Home / Tag Archives: polresta tangerang

Tag Archives: polresta tangerang

Polresta Tangerang Berhasil Amankan Pengedar 1 Kg Sabu, Kapolda Banten Siap Perketat Pengawasan Narkoba Di Banten

img-20181212-wa0095

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Miliki narkotika jenis sabu seberat seberat 1.139,9 Gram (1KG Lebih) dua tersangka berinisial EF (49) dan AP (24) diamankan oleh kepolisian Polres Kota Tangerang. Dua diantaranya LW dan DN masih dalam daftar pencarian orang (DPO) Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir menjelaskan kronologi singkat berawal dari tersangka EF di hubungi LW (DPO) untuk mengantarkan sabu kepada DN (DPO). “DN kemudian menghubungi tersangka EF agar barang sabu diserahkan kepada tersangka AP,” ujarnya saat Press Confrense di Polresta Tangerang, 12 Desember 2018. Saat kedua tersangka EF dan AP melakukan transaksi pada Rabu 5 Desember 2018, diparkiran basement B1 C17 Bintaro Jaya Exchange mall tepatnya di Boulevard Bintaro Jaya Sektor VII Kelurahan Pondok Jaya Kecamatan Pondok Aren Kabupaten Tangerang, polisi langsung melakukan penangkapan. Polisi juga berhasil mengamankan satu kilo lebih Sabu dan Narkoba jenis Ekstasi sebanyak 51 Butir, 1 unit timbangan elektrik, 1 buah bong atau alat penghisap sabu, 1 unit mobil merk daihatsu ayla, 1 Unit HP Merk Samsung J7. Kedua tersangka kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan di kenakan pasal ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Guna menangkal penyelundupan narkotika di wilayah banten, Kapolda mengatakan segera memperkuat jalur tikus yang ada di pesisir banten. “Kita perkuat pengawasan di situ sebagai bentuk pencegahan pengawasan dari pada narkotika itu di wilayah banten untuk koordinasi sendiri kita sudah dilakukan berikut juga sudah bekerja sama dengan direktorat empat bareskrim,” paparnya. “Kalau tindakan tegas jelas tindakan tegas terukur kita lakukan itu, karna pengembangan itu kita agar bisa lakukan pencegahan dan penangkapan khasus yang lebih besar,” pungkasnya. (Adm)

Read More »

Ribuan Jemaah Padati Tablig Akbar Polresta Tangerang

img-20181202-wa0069

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Ribuan Jamaah membludak dan memadati Mesjid At-Taqwa, Park View, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu (2/12/18). Ribuan jamaah itu datang untuk menghadiri acara Istigosah dan Tablig Akbar yang diselenggarakan Polres Kota Tangerang dan masyarakat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada acara yang turut dihadiri Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir itu, para jamaah khidmat mendengarkan ceramah dari Habib Jindan bin Novel. Dalam tausyiah-nya, Habib Jindan menyebut, Nabi Muhammad adalah referensi terbaik untuk berdakwah. Dakwah Nabi Muhammad, kata Habib Novel, adalah dakwah yang santun dan lemah-lembut. “Dalam kitab atau literatur apa pun, tak pernah dijumpai catatan bahwa Nabi Muhammad itu kasar dan suka mencaci. Maka, bila saat ini ada pendakwah yang mudah mengeluarkan hujatan, entah kepada siapa dia belajar berdakwah. Pastinya bukan kepada Nabi Muhammad,” kata Habib Novel. Habib Novel menyampaikan, diutusnya Nabi Muhammad sebagai Rasul adalah untuk memperbaiki ahlak umat manusia. Nabi Muhammad, lanjutnya, adalah sebaik-baiknya teladan. Dengan demikian, Habib Novel menambahkan, dakwah Islam adalah dakwah yang mengutamakan kebijaksanaan dan kearifan. “Dakwah Islam itu mengajak kepada Allah, pada kebaikan. Bila dakwah mengajak kepada selain Allah, kepada urusan dunia atau politik misalnya, maka itu penipuan karena mengatasnamakan dakwah agama,” ujarnya. Di tempat yang sama, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, penyelenggaraan peringatan Maulid di luar lingkungan Polresta Tangeang adalah untuk mendekatkan polisi kepada masyarakat. Menurutnya, momentum Maulid adalah saat yang tepat memperkuat persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. “Diutusnya Nabi Muhammad pun untuk mempersatukan, bukan memecah-belah,” katanya. Sabilul berharap, kegiatan itu dapat memberi kesejukan kepada masyarakat terutama jelang perhelatan pentas politik tahun depan. Menurutnya, di majelis ilmu, semua perbedaan lebur dan semua menjadi setara dalam kekhidmatan. “Selain itu, kami juga berharap, kegiatan ini menjadi tonggak untuk menggerakkan mesjid sebagai fungsi ibadah, pendidikan, dan persatuan. Bukan provokasi, politisasi, hoax, dan radikalisme,” tandasnya. Selain tablig akbar, dalam kegiatan itu juga dilaksanakan Istigosah atau doa bersama untuk negeri yang dipimpin Abuya Muhtadi dari Pandeglang.

Read More »

Satresnarkoba Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Sabu

whatsapp-image-2018-11-28-at-11-43-19

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, dengan menangkap satu pelaku yang bernama AIS (41) di pinggir jalan di sebuah warnet tepatnya Jl. Siliwangi Kelurahan Gembor, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, selasa, (27/11/2018). “Betul, Satresnarkoba Polresta Tangerang telah mengamankan seorang warga yang diduga memiliki barang narkotika jenis sabu,” kata Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardy, Kamis (29/11/2018). Dari penyelidikan dan penggeledahan terhadap AIS (41) Warga Jalan Griya merpati mas blok c.32 no.14 Rt.008/005 Kelurahan Gembor, Kecamatan Priuk, kota Tangerang petugas mengamankan narkotika golongan I jenis sabu sebanyak 1 (satu) bungkus yang dikemas dengan plastik klip bening di dalam bungkus rokok dengan berat brutto 3,20 gram. Kabidhumas Polda Banten juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi Narkoba dan minuman keras (miras). “Jangan sesekali mencobanya, dan bila masyarakat menemui dan melihat aktifitas yang mencurigakan, diharapkan masyarakat dapat memberikan informasi kepada kami (Kantor Polisi terdekat-red). Hidup sehat, tanpa narkoba” himbau AKBP Edy Sumardi. Kini tersangka dan barang bukti di amankan oleh Satresnarkoba Polresta Tangerang guna penyidikan lebih lanjut dan melakukan pengembangan jaringan.

Read More »

Pondok Pesantren Kebakaran, Kapolres Berikan Bantuan

whatsapp-image-2018-11-29-at-10-38-21-2

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Riyadul Ibtida’ di Kampung Sura, Desa Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/11/18). Pesantren yang berjarak sekitar 35 km dari Mapolresta Tangerang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran yang menghanguskan hampir seluruh bangunan pesantren. Kebakaran juga turut melahap kitab kuning dan kebutuhan makanan santri yang berjumlah sekitar 150 orang. “Musibah kebakaran, tentu membuat aktivitas belajar santri terhambat. Untuk itu, dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang kami miliki, kami mencoba turut membantu meringankan beban pesantren,” kata Sabilul. Pada kesempatan itu, Sabilul memberikan sejumlah bantuan bahan pokok dan bahan bangunan. Menurutnya, sudah ada beberapa dermawan yang menyumbang untuk pembangunan dan memenuhi kebutuhan santri. “Prinsipnya, kami ingin mengajak semua pihak untuk peduli terhadap lembaga pendidikan asli Nusantara ini. Agar, kegiatan mengaji santri dapat terus berjalan dan melanjutkan syiar ajaran Islam,” terangnya. Sabilul melanjutkan, proses belajar santri jangan sampai terhenti karena musibah kebakaran itu. Untuk itu, dia pun mendorong agar proses pengerjaan dikebut. Agar, para santri dan santriwati dapat kembali melanjutkan pendidikan agama. “Kami berharap, dengan gotong-royong proses pembangunan pesantren dapat segera rampung.,” tukasnya. Pimpinan Pondok Pesantren Riyadul Ibtida’ KH. Ahmad Rifai mengatakan, musibah kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian materi, kata dia, jumlahnya cukup besar. Menurutnya, hal yang paling berat adalah saat hampir semua kitab kuning yang dipelajari ludes terbakar. “Semoga dengan bantuan ini, kami dapat mendirikan kembali pesantren agar para santri dapat memiliki tempat dan memiliki kitab untuk mengaji,” tandasnya. (am/id/tian)

Read More »

Kapolresta Tangerang Bersama Penyedia Layanan Rumuskan Sistem Keamanan Taksi Online

whatsapp-image-2018-11-12-at-15-47-34

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif bersama penyedia layanan merumuskan sistem keamanan di transportasi taksi online. Hal itu menyusul beberapa peristiwa pidana baik yang dialami penumpang ataupun pengemudi taksi online. “Kami mendorong agar pengelola jasa taksi online meningkatkan sistem pengamanan baik untuk penumpang ataupun pengemudi. Hal itu agar peristiwa nahas dapat diminimalisir. Dan, penumpang dan pengemudi merasa nyaman,” kata Sabilul, Senin (12/11/18). Menurutnya, sistem keamanan yang dirumuskan di antaranya adalah dengan memasang semacam pembatas antara kursi penumpang dan pengemudi. Pembatas, kata Sabilul, didesain senyaman mungkin namun tetap aman agar tidak mengganggu interaksi sosial antara pengendara dan penumpang. “Selain itu, kami juga mengusulkan dipasangnya tombol darurat atau panic button yang terhubung ke Grab dan ke aparat keamanan,” ujarnya. Selain itu, Sabilul juga mengusulkan dipasangnya kamera pengawas di dalam kendaraan. Hal itu, kata dia, untuk memantau dan merekam agar segala aktivitas di dalam kendaraan. Keberadaan kamera, lanjut dia, juga dapat membantu kepolisian mengusut saat terjadi peristiwa pidana. “Rekaman kamera dapat dijadikan bukti petunjuk,” terangnya. Bukan hanya itu, Sabilul turut mengusulkan pemasangan voice recorder (perekam suara) di dalam kendaraan. Agar percakapan antara pengemudi dan penumpang dapat terdokumentasi. “Hal ini selain untuk membantu pengungkapan apabila terjadi kasus pidana. Juga dapat dimanfaatkan untuk menginvestigasi apabila terjadi kecelakaan,” tandasnya. Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno menyambut baik usulan itu. Menurutnya, beberapa fitur pengaman seperti panic button sudah terpasang di beberapa kendaraan. Ke depan, kata dia, semua kendaraan akan dipasang sistem pengamanan termasuk kamera pengawas. “Kami ucapkan terima kasih atau kerja sama dari kepolisian dan tentu kami akan terus tingkatkan sistem keamanan kami,” tukasnya. (ian/id/am)

Read More »

Satu Pelaku Kembali Tertangkap, Para Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

whatsapp-image-2018-11-11-at-18-47-41

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Polres Kota Tangerang menangkap REH (22), Senin (12/11/18) REH yang ditangkap di Banjarnegara, Jawa Tengah adalah tersangka kedua dalam kasus pembunuhan terhadap Jap Son Tauw (68), seorang sopir taksi online. Saat ini, polisi masih memburu tersangka lain yaitu RLP. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, para pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pasal itu, kata Sabilul, diterapkan berdasarkan hasil penyelidikan yang menunjukkan bahwa para tersangka sudah merencanakan aksi itu dengan matang. “Para tersangka sudah menyiapkan pisau, tali penjerat, karung, dan bahkan batu yang digunakan sebagai pemberat. Ini artinya, aksi para tersangka sudah direncanakan,” kata Sabilul, Senin (12/11/18). Sabilul menambahkan, semua tersangka adalah tersangka utama. Hal itu, kata dia, berdasarkan pengakuan para tersangka yang melakukan tindakan terencana. “Jadi ada tersangka yang menghunuskan pisau, mencekik korban, dan memegangi. Dari kronologis itu, semua tersangka perannya adalah tersangka utama,” terangnya. Dikatakan Sabilul, motif para tersangka adalah melakukan perampokan mobil. Usai melakukan aksi, kata Sabilul, penadah yang dijanjikan tidak bisa dihubungi. Oleh karena itulah, lanjut dia, para tersangka meninggalkan mobil di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. “Yang dibawa para tersangka hanya telepon genggam korban dan dompet,” ujarnya. Kepada polisi, kata Sabilul, para tersangka nekat melakukan aksi itu karena kebutuhan ekonomi. Dikatakan Sabilul, saat ini penyidik terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan para tersangka terhubung ke sindikat spesialis perampok taksi online. “Para tersangka diperiksa intensif dan dikonfrontir untuk mendapatkan keterangan sebagai bahan pengembangan kasus ini,” tukasnya.

Read More »

Jasad Pria Yang Ditemukan Di Sungai Ciracap Sudah Diketahui Identitasnya

whatsapp-image-2018-07-26-at-11-38-35

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Penemuan jasad pria ditemukan oleh warga di Sungai Ciracap, Kecamatan Pasarkemis, Tangerang-Banten, akhirnya menemukan titik terang. Jasad seorang pria naas itu pertama kali ditemukan warga pada hari Rabu (07/11/2018) lalu adalah Jap So Tauw (68). Diketahui Jap So seorang warga Cluster Semara Village, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Jap So Tauw ternyata dikenal mempunyai profesi sebagai pengemudi transportasi taksi online. Hal ini terungkap setelah Pihak Kepolisian Resor Kota Tangerang mengunggah foto berikut ciri-ciri korban ke media sosial. Sebagaimana yang di terangkankan oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, berselang beberapa jam setelah diunggah, ada seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarga korban. “Beberapa jam usai membuat postingan, sekitar jam 21.00 WIB, keluarga korban atas nama Hedrison menghubungi kami dan mengonfirmasi bahwa ia adalah keluarga korban,” ujar Sabilul, Kamis (8/11/2018). Kapolresta Tangerang menerangkan, Hedrison didampingi pihak kepolisian mendatangi RSUD Tangerang. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah yang bersangkutan mengenali jasad korban. Usai melihat secara langsung, jasad tersebut dipastikan adalah anak kandungnya. (id/am)

Read More »

Tembak Pelaku Curanmor Hingga Tewas, Satreskrim Polresta Tangerang Diganjar Penghargaan

whatsapp-image-2018-10-28-at-20-09-32

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Tangerang mendapat penghargaan dari Polda Banten. Penghargaan diberikan karena keberhasilan mengungkap kasus curanmor yang dilakukan kelompok residivis. Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung mengatakan, dari 4 tersangka yang diringkus, salah satunya terpaksa ditembak petugas hingga meninggal dunia karena melakukan perlawanan. Keempatnya adalah D alias Kolor (28) meninggal dunia, HSN (49), AWL (24), dan IB (34). “Tindakan tegas dan terukur terpaksa kami lakukan karena para pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan anggota,” kata Gogo, Senin (29/10/18). Gogo mengatakan, dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan 6 unit sepeda motor. Selain itu, kata Gogo, polisi juga menyita 1 kunci letter T, 1 alat magnet pembuka tutup kunci, 1 bilah pisau, dan 2 kunci motor duplikat. “Kami juga mengamankan senjata airsoft gun yang sudah dimodifikasi menjadi senjata api jenis revolver kaliber 3,8 mm serta terdapat 3 peluru di dalamnya,” terangnya. Gogo mengimbau warga untuk berhati-hati saat memarkir kendaraan. Dia mengatakan, warga sebaiknya memarkir kendaraan di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda serta kunci tambahan. “Intinya, kewaspadaan dari kita menjadi yang utama. Usahakan tidak melewati jalanan yang sepi serta tidak sembarangan memarkir kendaraan,” terangnya. Terpisah, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengapresiasi capaian dari jajarannya. Dia menyampaikan, ada semacam intruksi agar jajarannya dapat mengungkap kasus curanmor dalam waktu yang tidak terlalu lama. Menurutnya, jajaran yang sanggup mengungkap kasus curanmor akan diberi penghargaan. Sebaliknya, kata dia, bila dianggap belum dapat mengungkap, maka akan dilakukan evaluasi. “Hal itu untuk menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat serta untuk meningkatkan kepentingan publik,” ujarnya. Sabilul mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya curanmor. Salah satunya, kata dia, dengan aktif melaporkan apabila terjadi tindak kejahatan atau hal-hal yang dianggap mencurigakan.

Read More »

Polisi di Tangerang Atur Lalu Lintas Mengenakan Atribut ala Santri

whatsapp-image-2018-10-22-at-14-03-37

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang melaksanakan pengaturan lalu lintas dengan mengenakan atribut ala santri. Selain seragam dinas, anggota juga nampak mengenakan sorban dan peci. Hal itu sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober 2018 ini. Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko mengatakan, meski mengekan sorban dan peci, namun dipastikan tidak mengganggu kinerja anggota saat bertugas. Malahan, kata dia, dengan sorban dan peci, anggota nampak gagah saat mengatur arus lalu lintas. “Selain atensi pimpinan, anggota yang bertugas di lapangan yang memakai sorban dan peci ala santri adalah bentuk penghormatan kami kepada kalangan pondok pesantren, yakni kiai dan santri,” ujarnya. Ari menambahkan, anggota Satlantas yang mengenakan atribut santri bukan hanya yang bertugas di lapangan. Anggota yang bertugas di bagian pelayanan pun turut menggunakan busana ala santri. “Di bagian pengurusan SIM dan pelayanan, hari ini kompak bersorban dan peci. Untuk polwan berkerudung atau busana muslimah,” ungkapnya. Ari berharap, nilai-nilai yang melekat pada santri dapat menyerap ke jajarannya. Dengan demikian, kata dia, usaha revolusi mental di institusi Polri diharapkan dapat berjalan dengan baik karena didorong semangat kemandirian dan kejujuran santri. “Petugas yang di lapangan dapat saja tersulut emosi karena lelah atau kepanasan, namun semoga nilai santri yang mengutamakan kesabaran dan kesantunan dapat menyerap sehingga pelayanan yang kami berikan semakin humanis,” tandasnya. (ian/id/rus)

Read More »

Tipu Calon Polisi, Polresta Tangerang Bekuk Calo dan Penipu Penerimaan Polisi

whatsapp-image-2018-10-18-at-19-05-06

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang- Satreskrim Polresta Tangerang dan Polsek Panongan menangkap seorang pria berinisial DS (41) di Kampung Pintu Kapuk, Desa Bojong Renged, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. DS ditangkap usai menjadi calo dan menipu warga yang ingin menjadi seorang anggota polisi. Dalam aksinya, DS ini mengaku sebagai anggota Densus 88 Mabes Polri dengan pangkat AKBP,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif dalam keterangannya, Jumat (19/10). Akibat kasus itu, korban berinisial TP (55) menderita kerugian hingga Rp 250 juta., dan DS kerap membawa tiga pucuk senjata api berjenis air softgun untuk meyakinkan korban. Kapolresta tangerang menuturkan, penipuan itu berlangsung pada September 2016 silam. Saat itu, korban dan tersangka bertemu dalam sebuah acara pengajian di Kampung Cibatengkok. “Tersangka menawari korban bahwa ia bisa mengurus siapa pun untuk menjadi anggota polisi melalui jalur khusus Karena tertarik, korban akhirnya berkomunikasi secara intens dengan tersangka hingga menyerahkan uang sebesar Rp 250 juta. Namun setahun berselang, korban tak kunjung menjadi anggota polisi seperti yang dijanjikan tersangka. Akhirnya korban melaporkan kejadian ini ke polisi, dan langsung menindaklanjuti laporan korban dan mencari keberadaan pelaku,” ujar kapolresta Tangerang Polisi akhirnya berhasil menangkap DS di kediamannya pada Senin (15/10). Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa satu lembar penyerahan dana bimbingan belajar untuk Sekolah Calon Bintara (Secaba) Polri, satu lembar pemberitahuan Secaba Polri, dan tiga pucuk senjata air softgun. Saat ini, DS sudah diamankan di Polsek Panongan untuk menjalani proses hukum. Dia dijerat Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan.

Read More »