Dindik Lebak Sebut Kasus Kekerasan Guru di Sekolah Minim

Ilustrasi. Kekerasan di sekolah. (halomalang.com)

tribratanewsbanten.com – Dinas Pendidikan (Dindik) menyebut, kasus kekerasan yang dilakukan oleh guru terhadap siswa di di lingkungan sekolah, di Kabupaten Lebak, minim. Untuk mencegah kasus kekerasan di lingkungan sekolah yang dilakukan tenaga pendidik, Dindik setempat mengakui terus memberikan pemahaman kepada tenaga pendidik agar mutu pendidikan lebih baik.

“Kondisi sekolah di Lebak kondusif, soal kekerasan saya rasa minim,” ujar Sekretaris Dindik Lebak, Hadi Nugraha, usai workshop kepala sekolah dan guru, di gedung PGRI Lebak, Sabtu (20/8/2016).

Hadi menjelaskan, bukan hanya guru yang harus memiliki mutu tinggi. Melainkan, masyarakat diminta juga memahami teknis mengajar guru kepada peserta didik.

“Masyarakat harus paham, keras bukan berarti sebuah kekerasan dan tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Sebenarnya, penyelesaian secara internal atau musyawarah itu lebih baik digunakan,” jelas Hadi.

Saat ini kata Hadi, Pemkab Lebak telah memberikan penguatan-penguatan kompetensi guru agar bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pihaknya mengharapkan, masyarakat bisa memiliki tekad kuat bekerjasama dengan sekolah, dan pemerintah daerah, sesuai dengan program bimbingan didikan keluarga (Bindikel), yang saat ini mulai diterapkan pada setiap tenaga pendidik di Lebak.

About

Check Also

DEDIKASI EDY SUMARDI SEBAGAI KABIDHUMAS POLDA BANTEN

Serang – Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H Sebelum Memulai Kiprahnya di Tanah Jawara Telah Melalang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *