PENJAGA SD TEWAS GANTUNG DIRI DI POHON BERINGIN

gantung-2

tribratanewsbanten.com – Anda 35th  warga Kampung Kalimati, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, yang sehari-hari bertugas sebagai penjaga SDN 1 Komplek Kejaksaan Rangkasbitung, nekad menghabiskan nyawanya dengan cara gantung diri di atas pohon beringin di depan sekolah, Pada hari senin pagi tanggal 03 Oktober 2016. Berdasarkan informasi, Anda gantung diri karena kecewa lamarannya ditolak kekasihnya

Jasad korban yang lehernya masih terjerat tali tambang plastik di dahan pohon langsung dievakuasi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Rangkasbitung. Setelah evakuasi selesai dilakukan, pria yang menurut para orangtua siswa ini terbilang humoris, langsung dibawa ke RSUD Dr Adjidarmo Rangkasbitung untuk divisum. Opik, rekan seprofesinya menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan Juli, penjaga sekolah yang akan bertugas pada pagi hari.“Pagi itu, Juli yang juga sesama penjaga sekolah masuk pagi. Saat dirinya akan mengontrol semua ruangan kelas, tiba-tiba dia melihat Anda tergantung di atas pohon beringin. Juli langsung melapor ke guru yang sudah hadir pagi itu. Opik menduga Anda nekad gantung diri pada dini hari. Penyebab Anda mengkhiri hidupnya diduga akibat kecewa lantaran lamarannya (untuk menikah) ditolak oleh kekasihnya.“Dugaan yang saya tahu seperti itu. Karena sejak ada kabar lamaran Anda ditolak kekasihnya, Anda terlihat sangat terpukul.

Kepala Unit Reskrim Polsek Rangkasbitung Iptu Malik Abraham mengatakan, setelah mendapat laporan pihak sekolah, petugas Polsek langsung menuju ke lokasi kejadian.“Kami langsung ke tempat kejadian perkara untuk membawa korban ke RSUD Adjidarmo. Penyebab kematiannya masih kami dalami, sehingga sekarang ini kami memanggil para saksi dari pihak sekolah, serta dari pihak keluarga korban.

-Polres Lebak-

About

Check Also

Kabid Humas Polda Banten Ajak Masyarakat yang Mudik Melakukan Test Swab Antigen Terlebih Dahulu

KOTA SERANG – Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi imbau kepada seluruh masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *