Home / Tag Archives: polres kota tangerang (page 4)

Tag Archives: polres kota tangerang

Teken MOU dengan Pemkab, Kapolres Ingin Wujudkan Masyarakat Tangerang Berkarakter

whatsapp-image-2017-10-30-at-15-14-41

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Kapolresta Tangerang AKBP M Sabilul Alif menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (30/10). Isi MoU itu meliputi 4 hal yakni mengenai proactive policing dalam rangka proaktif rekrutmen anggota Polri; kedua kesepahaman mengenai diintegrasikannya pengetahuan soal penyalahgunaan narkoba ke materi ajar sekolah sebagai muatan lokal; ketiga kesepahaman mengenai pengawasan dana desa; dan keempat kesepahaman mengenai layanan perpustakaan keliling bhabinkamtibmas Polresta Tangerang. Kapolres mengatakan, kerja sama proactive policing dalam rangka proaktif rekrutmen pada poin pertama MoU adalah program Polresta Tangerang bekerjasama dengan Pemkab Tangerang untuk menyiapkan generasi muda yang kompeten di berbagai bidang. Menurut Kapolres, generasi muda yang mengikuti program ini, akan diberi pelatihan baik fisik, mental, spiritual, dan tentu intelektual. “Anak muda itu sedianya tidak hanya disiapkan untuk menjadi anggota Polri, namun mereka juga bisa mengisi pos-pos strategis lain seperti menjadi anggota TNI atau ASN. Paling tidak, anak muda yang mengikuti pelatihan pada program ini sudah dibekali kemampuan sehingga menjadi pemuda yang siap menghadapi dunia,” ujar Kapolres. Kapolres melanjutkan, pada poin kedua yaitu kesepakatan pengintegrasian pengetahuan penyalahgunaan narkoba ke dalam materi ajar. Hal itu, kata Kapolres, adalah upaya Polresta Tangerang memberantas narkoba dari hulu hingga ke hilir. “Saya mempadupadankan metode soft approach dan hard approach dalam memerangi narkoba. Soft approach melalui pendekatan pendidikan dan kampanye anti narkoba. Sedangkan hard approach adalah menindak tegas siapa pun yang menyalahgunakan narkoba,” paparnya. Hal yang ketiga dari MoU itu, lanjut Kapolres, adalah kesepakatan pengawasan dana desa. Dikatakan Kapolres, Pemerintah menggelontorkan dana yang besar untuk pembangunan desa. Tentu, kata dia, harapannya adalah terwujudnya desa yang sejahtera dan berkarakter Nusantara. “Dana yang besar tentu saja harus diimbangi pengawasan yang maksimal. Bukan untuk menakut-nakuti, namun demi mencegah terjadinya penyimpangan serta mengarahkan agar sesuai aturan,” terangnya. Kapolres menambahkan, poin tentang pengawasan dana desa dalam MoU itu juga merupakan tindak lanjut hasil kesepakatan antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Kemendes PDTT Eko Sandjojo pada 20 Oktober 2017 mengenai tanggung jawab pengawasan penggunaan dana desa. Pada poin terakhir, Kapolres berujar, adalah kesepakatan mengenai penyediaan layanan baca. Kapolres meyakini bahwa membaca adalah cara yang paling sederhana untuk mengangkat derajat manusia dan memanusiakan manusia. Gerakan membaca atau literasi, kata Kapolres, merupakan program yang didorong penuh Presiden Joko Widodo. Bahkan, lanjut Kapolres, Presiden menyulap gedung Perpustakaan Nasional RI menjadi gedung perpustakaan terbesar di Asia. “Tentu itu melambangkan besar dan tingginya harapan Pak Presiden agar masyarakat gemar membaca. Untuk itulah, saya berinisiatif mendorong terlibat aktif dalam program gerakan literasi bersama polisi,” tukasnya. Dalam sambutannya, Bupati Zaki mengapresiasi terobosan-terobosan yang dilakukan Polresta Tangerang. Zaki mengaku mendorong semua pihak melibatkan diri untuk bersama-sama membangun sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang. “Dari 4 aspek dalam MoU ini adalah aspek utama yang harus kita gerakan. Membangun generasi muda, memerangi narkoba, pengawasan dana desa, dan layanan baca adalah usaha kita untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang cerdas, religius, dan berkarakter,” ujar Zaki.                                      Penulis : Andriatna Editor   : Muridi Publish : iman

Read More »

Razia Mercon, Polres Kota Tangerang Sita Petasan di Pasarkemis

whatsapp-image-2017-10-27-at-18-02-03

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Tak ingin kejadian kebakaran dan meledaknya home industri petasan di Kosambi terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang, sejumlah anggota gabungan Kepolisian Resort Kota Tangerang menggelar razia home industri petasan. “Hari ini saya instruksikan anggota untuk melakukan razia home industri atau pabrik yang memproduksi petasan di wilayah hukum Polresta Tangerang,” ujar Kapolresta Tangerang AKBP M. Sabilul Alif, SH, SIK, MSi, Jumat (27/10). Ia juga mengatakan telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran polsek untuk memantau dan merazia tempat-tempat penyedia petasan dan kembang api di wilayah masing-masing. “Sejumlah lokasi yang diduga memproduksi petasan kami periksa. Namun, saat diperiksa tempat tersebut sudah berhenti memproduksi dan tidak temukan barang bukti,” terang Kapolres. Sementara itu, dari razia tersebut pihaknya berhasil menyita 11 gulung petasan ukuran besar, 8 gulung petasan ukuran sedang dan 3 gulung petasan ukuran kecil dari penjual di wilayah Pasarkemis. “Petasan tersebut didapat dari salah satu produsen di daerah Parung Bogor dan rencananya akan kami kembangkan,” tandas Kapolres.                                    Penulis : Andriatna Editor   : Muridi Publish : iman

Read More »

Hari Santri Nasional, Anggota Polresta Tangerang Tampil Berpeci dan Sarungan

whatsapp-image-2017-10-23-at-12-24-20

  “Anggota di bagian pelayanan dan anggota yang ikut apel Hari Santri mengenakan peci dan sarungan. Untuk polwan mengenakan sorban. Hal itu sebagai bentuk apresiasi kami kepada sahabat-sahabat santri,” kata Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif, Senin (23/10). Kapolres menyampaikan, sarung dan peci identik dengan keseharian kaum santri. Selain itu, kata Kapolres, sarung dan peci juga memiliki filosofi kesederhanaan dan kesamarataan. Baca Juga : Peringati Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Ucapkan Ikrar dan Deklarasi Anti Radikalisme “Saat menggunakan sarung dan peci semua menjadi sama. Tidak ada yang lebih jumawa karena sarung dan peci lambang kepasrahan saat beribadah kepada Tuhan,” terangnya. Kapolres memastikan, meski mengenakan sarung dan peci, namun pelayanan di Polresta Tangerang berjalan normal. Kapolres mendorong agar kalangan santri meningkatkan keseriusan belajar agar bisa berguna bagi agama, bangsa, negara, dan keluarga. “Anggota polisi juga banyak yang dari kalangan santri. Bahkan negara ini pernah dipimpin santri yaitu KH. Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Ini bukti bahwa antara pesantren dan negara adalah kesatuan yang sempurna,” ujarnya. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor            : Muridi Publish          : iman

Read More »

Dorong Penguatan Literasi Pesantren, Polresta Tangerang Bagikan Kitab Kuning Kepada Santri

whatsapp-image-2017-10-23-at-12-24-17-1

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN Apel Hari Santri tahun 2017 di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (23/10/17) berlangsung khidmat. Suasana pesantren semakin terasa saat pembagian kitab kuning dilaksanakan. Secara simbolis, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif menyerahkan wakaf kitab kuning kepada santri. Penyerahan wakaf kitab kuning itu merupakan komitmen Polresta Tangerang mendorong gerakan literasi berbasis santri. “Kitab yang dibagikan adalah kitab Ta’lim Muta’alim dan kitab Hikam. Tujuannya agar santri bisa mempelajari ilmu agama termasuk tata cara dan adab mencari ilmu,” kata Kapolres. Kapolres menambahkan, Polresta Tangerang mewakafkan 1000 kitab kuning yang akan dibagikan ke santri di Kabupaten Tangerang. Langkah itu, kata Kapolres, sebagai bagian dari program pembangunan dialog antara pemerintah dalam hal ini kepolisian dengan kalangan pesantren. “Anggota polisi juga banyak yang dari kalangan santri. Bahkan negara ini pernah dipimpin santri yaitu KH. Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Ini bukti bahwa antara pesantren dan negara adalah kesatuan yang sempurna,” ujarnya. Kapolres juga mengapresiasi kontribusi kalangan pesantren terhadap perjuangan dan pembangunan nasional. Menurutnya, ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri merupakan apresiasi negara kepada ulama dan santri. “Pak Presiden Joko Widodo paham betul bahwa ulama dan santri memiliki kontribusi yang besar. Untuk itulah ditetapkan Hari Santri,” terangnya. Kapolres melanjutkan, ke depan Polresta Tangerang akan rutin mewakafkan kitab kuning kepada santri. Hal itu agar keberlangsungan belajar mengajar di pondok pesantren senantiasa terpelihara. “Kitab kuning adalah menu utama belajar santri. Semoga wakaf kitab kuning ini bermanfaat bagi para pencari ilmu,” tandasnya. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor            : Muridi Publish          : iman

Read More »

Peringati Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Ucapkan Ikrar dan Deklarasi Anti Radikalisme

whatsapp-image-2017-10-23-at-12-24-19

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Pelaksanaan Apel Hari Santri di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang pada Senin (23/10/17) diisi pembacaan deklarasi anti radikalisme dan ikrar setia pada Pancasila dan NKRI. “Berpegang teguh pada aqidah ajaran nilai dan tradisi Islam. Bertanah air satu tanah air Indonesia, berideologi Negara satu, ideologi Pancasila, berkonstitusi satu, UUD negara Republik Indonesia tahun 1945, berkebudayaan satu, kebudayaan Bhinneka tunggal Ika,” ujar salah satu santri saat membacakan salah satu poin Ikrar Santri. Dalam ikrarnya, santri juga menyatakan selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan Nasional serta menyujutkan perdamaian abadi. Santri juga menyatakan siap berperan aktif dalam pembangunan Nasional, mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin untuk seluruh rakyat Indonesia yang berkeadilan “Pantang menyerah, pantang putus asa serta siap berdiri di depan melawan pihak pihak yang akan merongrong Pancasila UUD 1995 NRI dan Bhinneka tunggal ika, serta konstitusi dasar lainnya yang bertentangan dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan,” kata santri. Di penutup ikrarnya, santri mengaku bersedia untuk selalu siap sedia membantu usaha memerangi narkoba sebagai musuh bangsa dan negara. Selain ikrar, santri juga mendeklarasikan anti radikalisme dan paham anti Pancasila. Poin deklarasi menyatakan, santri dan masyarakat Kabupaten Tangerang menyatakan menolak paham eadikalisme dan anti Pancasila dengan turut serta menjaga keutuhan NKRI. “Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang,” kata santri. Sementara itu, Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif mengatakan, santri harus terlibat dalam usaha pencegahan dan antisipasi terhadap tumbuh kembangnya paham radikalisme di Kabupaten Tangerang. “Santri harus saling memberikan informasi apabila ada seseorang, kelompok atau organisasi yang menyebabkan paham radikalisme dan anti Pancasila di Kabupaten Tangerang,” ujar Kapolres. Kapolres juga mengajak santri untuk mendukung kebijakan Pemerintah Pusat maupun daerah untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme. “Santri harus aktif mensosialisasikan penolakan terhadap paham radikalisme dan Amanti Pancasila di Kabupaten Tangerang,” tandas Kapolres.                                                                          Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor            : Muridi Publish          : iman

Read More »

Pengamanan di Sindang Jaya, Polresta Tangerang Kerahkan Ratusan Personel Gabungan

whatsapp-image-2017-10-20-at-15-32-03

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Ratusan personel gabungan melaksanakan apel pengamanan di Komplek Suvarna Sutra, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (20/10). Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif mengatakan, ada sekitar 342 pasukan pengamanan yang terdiri dari personel Polresta Tangerang, Brimob Polda Banten, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Tangerang. Dalam amanatnya, Kapolres mengatakan, pelaksanaan apel merupakan bentuk kesiapsiagaan serta sebagai sarana untuk memberikan arahan pelaksanaan tugas yang humanis kepada anggota. “Meski istigosah tidak jadi dilaksanakan, namun sebagai bentuk antisipasi, kita laksanakan apel pengamanan agar baik masyarakat mau pun pihak pengembang merasa tenang,” kata Kapolres. Dikatakan Kapolres, dalam pelaksanaan pengamanan objek, anggota diwajibkan bersikap santun. Dengan begitu, warga yang melintas atau warga sekitar akan merasa nyaman dengan kehadiran pasukan pengamanan. “Bila ada yang merusak, anggota akan bertindak tegas, tapi dalam keadaan normal anggota hanya berjaga,” terangnya. Untuk diketahui, rencana pelaksanaan istigosah dan doa bersama yang sedianya akan dilaksanakan di areal pembangunan Sekolah Santa Laurensia pada Jumat ini batal dilaksanakan. Hal itu seiring telah tercapainya kesepakatan antara warga, pengembang, dan pemerintah daerah. “Yang terpenting semua bisa menahan diri dan selektif terhadap isu dan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sampaikan aspirasi dan laksanakan kegiatan dengan damai sesuai aturan hukum,” tandas Kapolres. Penulis : Andriatna Editor   : muridi Publish : iman

Read More »

FBB Kunjungi Polresta Tangerang Pastikan Ajakan Aksi Penolakkan Santa Laurensia Hoax!

whatsapp-image-2017-10-18-at-14-15-08

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Pimpinan Perwakilan Forum Banten Bersatu (FBB) Haji Wawing memastikan ajakan aksi penolakkan sekolah Santa Laurensia pada Jumat (20/10) tidak benar alias hoax. “Semua brosur atau ajakan dalam bentuk lain adalah hoax,” kata Haji Wawing saat beraudiensi dengan Kapolresta Tangerang AKBP. H.M. Sabilul Alif di Ruang Rupatama, Mapolresta Tangerag, Rabu (18/10). Dalam pertemuan itu, Haji Wawing menyampaikan, FBB dibentuk untuk mewadahi aspirasi masyarakat. Dikatakannya, FBB memang berencana melaksanakan istigosah di lokasi areal pembangunan. Namun, dia menegaskan rencana itu akan ditinjau ulang. “Rencana itu akan kami musyawarahkan kembali karena lokasinya bukan lokasi umum. Itu lahan milik orang lain,” ujar dia. Menurut Haji Wawing, warga berharap pihak yayasan bisa menyesuaikan rencana kegiatannya dengan kultur masyarakat sekitar. “Namun, atas adanya masukkan dan tersebarnya informasi hoax, maka kami akan memusyawarahkan kembali dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengubah waktu dan tempat rencana istigosah,” terang Haji Wawing. Haji Wawing menambahkan, FBB belum memiliki legalitas karena baru 3 hari dibentuk. Kapolresta Tangerang AKBP. H.M. Sabilul Alif mengatakan, mempersilakan apabila warga akan melaksanakan istigosah. Namun, Kapolres meminta agar kegiatan apa pun harus sesuai dengan koridor hukum. “Melaksanakan istigosah adalah hak dan tidak dilarang selama sesuai dengan aturan hukum yang berlaku salah satunya tidak menganggu ketertiban umum dan tidak memasuki tanpa izin atau merusak properti orang lain,” ujar Kapolres. Kapolres melanjutkan, kepolisian berkewajiban untuk mengawal dan memelihara keamanan. Untuk itu, kata Kapolres, sangat penting melakukan pendekatan terhadap seluruh lapisan masyarakat termasuk para ulama. “Negara kita adalah negara hukum. Sebagai sesama warga negara tentu sama-sama memiliki hak dan kewajiban. Sampaikan aspirasi melalui jalur damai dan jalur hukum,” tandasnya. Untuk diketahui, dalam waktu dekat pemerintah daerah akan menjelaskan tindak lanjut atas tuntutan warga. Saat ini, pemerintah daerah sedang melakukan kajian yang nantinya akan dijadikan bahan untuk disampaikan kepada warga.                                                                            Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor            : Muridi Publish         : iman

Read More »

Jaga Ketangkasan Dalmas, Sat Sabahara Polresta Tangerang Rutin Senam Tongkat dan Tameng

whatsapp-image-2017-10-18-at-13-29-10

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Puluhan anggota Sat Sabahara Polresta Tangerang melaksanakan pelatihan Pengendalian Massa di halaman Mapolresta Tangerang, Rabu (18/10). Kasat Sabhara Polresta Tangerang Kompol Heri Fitriyono menerangkan, pelatihan rutin ini dilaksanakan setiap rabu pagi usai apel pagi. Dengan tujuan anggota selalu siap dan profesional dalam menghadapi aksi massa, seperti Unjuk Rasa, dan kegiatan massa lainnya. “Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan personel dalam mengendalikan masa saat terjadinya gangguan Kamtibmas”, ujar Kompol Heri Fitriyono. Ditambahkannya, dalam pelatihan tersebut terbagi beberapa item, diantaranya adalah latihan senam tongkat T dan Tameng. Pasukan Dalmas juga terbagi beberapa bagian, diantaranya ada Dalmas Awal dan Dalmas Inti. Sementara itu, dirinya juga menegaskan bahwa kedepan kegiatan tersebut akan mengikutsertakan anggota lain di luar fungsi Sabhara.                                                                          Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor            : Muridi Publish         : iman

Read More »

Bripda Yanika, Polwan Bhabinkamtibmas Polres Kota Tangerang

whatsapp-image-2017-10-09-at-14-32-26

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak pelaksana tugas Kepolisian Republik Indonesia yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Seorang Bhabinkamtibmas dituntut memiliki fisik yang prima karena keharusannya hadir dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, biasanya Bhabinkamtibmas adalah polisi laki-laki (polki). Bagaimana jika Bhabinkamtibmas adalah seorang polisi wanita ?. Wanita ini sebelum ditunjuk sebagai Bhabinkamtibmas sempat bertugas sebagai penyidik Unit PPA (perlindungan peremuan dan anak) di Reskrim Polsek Pasarkemis . Sehingga Polisi wanita (Polwan) berparas cantik ini mampu menguasai semua fungsi kepolisian dan diyakini mampu menyelesaikan segala persoalan atau komplik yang ada di desa. Dialah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Yanika Paniur Ria, dimana mereka adalah Bhabinkamtibmas Polwan yang ada di Polsek Pasarkemis Polres Kota Tangerang. Polwan cantik ini dalam menjalankan tugas diwilayahnya Bhabinkamtibmas di Desa wanakerta kecamatan sindang jaya yang terdapat Mess Pramuga Lion Air salah satu wilayah hukum Kepolisian Sektor Pasarkemis Resor Kota Tangerang. Ika sapaan polwan cantik ini, walaupun mereka baru beberapa hari menjadi bhabinkamtibmas tapi mereka sudah mulai banyak dikenal di masyarakat dan pramugari karena setiap hari menyambangi komplek/mess pramugari untuk mengecek situasi dan memberikan pesan pesan kamtibmas di wilayah mereka.                                                                             Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Muridi Publish         : iman

Read More »

DIBAWAH BINAAN AIPTU MASHABI PROBLEM SOLVING JADI SOLUSI BAGI DESA SUKAMANTRI

whatsapp-image-2017-10-09-at-12-23-48

            TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Kepolisian Sektor Pasarkemis Kompol Kosasih yang di didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Mashabi Dan Kanit Provost melaksanakan kunjungan dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dalam hal ini Ketua Rt.02 Rw.03 Kp. Cilongok Desa Sukamantri Kecamatan Pasarkemis Kabupaten Tangerang, Senin(8/10/2017). Kapolsek Pasarkemis Kompol Kosasih menuturkan bahwa, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini tak lain adalah untuk menjalin kemitraan dan mempererat silaturahmi antara anggota Polri khususnya anggota Polsek Pasarkemis dengan tokoh-tokah masyarakat. Dalam kegiatan silaturahmi kali ini Kapolsek Kompol Kosasih berkunjung di kediaman Bpk. Acong Ketua Rt.02 Rw.03 Kampung Cilogok Desa Sukamantri Kecamatan Pasarkemis Kabupaten Tangerang, dalam upaya mensosialisasikan Problem Solving di Desa Sukamantri . Tidak lupa Kompol Kosasih menitipkan pesan-pesan Kamtibmas kepada para tokoh untuk selalu berkoordinasi dengan Polsek Pasarkemis apabila dirasa ada masalah-masalah dalam masyarakat atau mungkin perselisihan antar agama di desanya yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas. Kapolsek juga menjelaskan bahwa salah satu fungsi Bhabinkamtibmas yaitu Problem Solving, Bhabinkamtibmas Polsek Pasarkemis selalu berusaha menampung kisaran suara dan keluhan masyarakat, serta memberikan solusi bagi masalah yang ada di masyarakat dengan metode pendekatan  dan melakukan identifikasi masalah untuk dilakukan analisa masalah untuk menemukan solusi dalam masalah tersebut, dengan mengedepankan Musyawarah mufakat secara kekeluargaan. Editor : Muridi Publish : Irwan Nova. A

Read More »