Home / Tag Archives: polresta tangerang

Tag Archives: polresta tangerang

Kapolresta Kejar Pelaku Rampok Yang Satroni Counter HP di Cikupa

img-20190731-wa0038

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Sebuah counter atau toko yang menjual telepon genggam (HP) di Kampung Lamporan, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang menjadi korban pencurian dengan kekerasan, Senin (29/7/19). Para pelaku membawa lari 48 HP yang masih tersegel dus yang ditaksir senilai Rp150 juta. Kapolres Kota Tangerang Polda Banten, Kombes Pol Sabilul Alif, Sik. Msi membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, pelaku diduga berjumlah 2 orang. Dari 2 orang terduga pelaku itu, kata Sabilul, memiliki ciri-ciri berbadan tegap tinggi besar dan tinggi kurus. “Saat beraksi keduanya memakai masker, helm, jaket, dan senjata yang diduga senjata api mainan,” ujarnya, Selasa (30/7/19) Sabilul menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar jam 4 sore. Kedua pelaku, kata Sabilul, langsung masuk ke dalam counter kemudian mengancam penjaga toko. Dikatakannya, salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata api yang diduga mainan. Sabilul melanjutkan, para pelaku kemudian meminta penjaga toko untuk duduk dan diam. Para pelaku lalu mengambil HP yang berada di etalase dan memasukannya kedalam tas ransel dan karung. Setelah itu, lanjut Sabilul, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. “Ciri-ciri pelaku dan identitasnya sudah kami identifikasi. Tentu langsung kami lakukan pengejaran,” terang Sabilul. Sabilul juga menjelaskan, sudah melakukan pemeriksaan saat kepada beberapa saksi. Informasi yang didapat baik dari saksi atau keterangan lain, kata dia, menjadi bekal anggota mengejar para pelaku. Sabilul menegaskan, akan mengungkap dan meringkus para pelaku dalam waktu cepat. Kapolda Banten, Irjend Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi, Melalui Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, Sik. M.H, Saat di Konfirmasi Awak media melalui pesan whattsapp nya, membenarkan Terjadinya Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan di salah satu counter Toko HP di Kecamatan Cikopo, Benar, kejadian tersebut, dan Bapak Kapolresta Tangerang langsung memburu pelaku, bersama kasat reskrim dan tim, karena ciri ciri pelaku sudah kita ketahui, dan secepatnya akan kita tangkap. “Mohon doanya agar kasus dapat segera kami ungkap dan pelakunya segera kami tangkap,” tandasnya. Edy Juga Menghimbau kepada Masyarakat, untuk tetap tenang dan tingkat kan kewaspadaan dengan memiliki Aplikasi Punic botton polresta Tangerang, untuk membantu percepatan pemberian informasi kepada petugas terdekat.

Read More »

Peras Sekdes Hingga Rp 700 Juta, Polisi dan Wartawan Gadungan Dibekuk Polisi

whatsapp-image-2019-05-14-at-12-00-25

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kota Tangerang membekuk 3 orang pria lantaran diduga melakukan tindak pidana pemerasan. Tak tanggung-tanggung, ketiga orang itu berhasil meraup uang hingga Rp 700 juta dari hasil memeras sekretaris desa di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Ketiganya adalah Rully Handari yang mengaku sebagai Ipda Ibrohim dan Fadly Ibnu Sina yang mengaku sebagai AKP Ibnu Sianturi. Kedunya mengaku sebagai penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri. Satu tersangka lain yakni Ibnu Ferry yang berperan sebagai wartawan gadungan. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif membeberkan, awal kejadian adalah saat korban didatangi oleh tersangka Rully dan Fadly di kediamannya pada Minggu (10/3/19). Kepada korban, kata Sabilul, kedua tersangka mengatakan akan melakukan penyidikan kasus korupsi dana desa tahun 2017 dan 2018. Dikatakan Sabilul, para tersangka juga menunjukkan surat panggilan palsu atas nama korban. Surat panggilan itu, kata Sabilul, didapat para tersangka dari internet kemudian menyuntingnya dengan perangkat komputer. “Selanjutnya, tersangka Rully menghubungi korban dan meminta uang sebesar Rp 5 juta. Korban yang ketakutan langsung mentransfer uang itu,” kata Sabilul di Mapolresta Tangerang, Selasa (14/5/19). Sabilul melanjutkan, esok harinya tersangka kembali menghubungi korban dan kembali meminta uang sebesar Rp 40 juta. Alasan tersangka meminta uang, kata Sabilul, adalah agar proses penyidikan kasus tidak dilanjutkan. Dia melanjutkan, korban pun menuruti permintaan tersangka. Para tersangka, kata Sabilul, ternyata belum puas memeras korban. Beberapa waktu kemudian, ujar Sabilul, para tersangka kembali meminta uang kepada korban sebesar Rp 100 juta. Alasan para tersangka adalah agar bisa mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). “Alasan para tersangka meminta uang ke korban bermacam-macam. Mulai dari untuk membereskan surat panggilan kejaksaan hingga agar kasus itu tidak dimuat di media massa,” ucap Sabilul. Sabilul menambahkan, alasan para tersangka meminta uang agar kasus tak diangkat ke media massa diperkuat dengan keterlibatan tersangka Ibnu Ferry. Tersangka Ibnu Ferry, kata Sabilul, mendatangi korban dan mengaku sebagai wartawan media massa ‘Korbarkan News’. “Korban pun terus menuruti kemauan para tersangka mentransfer uang secara bertahap hingga jumlah totalnya mencapai Rp 700 juta,” kata Sabilul. Menurut Sabilul, karena tak tahan terus diperas, korban akhirnya melapor ke polisi. Mendapat laporan, polisi langsung bergerak dan berhasil meringkus ketiga tersangka di 2 tempat yakni di kawasan Kecamatan Balaraja dan di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Ketiga dibekuk di hari yang sama yakni pada Selasa (7/5/19). Dijelaskan Sabilul, dari hasil memeras, tersangka Rully mendapatkan bagian Rp 240.700.000, tersangka Fadly mendapat Rp 270.300.000, sedangkan tersangka Ibnu mendapat Rp 88.000.000. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti 61 lembar bukti transfer, 4 buah kartu identitas pers, dan 1 bendel berkas tangkapan layar percakapan korban dan para tersangka melalui aplikasi what’s app. Sabilul meminta kepada siapa pun untuk tidak mudah percaya dengan orang dan/atau oknum yang mengaku sebagai penyidik Polri atau sebagai jurnalis. Bila ada yang mengaku anggota Polri atau jurnalis, kata Sabilul, minta kejelasan identitas dan/atau surat perintah. “Bila ada yang mengaku anggota Polri atau jurnalis tapi bertindak menyimpang, jangan ragu untuk melaporkan,” tandasnya.

Read More »

Antisipasi Serangan Fajar, Polresta Tangerang Gelar Patroli Malam

whatsapp-image-2019-04-17-at-02-01-58

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Menjelang pemilu serentak pada 17 April 2019, jajaran Polres Kota Tangerang, Polda Banten, memperketat keamanan di sejumlah daerah guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, salah satunya dengan menggelar patroli dan razia di wilayah perbatasan maupun pintu masuk Kabupaten Tangerang. “Patroli digelar dalam rangka mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas serta money politik atau serangan fajar,” Ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, Selasa 16 April 2019. Sabilul mengungkapkan, patroli yang digelar merupakan upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Tangerang. Dirinya juga menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan secera serentak sampai tingkat Polsek dengan menggandeng pihak penyelenggra pemilu lainnya. Di samping itu, Kepolisian Resor Kota Tangerang juga akan mendirikan portal di pintu masuk desa sebagai bentuk antisipasi. Tujuannya agar tidak ada warga lain yang masuk untuk memperkeruh suasana sehingga pemilu berjalan lancar tanpa ada gangguan. “Ini juga bertujuan menghindari aksi teror dan aksi sabotase sekitar TPS saat pemilu,” Imbuh Sabilul.

Read More »

Polsek Cikupa Polresta Tangerang Berhasil Gagalkan Pembegalan Sepeda Motor di Citra Raya

img-20190409-wa0235-1

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Serang – Tim Resmob Polsek Cikupa Polresta Tangerang Polda Banten berhasil meringkus pelaku pembegalan sepeda motor berinisial MA (30), asal Leuwidamar Kabupaten Lebak. Penangkapan terjadi di depan Konter Duta Ponsel D/A Ruko Belini No 6R Citra Raya Cikupa Desa Cikupa Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang saat pelaku gagal membawa hasil motor yang dia curi Pada Minggu (7/4/2019) Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat dikonfirmasi membenarkan terkait penangkapan pelaku pembegalan tersebut kepada awak media, ia menceritakan berawal korban menjemput temannya di konter Duta Ponsel Citra Raya Cikupa dengan menggunakan sepeda motor Honda CBR 150, warna Merah Putih, No. Pol : B–3979–CGM. “Saat sampai di sebuah konter HP, korban memarkir sepeda motor tersebut kemudian tiba tiba ada orang yang yang membawa motor korban lalu korban mencoba menghalanginya,” kata Sabilul. Pada saat itu terjadilah perkelahian pelaku langsung mengeluarkan sebilah golok kemudian pelaku langsung membacok korban dan melukai paha sebelah kiri korban, setelah itu pelaku berusaha melarikan diri. Namun berhasil diamankan Buser Polsek Cikupa yang sedang mobail di TKP tersebut, selanjutnya pelaku dan saksi serta Barang bukti di bawa ke Polsek Cikupa guna pengusutan lebih lanjut. “Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukumannya tujuh tahun penjara ,” ujarnya. Kapolda Banten melalui Kabid Humas Edy Sumardi saat ditemui di ruang kerjanya, terkait penangkapan begal dirinya menyampaikan apresiasi terhadap personel Buser Polsek Cikupa yang menggagalkan pembegal pelaku yang hendak mencuri motor di Cikupa Citra raya Tangerang. “Pelaku mengambil sepeda motor korban dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor korban dan pelaku membawa sebilah golok digunakan untuk melukai korban jika melawan, walaupun polisi sudah berjaga tapi tindakan kejahatan masih ada di sekitar kita, maka dari itu saya menghimbau kepada masyarakat harus lebih berhati–hati,” ungkap Edy Sumardi. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif kerjasama dengan polisi dan ikut mengawasi lingkungannya untuk mencegah terjadinya kriminalitas wilayah,” imbunya.

Read More »

Satresnarkoba Polres Kota Tangerang Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

whatsapp-image-2019-03-30-at-23-39-30

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Satresnarkoba Polresta Tangerang Polda Banten, Berhasil mengunggkap Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika golongan jenis Sabu, Kamis (28/03/2019). Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir, melalui Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif membenarkan terkait penangkapan pelaku kasus penyalahgunaan narkoba, kepada awak media, melalui pesan whattsappnya. “Pelaku yang berhasil diamankan itu berinisial, K, Laki laki, 57 Tahun, pekerjaan karyawan swasta, asal Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang,” terangnya. Sabilul menjelasakan kronologis kejadiannya,  pada hari Kamis, 28 Maret  2019, sekira pukul 19.00 Wib, kami tim opsnal unit 3 Satresnarkoba Polresta Tangerang mendapatkan informasii dari masyarakat yang dapat dipercaya tentang adanya sebuah tempat rumah kontrakan dijadikan lokasi transaksi narkoba jenis sabu. “Berdasarkan informasi dari masyarakat, sekira pukul 20.00 Wib, tim Opsnal unit 3 Satresnorkoba Polresta Tangerang, melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang mengaku bernama dengan inisial “K”. Dan tersangka mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya,” ujarnya Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan serta tempat tertutup lainnya, didapatkan 1 (Satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan 2 (Dua) bungkus Narkotika golongan I jenis Sabu, yang berada dalam kantong celana depan sebelah kanan untuk digunakan oleh tersangka. “Setelah dilakukan penimbangan, barang bukti sabu tersebut seberat 0,77 gram. Selanjutnya untuk kepentingan penyidikan tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kota Tangerang Polda Banten.” Pungkasnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Edy Sumardi menghimbau kepada masyarakat dan juga kepada tokoh masyarakat untuk berperan aktif bersama polisi, ikut mengawasi lingkungannya dan mencegah beredarnya barang haram tersebut. “Jika terbukti melanggar Pasal 112 Jo 114  UU No. 35 tahun 2009, tentang narkotika, maka ancaman hukumannya sekitar 15 tahun penjara, “ tutur Edy

Read More »

Jalin Kemitraan, PJU Polda Banten Sowan ke Ulama Balaraja

whatsapp-image-2019-02-14-at-20-04-39-1

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Banten melaksanakan silaturahmi ke tokoh ulama Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/2/19). PJU Polda Banten yang yang melaksanakan silaturahmi yakni Kepala Biro Logistik Kombes Pol Linggo Wijanaroko, Direktur Kriminal Khusus Kombes Pol Rudi Harnanto, dan Kabid Propam AKBP Yulianius Yulianto. Para PJU Polda Banten yang didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif itu mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balaraja yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Balaraja Ustad Abdul Manaf dan Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyyah Ar-Rosyidiyyah KH. Marjuki. “Silaturahmi ini untuk mengeratkan kebersamaan antara unsur kepolisian dan elemen masyarakat dalam hal ini pemuka agama,” kata Linggo. Linggo menambahkan, kegiatan silaturahmi itu akan dilaksanakan secara rutin mengunjungi tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan lain sebagainya di wilayah hukum Polda Banten. Menurutnya, sinergi antara komponen masyarakat dan kepolisian diperlukan demi terciptanya situasi aman dan damai di Banten. “Kita menghadapi agenda tahun politik. Semoga berjalan lancar, jujur, adil, dan aman,” terangnya. Ditempat yang sama Sabilul mengatakan, komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis. Kunjungan itu, kata Sabilul, untuk menyampaikan pesan kamtibmas dan meluruskan informasi hoax. “Peran tokoh agama penting untuk menyejukkan dan menjernihkan simpang-siur informasi,” katanya. Sabilul menambahkan, tokoh agama adalah sentral yang ucapannya didengar masyarakat. Maka keaktifan tokoh agama dalam menetralisir suasana dapat turut mewujudkan ddemokrasi yang sehat. Sementara itu, Ustad Abdul Manaf mengapresiasi kegiatan silaturahmi itu. Dikatakannya, sebagai bagian dari masyarakat, dirinya merasa terhormat dan merasa diakui atas kegiatan silaturahmi itu. “Karena sebaik-baiknya umara atau pemerintah adalah yang dekat dengan ulama,” ujarnya. Sedangkan KH. Marjuki berpesan agar dibangun dialog antara kepolisian dan semua unsur masyarakat. Hal itu, kata dia, untuk mengikis jarak antara masyarakat dan pemerintah. “Sehingga ikatan bukan sekadar polisi dan masyarakat. Tapi lebih kepada ikatan kekeluargaan,” tukasnya.

Read More »

Jelang Pelantikan, Siswa Diktuk Bintara Polwan Latja di Polresta Tangerang

whatsapp-image-2019-02-14-at-15-00-10-1

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Bertempat di Aula Rupatama Mapolresta Tangerang, Wakapolresta Tangerang AKBP Komarudin menyambut kedatangan 25 Siswa Diktuk Bintara Polwan yang akan melaksanakan Pelatihan Kerja (Latja) di Aula Polres Kota Tangerang. Kamis (14/2/2019). Setelah pelaksanaan penandatanganan Berita Acara serah terima Siswa Latja, 100 Siswa Diktuk Bintara Polwan di Polda Banten, mereka langsung terbagi dan diantarkan ke Polres-polres Jajaran Polda Banten salah satunya Polresta Tangerang untuk melaksanakan Pelatihan Kerja. “semoga kalian dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin untuk menambah bekal ilmu, yang selanjutnya akan kalian aplikasikan nanti saat telah berdinas di wilayah,” ujar Wakapolres. Pengecekan kesehatan Siswa Latja juga dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan setiap Siswa yang akan melaksanakan pelatihan kerja ini. Selanjutnya Siswa Diktuk Bintara Polwan bersama pendamping dari Sepolwan dan Para Mentor diantarkan ke Rusun Polresta Tangerang untuk beristirahat dan memperisapkan diri untuk memulai pelatihan esok harinya.

Read More »

Jelang Pemilu, Kapolres Tangerang Banyak Terima Laporan Penyebar Hoax di Medsos

dsc_0004

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN,  Tangerang –  Menjelang pemungutan suara Pemilu 2019 ini Kapolresta Tangerang Polda Banten Kombes Pol Sabilul Alif banyak menerima laporan dari warga terkait informasi hoax dan ujaran kebencian di Media Sosial (Medsos). “Banyak laporan kami terima, baik itu yang Men-share berita-berita hoax ataupun ujaran kebencian jelang pemilu 2019,” Ungkap Kapolresta Tangerang. Terang Kapolres, setiap hari team cyber Polresta Tangerang melakukan Patroli di Media Sosial “Jika ada unsur pelanggaran UU ITE pasti ditindak,” katanya. Terkait beberapa laporan yang masuk Kapolresta Tangerang mengatakan, masih melakukan pendalaman, “Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya kepada informasi yang belum tentu kebenarannya,” tukasnya.

Read More »

Bangkitkan Kepercayaan Masyarakat, Polwan Polresta Tangerang Gelar Bakti Sosial

whatsapp-image-2019-02-13-at-18-30-25

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Berlokasi dipemukiman masyarakat pada salah satu Desa di Kecamatan Kresek dan Kronjo, Puluhan srikandi-srikandi Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan pembagian berupa sembako kepada masyarakat pra sejahtera. Hal ini dilaksanakan dakam rangka bentuk kepedulian Polri, khususnya Polresta Tangerang terhadap warga masyatakat. Dipimpin oleh AKP Sukmawati, Polwan-polwan tersebut bergerak dari satu rumah warga ke rumah lainnya untuk membagikan sembako yang telah mereka bawa, serta berbincang-bincang sejenak untuk menyampaikan rasa empati mereka terhadap masyarakat. “Hari ini secara keseluruhan anggota Polwan Polresta Tangerang turun ke lapangan membagikan bantuan sembako,” ujar AKP Sukmawati. Rabu (13/02/19). Lanjutnya, bantuan sembako tersebut merupakan program kerja Kapolda Banten.” Ada sekitar 200 Sembako kami bagikan kepada masyrakat pra sejahtera. Kami bagikan dibeberapa titik di kecamatan Kresek dan Kronjo,” Ditempat lain, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan kegiatan ini merupakan upaya Kepolisian dalam rangka hadir di ruang-ruang kosong dengan membantu mastrakat pra sejahtera. “kegiatan ini sangat postif, kegiatan juga diharapkan mampu meningkatkan public trust.” ujar sabilul.

Read More »

Tiga Perampok Bersenjata Api Dibekuk Polresta Tangerang

52382839_2133937803340269_1722883821067567104_n

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Unit 1 Jatanras Sat Reskrim Polres Kota Tangerang Polda Banten membekuk komplotan perampok yang kerap menggunakan senjata api jenis revolver dalam aksinya. Dari ungkap kasus itu, polisi meringkus 3 orang yang berinisial HSN (39), IRV (20), dan HY (24). Dua tersangka yakni HSN dan IRV terpaksa ditembak petugas di bagian kaki karena berusaha melawan dan melarikan diri. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyampaikan, peristiwa perampokan itu terjadi di sebuah kontrakan di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada 23 Januari 2019 sekitar pukul 4 dini hari. Korban bernama Tarkhim kemudian melaporkan peristiwa itu ke petugas. “Dari peristiwa itu para tersangka membawa lari sepeda motor korban setelah membongkar kunci kendaraan dengan kunci letter T,” kata Sabilul, Rabu (13/2/19). Sabilul menerangkan, Polisi kembali menerima laporan warga an. Sukardi Kecamatan Cikupa saat jajarannya melakukan penyelidikan. Kepada Polisi, Sukardi mengaku kehilangan sepeda motor pada 6 Februari 2019 sekitar pukul 2 dini hari. “Dua laporan itu setelah didalami mengindikasikan para pelakunya merupakan orang atau kelompok yang sama,” terangnya. Dikatakan Sabilul, polisi kemudian makin mengintensifkan penyelidikan hingga kemudian polisi berhasil membekuk HSN di Kampung Pondok, Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang pada 6 Februari 2019. Saat akan ditangkap, HSN berusaha melawan dengan mengeluarkan senjata api. Petugas pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka di bagian kaki. Dari penangkapan HSN, polisi kemudian berhasil meringkus IRV di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa. Seperti halnya HSN, IRV pun berusaha melawan dan melarikan diri saat akan dibekuk. Polisi juga berhasil menemukan HY yang bersembunyi di belakang pabrik di di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa. “Modus operandi para tersangka adalah dengan merusak kunci kontak dengan memakai kunci leter T,” ujar Sabilul. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit motor, 2 buah kunci leter T, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, serta 4 butir peluru kaliber 9 mm. Para tersangka mengaku menggunakan senjata api untuk melumpuhkan para korban. “Jadi, bila korbannya berusaha melawan, mereka tidak segan menggunakan senjata api itu,” tutur Sabilul. Dikesempatan lainnya, Kabidhumas Polda Banten menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi kriminalitas. Dimanapun berada, selalu memperhatikan faktor keamanan lingkungan maupun pribadi. “Kami minta masyarakat agar selalu waspada, dan jangan mengundang para pelaku kejahatan. Maksudnya, jangan sampai memberikan celah kepada para pelaku. Contoh, lupa menutup pagar rumah atau banyak hal lainnya,” Himbau AKBP Edy Sumardi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, para tersangka kini mendekam di sel Mapolresta Tangerang. Para tersangka dijerat Pasal 363 ayat (3) dan (4) atau Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Read More »