Home / Tag Archives: Tangerang Jawara (page 4)

Tag Archives: Tangerang Jawara

Kapolresta Tangerang Pimpin Sertijab Wakapolres

whatsapp-image-2017-12-19-at-13-17-14

  TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolresta Tangerang AKBP M Sabilul Alif memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) jabatan Wakapolresta Tangerang di halaman Mapolresta Tangerang, (19/12). Upacara sertijab diawali dengan penanggalan tanda jabatan dari pejabat lama AKBP Makmun kepada pejabat baru AKBP Oki Waskito. Upacara dilanjutkan dengan prosesi pengambilan sumpah AKBP Oki Waskito oleh Kapolresta Tangerang. “Sertijab hari ini merupakan implementasi pemantapan kepemimpinan sesuai dinamika yang ada untuk peningkatan kualitas organisasi, ” kata Sabilul Alif. Sebelumnya, AKBP Oki Waskito menjabat sebagai Kapolres Sanggau, Polda Kalimantan Barat. Sedangkan AKBP Makmun, kini dengan jabatan barunya sebagai Kasubbagwasmin Bagmindik Rowassidik Bareskim Polri. “Kepada pejabat yang lama, saya atas nama pribadi dan kedinasan memberikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Kepada pejabat baru, saya harapkan bisa melanjutkan dan menyempurnakan kinerja pejabat sebelumnya,” tandasnya. ………………………………….. Penulis : Andriatna Editor : Muridi Publish : iman

Read More »

Langkah Responsif Kapolres Kota Tangerang Tangani Potensi Konflik

whatsapp-image-2017-12-07-at-15-27-28

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif turun langsung ke Kantor Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang untuk menindaklanjuti beredarnya surat Peraturan dan Ketentuan Kegiatan Non Muslim, Kamis (7/12/17). Surat dengan Kop Rukun Warga 06, Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang sempat ramai diperbincangkan di media sosial, bertempat dikantor Desa Rajeg, Kapolres memimpin Rapat Koordinasi yang dihadiri Kapolsek Rajeg AKP DP Ambarita, Danramil Rajeg Kapt. (Kav) M. Bakir, Camat Rajeg Ahmad Patoni, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang Ahmad Hidayat, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan. Wakil Ketua II Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang Rudi Guna Wijaya, Kepala Desa Rajeg Yanto Firmanto, dan Ketua RW 06 Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera, Desa Rajeg Anthony Robinhoq. “Saya menyampaikan bahwa kedatangan saya bukan untuk menghakimi. Namun, untuk bersama-sama mencari solusi. Jangan sampai daerah kita mendapat label negatif jika isu surat itu dibiarkan,” kata Kapolres. Kapolres mengatakan, kehadirannya untuk menyelesaikan dan meluruskan permasalahanm, dalam proses penyelesaian, kata Kapolres, dirinya mengedepankan diskusi dan dialog untuk meluruskan dan mencari titik temu. Langkah itu, kata Kapolres, diambil agar permasalahan tidak menjadi bias dan bergulir yang bisa mengakibatkan disintegrasi bangsa dan pertentangan sesama. “Saya juga sekaligus ingin mengklarifikasi mengenai kebenaran surat itu. Biar bagaimana pun, isu yang beredar harus dinetralisir agar tidak menimbulkan kegaduhan dan pertentangan di masyarakat,” ujarnya. Dikatakan Kapolres, pertemuan dan rapat koordinasi berlangsung aman dan lancar dan menghasilkan kesepakatan bahwa semua pihak siap sedia memberikan perlindungan kepada siapa pun masyarakat yang melakukan kegiatan ibadah maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. “Saya ajak semua berkomitmen mengedepankan hukum dan menujunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Sebab, kebebasan untuk memeluk agama, menjalankan ibadah dan keyakinan masing-masing dilindungi konstitusi,” terangnya. Kapolres membeberkan, dalam pertemuan itu, diketahui bahwa surat itu masih dalam tahap rancangan dan hanya untuk kalangan internal. “Dan surat itu tidak atau belum diberlakukan dan dinyatakan tidak berlaku,” ungkap Kapolres. Di penghujung pertemuan, Kapolres, menyampaikan, aparat adalah representasi negara. Dalam kehidupan yang ada di pranata sosial, kata Kapolres, aparat termasuk Ketua RT dan RW harus menyelesaikan masalah yang ada dengan mengedepankan musyawarah. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor : Muridi Publish : Irwan Nova. A

Read More »

Bhayangkari Kota Tangerang Akan Selenggarakan Nikah Massal

img-20171204-wa0051

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Bhayangkari Cabang Kota Tangerang akan menyelenggarakan kegiatan nikah massal (isbat nikah) pada Jumat (8/12/17). Sedianya, kegiatan itu akan dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang. Ketua Bhayangkari Cabang Kota Tangerang Nur Sabilul Alif mengatakan, kegiatan nikah massal merupakan bagian dari pengabdian istri-istri polisi kepada masyarakat. Menurutnya, nikah massal dilaksanakan untuk membantu masyarakat memiliki kelengkapan administrasi pernikahan.”Ada 104 pasangan yang akan mengikuti nikah massal. 103 pasangan akan menikah di GSG dan 1 pasangan melangsungkan pernikahan di pengadilan agama,” kata Nur Sabilul, Selasa (5/12/17). Nur Sabilul menambahkan, peserta nikah massal adalah pasangan yang berasal dari daerah wilayah hukum Polresta Tangerang. Dalam kegiatan itu, kata Nur Sabilul, Bhayangkari bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang dan Pengadilan Agama Tigaraksa. “Para peserta nikah massal akan berangkat secara bersama-sama menuju GSG dikawal anggota bhabinkamtibmas,” ujarnya. Nur Sabilul menegaskan, kegiatan nikah massal itu tidak dipungut biaya. Dikatakannya, kegiatan dilaksanakan semata-mata untuk membantu kelengkapan administratif ikatan pernikahan masyarakat. “Yang penting kelengkapan administrasi dari desa atau kecamatan sudah disiapkan. Dan, yang pasti secara usia sudah memenuhi ketentuan,” terangnya. Sementara itu, Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif mengaku mendukung penuh kegiatan itu. Kaporles bahkan mendorong Bhayangkari agar semakin intens berkegiatan yang berisi interaksi dengan masyarakat. “Niat baik tentu harus didukung. Nikah massal semangatnya melindungi pernikahan serta hak-hak terutama wanita agar tercatatkan di akta negara,” tandasnya. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor : Muridi Publish : Irwan Nova. A

Read More »

Rumahnya Selesai Dibedah Bripka Prima, Sawani Masih Belum Percaya

img-20171204-wa0031

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN – Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Panongan, Polresta Tangerang, Bripka Prima Yananta rela menyisihkan gajinya untuk membedah rumah Sawani (62), warga Kampung Serdang RT 06/02, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Dalam waktu sekitar 2 minggu, rumah perempuan renta yang awalnya tidak layak huni itu kini hampir rampung diperbaiki dan siap ditempati. Meski sederhana, namun Sawani mengaku sangat berterima kasih dan terharu. Sawani mengatakan, hingga saat ini dirinya masih belum percaya rumahnya dibedah. “Subhanllah, alhamdulillah. Ibu tidak bisa bilang apa-apa. Pokoknya terima kasih buat Pak Polisi yang sudah bantu rumah ibu,” kata Sawani, Senin (4/12/17). Sawani menambahkan, sebelum rumahnya dibedah ia selalu khawatir rumahnya ambruk. Apalagi, kata Sawani, belakangan cuaca cenderung buruk. Terkadang, lanjut dia, saat cuaca buruk ia tidak berani berada di dalam rumah. “Rumah ibu dulunya reot banget. Makanya kalau hujan deras ibu takut. Sudah bocor dan takut roboh,” ujarnya. Sementara itu, Bripka Prima mengaku tergerak hatinya untuk membedah rumah Sawani karena tersentuh dengan kehidupan Sawani. Menurutnya, meski hidup pas-pasan, namun Sawani tetap berusaha mencari nafkah dengan tidak meminta-minta. “Saya sendiri tidak tahu alasan pastinya, namun yang jelas hati saya tergerak untuk turut membantu Ibu Sawani dengan segala keterbatasan yang saya miliki,” kata Bripka Prima. Bripka Prima melanjutkan, ide membantu Sawani muncul saat ia melakukan kegiatan sambang desa. Melihat rumah Sawani yang tidak layak, Bripka Prima berinisiatif menyisihkan gajinya untuk membedah rumah Sawani. Dalam perjalanannya, kata Bripka Prima, beberapa warga turut membantu sehingga proses bedah rumah bisa dengan cepat terlaksana. Terpisah, Kapolsek Panongan AKP Trisno Tahan Uji mengaku bangga dengan kepedulian Bripka Prima. Menurutnya, polisi adalah manusia biasa yang bisa dengan mudah tersentuh hatinya. Di samping itu, lanjut dia, apa yang dilakukan Bripka Prima harus dijadikan inspirasi untuk saling peduli dan berbagi. “Kepedulian Bripka Prima merupakan inspirasi bagi kita semua untuk memperkuat semangat berbagi dan saling peduli. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” ungkap  AKP Trisno. Kontributor : Humas Polresta Tangerang Editor : Muridi Publish : Irwan Nova. A

Read More »

Kapolresta Tangerang Ajak Anggota Teladani Rasul

whatsapp-image-2017-11-30-at-12-16-31-1

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif mengajak anggota Polresta Tangerang untuk meneladani sikap dan sifat Nabi Muhammad Saw. Kapolres meminta, kejujuran, kegigihan, dan keramahan yang melekat pada Nabi Muhammad diresapi dan dijadikan pedoman. “Peringatan kelahiran Nabi Muhammad haruslah menjadi refleksi bagi kita semua untuk meneladani sifat serta sikap terpuji beliau. Rasulullah yang terkenal jujur harus menjadi panutan terutama dalam melaksanakan tugas,” kata Kapolres saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Mesjid Al-Latif, Mapolresta Tangerang, Kamis (30/11/17). Kapolres menambahkan, banyak nilai-nilai positif yang bisa kita jadikan inspirasi dari Rasul. Kegigihan Rasul, kata Kapolres, adalah pelajaran agar senantiasa bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas. Selain itu, lanjut Kapolresm dakwah Rasul yang menghantarkan nilai ramah dan lemah lembut juga menunjukkan sisi humanis Rasulullah. “Dengan demikian, Peringatan Maulid hendaknya bukan sekadar seremoni apalagi selebrasi. namun harus menjadi momentum kontemplasi agar kita lebih baik lagi,” terang Kapolres. Menurut Kapolres, Maulid Nabi menjadi penerang bagi semua untuk menjadi manusia beradab yang bermanfaat bagi sesama. “Semoga kita bisa meneladani ahlak dan kepemimpinan Nabi Besar Muhammad. Sehingga bisa mewujudkan personel Polri yang unggul dan kompetitif,” ucap Kapolres. KH. Ues Nawawi yang menyampaikan tausyiah juga menyampaikan hal senada. Ketua MUI Kabupaten Tangerang yang juga Mudir Ma’had (Pengasuh) Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin, Kecamatan Tigaraksa itu mengajak agar umat Islam menyelami sejarah Rasul. Dikatakan KH. Ues, dalam sejarah Rasul banyak pelajaran selama perjalanan Rasul menebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. “Rasul terkenal dengan sebutan Al-Amin atau terpercaya. Anggota Polri harus meneladani Rasul agar bisa meresapi sikap terpuji dan terpercaya sehingga bisa memberi manfaat dan pelayanan untuk masyarakat,” terang KH. Ues.                                     Penulis : Andriatna Editor   : Murid Publish : iman

Read More »

Terlibat Tawuran, Puluhan Pelajar Diciduk Polisi

whatsapp-image-2017-11-30-at-15-02-22-300x225

TRIBRATANEWS POLDA BANTEN – Tangerang, Puluhan pelajar diamankan jajaran Polresta Tangerang pada Rabu (29/11/17) sore. Puluhan pelajar yang berasal dari SMK Korpri 02 Balaraja dan SMK Yupentek 03 Balaraja itu diciduk karena terlibat tawuran di Jalan Raya Serang KM. 15, Pasar Cikupa. “Ada 21 pelajar yang kita amankan dan mereka akan mendapat pembinaan,” kata Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif. Kapolres menambahkan, dari tangan para pelajar yang diamankan, polisi menyita barang bukti berupa 4 bilah cerulit kecil dan 3 bilah celurit besar. “Kita akan panggil orang tua dan pihak sekolah,” ujar Kapolres. Kapolres melanjutkan, peristiwa tawuran itu bukanlah kejadian pertama. Untuk itu, kata Kapolres, harus ada langkah tegas dan serius dalam menyikapi fenomena kenakalan pelajar itu. Semua unsur, lanjut Kapolres, harus terlibat dalam upaya penanganam agar kejadian tidak terulang. “Ini harus menjadi atensi semua pihak. Polisi, pemerintah daerah, dan masyarakat harus bersama menyikapi fenomena tawuran ini. Langkah tegas juga pada prinsipnya untuk kebaikan para pelajar sendiri,” tandas Kapolres. Penulis : Opr. Polresta Tangerang Editor : Muridi Publish : Syarif. H

Read More »

Kapolresta Tangerang: Tawuran Pelajar Rusak Generasi Muda

whatsapp-image-2017-11-30-at-16-22-32

TRIBRATANEWS POLDA BANTEN – Tangerang, Puluhan pelajar yang diamankan Polresta Tangerang karena terlibat tawuran di Jalan Raya Serang KM. 15, Pasar Cikupa menangis bersujud di kaki orang tua mereka. Sebelumnya, 21 pelajar itu mendapat arahan dari Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif. “Pada prinsipnya, tupoksi kepolisian adalah pada tatanan penegakkan hukum. Namun, mengingat para pelaku tawuran adalah pelajar yang artinya masih di bawah umur, maka harus ada penanganan khusus. Untuk itu, saya mengajak semua pihak agar sama-sama serius menyikapi persoalan tawuran pelajar ini,” kata Kapolres di hadapan para pelajar, orang tua, dan guru, Kamis (30/11/17). Kapolres mengatakan, persoalan tawuran pelajar adalah persoalan bangsa. Sebab, kata Kapolres, pelajar atau generasi muda adalah tulang punggung bangsa. “Apa jadinya bila tulang punggung bangsa justru berperilaku tidak terpuji? Untuk itulah, kita semua harus serius dalam menyikapi persoalan tawuran ini. Agar tidak ada korban jiwa melayang dan generasi bangsa bisa terselamatkan,” ujar Kapolres. Kapolres meminta, Dinas Pendidikan mengambil langkah tegas dan terukur dengan mengevaluasi pihak sekolah. Hal itu, kata Kapolres, karena peristiwa tawuran sudah berkali-kali terjadi. Di samping itu, lanjut Kapolres, kewenangan memberikan sanksi dan pembinaan kepada pihak sekolah merupakan domain Dinas Pendidikan. “Kepolisian siap membantu usaha-usaha baik preemtif, preventif, dan bahkan represif sebagai bentuk antisipasi tawuran,” ujar Kapolres. Kapolres juga meminta orang tua agar memantau aktivitas anaknya. Dikatakan Kapolres, biar bagaimana pun, orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak. Kepada para guru, Kapolres meminta untuk lebih aware dalam mengelola pendidikan. Kapolres juga mengatakan, harus ada introspeksi dari pihak sekolah atas peristiwa tawuran itu. Kapolres lalu meminta para pelajar itu untuk sujud meminta maaf kepada orang tua mereka. Menurut Kapolres, dirinya melihat raut kesedihan dari orang tua saat anak mereka bersujud memohon maaf. Dikatakan Kapolres, orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. “Semoga, maaf yang disampaikan para pelajar ke orang tuanya bukan sekadar lip service. Semoga itu dari nurani para pelajar yang menyesali perbuatannya,” terang Kapolres. Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Lukman mengaku sangat terpukul dengan adanya tawuran pelajar. Menurutnya, Dinas Pendidikan malu dan merasa bersalah karena peristiwa tawuran pelajar masih terjadi. Dia pun mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk bersungguh-sungguh mendidik pelajar. “Ini pukulan telak bagi kami. Sedih dan kecewa karena pendidikan kita seperti ini,” ujarnya. Lukman mengaku akan memanggil kepala sekolah bersangkutan untuk memintai pertanggungjawaban. Menurutnya, pihak sekolah tidak bisa begitu saja lepas tangan atas peristiwa itu. “Kita akan tegas. Kalau perlu kita akan rekomendasikan pencabutan izin memimpin atau bahkan izin operasional sekolah itu,” tandas Lukman. Penulis : Opr. Polres Tangerang Editor : Muridi Publish : Syarif. H

Read More »

Polresta Tangerang Bekuk Pengunggah Video Persekusi Pasangan Kekasih di Cikupa

whatsapp-image-2017-11-22-at-23-18-57

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Tim Cyber Polresta Tangerang berhasil membekuk GS (18), pengunggah video persekusi pasangan kekasih di Cikupa beberapa waktu lalu. GS diciduk tim cyber pimpinan Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan pada Senin (20/11). “Setelah melalui serangkaian penyelidikan yang mendalam, pengunggah video persekusi akhirnya bisa kita tangkap di rumah kontrakannya di kawasan Jatiuwung,” kata Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif, Rabu (22/11/17). Kapolres menerangkan, akun facebook milik GS diketahui menyebarkan video persekusi itu. Video persekusi yang diunggah GS, kata Kapolres, akhirnya menjadi viral di media sosial facebook. “Salah satu yang membuat mental atau psikologis korban jatuh adalah adanya orang yang menyebar video itu. Tentu hal ini sangat kita sesalkan,” ujar Kapolres. Atas perbuatannya mengunggah video, lanjut Kapolres, GS dijerat Pasal 45 juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Dari tangan GS, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon genggam dan sim card. Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak mengunggah konten-konten negatif seperti konten yang bermuatan ujaran kebencian, kekerasan, dan pornografi. Kapolres mengajak masyarakat untuk mengedepankan hukum dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat. “Jangan main hakim sendiri. Jika terjadi permasalahan serahkan kepada aparat hukum. Jangan sampai tindakan persekusi terjadi lagi yang hanya merugikan diri sendiri dan orang lain,” tandas Kapolres. Kontributor : Humas Polres Kota Tangerang Editor           : Muridi Publish         : iman

Read More »

Tim Raimas Polresta Tangerang Kawal Aksi Buruh Ke Gubernur Banten

whatsapp-image-2017-11-22-at-15-59-57

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Tangerang – Guna mengantisipasi kemungkinan upaya pemblokiran jalan, massa buruh yang rencananya esok akan menuju Kantor Gubernur Banten akan mendapat pengawalan Tim Raimas. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Tangerang AKBP M. Sabilul Alif saat menggelar pertemuan dengan perwakilan Aliansi Rakyat Tangerang Raya (Alttar) di Rupatama Mapolresta Tangerang, Rabu (22/11). Kapolres menegaskan, massa aksi yang akan melakukan unjuk rasa akan dikawal hingga ke titik mereka berdemo begitupun arah balik. Dirinya juga melarang massa aksi yang menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan bak terbuka masuk jalan tol. “Pengawalan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian terhadap masyarakat yang menggunakan haknya sebagai warga negara dalam menyampaikan pendapat,” ujar Kapolres. Sehingga, masyarakat lain yang juga menggunakan haknya sebagai pengguna jalan tidak terganggu dengan mobilisasi massa buruh. Kapolres juga berpesan kepada massa aksi untuk menjaga keselamatan saat berkendaran. “Perhatikan faktor keselematan selama di jalan raya dan hargai pengguna jalan lainnya,” tandas Kapolres. Kontributor : Humas Polres Kota Tangerang Editor           : Muridi Publish         : iman

Read More »

Langkah Cepat Kapolresta Tangerang Tangani Dugaan Aniaya Pasangan Mesum di Cikupa

whatsapp-image-2017-11-13-at-13-49-23

TRIBRATANEWS POLDA BANTEN – Kepolisian Resort Kota Tangerang bertindak cepat menangani dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang terhadap korban berinisial R (Laki-laki/28) dan M (perempuan/20) di wilayah Cikupa Kabupaten Tangerang pada sabtu (11/11). Diduga, penganiyayaan dipicu tindakan asusila yang diduga dilakukan korban. Video penganiyaan itu sempat beredar di media sosial. “Petugas sudah mengamankan 3 terduga pelaku yang menjadi dalang dalam aksi penganiyayaan tersebut,” kata Kapolresta Tangerang AKBP M Sabilul Alif, Senin (13/11). Kapolres menjelaskan, ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial G(41), T (44) dan A (37). Ketiganya, lanjut Kapolres, merupakan warga sekitar terjadinya peristiwa. Kapolres menegaskan, apa pun alasannya, tindak kekerasan tidak bisa dibenarkan. Kapolres pun meminta agar segala permasalahan diselesaikan melalui prosedur. “Tidak boleh main hakim sendiri. Harusnya kejadian seperti itu dilaporkan kepada kepala desa atau kepolisian untuk ditindaklanjuti,” ujar Kapolres. Saat ini kedua korban masih dimintai keterangan dan dilakukan visum et repertum guna proses penyidikan lebih lanjut. Penulis : Opr. Polresta Tangerang Editor : Kompol Muridi Publish : Bripka Syarif. H

Read More »