Home / Tag Archives: polresta tangerang

Tag Archives: polresta tangerang

Tipu Calon Polisi, Polresta Tangerang Bekuk Calo dan Penipu Penerimaan Polisi

whatsapp-image-2018-10-18-at-19-05-06

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Satreskrim Polresta Tangerang dan Polsek Panongan menangkap seorang pria berinisial DS (41) di Kampung Pintu Kapuk, Desa Bojong Renged, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. DS ditangkap usai menjadi calo dan menipu warga yang ingin menjadi seorang anggota polisi. Dalam aksinya, DS ini mengaku sebagai anggota Densus 88 Mabes Polri dengan pangkat AKBP,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif dalam keterangannya, Jumat (19/10). Akibat kasus itu, korban berinisial TP (55) menderita kerugian hingga Rp 250 juta., dan DS kerap membawa tiga pucuk senjata api berjenis air softgun untuk meyakinkan korban. Kapolresta tangerang menuturkan, penipuan itu berlangsung pada September 2016 silam. Saat itu, korban dan tersangka bertemu dalam sebuah acara pengajian di Kampung Cibatengkok. “Tersangka menawari korban bahwa ia bisa mengurus siapa pun untuk menjadi anggota polisi melalui jalur khusus Karena tertarik, korban akhirnya berkomunikasi secara intens dengan tersangka hingga menyerahkan uang sebesar Rp 250 juta. Namun setahun berselang, korban tak kunjung menjadi anggota polisi seperti yang dijanjikan tersangka. Akhirnya korban melaporkan kejadian ini ke polisi, dan langsung menindaklanjuti laporan korban dan mencari keberadaan pelaku,” ujar kapolresta Tangerang Polisi akhirnya berhasil menangkap DS di kediamannya pada Senin (15/10). Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa satu lembar penyerahan dana bimbingan belajar untuk Sekolah Calon Bintara (Secaba) Polri, satu lembar pemberitahuan Secaba Polri, dan tiga pucuk senjata air softgun. Saat ini, DS sudah diamankan di Polsek Panongan untuk menjalani proses hukum. Dia dijerat Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan.

Read More »

Ungkap Kasus Narkoba, Satresnarkoba Polresta Tangerang tangkap Satu Pelaku

whatsapp-image-2018-10-16-at-11-25-22

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, dengan menangkap satu pelaku yang bernama BA (32) Di pinggir jalan tepatnya di pintu air Kelurahan Jurumudi Baru Kec.Benda Kota Tangerang.  Selasa  (16/10/18) Dari penyelidikan dan penggeledahan terhadap  tersangka BA (32) warga Kampung Batuceper Rt 002/003 Kel.Jurumudi baru Kec.Benda Kota Tangerang, Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang menyita barang bukti berupa 2 (Dua) bungkus plastik klip bening yang masing-masing berisikan Narkotika jenis sabu, 1 (Satu) bungkus plastik klip bening berisikan 5 (Lima) bungkus plastik bening masing-masing berisikan Narkotika jenis sabu yang semuanya di bungkus tissu warna putih. Dan 2 (Dua)buah pipa kaca yang dimasukan kedalam dompet warna PINK Dengan berat bruto 29, 22 ( dua puluh sembilan koma dua puluh dua) gram. kemudian tersangka dan BB dibawa ke Satresnarkoba Polresta Tangerang guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut. Kabid Humas Polda Banten AKBP Whisnu Caraka, S.IK. membenarkan atas penangkapan tersangka BA (32) warga Kampung Batuceper Rt 002/003 Kel.Jurumudi baru Kec.Benda Kota Tangerang, dari informasi yang diperoleh, tersangka BA (32) ditangkap Di pinggir jalan tepatnya di pintu air Kelurahan Jurumudi Baru Kec.Benda Kota Tangerang beserta barang bukti dan selanjutnya pelaku diamankan ke Polresta Tangerang. (am/id/rus)

Read More »

Enam Anggota Diberhentikan, Kapolresta Tangerang Beri Imbauan Tegas

whatsapp-image-2018-10-08-at-13-52-41

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Kepolisian Resor Kota Tangerang (Polresta Tangerang) menggelar Upacara Pemberian Pangkat Penghargaan dan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap enam orang anggota di halaman Polresta Tangerang, Senin (8/10/2018). Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan Keenam anggota diberhentikan atas pelanggaran meninggalkan tanggung jawab dinas lebih dari 30 hari berturut-turut tanpa izin pimpinan atau desersi dan salah satu di antaranya ditambah karena melakukan tindak pidana. “Keputusan ini kami ambil melalui proses yang panjang, tidak serta merta, setelah melalui serangkaian sidang disiplin dan pembinaan. Namun keputusan ini yang akhirnya harus kami ambil demi menjaga kepercayaan masyarakat. Untuk menciptakan polisi yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter), diperlukan ketegasan dan pembenahan internal sebagai implementasi revolusi mental,” Kata Kapolresta Tangerang Kapolresta Tangerang menjelaskan, enam anggota yang diberhentikan yaitu Aiptu AK desersi 143 hari dan tindak pidana penipuan, Aipda BR desersi 790 hari, Aipda S desersi 488 hari, Briptu PU desersi 845 hari, Briptu RL desersi 134 hari, dan Bripda WS 969 hari. Selain itu Kapolresta Tangerang menegaskan, keenam anggota itu sudah tidak lagi menjadi anggota Polisi. “Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya apabila mereka membawa nama institusi Polri dalam bentuk apa pun,”Ujarnya.  

Read More »

Hampir Setahun Buron, Pelaku Curas Dibekuk Polisi

whatsapp-image-2018-09-25-at-15-44-29

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Unit VI Resmob Polresta Tangerang berhasil membekuk SRY alias Iwan (35) di rumah kontrakan di Kampung Lawang Gintung, Kelurahan Mulya Harja, Bogor, Selasa (25/9/18) dini hari. SRY adalah tersangka peristiwa pencurian dengan kekerasan di toko elektronik dan furniture “Setia” di Kampung Pasilian, Desa Pasilian, Kronjo, Tangerang. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 29 November 2017. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menerangkan, usai melancarkan aksinya, para tersangka diketahui selalu berpindah-pindah tempat. Dikatakannya, setelah hampir satu tahun dalam pelarian, tim memastikan keberadaan tersangka di wilayah Bogor. “Tim langsung melakukan penangkapan. Saat ini, tim sedang melakukan pengejaran untuk meringkus tersangka lainnya,” kata Kapolres. Kapolres menambahkan, masih ada 3 tersangka lain yang identitasnya sudah diketahui yang masih dalam pengejaran. Kapolres memastikan, tim akan terus memburu tersangka lain karena keberadaannya sudah terendus. Kapolres menyampaikan, dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit televisi 32 inci, 1 pucuk senjata api jenis air softgun berikut 6 butir amunisi, sebilah senjata tajam, 1 buah telepon genggam, dan 1 buah setrika. “Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” tandas Kapolres.

Read More »

Sempat Viral, Polisi Berhasil Ungkap Pencuri Kotak Amal

whatsapp-image-2018-09-25-at-15-43-26

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Jajaran Polres Kota Tangerang mengungkap pencurian kotak amal di sebuah mesjid yang berada di kawasan Rumah Makan Beda Rasa di Kampung Teureup, Desa Sukaasih, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang pada Selasa (18/9/18) lalu. Pelaku pencuri kotak amal yang sempat viral di media sosial itu adalah seorang pria berinisial MM (42), warga Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Tersangka ditangkap di rumahnya pada Senin (24/9/18). Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pengungkapan pelaku berdasarkan bukti petunjuk dari rekaman CCTV. Dari rekaman CCTV itu, kata Kapolres, didapati petunjuk bahwa pelaku menggunakan mobil Pajero warna hitam. “Dilakukan penyelidikan dengan pengecekan nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku dan didapati alamat berada di wilayah Bekasi,” kata Kapolres. Kapolres melanjutkan, Tim Reskrim langsung bergerak menuju ke lokasi serta berkoordinasi dengan personel Polri di Polsek Medan Satria, Polres Metro Bekasi Kota. Dikatakan Kapolres, tim kemudiam berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti 1 unit mobil yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. Kapolres menegaskan, sangat mengatensi kasus ini. Selain karena sempat viral, juga karena berkaitan dengan persoalan mental pelaku. Menurutnya, moral pelaku sudah rusak karena kotak amal pun dicuri. “Bila ini dibiarkan dan tidak diungkap sampai tuntas akan sangat berbahaya ternyata mencuri sangat mudah karena hampir rata-rata kotak amal tidak dijaga,” tukas Kapolres. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku mendekam di jeruju besi. Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Read More »

Ratusan Warga Tangerang Deklarasikan Pilpres Dan Pileg Damai

whatsapp-image-2018-09-15-at-18-04-16

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Ratusan warga Kabupaten Tangerang mendeklarasikan pemilihan presiden dan wakil presiden dan pemilihan legislatif 2019 aman dan damai, pada Minggu (16/09/2018) di Talaga Bestari Desa Cibadak Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, Acara yang digelar oleh puluhan organisasi kemasyatakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Tangerang ini berkumpul sejak pagi hari, diantara Ormas dan Okp yang menjadi inisiator acara ini adalah DPD KNPI Kabupaten Tangerang, GP Ansor, selain itu nampak hadir Karang Taruna, ormas pemuda pancasila, BPPKB, MUI, Serikat Pekerja, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta puluhan pramugari Lion Air. Hadir juga Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif, Kasdim 0510/Trs Mayor Arh Agung Pujianto, Kimisioner KPU dan Bawaslu, serta Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang Ahmad Hidayat. Usai acara masing-masing tamu yang hadir membubuhkan tandatangan diatas kain putih dengan menggunakan spidol sebagai bukti dukungan terhadap pemilu dan pilpres yang damai. Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang selaku penanggung jawab acara , Adang Akbarudin mengatakan, acara deklarasi ini merupakan wujud kepedulian dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tangerang, agar suasana Pilpres dan Pileg yang akan digelar pda tabun 2019 berjalan dengan aman, lancar kondusif. Acara ini menjadi penting karena saat ini masyarakat gampang dihasut, diprovokasi agar menimbulkan kekacuan di masyarakat. ” Kami menolak segala bentuk isu sara dalam pelaksanaan kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemiku Legislatif 2019 yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa” terang Abex, sapaan Adang Akbarudin. Agar masyarakat terhindar dari berita hoax sambung Abex perlu adanya persatuan dan kesatuan diantara segenap bangsa, sehingga maystarakat bisa memahami dan menghindari pahama intoleran, karena paham Intolear akan membawa kepada paham radikalisme. ” Kami siap Bekerja sama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan Aparat TNI untuk menciptakan suasana Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif 2019 yang kondusif, Aman dan Damai ” tandasnya. Sementara Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif menyambut baik acara yang digelar oleh elemen masyarakat dan pemuda di Kabupaten Tangerang, menurutnya kegiatan ini merupakan hal yang positif dalam rangka menjaga stabilitas keamanan jelang pilpres dan pileg yang akan digelar pada tahun 2019 yang kan mendatang. Dia berharap dengan terlibatnya masyarakat secara aktif dalam menjaga keamanan dan ketentraman di wilayahnya ” Acara ini merupakan bukti bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang sudah dewasa dan cerdas, karena menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama” terang Kombes Sabilul Alif.

Read More »

Warga Terdampak Kekeringan, Polisi Beri Bantuan Air Bersih

img-20180830-wa0014

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Warga Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Tangerang sudah 4 bulan terakhir mengalami kesulitan air bersih. Sumur-sumur mengalami defisit air meski dengan kedalaman hingga 40 meter. Belum lagi jarak sumur yang cukup jauh dari permukiman. Atas keprihatinan itu, Polres Kota Tangerang bersama unsur pemerintah daerah melaksanakan pemberian bantuan air bersih untuk warga. Pelaksanaan pemberian bantuan 5000 liter air itu dilaksanakan Pondok Pesantren Warofatul Marom, Kamis (30/8/17). Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, air adalah kebutuhan vital bagi manusia atau mahluk hidup. Banyak aktivitas, kata Kapolres, yang memerlukan air sebagai sarana penunjangnya. Saat kekeringan, lanjutnya, maka aktivitas warga pun akan mengalami gangguan. “Untuk mandi, mencuci, masak, wudhu, dan ibadah, termasuk para santri, tentu sangat memerlukan air bersih,” ujarnya. Kapolres menambahkan, dari informasi yang didapat, warga harus berjalan 2 sampai 3 kilometer untuk mengakses air di sumur. Itu pun, kata Kapolres, belum tentu mendapatkan air karena sewaktu-waktu air tidak keluar. “Kami sempat mendatangi sumur warga yang berada di tengah persawahan. Tanah sawah yang kami lalui adalah tanah puso. Kering, keras, dan pecah. Di sumur dengan kedalaman 6-40 meter, air masih sulit keluar. Kalau pun ada, sedikit dan kotor, tidak layak pakai,” paparnya. Kapolres berharap, bantuan yang diberikan bermanfaat untuk kelangsungan hidup dan kelancaran ibadah serta mencari ilmu untuk masyarakat dan santri. Kapolres pun mengapresiasi warga yang dengan kesadaran sendiri tertib mengantre saat pembagian air dilaksanakan. “Warga antusias. Maisng-masing warga membawa ember atau wadah lain untuk diisi air. Semoga bermanfaat,” tandasnya. Kepala Desa Rancaiyuh Suherman menyatakan, ada sekitar 300 kepala keluarga yang mengalami kesulitan air. Untuk itu, kata Suherman, bantuan air bersih dari Polresta Tangerang akan sangat membantu warga. “Saya atas nama kepala desa dan atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres atas bantuanya. Kami sangat senang karena polisi benar-benar hadir bersama masyarakat,” tukasnya.

Read More »

Operasi Pekat, Polisi Sita Ratusan Bungkus Ciu

img-20180826-wa0010

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Jajaran personel Polsek Rajeg, Polres Kota Tangerang melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat), Sabtu (25/8/18) malam. Operasi itu menyasar peredaran minuman keras (miras) terutama miras oplosan. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, dalam operasi itu, jajarannya mengamankan 575 bungkus pelastik miras jenis ciu. Miras ciu itu, kata Kapolres, didapati disebuah rumah di Kampung Tanjakan, Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Tangerang. “Identitas penjual berinisial DN, umur 20 tahun,” kata Kapolres. Dikatakan Kapolres, informasi bahwa di kediaman DN menjual miras jenis ciu datang dari masyarakat. Kepolisian, kata Kapolres, kemudian mendatangi rumah DN. Setelah menunjukkan surat perintah, lanjut Kapolres, petugas kemudian melakukan penggeledahan. “Awalnya yang bersangkutan sempat mengelak. Namun saat digeledah dan ditemukan ciu, miras itu pun kami amankan,” ujar Kapolres. Kapolres menambahkan, petugas kemudian melakukan pendataan serta memintai keterangan. Selain itu, terang Kapolres, pedagang ciu pun diberi pembinaan, peringatan, dan pengawasan. “Serah terima barang bukti dilengkapi dengan berita acara yang dan ditandatangani oleh para penjual,” tandas Kapolres. (ian/id/rus)

Read More »

Gelar Outbound Lintas Agama, Kapolresta Tangerang : Sikap Tenggang Rasa harus Ditanamkan Dan Terus Digelorakan Sejak Dini

whatsapp-image-2018-08-11-at-20-36-27

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Polresta Tangerang menggelar kegiatan Outbound Lintas Agama, Pemuda, dan  Remaja Cinta Tanah Air yang bertempat di Kampung Bhineka, Desa Margasari, Tigaraksa. Minggu, (12/8/18). Hadir pada kegiatan Ketua FKUB, Ketua Forum Pemuda Lintas Agama, Romo Andang Binawan yang mewakili Uskup Agung Jakarta, Pengurus Dewan Paroki Gereja Katolik Santa Odilia, Pewakilan Agama Hindu, Perwakilan Agama Khonghucu, dan elemen masyarakat lainnya.  “Berbaur, membangun ikatan, bersahabat dengan alam dalam indahnya perbedaan menjadi bagian penting untuk memupuk tenggang rasa.” Ujar Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif Lebih Lanjut, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif  mengatakan Sikap tenggang rasa adalah suatu sikap hidup dalam ucapan, perbuatan, dan tingkah laku yang mencerminkan sikap menghargai dan menghormati orang lain. “Sikap itu harus ditanamkan dan terus digelorakan sejak dini. Agar, perbedaan yang merupakan keniscayaan dapat diterima dengan riang dan memaknainya sebagai karunia Tuhan, “ Katanya Ia menambahkan, Dalam kegiatan pemuda dan remaja lintas agama berhimpun, bekerja sama, menyelesaikan segala rangkaian outbound. “Inilah cerminan Indonesia, bahwa kita harus bergandengan tangan bersama meski latar belakang berbeda. Karena kita adalah satu, kita Indonesia. “ Terang Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif. (am/id/rus)

Read More »

Cegah Kejahatan Jalanan, Polresta Tangerang Bentuk Komunitas Gertak

img-20180731-wa0027

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN,  Tangerang- Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat mendeklarasikan Komunitas Gerakan Tangerang Anti Kejahatan (Gertak). Deklarasi dilaksanakan di Terminal Sentiong, Balaraja, Selasa (31/7/18). Dalam deklarasinya, massa yang terdiri dari tokoh agama, buruh, ormas, pramuka, ojek online/pangkalan, sopir angkot, pedagang pasar, dan elemen masyarakat lainnya itu menyatakan mendukung setiap langkah polisi dalam memberantas segala bentuk kejahatan. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif yang didaulat menjadi pembina Komunitas Gertak mengatakan, dukungan dari masyarakat sangat penting agar upaya kepolisian menciptakan situasi yang aman dapat berjalan maksimal. Menurutnya, Komunitas Gertak yang diinisasi Polresta Tangerang merupakan bentuk partisipasi masyarakat terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban. “Komunitas Gertak kami inisiasi bentuk untuk mencegah kejahatan jalanan seperti maraknya begal, pelecehan seksual, vandalisme, termasuk pelemparan batu terhadap pengguna jalan tol, serta untuk memastikan gelaran Asian Games 2018 berjalan dengan aman,” kata Kapolres. Dijelaskan Kapolres, Komunitas Gertak semacam sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang teridiri dari unsur kepolisian dan berbagai elemen masyarakat. Posko Komunitas Gertak, kata Kapolres, berada di titik-titik yang dinilai rawan gangguan keamanan. “Komunitas Gertak adalah sinergi antara kepolisian dan unsur masyarakat untuk menekan potensi terjadinya tindak kejahatan,” ujar Kapolres. Adanya Komunitas Gertak, lanjut Kapolres, diharapkan dapat menekan perilaku negatif oknum masyarakat yang memanfaatkan kelengangan untuk tindakan kejahatan. Hal itu karena masyarakat dilibatkan mengawasi situasi keamanan di titik-titik tersebut. Menurut Kapolres, ke depan Komunitas Gertak akan dibentuk se-Tangerang Raya. Hal itu, lanjut Kapolres, karena secara geografis wilayah Tangerang berdekatan meski secara administratif terpisah. Dengan demikian, ujarnya, kejahatan di wilayah Tangerang sangat mungkin terkoneksi satu dengan yang lainnya. “Polresta Tangerang menginisiasi pembentukan Komunitas Gertak. Mudah-mudahn dalam waktu dekat, Komunitas Gertak juga terbentuk di semua wilayah Tangerang,” ucap Kapolres. Camat Balaraja Mas Yoyon Suryana yang mewakili unsur masyarakat menyebut, Komunitas Gertak merupakan langkah stretagis kepolisian dalam membangun kemitraan dengan masyarakat sekaligus menciptakan situasi kondusif. Dikatakannya, pemerintah daerah dan segenap masyarakat sangat siap membantu polisi mewujudkan situasi yang aman dan harmonis. …………………………………………………………. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor           : Rusnata Publish         : Aam

Read More »