Polres Lebak Amankan Aksi Unjuk Rasa Dinas Pertanian Kab. Lebak

tribratanewsbanten.com - Puluhan massa dari LSM Benteng Aliansi Rakyat (Bentar) dan petani penerima bantuan hand traktor dari Kementerian Pertanian menggeruduk kantor Dinas Pertanian, Kabupaten Lebak, kemarin (11/8).

Para pendemo menuntut pengembalian uang yang diberikan kelompok tani penerima bantuan hand traktor yang sebelumnya diminta oleh oknum pejabat di jajaran Dinas Pertanian Lebak dengan dalih untuk biaya perakitan hand traktor Rp 3 juta hingga Rp 7 juta per unit.

”Setiap ada bantuan dari pemerintah kepada petani, bukannya petani senang tapi malah susah akibat ulah oknum oknum di Dinas Pertanian, mulai dari UPT (Unit Pelaksana Teknis) hingga pejabat di Dinas Pertanian yang tega meminta sejumlah uang dengan berbagai modus,” ungkap Ahmad Yani, koordinator aksi saat berorasi dalam demo tersebut.

Menurutnya juga, aksi pungli yang dilakukan oleh oknum di jajaran Dinas Pertanian Lebak ini dilakukan setiap turunnya bantuan dari pemerintah kepada kelompok tani. ”Sejak pemerintah menurunkan bantuan hand traktor kepada kelompok tani, sejak itu pula oknum pegawai Dinas Pertanian Lebak melakukan pemerasan dengan cara cara yang halus,” katanya juga.

Sementara itu, seorang pengunjurasa yang ditemui koran ini mengatakan aksi pungli ini hampir terjadi di semua kecamatan yang mendapatkan bantuan hand traktor. Namun yang paling menonjol dan terang-terangan terjadi di Kecamatan Cibadak, Cileles, Cimarga, Bayah dan Cibeber.

Lantaran oknum dari Dinas Pertanian Lebak meminta uang kepada kelompok tani dengan dalih uang perakitan hand traktor berkisar antara Rp 3 juta- Rp 5 juta. Bahkan, terangnya juga, di Kecamatan Cibadak, kelompok tani yang mendapatkan bantuan hand traktor konon diminta uang hingga Rp 7 juta.

”Petani selama ini hanya dijadikan objek pungli demi memperkaya diri para oknum pejabat, tanpa memperhatikan nasib petani,” cetus juga seorang petani yang enggan ditulis namanya dalam aksi demonstrasi tersebut. Dalam demo itu, massa juga meminta aparat penegak hukum mengusut pungli tersebut.

Awalnya, massa yang berjumlah puluhan itu long march dari markas LSM Bentar di kawasan Ona ke kantor Dinas Pertanian yang berjarak 2 kilometer dikawal oleh anggota Polres Lebak. Aksi para anggota LSM dan petani itu sempat menjadi tontonan warga.

Selama berlangsungnya demonstrasi itu, tak satu pun pejabat Dinas Pertanian Lebak yang bersedia menemui pengunjukrasa. Setelah puas menyampaikan aspirasinya, pengunjukrasa langsung membubarkan diri. Namun mereka mengacam akan mengerahkan massa lebih banyak lagi jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

About

Check Also

Patroli dialogis pasca pilkades kapolsek Carita menyambangi calon kades yang trpilih maupun tidak terpilih

apolsek Carita dan Bhabnkamtibmas melaksanakan Patroli Dialogis melalui Kegiatan kunjungan kepada para mantan kontestan pemilihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *