Home / Tag Archives: polresta tangerang

Tag Archives: polresta tangerang

Jalin Kemitraan, PJU Polda Banten Sowan ke Ulama Balaraja

whatsapp-image-2019-02-14-at-20-04-39-1

          |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Banten melaksanakan silaturahmi ke tokoh ulama Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/2/19). PJU Polda Banten yang yang melaksanakan silaturahmi yakni Kepala Biro Logistik Kombes Pol Linggo Wijanaroko, Direktur Kriminal Khusus Kombes Pol Rudi Harnanto, dan Kabid Propam AKBP Yulianius Yulianto. Para PJU Polda Banten yang didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif itu mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balaraja yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Balaraja Ustad Abdul Manaf dan Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyyah Ar-Rosyidiyyah KH. Marjuki. “Silaturahmi ini untuk mengeratkan kebersamaan antara unsur kepolisian dan elemen masyarakat dalam hal ini pemuka agama,” kata Linggo. Linggo menambahkan, kegiatan silaturahmi itu akan dilaksanakan secara rutin mengunjungi tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan lain sebagainya di wilayah hukum Polda Banten. Menurutnya, sinergi antara komponen masyarakat dan kepolisian diperlukan demi terciptanya situasi aman dan damai di Banten. “Kita menghadapi agenda tahun politik. Semoga berjalan lancar, jujur, adil, dan aman,” terangnya. Ditempat yang sama Sabilul mengatakan, komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis. Kunjungan itu, kata Sabilul, untuk menyampaikan pesan kamtibmas dan meluruskan informasi hoax. “Peran tokoh agama penting untuk menyejukkan dan menjernihkan simpang-siur informasi,” katanya. Sabilul menambahkan, tokoh agama adalah sentral yang ucapannya didengar masyarakat. Maka keaktifan tokoh agama dalam menetralisir suasana dapat turut mewujudkan ddemokrasi yang sehat. Sementara itu, Ustad Abdul Manaf mengapresiasi kegiatan silaturahmi itu. Dikatakannya, sebagai bagian dari masyarakat, dirinya merasa terhormat dan merasa diakui atas kegiatan silaturahmi itu. “Karena sebaik-baiknya umara atau pemerintah adalah yang dekat dengan ulama,” ujarnya. Sedangkan KH. Marjuki berpesan agar dibangun dialog antara kepolisian dan semua unsur masyarakat. Hal itu, kata dia, untuk mengikis jarak antara masyarakat dan pemerintah. “Sehingga ikatan bukan sekadar polisi dan masyarakat. Tapi lebih kepada ikatan kekeluargaan,” tukasnya.

Read More »

Jelang Pelantikan, Siswa Diktuk Bintara Polwan Latja di Polresta Tangerang

whatsapp-image-2019-02-14-at-15-00-10-1

            |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Bertempat di Aula Rupatama Mapolresta Tangerang, Wakapolresta Tangerang AKBP Komarudin menyambut kedatangan 25 Siswa Diktuk Bintara Polwan yang akan melaksanakan Pelatihan Kerja (Latja) di Aula Polres Kota Tangerang. Kamis (14/2/2019). Setelah pelaksanaan penandatanganan Berita Acara serah terima Siswa Latja, 100 Siswa Diktuk Bintara Polwan di Polda Banten, mereka langsung terbagi dan diantarkan ke Polres-polres Jajaran Polda Banten salah satunya Polresta Tangerang untuk melaksanakan Pelatihan Kerja. “semoga kalian dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin untuk menambah bekal ilmu, yang selanjutnya akan kalian aplikasikan nanti saat telah berdinas di wilayah,” ujar Wakapolres. Pengecekan kesehatan Siswa Latja juga dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan setiap Siswa yang akan melaksanakan pelatihan kerja ini. Selanjutnya Siswa Diktuk Bintara Polwan bersama pendamping dari Sepolwan dan Para Mentor diantarkan ke Rusun Polresta Tangerang untuk beristirahat dan memperisapkan diri untuk memulai pelatihan esok harinya.

Read More »

Jelang Pemilu, Kapolres Tangerang Banyak Terima Laporan Penyebar Hoax di Medsos

dsc_0004

                                  |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN,  Tangerang –  Menjelang pemungutan suara Pemilu 2019 ini Kapolresta Tangerang Polda Banten Kombes Pol Sabilul Alif banyak menerima laporan dari warga terkait informasi hoax dan ujaran kebencian di Media Sosial (Medsos). “Banyak laporan kami terima, baik itu yang Men-share berita-berita hoax ataupun ujaran kebencian jelang pemilu 2019,” Ungkap Kapolresta Tangerang. Terang Kapolres, setiap hari team cyber Polresta Tangerang melakukan Patroli di Media Sosial “Jika ada unsur pelanggaran UU ITE pasti ditindak,” katanya. Terkait beberapa laporan yang masuk Kapolresta Tangerang mengatakan, masih melakukan pendalaman, “Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya kepada informasi yang belum tentu kebenarannya,” tukasnya.

Read More »

Bangkitkan Kepercayaan Masyarakat, Polwan Polresta Tangerang Gelar Bakti Sosial

whatsapp-image-2019-02-13-at-18-30-25

          |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Berlokasi dipemukiman masyarakat pada salah satu Desa di Kecamatan Kresek dan Kronjo, Puluhan srikandi-srikandi Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan pembagian berupa sembako kepada masyarakat pra sejahtera. Hal ini dilaksanakan dakam rangka bentuk kepedulian Polri, khususnya Polresta Tangerang terhadap warga masyatakat. Dipimpin oleh AKP Sukmawati, Polwan-polwan tersebut bergerak dari satu rumah warga ke rumah lainnya untuk membagikan sembako yang telah mereka bawa, serta berbincang-bincang sejenak untuk menyampaikan rasa empati mereka terhadap masyarakat. “Hari ini secara keseluruhan anggota Polwan Polresta Tangerang turun ke lapangan membagikan bantuan sembako,” ujar AKP Sukmawati. Rabu (13/02/19). Lanjutnya, bantuan sembako tersebut merupakan program kerja Kapolda Banten.” Ada sekitar 200 Sembako kami bagikan kepada masyrakat pra sejahtera. Kami bagikan dibeberapa titik di kecamatan Kresek dan Kronjo,” Ditempat lain, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan kegiatan ini merupakan upaya Kepolisian dalam rangka hadir di ruang-ruang kosong dengan membantu mastrakat pra sejahtera. “kegiatan ini sangat postif, kegiatan juga diharapkan mampu meningkatkan public trust.” ujar sabilul.

Read More »

Tiga Perampok Bersenjata Api Dibekuk Polresta Tangerang

52382839_2133937803340269_1722883821067567104_n

        |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Unit 1 Jatanras Sat Reskrim Polres Kota Tangerang Polda Banten membekuk komplotan perampok yang kerap menggunakan senjata api jenis revolver dalam aksinya. Dari ungkap kasus itu, polisi meringkus 3 orang yang berinisial HSN (39), IRV (20), dan HY (24). Dua tersangka yakni HSN dan IRV terpaksa ditembak petugas di bagian kaki karena berusaha melawan dan melarikan diri. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyampaikan, peristiwa perampokan itu terjadi di sebuah kontrakan di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada 23 Januari 2019 sekitar pukul 4 dini hari. Korban bernama Tarkhim kemudian melaporkan peristiwa itu ke petugas. “Dari peristiwa itu para tersangka membawa lari sepeda motor korban setelah membongkar kunci kendaraan dengan kunci letter T,” kata Sabilul, Rabu (13/2/19). Sabilul menerangkan, Polisi kembali menerima laporan warga an. Sukardi Kecamatan Cikupa saat jajarannya melakukan penyelidikan. Kepada Polisi, Sukardi mengaku kehilangan sepeda motor pada 6 Februari 2019 sekitar pukul 2 dini hari. “Dua laporan itu setelah didalami mengindikasikan para pelakunya merupakan orang atau kelompok yang sama,” terangnya. Dikatakan Sabilul, polisi kemudian makin mengintensifkan penyelidikan hingga kemudian polisi berhasil membekuk HSN di Kampung Pondok, Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang pada 6 Februari 2019. Saat akan ditangkap, HSN berusaha melawan dengan mengeluarkan senjata api. Petugas pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka di bagian kaki. Dari penangkapan HSN, polisi kemudian berhasil meringkus IRV di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa. Seperti halnya HSN, IRV pun berusaha melawan dan melarikan diri saat akan dibekuk. Polisi juga berhasil menemukan HY yang bersembunyi di belakang pabrik di di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa. “Modus operandi para tersangka adalah dengan merusak kunci kontak dengan memakai kunci leter T,” ujar Sabilul. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit motor, 2 buah kunci leter T, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, serta 4 butir peluru kaliber 9 mm. Para tersangka mengaku menggunakan senjata api untuk melumpuhkan para korban. “Jadi, bila korbannya berusaha melawan, mereka tidak segan menggunakan senjata api itu,” tutur Sabilul. Dikesempatan lainnya, Kabidhumas Polda Banten menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi kriminalitas. Dimanapun berada, selalu memperhatikan faktor keamanan lingkungan maupun pribadi. “Kami minta masyarakat agar selalu waspada, dan jangan mengundang para pelaku kejahatan. Maksudnya, jangan sampai memberikan celah kepada para pelaku. Contoh, lupa menutup pagar rumah atau banyak hal lainnya,” Himbau AKBP Edy Sumardi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, para tersangka kini mendekam di sel Mapolresta Tangerang. Para tersangka dijerat Pasal 363 ayat (3) dan (4) atau Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Read More »

Jelang Pemungutan Suara, Personel Polresta Tangerang Mengikuti Penelitian Puslitbang Polri

whatsapp-image-2019-02-13-at-12-23-27

            |TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Personel Polres Kota Tangerang Polda Banten beserta perwakilan dari KPU, KPPS dan Bawaslu Kab. Tangerang serta masyarakat pemilih di wilayah Kec. Tigaraksa mengikuti Kegiatan Penelitian yang diadakan oleh Tim Puslitbang Polri yang diketuai oleh Kombes Pol. Drs. Azis Saputra.(13/2/2019) Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Standardisasi Peralatan dan Personel Polri untuk pengamanan TPS guna mensukseskan Pemilu 2019 yang aman di Wilayah Hukum Polres Kota Tangerang, serta untuk meningkatkan mutu atau kuwalitas baik dari segi peralatan maupun individu Personel Polri di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan tersebut diadakan juga pengisian quisioner berbasis IT dan Focus Group Discussion (FGD) mengenai penilaian peralatan dan personel polri terkait pengamanan Pemilu 2019 oleh para peserta penelitian, kegiatan tersebut dipandu oleh Dr. Siswanto M.Si. dan Kompol Yogie.

Read More »

Wakapolda Banten, Hadiri Deklarasi Tokoh Agama se-Tangerang, Tolak Radikalisme dan Terorisme

img-20190123-wa0043

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tengerang – Tokoh agama atau dai se-Kabupaten Tangerang mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk terorisme dan radikalisme di wilayah Provinsi Banten, yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Rabu (23/1/19). Selain menolak radikalisme dan terorisme, 500-an ulama itu juga menyatakan menolak hoaks dan ujaran kebencian serta politisasi dan provokasi di tempat ibadah. Deklarasi para dai itu dibacakan dalam kegiatan diskusi dengan tema “Peran Tokoh Agama dalam rangka Deteksi dan Pencegahan Dini terhadap Terorisme dan Radikalisme”. Diskusi menghadirkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius dan Imam Besar Mesjid Istiqlal Profesor Nasarudin Umar. “Mendukung langkah-langkah pemerintah Republik Indonesia dan aparat hukum memberantas hoaks dan ujaran kebencian,” kata para dai secara serempak. Dalam paparannya Suhardi Alius menyampaikan, semua orang dengan berbagai latar belakang berpotensi terpapar paham radikal. Menurutnya, orang dari kalangan apa pun dan profesi apa pun dapat terjerumus ke dalam gerakan terorisme. “Radikalisme dan terorisme dapat terkena kepada siapa saja, tua, muda, bahkan anak-anak, lelaki ataupun perempuan. Untuk itu kita harus selalu waspada dan menjaga diri serta keluarga kita,” ujarnya. Suhardi melanjutkan, penyebaran radikalisme dan terorisme kian masif terutama di media sosial. Dikatakan Suhardi, berbagai konten seperti tulisan, gambar, audio, dan audio visual tentang propaganda terorisme bertebaran di media sosial. Bila tidak bijak, lanjutnya, generasi muda khususnya sebagai pengakses media sosial dapat terpapar paham radikal dan masuk ke dalam gerakan terorisme. Sedangkan Profesor Nasarudin mengatakan, paham radikal dapat muncul saat ada klaim kebenaran secara mutlak. Menurutnya, ada sekelompok orang yang selalu menyalahkan orang lain dan tidak pernah menyalahkan diri sendiri. Untuk itu, lanjut dia, dibutuhkan orang-orang arif yang tidak selalu merasa benar sehingga dapat melaksanakan dakwah dengan santun. Indonesia, kata Nasarudin, meski sebuah negara dengan Pancasila namun kerukunannya menjadi pujian dunia. Menurutmya, ada beberapa negara yang berlabel negara Islam justru hampir sepanjang waktu terjadi pertikaian. Untuk itu, kata Nasarudin, kita patut bersyukur menjadi warga negara Indonesia. “Saat ini, umat Islam Indonesia menjadi idola negara lain,” terangnya. Wakapolda Banten Brigen Pol Tomex Korniawan menyampaikan, radikalisme dan terorisme merupakan salah satu ancaman persatuan di Indonesia. Terorisme, kata Tomex, mengatasnamakan agama padahal apa yang dilakukannya jauh dari nilai-nilai agama. “Teroris menyebut apa yang mereka lakukan jihad. Padahal jihad bukan itu. Apa yang dilakukan teroris adalah kejahatan kemanusiaan,” katanya. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan diskusi bertema pencegahan radikalisme dan terorisme. Menurutnya, kewaspadaan untuk mendeteksi secara dini terorisme dan radikalisme harus dilakukan. Peran tokoh agama, kata dia, sangat dibutuhkan untuk membendung sebaran paham radikal. “Para tokoh agamalah yang dapat memberi kesejukan sekaligus memberikan pemahaman yang lurus,” ucapnya. Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, kegiatan diskusi ini untuk membekali para dai mengenai terorisme dan radikalisme. Sebagai mubalig, kata Sabilul, para dai selalu bersentuhan dan menyampaikan ceramah di masyarakat. Sehingga, lanjut Sabilul, pesan anti radikalisme dan terorisme dapat semakin luas disampaikan. “Para dai pasti mengerti makna jihad. Kita tambah pengetahuan tentang gerakan terorisme dan radikalisme. Dengan demikian, pesan anti terorisme dan radikalisme yang para dai sampaikan bisa lebih komprehensif,” tukasnya. Untuk diketahui, kegiatan diskusi terselenggara atas kerjasama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Pemkab Tangerang, dan Polresta Tangerang. Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua MUI Kabupaten Tangerang Ues Nawawi, para pimpinan pondok pesantren, serta para dai dari unsur Nahdlatul Ulama (NU) dan dari unsur Muhammadiyah.

Read More »

Kapolresta Tangerang, Kajari, dan Karutan Teken Komitmen Bebas Korupsi

img-20190121-wa0043

|TRIBARATA NEWS POLDA BANTEN,Tangerang- Kapolres Kota Tangerang Polda Banten Kombes Pol Sabiul Alif, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang Zulbahri Bakhtiar, dan Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas 1 Tangerang Dedi Cahyadi menandatangani komitmen Pelaksanaan Janji Kinerja Tahun 2019, Senin (21/1/19). Dalam sambutannya, Sabilul menyampaikan apresiasi kepada Rutan Kelas 1 Tangerang yang telah menanamkan sifat kemanusiaan dan prosedural terhadap warga binaan. Sabilul berpesan, agar petugas rutan bisa membangun komunikasi dan koordinasi serta melakukan pendekatan dengan warga binaan guna menjaga stabilitas keamanan di dalam rutan. “Oleh karena itu, petugas rutan tidak boleh bertindak sewenang-wenang terhadap warga binaan,” ujarnya. Sabilul menambahkan, warga binaan tidak selamanya mendekam di dalam rutan. Apabila sudah selesai menjalani masa hukuman, kata Sabilul, warga binaan harus berbuat baik dan tidak mengulangi kesalahan. “Apel kali ini juga merupakan kesepakatan sinergis antar institusi untuk melaksanakan kerja berbasis komitmen untuk menciptakan wilayah birokrasi yang melayani dan bebas korupsi,” terangnya. Sementara itu Dedi Cahyadi mengatakan, kegiatan apel bersama itu dalam rangka Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Tangerang. Menurut Dedi, komitmen itu merupakan tekad institusi di bawah Kemenkumham itu untuk memberikan pelayanan maksimal menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. “Kolaborasi berkinerja ini semoga dapat menjadi panduan bagi kami untuk melaksanakan tugas sesuai dengan aturan hukum dan asas kemanusiaan,” ujarnya. Sedangkan Zulbahri mengatakan, harmonisasi antar institusi sangat dibutuhkan agar warga binaan tetap mendapatkan hak-haknya. Menurutnya, menjelang Pemilu dan Pilpres 2019, warga binaan tetap memiliki hak pilih. Untuk itu, kata dia, integrasi komunikasi menjadi penting agar warga binaan tidak kehilangan hak suara. Untuk diketahui, kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan apel bersama di Rutan Kelas 1 Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang itu turut dihadiri Mamat Mathlubi dari Pemkab Tangerang dan Pasi Pers Kodim 0510 Tigaraksa Kapten Inf Budi Noeryanto.

Read More »

Lawan Hoaks Jelang Pilpres, Bhabinkamtibmas Dilatih Fungsi Kehumasan

whatsapp-image-2019-01-19-at-15-14-52

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Seluruh bhabinkamtibmas Polresta Tangerang mengikuti pelatihan fungsi kehumasan di Rupatama, Mapolresta Tangerang, Sabtu (19/1/19). Selain personel yang mengamban fungsi pembinaan masyarakat (binmas) yang berjumlah lebih dari 100 orang, pelatihan juga diikuti anggota dari satuan intelkam dan bagian humas. Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan yang memberikan arahan menyampailkan, kemampuan dalam mengelola informasi dan komunikasi di era teknologi harus dimiliki semua anggota. Fungsi hubungan masyarakat, kata Tomex, juga harus dimiliki kapolsek dan bhabinkamtibmas karena personel itulah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Hari ini hoaks dan ujaran kebencian ada di mana-mana. Anggota bhabinkamtibmas mesti paham soal humas agar dapat memberikan pemahaman dan pelurusan informasi kepada masyarakat,” kata Tomex. Tomex menambahkan, sebagai negara besar, Indonesia menjadi incaran banyak pihak. Salah satu cara yang digunakan untuk menguasai Indonesia, Tomex berujar, adalah dengan melakukan propaganda dan memanipulasi informasi. Tomex menambahkan, di tengah derasnya arus informasi, faktor stabilitas keamanan menjadi syarat penting. Di samping itu, kata Tomex, upaya pemerintah dalam pembangunan juga dapat bergantung pada sejauh mana kondisi keamanan terjaga. Dia melanjutkan, salah satu faktor yang mengancam stabilitas keamanan adalah hoaks dan ujaran kebencian. “Maka anggota polisi harus memiliki kesadaran moral untuk menjaga stabilitas keamanan yaitu salah satunya memahami fungsi kehumasan,” terangnya. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, meski terdapat unit di kepolisian yang mengemban fungsi humas, namun kemampuan membangun komunikasi humas harus juga dimiliki anggota dari fungsi lain. Sabilul menyatakan, anggota dari satuan lalu lintas, reserse kriminal, reserse narkoba, serta binmas harus mengerti pola komunikasi informasi. “Dengan berbekal kemampuan itu, anggota dari fungsi apa pun memiliki nalar kehumasan yang dapat cepat tanggap menangkap dan mengelola isu,” tukasnya. Sabilul melanjutkan, salah satu manfaat memahami fungsi kehumasan adalah menyadari bahwa kerja instansi selalu berhadapan dengan opini publik dan pers. Dengan begitu, lanjut dia, anggota akan berhati-hati dalam bertindak serta memiliki inisiatif menjernihkan apabila ada informasi yang simpang-siur di masyarakat. “Pelatihan ini juga sebagai upaya kami memerangi hoaks dan ujaran kebencian terutama jelang pemilu dan pilpres,” tandasnya. Selain menerima arahan dari Wakapolda Banten, peserta pelatihan fungsi kehumasan juga mendapat materi dari Kepala Bagian Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Divisi (Kabag Yaninfodok PID) Humas Mabes Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Banten Kombes Pol Oki Waskito, dan Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi.

Read More »

Polresta Tangerang Gelar Senam Kebhinekaan Bersama Seluruh Elemen Masyarakat

whatsapp-image-2019-01-18-at-16-03-21

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Polresta Tangerang menggelar Senam kebangsaan pada Jum’at (18/01/2019), senam kebangsaan ini melibatkan elemen masyarakat di Kabupaten Tangerang, diantaranya adalah ormas badan pembinaan potensi keluarga besar banten (BPPKB) , laskar merah putih (LMP), KNPI, Karang taruna, mitra kepolisian, keliarga besar Kupang, arek suroboyo, dan orgamisasi kemasyarakatan lainnya. Kapolresta Tangerang Kombes H M Sabilul Alif mengatakan, kegiatan senam kebangsaan merupakan agenda Polresta Tangerang dalam rangka mempererat tali persaudaraan, sehingga dengan dilaksanakanya senam kebangsaan ini, seluruh elemen warga Kabupaten Tangerang bisa menjaga keamanan, dan ketertiban. ” Kami berharap agar di tahun politik ini, warga Kabupaten Tangerang ini bisa melaksanakan pemilu dengan aman dan lancar,” terang Sabilul Alif. Di Kabupaten Tangerang kata Kapolres jumlah penduduknya banyak dan sangat majemuk tradisi dari berbagai suku dan agama, tentunya ini merupakan tantangan bagi aparat kepolisian. ” Alhamdulillah melalui senam bersama ini, ormas dan OPK di Kabupaten tangerang ini bisa hadir dan bisa bersinergi dengan Kepolisian untuk bersama-sama dengan menjaga keamanan dan ketertiban” tandasnya. Sementara itu, ketua DPC BPPKB Kabupaten Tangerang Ari Ashari Marnan mengapresiasi kinerja Polresta Tangerang yang sudah mempersatukan ormas di Kabupaten Tangerang, menurut dia, keamanan dan ketertiban menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, ormas BPPKB Kabupaten Tangerang mendukung program Polresta Tangerang, apalagi senam bersama ini sangat bermanfaat bagi kesehatan.  Kami bersama ormas lainnya bertekad untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga terciptanya pemilu yang aman dan damai” tandasnya.  

Read More »