ramadhan. Adapun hasil yang diamankan,” katanya. Selain itu Kapolsek menyampaikan, “operasi yang dilaksanakan sebagai upaya menciptakan PasarKemis bebas dari pekat, kegiatan itu dilaksanakan tanpa batas waktu, dan Selain melakukan operasi miras, Polsek juga menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mencegah penyebaran miras di kalangan remaja.”Ujarnya. (Aam)

Read More »

Polsek Mauk Amankan Puluhan Botol Miras

Tribratanews Polda Banten- Polsek Mauk menggelar razia peredaran minuman keras (miras) di sebuah toko jamu yang berada di wilayah Mauk. Rabu (11/4) sore. Hasilnya diamankan puluhan botol miras berbagai merk. Data dari Polsek Mauk menyebutkan, jumlah miras yang diamankan Sebanyak 60 (enam puluh botol) minuman keras atau minuman beralkohol golongan B merek Rajawali. Kapolsek Mauk Akp Teguh Kuslantoro,S.H mengatakan, puluhan botol miras ini merupakan hasil operasi cipta kondisi Kamtibmas di wilayah Polres Mauk. ” Kami laksanakan operasi tersebut bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang penyebabnya dari dampak minuman keras tersebut selain itu kami juga mencegah adanya minuman oplosan yang sudah memakan jiwa di wilayah lain ” kata kapolsek Mauk Kapolsek Mauk menambahkan, ” semua minuman keras tersebut kami bawa ke markas Polsek Mauk untuk di amankan dan yang menjualnya kami data “ujarnya. (Aam)  

Read More »

Polres Kota Tangerang Ungkap Berbagai Tindak Kejahatan

vcsvcsvchs

Tribratanews Polda Banten, Tigaraksa – Jajaran Sat Reskrim Polresta Tangerang, ungkap berbagai kasus tindak kriminal. Mulai perdagangan manusia hingga pencurian kendaraan bermotor. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat ungkap kasus pencurian di wilkum polsek Balaraja menjelaskan, terjadi kasus pencurian dengan pemberatan di daerah hukum polsek balaraja pada Senin, 26 Maret 2018 sekira jam 06.00 Wib di PT. Swarna Baja Pasific yang beralamat di Jalan Raya Serang Km.28 Kpciapus Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. “Pelaku tiga orang yakni Siswanto alias Sis, Mardiyono dan Alam Achmana. Korbannya Mudjoko,” kata Kapolres, saat release, Selasa, (10/4/18). Pelaku melakukan pencurian besi plat sebanyak 38 potong dengan berat 580 kg. Caranya, sewaktu pulang kerja shift malam, pelaku mengambil plat baja dan di masukan  ke dalam mobil. Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini STNK asli mobil merk Toyota Avanza No.Po|: A-1472-ZK, No.Rangka: MHKMSEA’N HK073415, No.Mesin : 1NRF295370, tahun 2017, warna hitam, atas nama SISWANTO. Satu sepeda motor merk Yamaha Vixion, No.Pol : B-6404-ZFX, 27 potongan plat besi ukuran besar seberat 580 kg, 11 potongan plat besi ukuran kecil, satu tas wama hitam. “Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, terkait pencurian dengan kekerasan,” tandasnya. Pada kesempatan itu, direlease pula hasil ungkap kejahatan lain yang dilakukan Polresta Tangerang.  

Read More »

Bekuk Pelaku Pencuri Mobil, Kapolresta Jamin Para Pengemudi Online Aman Bekerja

dbfdhthhtg

Tribratanews Polda Banten, Tangerang- Berhasilnya Polresta Tangerang membekuk jaringan pencurian dengan kekerasan yang terjadi dua minggu lalu, dan pada akhirnya Tim Sat Reskrim Polresta Tangerang beserta Tim Opsnal Ranmor selama 5 hari melakukan penyelidikan dan observasi di wilayah Tanggamus Provinsi Lampung. Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Sabilul Alif mengatakan bahwa telah mendapat apresiasi dari Polda Banten karena telah berhasil menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan, “alhamdulillah kami telah mendapatkan apresiasi oleh Polda Banten serta jajaran Polri atas berhasilnya menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di wilayah Tanggamus, Lampung dan Lampung Utara, dan juga kami mendapat apresiasi pula dari para pengemudi online. “Bermula pada hari Sabtu (24/3/2018) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 44  Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan 1 (satu) unit Mobil Merk Suzuki Ertiga, warna putih, tahun 2016, No.Pol : B 2925 BKT, 1 (satu) unit HP merk Xiaomi Redmi 3X warna gold, 1 (satu) unit HP merk Nokia dan 1 (satu) buah dompet yang berisikan uang tunai dan kartu ATM milik korban,” kata Kapolresta, Selasa (10/04/2018). Sabilul menjelaskan kronologi kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut. “Awal mula kejadian pada hari Sabtu (24/3/2018) sekitar pukul 21.30 WIB, korban selaku driver taksi online GRAB mendapat order penumpang di daerah Jelambar Jakarta Barat dari 2 (dua) orang tersangka YS dan SY, dan pada saat itu kedua tersangka memesan GRAB dengan tujuan Merak Banten. Setelah korban bertemu dengan kedua orang tersangka YS dan SY tersebut selanjutnya kedua orang tersangka menawari korban akan melakukan pembayaran secara tunai dengan uang tarif ongkos lebih besar dari tarif resmi aplikasi GRAB, dengan syarat korban harus membatalkan pesanan di Aplikasi GRAB, pada saat itu kedua tersangka berjanji akan membayar ongkos GRAB sebesar Rp. 450.000 (empat ratus ribu rupiah), dan setelah ada penawaran pembayaran secara tunai/cash dari tersangka akhirnya korban sepakat dan langsung mengantarkan kedua tersangka menuju Merak, Banten tanpa menggunakan aplikasi GRAB,” ujarnya. Sabilul melanjutkan “Namun berselang sekitar 1 (satu) jam perjalanan dari Jelambar Jakarta Barat, sekitar di Jalan Tol Merak Jakarta KM 44 korban tiba-tiba ditodong pada bagian lehernya dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau, yang disertai dengan ancaman kekerasan oleh tersangka SY, karena korban ketakutan dan merasa terancam keselamatannya ,akhirnya korban menghentikan Iaju kendaraannya dan selanjutnya oleh kedua tersangka korban dilakban pada bagian tangan, mata, dan mulutnya, setelah dilakban selanjutnya korban dipindahkan ke kursi penumpang bagian belakang. Sesampainya di pinggir Jalan Tol dekat pintu keluar Cilegon Timur, kedua tersangka menurunkan korban di pinggir Jalan Tol dalam keadaan terikat lakban,” jelasnya. “Selanjutnya pada Hari Senin (26/3/2018) sekitar pukul 19.00 WIB anggota tim Opsnal Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka mendapat informasi dari masyarakat yang tidak ingin disebutkan identitasnya bahwa didaerah Tanggamus Provinsi Lampung ada sekelompok orang yang melakukan transaksi jual beli 1 (satu) unit mobil merk Suzuki Ertiga, warna putih, tahun 2016, No.Pol : B 2925 BKT yang diduga hasil kejahatan pencurian dengan kekerasan yang terjadi  di Jalan Tol Jakarta Merak KM 44 Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Atas dasar informasi tersebut selanjutnya sekitar  pukul  21.00 WIB anggota tim Opsnal Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka berangkat menuju ke Tanggamus Provinsi Lampung. Sesampainya di Tanggamus Provinsi Lampung anggota tim Opsnal Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka langsung melakukan  penyelidikan dan observasi daerah Tanggamus selama kurang Iebih 5 (hari) dan kemudian pada hari Jumat (30/3/2018) tim Opsnal  Ranmor beserta anggota unit Reskrim Polsek Cisoka berhasil membekuk kawanan pencuri tersebut,” ujarnya.  

Read More »

Polisi Jerat Mucikari di Panongan dengan UU TPPO

vdvdvd

Tribratanews Polda Banten, Tigaraksa- Polres Kota Tangerang, mengamankan empat orang dalam kasus dugaan prostitusi online di Hotel Amaris Kampung Nalagati, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Ada 4 orang yang diamankan polisi terkait kasus tersebut. Masing-masing berinisial MKB, selaku mucikari, dan tiga wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) panggilan berinisial, AY (30), KH (25) dan ET (21). Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif, Rabu (11/4/2018) mengatakan, mucikari MKB menjual para wanita panggilan tersebut kepada para tamu hotel yang juga pelanggan tetapnya. Sementara, dalam penyergapan di Hotel tersebut, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp1,8 juta, 1 unit handphone redmi note 4 warna hitam, satu lembar bukti pembayaran check in hotel dan dua buah kondom merk sutra bekas pakai. Aneka barang bukti itu kini telah diamankan di Mapolresta Tangerang. Kini, MKB terancam pasal 10 atau pasal 12 Undang-undang (UU) No. 21 tahun 2007 tentang pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pasal 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP.(Bam)

Read More »

Polres Pandeglang Release Kasus Pembunuhan Di Cikeusik

press

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Pandeglang – Di depan Aula Diviacita Polres Pandeglang telah di laksankan kegiatan Press Release terkait dengan kasus Pembunuhan dengan pemberatan Jo Pencurian dengan kekerasan sebagaimana di maksud dalam Pasal 339 KUHPidana Jo 365 KUHPidana. Dalam Press Release tersebut Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono SH, M.Si menjelaskan keberhasilan pengungkapan kasus yang di tangani oleh Satuan Reserse Polres Pandeglang. Jumat, (02/03). Dalam Press Release tersebut Kapolres Pandeglang mengatakan bahwa Polres Pandeglang telah mengamankan 2 tersangka dalam kasus pembunuhan SA dengan TKP Kp. Cikareo, Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Dari TKP anggota Satuan Reserse mengamankan beberapa barang bukti berupa: 1 Bilah pisau dapur 1 Buah tali tambang 1 Potong celana panjang 1 Unit hp merk xiaomi 1 Unit sepeda motor honda vario Motif pelaku dengan inisial YS tersebut adalah karna faktor ekonomi, tidak ada motif dendam atau yang lainnya . dalam perkara ini tersangka di jerat dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. ………….………………………………………………. Kontributor : Humas Polres Pandeglang Editor           : Rusnata Publish         : iman

Read More »

Berantas Peredaran Obat-Obatan Terlarang, Polres Pandeglang Amankan 9 Orang

20171016_1439511

  TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Pandeglang – Jajaran Satresnarkoba Polres Pandeglang meringkus sembilan orang terkait narkoba dan peredaran obat-obatan terlarang. Sembilan orang yang diamankan tersebut adalah MAN, MIS, JS, IS, RG, SD, MI, RD, dan FF. Dari sembilan orang tersebut, MI dan RD masih berstatus sebagai pelajar, sementara FF diketahui merupakan Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten. “Tersangka FF diamankan di wilayah Serang hasil pengembangan setelah petugas menangkap sejumlah tersangka di Pandeglang,” kata Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan, di Mapolres Pandeglang, Senin (16/10/2017). Polisi mengamankan barang bukti berupa 0,48 gram sabu beserta alat hisap. Sementara itu, terkait peredaran obat-obatan terlarang, polisi mengamankan 520 butir pil Eximer serta 8 buah telepon genggam yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi untuk melakukan transaksi serta uang Rp300 ribu. “Ratusan butir obat kita dapat saat mengamankan tersangka MIS di kediamannya di Karangtanjung. Termasuk MAN yang saat itu memang sedang berada di rumah MIS,” ujar Kapolres. Dari keterangan pelaku, obat-obatan terlarang tersebut dibeli dari wilayah Serang. Setiap 10 butir, pelaku membeli dengan harga Rp10 ribu yang kemudian dijual 8 butir.  “Target sasaranya adalah anak-anak sekolah,” kata kapolres. Sementara itu, FF membenarkan jika ia merupakan PNS. Dirinya mengaku, mendapat sabu dari temannya di Serang. “Biasa beli setengah Rp600 ribu, baru dua tahun pakai (sabu). Buat dipakai sendiri aja,” tuturnya. (ry/id)                                                                            Kontributor : Humas Polres Pandeglang Editor           : Muridi Publish         : iman

Read More »

Empat Pelaku Perjudian Kembali Ditangkap, Polda Banten Serius Ingin Berantas Praktek Perjudian

img-20171009-wa0023

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten serius ingin berantas kegiatan perjudian. Senin, (09/10), Polda Banten kembali release 4 (empat) pelaku perjudian Toto Gelap (Togel) togama di Mapolda Banten. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Banten AKBP Sofwan Hermanto mengungkapkan, release kali ini merupakan kegiatan lanjutan dari pengungkapan judi togel pada minggu lalu, Senin (02/10). “ini akan dilakukan secara terus-menerus sebagai komitmen kami untuk memberantas praktek perjudian,” ungkap AKBP Sofwan Hermanto. Lanjutnya, kata Sofwan, pemberantasan judi ini dilakukan secara bertahap di setiap wilayah hukum Polda Banten. “kami sisir diawali mulai dari daerah tangerang, daerah serang, kemudian cilegon, lalu pandeglang dan daerah lebak,” lanjutnya. Ke empat pelaku masing-masing berinisial JS (42), PS (43), ES (30), serta MR (53) diamankan di tempat dan waktu yang berbeda. “dari empat pelaku ini punya peran berbeda, ada yang bertindak sebagai pengecer dan pengepul,” ujarnya. Dari empat pelaku tersebut masih menyisakan NML (DPO). Hinga saat ini masih dilakukan pencarian terhadap NML yang masih dalam satu jaringan dengan ke empat pelaku. Sedangkan, menurut pengakuan salah seorang pelaku PS, bisnis perjudian ini telah berlangsung kurang lebih selama satu tahun. Editor   : muridi Publish : iman

Read More »

Kurun Waktu Dua Pekan, Puluhan Pelaku Tindak Kriminal Digelandang Ke Mapolresta Tangerang

img-20170815-wa0107

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Puluhan pelaku tindak pidana berhasil diringkus Polresta Tangerang dalam waktu 2 pekan. Tercatat ada 30 tersangka kasus narkotika dan 1 di antaranya seorang perempuan. Serta 10 tersangka kriminal umum termasuk kasus curanmor dan pengaiayaan yang menjadi atensi khusus. Kapolres Kota Tangerang AKBP H.M. sabilul Alif mengatakan, para pelaku ditangkap di tempat yang berbeda-beda. Dikatakannya, Polresta Tangerang akan terus mengembangkan kasus agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit. “Saya perintahkan anggota agar meningkatkan intensitas pengejaran agar para pelaku kejahatan semakin terdesak,” ujar Kapolres di Mapolresta Tangerang, Selasa (15/8/17). Kapolres menambahkan, patroli pengamanan juga akan semakin diperkuat. Langkah itu, kata Kapolres, untuk mencegah terjadinya tindakan kejahatan. Dengan begitu, lanjutnya, masyarakat akan mendapatkan rasa aman. “Anggota kita lengkapi fasilitas agar bisa melakukan patroli pengawasan dengan baik dan menyeluruh,” terangnya. Menurut Kapolres, tindakan tegas sudah diperintahkan kepada anggota. Jika ada pelaku kejahatan yang melawan atau mencoba kabur saat akan ditangkap, maka anggota segera melumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur. “Kejar terus, bila perlu kejar pelaku kejahatan sampai ke akhirat,” tandas Kapolres. Penulis : Humas Polresta Tangerang Editor   : P Winoto Publish : iman

Read More »