Jalankan Misi Keliling Nusantara, 2 Anggota Pramuka Luar Biasa Singgah di Mapolres Serang

photo_2017-11-30_17-37-15

TRIBRATANEWS POLDA BANTEN – SERANG, Dua anggota Pramuka luar biasa cacat Tuna Rungu Indonesia asal Makassar Sulawesi Selatan yakni Imbar Bahtiar dan Ridwan menuturkan keinginannya berkeliling Indonesia dan bahkan luar negeri.

‎Pontianak merupakan kota kelima di tahun 2015 yang mereka kunjungi. Sebelumnya mereka kunjungi Balikpapan, Banjarmasin, Palangkaraya dan Pangkalanbun.

Kedatangan ke dua anggota Pramuka Luar Biasa ini disambut langsung oleh Kapolres Serang AKBP Wibowo, S.I.K, M.Hum yang kala itu AKBP Wibowo masih berada di ruang kerjanya, Petang tadi (30/11).

Menurut Imbar Bahtiar dan Ridwan saat di wawancara, mereka lebih gemari berkunjung berjalan kaki ketimbang menggunakan kendaraan bermotor. Meskipun kendaraan bermotor seperti bis atau kapal laut harus mereka naiki lantaran jauhnya perjalanan yang mereka tempuh.

Pada kesempatan yang sama kedua anggota Pramuka Luar Biasa itu pun sempat menunjukan daftar kunjungan ke beberapa provinsi yang telah dikunjungi di Nusantara sejak tahun 2013 silam hingga sampai dengan sekarang.

Selanjutnya Imbar Bahtiar dan Ridwan dipersilahkan oleh Kabag Ops Polres Serang Kompol Agung Cahyono, S.I.K untuk beristirahat dan menyantap makanan dan minuman yang telah disajikan di ruang Pusat Data Bagian Operasi Polres Serang, sambil berbincang seputar pengalaman keduanya yang sudah melakukan perjalanan dengan berjalan kaki untuk berkeliling nusantara.

Kepada Kompol Agung Cahyono, S.I.K keduanya mengatakan bahwa, “sebelum mereka melakukan kunjungan ke daerah luar pulau Sulawesi, tahun 2013 dan 2014, mereka terlebih dahulu kunjungi provinsi-provinsi yang ada di pulau Sulawesi dengan menemui beberapa pejabat seperti kepala pemerintahan setingkat Gubernur, Wagub, Walikota dan bahkan beberapa kepala dinas dan kepala Kejaksaan”.

” Selanjutnya pada Mei tahun 2015, ke dua anggota Pramuka luar biasa ini mengunjungi Nusa Tenggara Timur dengan berbekal jiwa kepramukannya, mereka menyeberangi lautan‎ dan melakukan kunjungan ke beberapa kepala pemerintahan yang ada di sana”.

” Kemudian pada tanggal 10 November 2015 kembali mereka melanjutkan perjalanan menuju‎ tanah Papua Barat, sesampainya mereka di sana langsung di sambut orang nomor dua di pemerintahan provinsi Papua Barat yakni Rahimin Katjong”, ujar mereka berdua.

Kendati mereka tuna rungu, tak membuat dirinya malu. Ia berbicara dengan bahasa isyarat, kadang ia menulisnya  dengan secarik kertas, guna mempertegas komunikasi.

Penulis : Ganzar, u

Editor : Muridi

Publish : Syarif. H

About

Check Also

Ingin Perpanjang SIM Hari Ini, Berikut Lokasi SIM Keliling Polda Banten

SERANG – Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan dua Instruksi Menteri Dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *